Category Archives: bahaya rokok

5 Batang Rokok Sudah Mampu Merusak Paru-Paru

Photo Source: Flickr/jerik0ne

DokterSehat.Com– Banyak orang yang berpikir jika asalkan kebiasaan merokok dikurangi, maka dampaknya bagi kesehatan tidak akan sebesar jika kita mengisap rokok dalam jumlah banyak seharian, namun penelitian terbaru yang dilakukan oleh Lancet Respiratory Medicine membuktikan bahwa merokok lima batang saja dalam sehari bisa menyebabkan dampak kesehatan yang sama layaknya mengisap rokok satu pak.

Dampak Rokok bagi Kesehatan Paru

Dalam penelitian yang melibatkan sekitar 25 ribu warga AS dengan usia 17 sampai 93 tahun ini, disebutkan bahwa para partisipan dicek seberapa banyak rokok yang mereka hisap setiap hari. Mereka juga dicek kondisi kesehatannya, gaya hidupnya, dan demografinya.

Salah satu tes yang harus dijalani oleh para partisipan adalah tes spirometri yang bisa mengecek seberapa banyak udara yang dikeluarkan oleh saluran pernapasan setelah mengambil napas dengan dalam. Tes ini dilakukan beberapa kali demi mengetahui perkembangan kesehatan paru para perokok ini dalam kurun waktu tertentu.

Hasil dari penelitian ini adalah, kesehatan paru memang cenderung menurun seiring dengan faktor usia, namun bagi para perokok, proses ini berlangsung jauh lebih cepat. Mereka cenderung lebih rentan terkena penyakit paru obstruktif kronik akibat hal ini.

Para peneliti menyebut mantan perokok dan perokok aktif cenderung memiliki kondisi paru yang jauh lebih buruk dibandingkan dengan yang tidak merokok. Menariknya adalah, tidak ada perbedaan kondisi paru antara perokok berat dan mereka yang merokok dengan frekuensi yang lebih jarang.

Mengisap kurang dari lima batang rokok setiap hari bisa menyebabkan dampak yang setara pada paru-paru sebagaimana merokok 30 batang setiap hari. Hanya saja, dampak para perokok ringan ini biasanya baru terasa dalam waktu satu tahun mengisapnya, tiga bulan lebih lama dari para perokok berat.

Dr. Elizabeth Oelsner dari Columbia University Irving Medica Center, AS menyebut hasil penelitian ini semakin membuktikan bahwa satu-satunya cara untuk mencegah datangnya masalah kesehatan bagi para perokok adalah berhenti mengisapnya, bukannya mengurangi porsi merokok

Read the rest

Lebih Bahaya Mana, Malas Olahraga atau Merokok?

Photo Source: Flickr/melnic

DokterSehat.Com– Malas berolahraga dan terbiasa merokok adalah dua hal yang cenderung identik dengan masyarakat Indonesia. Keduanya dikenal sebagai kebiasaan yang tidak sehat. Lantas, sebenarnya mana dari kedua kebiasaan ini yang bisa memberikan dampak lebih buruk?

Bahaya kebiasaan Merokok atau Malas Berolahraga?

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul JAMA Network Open, disebutkan bahwa para peneliti dari Cleveland Clinic melakukan penelitian yang melibatkan data sejumlah 122.007 pasien yang dikumpulkan dari tahun 1991 sampai 2014.

Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa para peneliti diminta untuk melakukan olahraga di atas treadmill. Mereka kemudian dicek tentang harapan hidupnya yang terkait dengan kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Hasilnya adalah, orang yang malas berolahraga cenderung memiliki harapan hidup yang lebih pendek. Sebaliknya, orang yang rajin berolahraga cenderung lebih panjang umur.

Dr. Wael Jaber yang menulis penelitian ini menemukan fakta lain yang cukup mengejutkan. Saat data orang-orang yang malas berolahraga ini dibandingkan dengan orang yang hobi merokok, risiko terkena masalah kesehatan yang memicu kematian dini ternyata lebih besar dibandingkan dengan mereka yang terbiasa mengisap rokok.

Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa malas berolahraga bisa membuat dampak kesehatan seperti tekanan darah tinggi dan diabetes. Sebenarnya, para perokok juga rentan mengalami hal ini, namun orang yang malas berolahraga yang tidak merokok juga bisa mengidap masalah kesehatan tersebut.

