Monthly Archives: Juni 2019

10 Manfaat Buah Sukun Ini Tak Disangka-Sangka!

DokterSehat.Com – Anda tentunya sudah tidak asing lagi denga buah sukun, bukan? Buah yang kerap mendapat julukan sebagai ‘breadfruit’ ini kerap diolah menjadi penganan dalam bentuk gorengan. Namun tahukah Anda selain memiliki manfaat sebagai camilan, buah sukun juga memiliki manfaat berkaitan dengan kesehatan tubuh? Lantas, apa saja manfaat buah sukun bagi kesehatan tubuh kita?

Kandungan Nutrisi Buah Sukun

Sama seperti buah pada umumnya, buah sukun adalah buah yang kaya akan manfaat. Buah yang memiliki nama ilmiah Artocarpus altilisini dikatakan demikian karena tak lepas dari kandungan sejumlah nutrisi dan vitamin di dalamnya.

Dilansir dari berbagai sumber, satu buah sukun terdiri dari sejumlah nutrisi dan vitamin, sebut saja serat, karbohidrat kompleks, protein, mineral (fosfor, kalsium, magnesium, zat besi) dan tak ketinggalan vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.

Manfaat Buah Sukun yang Tidak Disangka-Sangka

Jika selama ini Anda menganggap buah sukun dapat memberikan rasa kenyang, maka sejatinya manfaat buah sukun lebih daripada itu. Berikut ini adalah manfaat makan sukun yang perlu untuk Anda ketahui.

1. Menghalau Radikal Bebas

Manfaat buah sukun yang pertama adalah untuk menghalau radikal bebas. Pasalnya, sukun mengandung zat flavonoid yang memiliki sifat antioksidan.

Mengonsumsi buah sukun secara rutin kiranya patut Anda lakukan guna mencegah tubuh terpapar radikal bebas. Sebagaimana diketahui, radikal bebas adalah pemicu kerusakan pada sel tubuh untuk kemudian sel tubuh yang mengalami kerusakan tersebut bisa berkembang menjadi sel kanker nan mematikan.

2. Menurunkan Kadar Kolesterol

Menurunkan kadar lemak LDL atau kolesterol ‘jahat’ juga menjadi manfaat buah sukun lainnya yang perlu Anda ketahui. Adanya kandungan serat menjadi alasan mengapa buah sukun diklaim efektif guna mencegah agar jangan sampai kolesterol jahat menguasai tubuh.

Pasalnya, kolesterol jahat yang memiliki kadar berlebihan berpotensi menyebabkan tubuh terserang penyakit-penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke, yang mana kedua penyakit tersebut dapat menyebabkan kematian.

3. Menurunkan Kadar Gula Darah

Bagi penderita diabetes, memasukkan

Read the rest

Labu Siam Bisa Atasi Penyakit Asam Urat?

DokterSehat.Com– Masalah asam urat bisa membuat pengidapnya merasa menderita. Bagaimana tidak, persendian akan terasa sangat nyeri. Bahkan, ada sebagian orang yang sampai kesulitan untuk menggerakkan persendian sehingga tidak mampu melakukan aktivitas sehari-hari dengan normal. Lantas, apakah tidak ada cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini?

Mengatasi masalah asam urat dengan labu siam

Pakar kesehatan menyebut labu siam yang sering dijadikan lauk sayuran di masakan sehari-hari ternyata bisa membantu mencegah kekambuhan gejala penyakit asam urat. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, dan berbagai macam mineral seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium, asam folat, seng, dan zat besi yang tinggi di dalamnya.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Davao Medical School Foundation, dihasilkan fakta bahwa kelinci percobaan yang diberi makanan labu siam secara rutin akan mengalami penurunan zat asam urat di dalam tubuh hingga 25 persen. Hal ini tentu akan berimbas besar pada menurunnya kemungkinan kekambuhan dari masalah kesehatan ini.

Selain itu, di dalam labu siam juga tinggi kandungan serat yang bisa mendukung sistem metabolisme. Hal ini tentu akan membuat asam urat akan bisa dikendalikan dengan lebih baik.

Kandungan purin di dalam labu siam juga cenderung rendah. Hal ini berarti, mengonsumsinya tidak akan menyebabkan dampak buruk bagi zat asam urat di dalam tubuh.

