Category Archives: bisul

11 Cara Mengobati Bisul secara Alami dan Efektif

DokterSehat.Com – Bisul adalah benjolan berisi nanah yang terbentuk di bawah kulit akibat infeksi bakteri pada folikel rambut. Bisul biasanya muncul berwarna merah dan lunak yang menyakitkan. Bisul tumbuh cepat dan membesar hingga pecah dan mengering. Area kulit yang paling mungkin tumbuh bisul adalah wajah, bagian belakang leher, ketiak, paha dan bokong. Cara mengobati bisul biasanya dapat dilakukan di rumah, tetapi jika kondisi yang lebih parah harus mendapatkan perolongan medis.

Cara Mengobati Bisul yang Alami di Rumah

Barikut ini berbagai alternatif cara mengobati bisul secara alami yang bisa Anda lakukan di rumah:

1. Kompres Hangat

Bagi yang pernah mengalami bisul, tentu tahu rasanya sakit nyeri yang ditimbulkannya. Penanganan yang baik akan membantu meringankan rasa nyeri tersebut. Cara mengobati bisul ini dapat membantu meredakan nyeri dan sensasi panas.

Kompres hangat membantu meningkatkan sirkulasi di area bisul, yang membawa lebih banyak sel darah putih dan antibodi untuk melawan infeksi, jadi kompres hangat adalah salah satu obat bisul alami terbaik yang dapat digunakan.

Kompres hangat ke area area bisul secara perlahan selama 20 menit. Lakukan cara mengobati bisul secara alami ini sebanyak tiga atau empat kali setiap sehari, sampai nyeri, perih dan sensasi terbakar hilang.

2. Tea Tree Oil

Tea tree oil memiliki sifat antibakteri dan antiseptik yang kuat, yang dapat membantu mengobati infeksi bakteri penyebab bisul. Tea tree oil tidak boleh dioleskan langsung pada kulit, karena dapat menimbulkan efek samping sensasi terbakar. Anda harus mencampurkannya dengan bahan lain seperti minyak kelapa atau minyak zaitun

Campurkan lima tetes tea tree oil dengan satu sendok teh minyak kelapa atau minyak zaitun. Celupkan kapas pada campuran tersebut dan oleskan ke area bisul dua atau tiga kali per hari. Lakukan cara ini setiap hari sampai bisul benar-benar sembuh.

3. Minyak Jarak

Cara mengobati bisul juga bisa menggunakan minyak jarak. Minyak ini mengandung senyawa asam ricinoleic,

Read the rest

Bisul: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

DokterSehat.Com – Bisul adalah infeksi kulit yang berawal dari folikel rambut atau kelenjar minyak. Bisulan membuat kulit menjadi merah di daerah infeksi dan menimbulkan benjolan. Setelah empat hingga tujuh hari, benjolan mulai memutih saat nanah terkumpul di bawah kulit. Lantas, apa penyebab bisul? Bagaimana cara mengobati bisul? Simak penjelasannya selengkapnya di bawah ini.

Penyebab Bisul

Penyebab utama bisul adalah bakteri Staphylococcus aureus (S. aureus). Bakteri ini dapat ditemukan pada kulit dan di dalam hidung. Selain itu, bakteri ini juga bisa memasuki tubuh melalui luka di kulit atau merambat ke foliket rambut.

Selain itu, perlu diketahui juga bahwa apabila bisul muncul berulang kali, bertumbuh dengan cepat dan menimbulkan kondisi yang parah, penyebab bisul ini terjadi karena bakteri MRSA (methicillin-resistant staphylococcus aureus). Ini adalah tipe spesifik S. aureus yang mampu bertahan dari jenis obat tertentu.

Infeksi kulit MRSA dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius, termasuk infeksi jaringan dalam yang mengancam jiwa dan pneumonia yang kompleks.

Selain penyebab bisul seperti di atasbeberapa hal lain yang bisa menjadi penyebab bisulan, di antaranya:

  • Usia dan jenis kelamin. Bisul lebih sering menyerang remaja, terutama yang berjenis kelamin laki-laki
  • Kebersihan yang tidak terjaga, baik pribadi maupun lingkungan.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, contohnya karena mengidap HIV, menjalani kemoterapi, atau mengidap diabetes.
  • Mengalami masalah kulit, eksim, psoriasis, atau iritasi kulit yang signifikan yang memungkinkan bakteri untuk mengakses jaringan kulit yang lebih dalam.
  • Bersentuhan dengan penderita bisul.
  • Paparan zat kimia yang mengiritasi kulit.

Gejala Bisul

Setelah mendapatkan penjelasan mengenai penyebab bisul, hal penting lainnya yang tidak boleh dilewatkan adalah gejala bisul. Bisulan umumnya terjadi di bagian lipatan tubuh seperti pada ketiak atau lipatan pangkal paha, namun bisa juga terjadi di bagian permukaan kulit lainnya seperti bokong, wajah, leher, atau bagian lainnya.

Gejala bisul bisa telihat pada kulit yang mengalami infeksi, di antaranya:

  • Kulit
Read the rest

Mitos Banyak Makan Telur Bikin Bisulan, Benarkah?

Photo Source: organicfacts.net

DokterSehat.Com– Ada sebuah mitos yang dipercaya oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, yakni jika kita makan telur kebanyakan, maka akan membuat risiko terkena bisulan meningkat. Masalahnya adalah telur memiliki rasa yang enak sehingga membuat kita bisa mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak. Hanya saja, apakah memang bisulan terkait dengan kebiasaan ini?

Kaitan antara makan telur dengan risiko bisulan

Pakar kesehatan menyebut telur sebagai bahan makanan yang tinggi kandungan nutrisi. Di dalam sebutir telur kita bisa mendapatkan vitamin A, B2, B5, B6, B12, D, E, K, kalsium, seng, asam folat, fosfor dan lain-lain. Kandungan ini bisa memberikan manfaat kesehatan.

Sebagai informasi, bisul sebenarnya adalah sejenis infeksi yang menyerang kulit, tepatnya menyerang bagian folikel rambut atau kelenjar minyak yang ada di bagian bawah kulit. Awalnya, bisul biasanya hanya akan nampak layaknya ruam-ruam kemerahan yang nyeri saat disentuh. Lama-kelamaan, akan muncul benjolan yang berisi nanah.

Pakar kesehatan menyebut bisul bisa muncul di mana saja, namun seringkali hal ini terjadi pada bagian punggung, selangkangan, pantat, leher, serta ketiak yang sering terkena gesekan. Penyebab dari bisul adalah bakteri staphylococcus aureus. Sayangnya, bakteri ini memang bisa ditemukan di tubuh manusia, khususnya di bagian kulit dan bisa memicu datangnya infeksi.

Seringkali bakteri ini menyebabkan infeksi pada saat terjadi rambut yang tumbuh ke bagian dalam kulit, adanya luka gores, atau lecet-lecet. Hal ini berarti, jika ada anggapan yang menyebut makan telur dengan berlebihan bisa memicu bisulan, hal ini tidak benar.

Pakar kesehatan menyebut penyebab bisulan yang paling sering terjadi adalah akibat kurang baik dalam menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, mengalami masalah kulit seperti eksim dan jerawat, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, hingga melakukan kontak langsung dengan bisul yang dimiliki oleh orang lain.

Beberapa jenis orang yang lebih rentan terkena bisulan

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, pakar kesehatan menyebut orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah, termasuk saat

Read the rest