Category Archives: Seks

10 Tips Melakukan Seks Oral dengan Benar dan Aman

DokterSehat.Com – Dalam melakukan seks, kenikmatan memang salah satu yang dicari. Namun, seks yang benar tidak hanya memberikan rasa nikmat saja pada pasangan. Saat melakukan seks, Anda juga harus merasa aman dan tidak was-was kalau nantinya tertular penyakit seks atau mengalami cedera karena kesalahan yang tidak perlu.

Tips melakukan seks oral yang benar dan aman

Seks yang dilakukan dengan cara penetrasi mungkin sudah Anda pahami dan tahu bagaimana cara membuatnya jadi aman. Namun, seks secara oral kerap sekali membuat a banyak orang tidak acuh. Padahal dari seks oral yang sembrono, masalah pun bisa terjadi. Berikut beberapa cara melakukan seks oral.

  1. Pastikan untuk mandi terlebih dahulu

Sebelum melakukan seks jenis apa pun ada baiknya untuk mandi. Apalagi seks oral yang proses mempertemukan kelamin dan mulut. Kalau tidak mandi, aroma yang tidak sedap bisa saja muncul. Apalagi setelah seharian bekerja dan tubuh masih dipenuhi dengan keringat.

Mandi akan membuat tubuh jadi lebih bersih dan semua kotoran yang ada di sana jadi luntur. Kondisi ini akan membuat Anda dan pasangan tidak memiliki rasa jijik lagi. Selama ini beberapa orang enggan melakukan seks oral karena takut ada aroma tertentu yang sangat mengganggu.

  1. Semua orang memiliki aroma khas

Setelah mandi aroma dari kotoran di tubuh dan keringat akan hilang dengan sendirinya. Namun, kemaluan dan area selangkangan yang dimiliki oleh seseorang umumnya memiliki aroma khusus sendiri. Aroma ini juga bisa muncul dari dalam vagina dan kadang menentukan apakah wanita sedang sehat atau tidak.

Kemaluan juga kadang memiliki rasa yang disukai oleh beberapa orang. Sebelum melakukan seks oral, hal-hal seperti ini harus dipikirkan dengan baik agar tidak terjadi masalah yang mengganggu keintiman. Kalau memang Anda tidak suka dengan aromanya, seks oral bisa dilewati atau memakai pelindung.

  1. Selalu gunakan pengaman

Pengaman yang dimaksud di sini adalah kondom. Dengan menggunakan pengaman Anda akan aman dari penularan penyakit menular seksual

Read the rest

Dari Mana Rasa Nikmat Seks Muncul dengan Intens?

DokterSehat.Com – Seks memang kebutuhan inti dari setiap orang sama halnya dengan makan. Selain kebutuhan, seks juga disukai oleh banyak orang karena keintiman dan kenikmatan yang diberikan. Dengan melakukan seks, seseorang akan mengalami kepuasan fisik dan juga batin hingga hubungannya dengan pasangan semakin kuat. Nah, yang menjadi pertanyaan saat ini adalah bagaimana rasa nikmat itu muncul?

Urutan penerimaan rangsang saat seks

Rasa nikmat yang terjadi pada tubuh saat melakukan seks ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa urutan yang akan terjadi.

  • Keinginan atau gairah. Kondisi ini akan terjadi pada seseorang sebelum seks dilakukan. Biasanya aliran darah di dalam tubuh akan meningkat, pria akan mengalami ereksi sementara wanita akan menghasilkan pelumas di dalam vagina.
  • Pada fase ini tubuh akan menjadi sangat sensitif. Seseorang akan mendapatkan banyak sekali rangsangan dan seks mulai dilakukan dengan sentuhan hingga penetrasi.
  • Setelah mendapatkan rangsangan yang intens dan bertubi-tubi, seseorang akan mendapatkan kenikmatan atau orgasme. Pada pria, orgasme akan diikuti juga dengan ejakulasi.
  • Pada fase ini tubuh akan mulai relaks dan gairah akan mulai hilang. Pada fase ini pria tidak bisa langsung melakukan seks lagi. Umumnya seks dilakukan lagi setelah beristirahat selama beberapa saat.

Efek seks pada otak

Seks tidak hanya mempengaruhi fisik seseorang lalu rasa nikmatnya muncul. Seks juga memengaruhi otak.