Berbagai manfaat kesehatan lain yang bisa didapatkan jika kita rutin makan labu siam

Selain rasanya yang enak, pakar kesehatan menyebut ada banyak manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan jika rutin mengonsumsi labu siam.

Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan tersebut.

  1. Bisa menurunkan tekanan darah

Pakar kesehatan menyebut hobi makan labu siam bisa membantu menurunkan tekanan darah dengan efektif. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya. Kandungan ini akan membuat jantung dan pembuluh darah menjadi lebih sehat. Selain itu, hal ini juga akan memperlancar sirkulasi darah sehingga

Read the rest

Pengganti Daging: Jenis, Cara Memilih, dan Risikonya

DokterSehat.Com – Daging adalah salah satu sumber protein yang sangat mudah didapatkan. Kandungan protein di dalam daging juga sangat banyak sehingga Anda bisa dengan mudah memenuhi kebutuhan nutrisi ini setiap hari. Sayangnya tidak semua orang bisa makan daging karena memiliki masalah kesehatan atau karena memang menjalani hidup vegetarian.

Pengganti daging terbaik yang sering digunakan

Protein sangat penting untuk kesehatan dan memberikan cukup banyak energi. Protein bisa didapatkan dari produk hewani seperti telur dan aneka daging. Selain itu ada sumber nabati seperti apa yang akan kita bahas di bawah ini.

  1. Tempe

Tempe adalah salah satu olahan kedelai yang sangat bergizi dan mengandung nutrisi yang lengkap. Biji kedelai yang direbus lalu dicampur dengan beberapa jamur tempe ini akan memberikan protein, lemak, dan karbohidrat yang jumlahnya hampir sama. Makan tempe saja akan membuat Anda terpenuhi sebagian nutrisi harian termasuk serat.

Anda bisa menggunakan tempe untuk berbagai jenis makanan seperti tempe goreng, sambal goreng kering, sambal orek tempe, hingga steak tempe setelah diolah dengan dilembutkan terlebih dahulu. Di Indonesia tempe mudah didapatkan, murah, dan rasanya cukup nikmat di lidah dan kerap dikonsumsi setiap hari.

  1. Tahu

Tahu adalah olahan dari kedelai yang menggunakan tumbukan atau gilingan bijinya. Sari pati dari kedelai ini akan ditampung di dalam wadah lalu dimasak dengan air hingga mendidih. Tahu akan disaring untuk dibuang airnya lalu dicetak ke dalam wadah untuk menghasilkan tahu dalam bentuk padat dan mudah diolah.

Tahu mengandung cukup banyak protein meski tidak sebanyak tempe. Namun, kandungan karbohdiratnya lebih sedikit karena prosesnya disaring sehingga memungkinkan ada komponen karbohidrat yang larut dengan air. Anda bisa mengolah tahu dengan digoreng, direbus, atau diolah menjadi berbagai makanan lainnya.

  1. Daging dari kedelai

Kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati yang paling besar dan bisa digunakan untuk membuat berbagai jenis makanan. Dua olahan kedelai sudah dibahas sebelumnya. Saat ini kita akan membahas olahan

Read the rest

Ponsel Bisa Bikin Gemuk? – Dokter Sehat

Photo Source: Freepik/tirachardz

DokterSehat.Com– Meskipun bisa memberikan banyak sekali manfaat dan kemudahan bagi aktivitas sehari-hari, banyak orang yang menganggap ponsel pintar sebagai salah satu penyebab utama dari kenaikan berat badan atau masalah obesitas. Sebenarnya, apakah memang ponsel bisa menyebabkan dampak ini?

Kaitan antara penggunaan ponsel dengan berat badan

Seorang peneliti dari Rice University, Houston, Amerika Serikat bernama Richard Lopez menemukan fakta bahwa secara tidak langsung, penggunaan ponsel memang bertanggung jawab pada kenaikan berat badan. Hanya saja, yang ia maksud adalah jika kita tetap memainkan ponsel saat sedang makan. Sayangnya, semakin banyak orang yang kini melakukan hal ini.

