7 Nutrisi yang Hanya Ada pada Olahan Hewani

7 Nutrisi yang Hanya Ada pada Olahan Hewani

[ad_1]

nutrisi-dari-tumbuhan-doktersehat

DokterSehat.Com – Salah satu jenis diet yang cukup banyak diikuti oleh masyarakat adalah vegetarian. Diet jenis ini memperbolehkan seseorang makan apa saja kecuali dari olahan hewani. Mereka hanya mengonsumsi makanan dari sumber nabati saja. Nah, pertanyaannya adalah apakah semua nutrisi sudah pasti terjamin?

Nutrisi yang Tidak Bisa Didapatkan dari Tumbuhan

Karena hanya mengonsumsi produk-produk nabati saja, beberapa pelaku diet vegetarian kerap sekali mengalami kekurangan nutrisi. Nah, nutrisi apa saja yang tidak bisa didapatkan dari tumbuhan, berikut uraian selengkapnya.

  1. Vitamin B12

Vitamin B12 adalah salah satu nutrisi yang sangat penting dan eksklusif hanya bisa didapatkan dari produk hewani saja. Kalau ingin mendapatkan vitamin B12, Anda bisa mengonsumsi ikan, daging, telur, dan olahannya secara rutin. Karena eksklusif dari tumbuhan saja, pelaku vegetarian sudah pasti akan kekurangan.

Vitamin B12 memegang perananan penting dalam hal produksi sel darah merah. Vitamin yang larut dalam air ini juga berperan pada fungsi organ lainya. Kalau Anda sampai mengalami defisiensi, kemungkinan besar akan mengalami beberapa gejala atau tanda berikut ini.

  • Tubuh selalu lelah padahal sudah makan dan beristirahat.
  • Ada gangguan pada saraf.
  • Penurunan kemampuan otak dalam menjalankan fungsinya.
  • Kemungkinan mengalami anemia.
  • Kemungkinan gangguan pada jantung.
  1. Carnosine

Carnosine adalah antioksidan yang mudah sekali ditemukan di daging, otak, dan beberapa bagian tubuh hewan. Mengonsumsi olahan daging akan membuat kandungan carnosine meningkat. Efeknya, kekuatan otot akan meningkat dan bisa berfungsi dengan maksimal.

Mengonsumsi makanan dengan kandungan carnosine juga bisa meningkatkan ketahanan dari otot. Bahkan, setelah berolahraga cukup intens, kemungkinan besar akan cepat sembuh. Dengan fungsi yang cukup baik ini, suplemen dengan kandungan carnosine bisa digunakan setelah olahraga.

  1. Kreatin

Kreatin adalah molekul yang jarang atau bahkan tidak ada sama sekali pada olahan tumbuhan. Untuk mendapatkan kreatin, tubuh membutuhkan beberapa makanan seperti daging merah. Dengan asupan kreatin yang besar, fungsi otak dan juga otot seseorang akan mengalami peningkatan.

Molekul ini dibutuhkan untuk pertumbuhan otot di dalam tubuh. Itulah kenapa beberapa orang yang suka olahraga kerap menggunakan kreatin sebagai minuman atau makanan pre workout. Selain membantu pertumbuhan otot, fungsi dan kekuatan dari otot juga akan mengalami kenaikan.

Kreatin bisa didapatkan dari mengosumsi cukup banyak daging. Namun, untuk konsumsi lebih instan, saat ini ada kreatin dalam bentuk suplemen yang bisa dicampurkan ke minuman.

  1. Docosahexaenoic acid (DHA)

Saat sedang hamil, wanita membutuhkan cukup banyak omega-3 untuk membantu pertumbuhan janinnya. Setiap hari mereka harus mencukupi kebutuhan omega-3 dari makanan dan suplemen. Kalau Anda mengonsumsi makanan umumnya omega-3 yang akan didapatkan dalam bentuk ALA dan DHA.