Melihat fakta ini, jika memang kita tidak merokok, pastikan untuk rajin berolahraga demi mencegah dampak kesehatan yang tidak diinginkan. Selain itu, jika kita merokok, sebaiknya segera menghentikan kebiasaan ini.

Berbagai Dampak Kesehatan Malas Berolahraga

Penelitian yang dilakukan di Northwestern University menghasilkan fakta bahwa berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari bisa membantu mencegah kenaikan berat badan, membuat sistem metabolisme tubuh meningkat, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jika kita jarang melakukannya, akan menyebabkan beberapa dampak buruk bagi kesehatan.

Berikut adalah dampak-dampak kesehatan tersebut.

  1. Bisa Memicu Kematian Mendadak

Sebuah penelitian yang

Read the rest

Bahaya Batuk yang Disebabkan oleh Merokok

Photo Source: Flickr/victorcamilo

DokterSehat.Com– Meski sudah berkali-kali diperingatkan oleh pakar kesehatan, dalam realitanya masih banyak perokok yang menyepelekan bahaya dari kebiasaan ini. Bahkan, meskipun mereka sudah mengalami gejala batuk-batuk, kegiatan merokok tetap saja dilakukan. Padahal, batuk-batuk bisa jadi sudah menandakan adanya masalah kesehatan yang seriuss.

Bahaya Batuk yang Disebabkan Kebiasaan Merokok

Pakar kesehatan dari National Health System, Inggris, menyebut banyak perokok yang menyepelekan gejala batuk-batuk. Padahal, bisa jadi hal ini terkait dengan penyakit paru obstruktif kronik atau COPD. Penyakit ini memiliki gejala berupa menyempitnya saluran pernapasan sehingga memicu sesak napas dan napas yang terengah-engah meski baru melakukan aktivitas yang ringan.

Sebenarnya, COPD bisa dianggap sebagai kumpulan dari sejumlah masalah kesehatan di paru-paru. Hanya saja, masalah-masalah kesehatan ini juga tidak bisa disepelekan seperti bronkitis kronis atau emfisema. Hal ini tentu akan memicu batuk-batuk atau nyeri dada yang sangat sering terjadi.

Masalahnya adalah hingga saat ini masalah COPD belum benar-benar bisa diobati dengan baik. Hanya saja, asalkan perokok mau berhenti melakukan kebiasaannya dan meminta bantuan dokter, bisa jadi gejala dari penyakit ini bisa diatasi dan perkembangannya bisa diperlambat.

“COPD termasuk dalam masalah pernapasan yang sangat serius. Mau tidak mau kita harus menghindari rokok demi mencegahnya,” ucap Prof. Dame Sally Davies.

Rokok Bisa Membuat Produksi Lendir Meningkat

Penelitian yang dilakukan di University of Pittsburgh Medical Center (UPMC) Amerika Serikat menghasilkan fakta bahwa kebiasaan merokok bisa menyebabkan batuk-batuk. Tak hanya sebagai reaksi dari saluran pernapasan karena kita telah mengisap banyak kandungan beracun, hal ini juga disebabkan oleh kemampuan rokok dalam membuat produksi lendir meningkat.

Sebenarnya, lendir berfungsi sebagai penyaring dari berbagai benda asing atau bahan-bahan yang dianggap berbahaya, namun masuk ke dalam saluran pernapasan. Berdasarkan alasan inilah, jika kita menghirup debu atau asap pembakaran, biasanya kita akan mengalami batuk-batuk.

Hanya saja, jika kita merokok, tubuh akan bereaksi dengan mengeluarkan lendir dalam jumlah

Read the rest

Mengapa Banyak Perokok Giginya Jelek?

Photo Source: Flickr/jonathankosread

DokterSehat.Com– Rokok tidak hanya akan memberikan dampak kesehatan bagi organ-organ dalam saja. Dalam realitanya, dampak dari kebiasaan merokok jauh lebih besar. Bahkan, jika kita cermati, orang yang memiliki hobi merokok cenderung memiliki gigi yang buruk. Sebenarnya, bagaimana bisa rokok mempengaruhi kondisi kesehatan gigi?

Dampak Merokok bagi Kesehatan Gigi

Pakar kesehatan menyebut semakin tinggi intensitas mengisap rokok, semakin tinggi risiko terkena masalah gigi berlubang atau karies. Hanya saja, para pakar masih memiliki teori yang berbeda-beda tentang kaitan kandungan beracun rokok dengan masalah gigi.

