Vitamin E: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

By | October 10, 2019


DokterSehat.Com – Vitamin E obat apa? Vitamin E adalah obat atau suplemen yang fungsinya untuk menunjang asupan vitamin E yang sudah didapatkan dari makanan, pun mencegah dan mengatasi kekurangan (defisiensi) vitamin E akibat malnutrisi atau ketidakmampuan tubuh untuk mengolah vitamin E organik.

Ketahui lebih jauh tentang manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya dari vitamin E berikut ini.

Rangkuman Informasi Vitamin E

Nama Vitamin E (tokoferol dan tokotrienol)
Golongan Vitamin
Kategori Obat bebas dan obat resep
Manfaat
  • Membantu memenuhi kebutuhan vitamin E
  • Mengatasi defisiensi vitamin E
Sediaan Tablet dan kapsul

Definisi dan Cara Kerja Vitamin E

Vitamin E adalah jenis vitamin yang terbentuk dari 2 (dua) komponen yakni tokoferol dan tokotrienol. Komponen tokoferol terdiri dari empat macam yakni alfa, beta, gamma, dan delta. Dari keempatnya, alfa tokoferol memiliki porsi paling banyak.

Vitamin E tidak dapat larut dalam air. Sebaliknya, vitamin ini dapat larut pada minyak, aseton, dan elemen lainnya yang masuk ke  kategori pelarut lemak (fat-soluble). Oleh karena tidak bisa larut di dalam air, proses penyerapan vitamin E akan dibantu oleh empedu yang bertindak sebagai pengemulsi.

Vitamin E adalah agen antioksidan. Sebagai zat antioksidan, cara kerja vitamin E adalah menghalau serangan radikal bebas yang hendak merusak sel tubuh. Dengan begitu, tubuh terhindari dari kerusakan sel tubuh dan berbagai dampak buruk lainnya akibat serangan radikal bebas.

Manfaat Vitamin E

Ada banyak sekali manfaat vitamin  E bagi tubuh, sehingga vitamin ini penting sekali untuk dikonsumsi setiap harinya.

Vitamin umumnya didapatkan dari makanan. Contoh makanan yang mengandung vitamin E yaitu:

  • Kacang almond
  • Hazelnut
  • Brokoli
  • Asparagus
  • Bayam
  • Alpukat
  • Mangga
  • Kiwi
  • Ikan salmon
  • Gurita
  • Udang lobster
  • Daging bebek

Selain dari makanan, vitamin E juga bisa didapatkan dari suplemen dalam bentuk tablet maupun kapsul. Berikut adalah manfaat vitamin E bagi tubuh.

1. Merawat Kesehatan Kulit

Sifat antioksidan yang dimiliki oleh vitamin E menjadikan vitamin ini memiliki manfaat untuk merawat kesehatan kulit sehingga kulit terhindar dari berbagai permasalahan yang disebabkan oleh rusaknya sel kulit akibat radikal bebas.

Penuhi asupan vitamin E harian, maka kulit Anda akan terbebas dari sejumlah penyakit kulit seperti:

  • Penuaan dini
  • Dermatitis atopik
  • Psoriasis

2. Merawat Kesehatan Mata

Tak hanya vitamin A, ternyata vitamin E juga merupakan vitamin untuk mata.

Mencukupi kebutuhan vitamin E harian disebut-sebut dapat menjaga agar mata dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, sebuah penelitian yang dilakukan di Qingdao University Medical College pada tahun 2015 menemukan fakta bahwa vitamin E dapat meminimalisir risiko penyakit katarak.

3. Mengendalikan Tekanan Darah

Vitamin E memiliki peran penting dalam memproduksi senyawa prostaglandin.

Prostaglandin adalah senyawa yang bertanggung jawab terhadap sejumlah aktivitas di dalam tubuh, termasuk tekanan darah dan kontraksi otot. Studi yang dirilis oleh US National Library of Medicine pada tahun 2015 mengatakan jika vitamin E membantu mengatasi nyeri otot akibat melakukan aktivitas fisik berat.

4. Mengatasi Gangguan Fungsi Hati

Manfaat vitamin E lainnya adalah untuk mengatasi gangguan fungsi organ hati (liver).

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi vitamin E dalam jumlah cukup dapat membantu mengatasi penyakit liver seperti non-alcoholic fatty liver disease.

5. Mencegah Alzheimer

Pada penelitian lainnya, dikatakan jika konsumsi vitamin E dalam dosis yang sesuai dapat membantu mencegah perkembangan penyakit Alzheimer pada pasien yang telah didiagnosis menderita Alzheimer ringan hingga menengah.

Sayangnya, penelitian lainnya justru tidak menemukan efektivitas vitamin E terhadap penyakit Alzheimer sehingga klaim manfaat vitamin E yang satu ini belum bisa dirujuk sepenuhnya.

