Category Archives: alkohol dan otak

Efek Samping Alkohol (Jangka Pendek & Jangka Panjang)

DokterSehat.Com – Alkohol memiliki lebih banyak efek samping dibandingkan kelebihan kalau dikonsumsi secara reguler. Bahkan, konsumsi alkohol yang berlebih bisa menyebabkan masalah pada otak seperti kerusakan yang berpotensi sebabkan lebih banyak masalah seperti penurunan fungsi organ hingga mengalami kepikunan.

Efek Samping Alkohol Jangka Pendek

Sebenarnya alkohol yang masuk ke dalam tubuh akan segera digunakan untuk energi dan sisanya diolah di hati. Namun, kalau alkohol yang masuk ke dalam pembuluh darah terlalu banyak, hati tidak bisa mengolahnya dan kemungkinan besar masuk otak dan memengaruhi fungsinya secara umum.

Begitu alkohol masuk ke dalam tubuh, efek jangka pendek akan muncul. Efek ini akan hilang dengan sendirinya kalau di dalam tubuh tidak ada zat itu lagi. Efek jangka pendek dari alkohol terdiri dari:

  • Kemampuan untuk merencanakan dan mengatur sesuatu jadi anjlok. Kalau hal ini terjadi, seseorang akan sulit saat bekerja.
  • Mood akan mudah sekali berubah antara sedih, marah, dan senang. Selanjutnya seseorang juga susah untuk konsentrasi saat melakukan sesuatu hal.
  • Saat alkohol masuk ke dalam tubuh, seseorang akan sulit membentuk memori baru di dalam otaknya. Apa yang dilihat atau didengar tidak akan dibentuk di memorinya atau dibentuk pun tidak sempurna.
  • Mudah mengantuk dan keinginan untuk tidur dan beristirahat menjadi sangat besar. Tidak mengherankan kalau mereka yang mabuk akan mudah sekali tertidur.
  • Mereka yang mengalami stres atau gangguan pikiran lainnya akan mudah sekali memiliki mood yang depresi.
  • Energi level yang dimiliki tubuh akan naik dan turun dengan sendirinya. Kadang lemak dan kadang menjadi sangat bersemangat.
  • Memori di dalam tubuh bisa saja hilang dengan sendirinya.

Kalau seseorang mengalami overdosis alkohol, beberapa tanda di bawah ini juga akan muncul.

  • Muntah dan mual yang terjadi berkali-kali.
  • Beberapa bagian tubuh akan sulit digerakkan atau lumpuh.
  • Detak jantung akan mengalami penurunan.
  • Kesulitan untuk tetap terjaga. Begitu bangun, tubuh akan kembali lemas dan kembali mengantuk.
  • Bisa mengalami lemas dan akhirnya pingsan.
Read the rest