Teori pertama menyebut rokok bisa membuat mulut menjadi lebih kering akibat menurunnya produksi air liur. Hal ini akan membuat jumlah bakteri di dalam mulut semakin meningkat dan akhirnya masalah karies atau gigi berlubang lebih memungkinkan untuk terjadi.

Sementara itu, teori kedua menyebut proses pembuatan rokok ternyata juga melibatkan gula atau pemanis. Pemanis ini bisa saja berupa glukosa, fruktosa, atau campuran dari keduanya, dan sukrosa. Logikanya, semakin banyak merokok, semakin banyak gula atau pemanis yang masuk di dalam mulut dan akhirnya membuat bakteri penyebab karies atau gigi berlubang semakin meningkat jumlahnya.

Selain itu, ada penelitian yang membuktikan bahwa orang yang hobi merokok cenderung suka mengonsumsi minuman manis demi mengatasi kondisi mulutnya yang sering terasa asam. Hal ini ikut membuat risiko terkena masalah gigi semakin meningkat.

Berbagai Dampak Kesehatan Lain dari Rokok bagi Mulut

Selain bisa menyebabkan gigi berlubang, pakar kesehatan menyebut ada beberapa dampak kesehatan lain yang bisa didapatkan dari kebiasaan merokok pada mulut.

Berikut adalah dampak-dampak tersebut.

  1. Memicu Noda pada Gigi

Selain masalah gigi berlubang atau gigi keropos, jika dicermati gigi para perokok cenderung kekuningan. Bahkan, ada yang sampai sudah kehitaman. Hal ini ternyata memang disebabkan oleh pengaruh rokok dalam menyebabkan noda pada gigi.

Biasanya, warna gigi yang kekuningan menandakan bahwa perokok masih belum lama mengisapnya. Sementara itu, warna gigi yang sudah kecokelatan menunjukkan

Read the rest

Kenaikan Cukai Rokok, Pengisap Vape Bertambah?

Photo Source: Flickr/hexenesi

DokterSehat.Com– Pemerintah memutuskan untuk meningkatkan cukai rokok menjadi 23 persen pada 1 Januari 2020 mendatang. Hal ini akan membuat harga eceran rokok naik menjadi 35 persen. Banyak orang yang memprediksi kenaikan harga rokok ini akan membuat jumlah pengisap vape semakin meningkat.

Imbas Kenaikan Cukai Rokok bagi Jumlah Pengisap Vape

Meskipun secara logika hal ini sangat mungkin terjadi, pakar kesehatan menyebut kenaikan cukai rokok sebenarnya tidak begitu memberikan pengaruh besar bagi jumlah pengisap vape atau rokok elektrik di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh secara alami jumlahnya sudah meningkat dengan signifikan di setiap tahunnya.

Sebagai contoh, pada tahun 2011, pengguna vape hanyalah sekitar 0,3 persen dari total populasi di Indonesia, kini jumlahnya bahkan sudah naik ke angka 5 hingga 7 persen.

Pakar kesehatan justru menyarankan pemerintah, khususnya di bagian Kementerian Kesehatan untuk membuat regulasi yang lebih baik tentang pengendalian vape atau rokok elektrik di Indonesia. Hingga saat ini, regulasi ini belum ada sehingga vape cenderung bisa didapatkan dengan mudah oleh siapa saja. Padahal, dampak yang diberikan vape bagi kesehatan tak kalah berbahaya dibandingkan dengan rokok biasa.

Jumlah Pengisap Vape Diprediksi Naik 1 Juta Orang

Ketua Bidang Organisasi Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia atau APVI, Garindra Kartasasmita menyebut pengguna vape di Tanah Air pada 2018 lalu sudah mencapai 1,2 juta orang. Diprediksi, pada tahun ini jumlahnya bertambah lagi 1 juta orang.

Berbeda dengan pakar kesehatan, Garindra menyebut rokok eletrik sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan dengan rokok biasa dan dianggap bisa membantu menghilangkan kecanduan rokok. Ia pun berharap semakin banyak orang yang beralih dari rokok konvensional ke rokok elektrik.

Berbagai Dampak Buruk dari Penggunaan Vape

Pakar kesehatan menyebut vape tidak bisa dianggap sebagai rokok yang lebih aman bagi kesehatan. Dalam realitanya, rokok elektrik juga memiliki kandungan yang bisa membahayakan tubuh. Hal ini berarti, jika kita rutin mengisapnya, dampaknya bagi kesehatan

Read the rest