6. Meningkatkan Kesuburan Pria

Kandungan antioksidan pada vitamin E juga diklaim dapat meningkatkan kesuburan pria. Vitamin membantu memperbaiki kualitas dan kuantitas sperma yang memburuk akibat serangan radikal bebas.

Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung vitamin C, vitamin E, dan selenium efektif untuk  membuat bentuk, pergerakan, dan jumlah sperma menyentuh kata ideal.

Baca Juga: Vitamin A: Fungsi, Sumber, Dampak Kekurangan & Kelebihan

Kontraindikasi Vitamin E

Vitamin E tidak memiliki kontraindikasi. Artinya, vitamin E dapat dikonsumsi oleh siapa saja. Justru, vitamin E harus senantiasa dicukupi asupannya agar tubuh   terbebas dari sejumlah   gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh kekurangan vitamin E (kendati jarang terjadi).

Dosis Vitamin E

Dosis vitamin E disesuaikan dengan tujuan dari penggunaan vitamin ini. Berikut adalah dosis vitamin E berdasarkan penelitian yang telah dilakukan.

  • Untuk mengatasi defisiensi vitamin E : 60-75 IU per hari (dewasa)
  • Untuk mengatasi Alzheimer : 2000 IU per hari
  • Untuk mengatasi penyakit liver : 800 IU per hari (dewasa), 400-1200 IU per hari (anak-anak)
  • Untuk mengendalikan tekanan darah : 400 IU per hari
  • Untuk meningkatkan kesuburan pria : 200-600 IU per hari

Dosis vitamin E di atas hanyalah gambaran umum. Dosis mungkin saja berbeda tergantung dengan kebutuhan dan kondisi Anda. Konsultasikan pada dokter spesialis gizi untuk mendapatkan pola konsumsi vitamin E yang sesuai dengan Anda.

Petunjuk Penggunaan Vitamin E

Agar hasilnya maksimal, berikut adalah petunjuk penggunaan vitamin E yang benar:

  • Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi vitamin E
  • Konsumsi vitamin E secara teratur sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan
  • Hindari mengonsumsi vitamin E melebihi dosis yang telah diberikan
  • Imbangi konsumsi vitamin E dengan jenis vitamin dan nutrisi penting lainnya

Petunjuk Penyimpanan Vitamin E

Apabila Anda mengonsumsi vitamin E dalam bentuk suplemen tablet maupun kapsul, maka berikut ini adalah petunjuk penyimpanan vitamin E yang benar:

  • Simpan suplemen di tempat bersuhu 15 – 30 derajat celcius
  • Hindari menyimpan suplemen di tempat lembap
  • Hindari menyimpan suplemen di tempat yang terpapar sinar matahari langsung
  • Jauhkan suplemen dari jangkauan anak-anak
  • Segera buang suplemen apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa

Efek Samping Vitamin E

Vitamin E termasuk suplemen tanpa efek samping, namun pada beberapa orang mengonsumsi vitamin E mungkin akan menimbulkan gejala efek samping. Efek samping vitamin E di antaranya:

  • Pusing dan sakit kepala
  • Mual
  • Diare
  • Kelelahan

Selain itu, konsumsi vitamin E yang berlebihan (overdosis) juga tidak diperkenankan karena akan menimbulkan gejala seperti:

  • Gangguan penglihatan
  • Disfungsi hormon gonad

Segera hentikan konsumsi vitamin E dan kunjungi dokter apabila Anda mengalami gejala-gejala di atas guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Interaksi Vitamin E

Vitamin E akan   berinteraksi dengan sejumlah jenis obat-obatan, yaitu:

  • Cyclosporine
  • Lovastatin
  • Fexofenadine
  • Aspirin
  • Ibuprofen
  • Atorvastatin

Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu apabila Anda tengah mengonsumsi obat-obatan diatas. Dokter mungkin akan memberikan alternatif suplemen lain yang lebih aman.

Peringatan dan Perhatian Vitamin E

Peringatan! Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan sebelum dan saat mengonsumsi vitamin E:

  • Jangan mengonsumsi vitamin E apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti mual, muntah, kepala pusing, dan gejala efek samping lainnya sebagaimana telah disebutkan di atas
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit

 

Sumber:

  1. Anonim. Vitamin E. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-954/vitamin-e (Diakses pada 10 Oktober 2019)
  2. Anonim. Vitamin E. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-vitamin-e/art-20364144 (Diakses pada 10 Oktober 2019)
  3. Arnarson, A. 2017. 20 Food That Are High in Vitamin E
  4. Bradford, A. 2018. Vitamin E: Sources, Benefits & Risks. https://www.livescience.com/51543-vitamin-e.html (Diakses pada 10 Oktober 2019)
  5. Whelan, C. 2018. Vitamin E and Your Skin, Friends Through Food. https://www.healthline.com/health/vitamin-e-for-skin#vitamin-e (Diakses pada 10 Oktober 2019)





Source link