Category Archives: anyang-anyangan

Overactive Bladder pada Pria: Tanda, Penyebab, dan Penanganan

DokterSehat.Com – Kandung kemih biasanya memiliki volume hingga 1.000 ml kalau penuh. Kalau Kandung kemih sudah penuh, biasanya otak akan mengirim sinyal untuk mengosongkannya. Inilah saat kita mendadak kebelet buang air kecil. Umumnya kandung kemih menunggu penuh dulu baru dikeluarkan. Namun, pada kondisi tertentu, pria bisa mengalami kandung kemih yang terlalu overaktif sehingga kondisi seperti beser atau anyang-anyangan terjadi.

Tanda umum kandung kemih overaktif pada pria

kandung kemih overaktif pada pria atau overactive bladder (OAB) bisa menyebabkan masalah besar pada pria. Beberapa tanda yang sering muncul dari kondisi ini terdiri dari:

  • Buang air kecil sering sekali tidak tuntas. Anda akan merasa seperti ada yang tersisa, tapi sulit sekali dikeluarkan. Kondisi ini akan sangat menyiksa karena Anda jadi takut kalau hilang kontrol dan mengompol.
  • Urine yang keluar tidak terlalu banyak dan hanya sedikit. Kadang terasa tidak nyaman seperti nyeri di bagian bawah perut.
  • Kadang saat sudah di kamar mandi dan ingin buang air kecil, urine tidak keluar juga dan Anda jadi lelah harus bolak-balik.
  • Kacang terjadi leaking atau urine keluar dengan sendirinya padahal Anda tidak sedang ingin buang air kecil. Dampaknya celana dalam jadi basah.
  • Pada kondisi tertentu, udara dingin menyebabkan kondisi beser atau anyang-anyangan jadi lebih parah.

Penyebab kandung kemih overaktif pada pria

Seorang pria bisa mengalami overactive bladder karena beberapa hal. Umumnya kondisi ini akan semakin terjadi saat mereka semakin tua Berikut beberapa penyebab gangguan kandung kemih selengkapnya pada pria.

  • Pembesaran prostat yang tidak terjadi karena kanker. Pembesaran prostat ini bisa terjadi saat seseorang sudah tua atau karena ada gangguan medis di sana. Karena letak prostat dan kandung kemih sangat dekat, tekanan dari kandung kemih bisa memicu kandung kemih jadi overactive.
  • Otot di sekitar kandung kemih mengalami pelemahan. Akibatnya kandung kemih tidak mampu menahan cairan yang terkumpul. Meski belum penuh, otot akan merespons untuk segera mengurasnya.
  • Infeksi yang
Read the rest