Omega-3 dalam bentuk ALA umumnya didapatkan dari mengonsumsi berbagai tumbuhan seperti chia seed. Selanjutnya untuk DHA hanya bisa didapatkan dari olahan ikan berlemak. Seorang vegetarian tentu akan sulit mendapatkan asupan DHA yang penting dari otak. Untungnya berbagai suplemen makanan untuk DHA sudah banyak bermunculan di luar sana.

  1. Vitamin D3

Salah satu jenis vitamin yang tidak boleh diabaikan begitu saja adalah vitamin D. Anda bisa mendapatkan vitamin D dengan hanya berjemur di bawah sinar matahari. Kalau Anda jauh dari ekuator, kemungkinan besar membutuhkan suplemen berupa vitamin D3 yang banyak didapatkan dari olahan hewani.

Kalau Anda seorang vegetarian umumnya bisa memenuhi vitamin D2 saja. Sayangnya kemampuan vitamin D2 dan D3 berbeda cukup jauh dalam hal penyerapan. Oleh karena itu Anda disarankan untuk memenuhi kebutuhan vitamin D3 dari kuning telur. Kalau Anda vegetarian, bisa menggunakan suplemen makanan.

Seorang dengan kondisi vegetarian rawan sekali mengalami defisiensi vitamin D. Dampaknya mereka akan mengalami masalah dengan kesehatan tulang dan juga gigi.

  1. Taurine

Meski jarang sekali didengar, taurine ternyata memiliki cukup banyak manfaat untuk tubuh. Dengan mengonsumsi makanan dengan kandungan taurine yang besar, fungsi otot bisa berjalan dengan baik. Selain itu kadar garam di dalam tubuh dan kesehatan dari kantung empedu bisa terus terjaga.

Turine tidak bisa didapatkan dari produk nabati apa pun jenisnya. Anda hanya bisa mendapatkan taurine dengan mengonsumsi beberapa olahan daging, ikan, dan juga susu. Kalau Anda vegetarian, taurine bisa didapatkan dari suplemen makanan.

  1. Heme Iron

Heme iron adalah zat besi yang bisa didapatkan dari olahan hewani khususnya daging merah. Zat besi ini mudah sekali diserap oleh tubuh dan membantu pembentukan sel darah merah. Sebenarnya zat besi bisa didapatkan dari tumbuhan, tapi fungsinya jauh jika dibandingkan dengan heme iron.

Selain cepat terserap oleh tubuh, mengonsumsi heme iron bersamaan dengan zat besi biasa bisa mempercepat penyerapannya. Kondisi ini tidak diketahui, tapi sangat bisa diandalkan kalau Anda tidak bisa mengonsumsi daging merah terlalu banyak.

Inilah beberapa ulasan tentang jenis nutrisi yang tidak bisa didapatkan dari olahan nabati atau tumbuhan. Kalau Anda menjalani diet vegetarian ada baiknya mengonsumsi suplemen makanan agar kebutuhan nutrisi harian tetap terjaga dan tidak ada masalah dengan tubuh. Semoga ulasan di atas bermanfaat.

 

 

Sumber:

  1. Gunnars, Kris. 2013. 5 Brain Nutrients That You Can’t Get From Plants. https://www.businessinsider.com/5-brain-nutrients-that-you-cant-get-from-plants-2013-10?IR=T. (Diakses pada 5 November 2019)
  2. Arnarson, Atli. 2019. 7 Nutrients That You Can’t Get from Plants. https://www.healthline.com/nutrition/7-nutrients-you-cant-get-from-plants#1. (Diakses pada 5 November 2019)
  3. Donvito, Tina. 2019. 8 Nutrients You May Be Missing If You’re Vegetarian or Vegan. https://www.thehealthy.com/nutrition/vitamin-deficiency-vegetarian-vegan/. (Diakses pada 5 November 2019)
  4. Stock, Kevin. 2018. Vitamins and Minerals – Plants vs Animals. https://www.kevinstock.io/health/vitamins-and-minerals-plants-vs-animals/. (Diakses pada 5 November 2019)

 



[ad_2]

Source link

AKDSEO