  • Saat orgasme, hormon prolaktin akan muncul dan memberikan rasa nikmat yang lebih besar.
  • Dopamin juga dihasilkan untuk memberikan perasaan nyaman.
  • Oksitosin akan membuat hubungan antara pria dan wanita menjadi lebih dekat. Itulah kenapa hormon ini sering disebut sebagai hormon cinta.

Gangguan pada seks

Selama ini kita selalu menganggap kalau seks hanya memberikan rasa nikmat saja. Padahal saat melakukan seks, kita tidak selalu mendapatkan kenikmatan. Kadang kadang ada gangguan yang muncul dan membuat Anda merasakan sakit.

  • Sekitar 75% wanita yang melakukan seks untuk pertama kali atau awal-awal pernikahannya kerap merasa sakit yang intens. Itulah kenapa kita
Read the rest

3 Jenis Pelumas Kondom yang Bikin Seks Makin Hot!

DokterSehat.Com – Sebagian besar kondom yang ada di pasaran sudah menggunakan pelumas kondom bawaan. Kondom jenis ini bisanya menggunakan bahan sejenis spermisida yang akan mematikan sperma jika kantungnya bocor. Bahan nonoxynol-9 yang digunakan sebagai spermisida dikenal aman dan bisa digunakan kapan saja.

Sayangnya, tidak semua wanita tahan dengan bahan tambahan tersebut. Beberapa wanita dan sebagian pria bahkan mengalami alergi. Untuk mengatasi kondisi ini, pasangan seks disarankan untuk menggunakan pelicin kondom tang aman atau bahkan tanpa pelumas. Namun, ada baiknya anda mengenali beberapa jenis pelumas kondom yang aman bagi Anda.

Jenis Pelumas Kondom

Agar seks menggairahkan, pasangan seks dapat menggunakan beberapa jenis pelumas kondom seperti berikut ini:

1. Pelumas berbahan dasar air

Pelumas kondom dengan bahan dasar air tidak berbahaya untuk kesehatan. Pelumas ini juga mudah dicuci dengan air sehingga tidak akan mengering di dalam vagina. Bahan air pada pelumas juga tidak akan merusak kondom lateks. Kondisi ini akan membuat aktivitas seks menjadi aman dan kemungkinan terjadi kehamilan serta menghindari penularan penyakit.

Kelebihan: Tersedia secara luas, aman digunakan dengan kondom lateks, dan mudah dicuci dengan sabun dan air.

Kekurangan: Pelumas berbasis air cenderung menguap lebih cepat daripada jenis lain, sehingga penggunaan ulang sering diperlukan. Pelicin kondom jenis ini juga tidak bekerja jika Anda melakukan hubungan seks di dalam air (misalnya, di kamar mandi).

Selain itu banyak mengandung gliserin, yang dapat menyebabkan iritasi pada beberapa orang. Hal yang sama berlaku untuk paraben, sejenis pengawet yang ditemukan di banyak pelumas berbahan air. Paraben juga memiliki sifat seperti estrogen yang lemah, memicu kekhawatiran pengguna bahwa pelumas ini dapat meningkatkan risiko beberapa kanker, namun bukti tidak meyakinkan.

2. Pelumas berbahan dasar minyak

Pelumas kondom dari minyak yang bisa digunakan di antaranya baby oil, minyak kelapa murni, minyak zaitun, dan minyak lain yang terbuat dari bahan alami. Sayangnya, penggunaan bahan ini cukup terbatas

Read the rest

Risiko Menjadi Seseorang yang Aktif Secara Seksual

DokterSehat.Com – Seks adalah kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap orang. Namun, setiap orang memiliki respons sendiri-sendiri terhadap seks. Ada yang melakukannya dengan frekuensi tertentu dan dipengaruhi oleh aktivitas. Namun, ada juga yang sangat aktif secara seksual meski mereka belum menikah atau memiliki pasangan jangka panjang.

Apa masturbasi juga dihitung?

Sebelum menjawab pertanyaan ini kita bahas dahulu maksud dari aktif secara seksual. Seseorang dikatakan sexually active kalau sering sekali mendapatkan stimulasi ke kemaluannya. Stimulasi ini akan memberikan rasa nikmat hingga mungkin mendapatkan orgasme dan mengalami ejakulasi pada pria.