Dalam penelitiannya, 132 partisipan dengan usia 18 sampai 23 tahun dilibatkan. Mereka diminta untuk menjawab survey yang menunjukkan seberapa sering menggunakan ponsel saat melakukan aktivitas lainnya seperti makan. Selain itu, mereka juga dicek kecenderungan untuk teralihkan dengan ponsel saat melakukan hal-hal yang sebenarnya lebih utama.

Selain itu, sekitar 72 partisipan diminta untuk melakukan scan MRI otak sambil melihat gambar dengan serius, yakni gambar yang menunjukkan makanan lezat tinggi kalori yang jika dikonsumsi bisa benar-benar meningkatkan berat badan. Hasilnya adalah, terjadi peningkatan aktivitas di otak yang terkait dengan nafsu makan.

Lopez menyebut mereka yang sering makan sambil menikmati ponsel cenderung tidak bisa mengendalikan dirinya, baik dalam hal menjaga porsi makan atau memilih menu makanan yang tepat. Mereka bahkan bisa mengonsumsi makanan tinggi kalori dalam jumlah yang banyak hanya dalam satu kali makan.

Selain itu, terlalu sering menggunakan ponsel juga membuat otak kesulitan untuk menahan godaan untuk mengonsumsi makanan atau camilan yang lezat namun berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan. Jika sampai kita menurutinya, maka risiko untuk terkena obesitas pun akan naik dengan signifikan.

Berbagai dampak buruk ponsel bagi kesehatan

Pakar kesehatan menyebut penggunaan ponsel yang berlebihan bisa menyebabkan dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan.

Berikut adalah dampak-dampak buruk tersebut.

  1. Bisa merusak penglihatan

Terlalu

Read the rest

7 Gaya Hidup yang Harus Diubah Penderita Diabetes

Photo Source: Freepik/xb100

DokterSehat.Com– Mau tidak mau, penderita diabetes harus benar-benar mengubah gaya hidupnya. Jika mereka tetap menerapkan gaya hidup yang tidak sehat seperti sebelumnya, dikhawatirkan akan meningkatkan risiko terkena komplikasi yang berpotensi mematikan. Hanya saja, seperti apa sih gaya hidup yang harus diperhatikan oleh penderita diabetes?

Berbagai macam gaya hidup yang bisa diterapkan penderita diabetes

Pakar kesehatan dari Physicians Committee for Responsible Medicine, Washington, Amerika Serikat menyebut perubahan gaya hidup bisa membantu menjaga kadar gula darah dan memperbaiki resistensi insulin pada penderita diabetes.

Berikut adalah beberapa gaya hidup yang bisa mereka terapkan.

  1. Memperhatikan pola makan yang sehat

Hal pertama yang harus benar-benar diperhatikan oleh penderita diabetes adalah menerapkan pola makan yang sehat. Pakar kesehatan menyarankan mereka untuk mengecek asupan karbohidrat, serat, asam lemak omega 3 yang biasanya ada dalam daging ikan, dan lemak baik.

Makanan dengan kandungan karbohidrat misalnya, sebaiknya mulai diubah dari karbohidrat sederhana menjadi karbohidrat kompleks seperti yang ada di dalam produk olahan gandum karena bisa membantu menjaga kadar gula darah. Konsumsi serat dari buah dan sayur-sayuran juga bisa mempengaruhi kadar gula darah dengan signifikan.

Selain itu, mereka juga harus mengecek camilan apa saja yang dikonsumsi setiap hari. Pastikan bahwa camilan-camilan ini tidak akan memberikan dampak buruk bagi kondisi gula darah.

  1. Memperhatikan porsi makanan

Selain memperhatikan pilihan makanan, penderita diabetes juga harus memperhatikan porsi makanan yang mereka konsumsi. Jika porsinya berlebihan, dikhawatirkan akan memicu lonjakan kadar gula darah yang bisa meningkatkan risiko komplikasi.

Pastikan untuk meminta saran ke dokter tentang porsi makanan yang aman untuk dikonsumsi sehari-hari. Jika memang membutuhkan suntik insulin demi mengendalikan kadar gula darah, sebaiknya rutin menggunakannya.

  1. Perhatikan keseimbangan makanan

Penderita diabetes juga harus benar-benar memperhatikan keseimbangan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Sebagai contoh, setiap kali makan, kita harus mendapatkan asupan serat, protein, dan lemak sehat. Selalu perhatikan seberapa banyak asupan karbohidrat di

Read the rest