Jadi, apa pun bentuk stimulasi yang diberikan termasuk memberikan seks oral pada kemaluan, rimming pada anus, serta melakukan petting atau menggesekkan kemaluan ke kemaluan juga bisa dibilang aktif secara seksual kalau dilakukan secara rutin dan Anda merasa puas saat melakukannya.

Oh ya, seks secara anal juga bisa dikatakan aktif. Pria heteroseksual atau homoseksual yang melakukan hal ini juga masuk dalam kategori itu. Wanita homoseksual yang menggunakan alat bantu seks juga dikatakan aktif secara seksual kalau melakukannya secara rutin dan menjadi bagian dari kebutuhan hidupnya.

Masturbasi termasuk aktivitas seksual yang dilakukan seseorang secara solo. Secara teknis, masturbasi memang dikatakan seks dan banyak orang melakukannya. Namun, seks yang sesungguhnya melibatkan kontak kulit meski tidak harus dalam bentuk penetrasi. Selain itu, risiko melakukan masturbasi kecil, berbeda dengan seks aktual yang masih ada risiko penyakit seks.

Jadi, masturbasi tidak dianggap aktif secara seksual. Meski demikian, Anda tidak diperbolehkan melakukan masturbasi secara berlebihan karena bisa memicu banyak sekali masalah pada tubuh termasuk depresi dan ketagihan.

Bagaimana bisa tahu kalau sedang aktif secara seksual?

Seks memang wajar dilakukan oleh pasangan. Umumnya dalam satu minggu seks bisa dilakukan lebih dari seks. Beberapa pasangan yang masih aktif bisa hampir setiap hari. Semuanya normal dan sah-sah saja asalkan dilakukan dengan benar dan sehat.

Kalau Anda masih bingung apakah saat ini sedang

Read the rest

6 Tips Membicarakan Pornografi dengan Anak

DokterSehat.Com – Tidak bisa dimungkiri lagi kalau pornografi menyebabkan cukup banyak masalah pada banyak orang. Selain bisa memicu tindakan asusila, pornografi juga bisa memicu gangguan fungsi seksual pada seseorang. Sayangnya, peredaran pornografi saat ini mudah diakses oleh anak-anak, bahkan mereka yang masih di bawah umur.

Tips membicarakan pornografi pada anak

Salah satu kesalahan yang sering sekali dilakukan orang tua adalah mereka tidak memperkenalkan pendidikan seks dan hal di sekelilingnya termasuk pornografi dengan baik. Dampaknya, anak-anak jadi ingin mencari tahu sendiri dan melakukan kesalahan. Daripada anak melakukan kesalahan, simak tips di bawah ini.

  1. Tahu kapan harus membahas masalah pornografi

Membicarakan seks saja sudah membuat orang tua kebingungan, apalagi haru membicarakan masalah pornografi. Orang tua harus memilih kata-kata yang tepat dan anak bisa memahaminya dengan baik. Kalau sudah mendapatkan kata-kata yang tepat, Anda harus membuat batasan kapan saja harus membicarakannya.

Misal hanya membicarakan masalah ini di rumah saja dan kalau menemukan hal baru harus dibicarakan dahulu dengan orang tua. Disadari atau tidak, kadang anak sudah mengetahui hal-hal terkait pornografi di luaran sana. Kadang tahu dari teman sebayannya atau orang yang lebih dewasa dari pembicaraan yang dilakukan.

  1. Membicarakannya sejak dini

Beberapa orang tua menganggap kalau masalah seks dan pornografi baru bisa dibicarakan saat anak sudah dewasa atau masa pubernya sudah usai. Sayangnya usia 13-14 tahun bukanlah usia yang tepat. Anak bisa saja mendapatkan informasi terkait pornografi lebih cepat dari orang lain. Beberapa ahli menyarankan untuk memulainya 4-5 tahun lebih awal.

Misal pada usia 10 tahun anak sudah diberi edukasi atau hal-hal dasar terkait dengan pornografi. Selanjutnya, biarkan anak mencernanya sendiri. Oh ya, saat membicarakan pornografi, Anda tidak harus memperlihatkan seperti apa hal itu. Kalau Anda sudah paham, cukup tekankan apa yang tidak boleh dilakukan atau ditiru, termasuk masturbasi kalau anak sudah memahaminya.

  1. Membicarakannya dengan santai

Anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Namun,

Read the rest