Tumor: Gejala, Penyebab, Diagnosis, & Pengobatan

By | July 31, 2019


DokterSehat.Com – Istilah tumor dan kanker terkadang digunakan secara bergantian yang dapat membingungkan. Tumor belum tentu kanker. Kata tumor hanya mengacu pada massa atau benjolan pada tubuh. Sebagai contoh, kumpulan cairan pada tubuh akan memenuhi definisi tumor. Kanker adalah jenis tumor yang sangat mengancam. Sangat membantu untuk menjaga perbedaan ini tetap jelas ketika mendiskusikan kemungkinan diagnosis kanker.

Apa Itu Tumor?

Tumor adalah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan adanya suatu benjolan pada tubuh yang berasal dari pertumbuhan jaringan normal atau jaringan yang seharusnya mati, secara berlebihan.

Tumor dapat terjadi pada semua bagian tubuh manapun, dan dapat bersifat jinak ataupun ganas. Tumor jinak, bukan berarti ‘tidak berbahaya’. Apabila mendapat rangsangan atau stimuli yang berlebihan, tumor jinak dapat berubah menjadi ganas atau kanker.

Sebuah tumor jinak (benign tumor) masih dapat berkembang, dan biasanya hanya menyebabkan kerusakan pada jaringan atau organ di dekatnya saja. Sedangkan tumor ganas (kanker), biasanya sudah ditemukan penyebaran di tempat lain. Setelah mengetahui apa itu tumor, selanjutnya simak penyebab hingga bagaimana pencegahan tumor.

Penyebab Tumor

Penyebab pasti suatu tumor masih belum diketahui secara pasti, dan dapat berbeda-beda tergantung jenis tumornya. Massa ini biasanya timbul sebagai akibat adanya ketidak-seimbangan antara pertumbuhan dan regenerasi sel. Pertumbuhan sel baru yang yang berlebihan, ataupun sel yang seharusnya mati namun tetap hidup dapat menyebabkan terbentuknya suatu tumor.

Berikut beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab tumor atau meningkatkan risiko terbentuknya suatu tumor:

  1. Diet makan yang buruk, misalnya sering mengonsumsi makanan dengan pemanis buatan (aspartam, sakarin, dan cyclamate), makanan berlemak, makanan yang gosong (karena mengandung polycyclic aromatic hydrocarbons, PAHs – yang bersifat karsinogenik), makanan dengan bahan pengawet.
  2. Merokok
  3. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan
  4. Sering terpapar sinar matahari (UV-A)
  5. Usia
  6. Genetik (riwayat keluarga yang pernah menderita tumor sebelumnya)
  7. Infeksi virus atau bakteri
  8. Paparan sinar radiasi, seperti Rontgen atau CT-Scan
  9. Paparan bahan kimia (Arsen atau Asbes)
  10. Konsumsi obat-obatan imunosupresif

Gejala Tumor

Gejala utama dari tumor adalah terbentuknya benjolan yang dapat terlihat secara kasat mata pada bagian luar tubuh, dan tidak menutup kemungkinan dapat timbul pula pada bagian dalam tubuh. Selain itu, tumor dapat pula menimbulkan gejala lain tergantung jenis, lokasi dan derajat keparahan dari tumor itu sendiri.

Gejala tumor lainnya yang mungkin dapat disebabkan oleh tumor antara lain:

  • Demam
  • Penurunan berat badan drastis tanpa sebab yang jelas
  • Nafsu makan berkurang
  • Perdarahan atau memar yang tidak diketahui sebabnya
  • Nyeri pada lokasi tumor itu berada
  • Lemas atau pucat
  • Sakit kepala
  • Kadang dapat disertai penurunan kesadaran untuk kasus tumor yang berat
  • Perubahan warna kulit tempat tumor itu berada

Apabila ditemukan gejala-gejala tumot di atas, segeralah periksakan diri Anda ke dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan sedini mungkin. Terutama bila benjolan tersebut terus membesar ukurannya.

Diagnosis Tumor

Untuk menentukan tumor itu termasuk jenis tumor yang ganas atau jinak, biasanya dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan mulai dari wawancara pasien (anamnesis), pemeriksaan fisik dan beberapa pemeriksaan penunjang lainnya.

Berikut beberapa jenis pemeriksaan penunjang yang umumnya diperlukan oleh dokter untuk menentukan suatu tumor itu jinak atau ganas, antara lain:

1. Pemeriksaan darah lengkap

Merupakan pemeriksaan yang umum dilakukan untuk melihat apakah ada salah satu komponen darah yang mengalami gangguan atau tidak, seperti pada penderita leukimia.

2. Tes urine

Pemeriksaan ini juga sering dimintakan oleh dokter bila dicurigai adanya masalah pada sistem perkemihan.

3. Tumor marker

Merupakan pemeriksaan penunjang untuk mendeteksi adanya sel tumor. Pemeriksaan ini biasanya spesifik untuk jenis penyakit tumor tertentu.

4. Photo rontgen, USG, CT-Scan dan MRI

Pemeriksaan ini biasanya diperlukan untuk mengetahui lokasi, ukuran dan penyebaran dari tumor tertentu.

5. Biopsi

Merupakan pemeriksaan untuk menentukan apakah penyakit tumor tersebut jinak atau ganas.

Pengobatan Tumor

Penanganan setiap tumor berbeda-beda tergantung lokasi, bentuk, ukuran, sifat, jenis dan penyebarannya. Untuk tumor jinak yang memiliki ukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala tumor, biasanya tidak memerlukan penanganan apapun. Dokter biasanya menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan berkala untuk melihat perkembangan tumor tersebut.

Namun apabila tumor jinak tersebut menimbulkan gejala seperti nyeri, mengganggu estetika atau mengganggu fungsi organ tertentu, biasanya dokter akan melakukan pengangkatan penyakit tumor mulai dari teknik pembedahan atau laser.

Sedangkan untuk tumor ganas atau kanker, biasanya pasien perlu mendapatkan penanganan khusus seperti:

  1. Kemoterapi. Terapi kanker dengan menggunakan obat-obatan antikanker.
  2. Radioterapi. Terapi kanker dengan menggunakan sinar khusus berenergi tinggi untuk menekan perkembangan sel kanker dan untuk mencegah penyebaran sel kanker.
  3. Hormonal terapi. Terapi kanker dengan menggunakan obat-obat hormonal untuk menekan pertumbuhan sel kanker.
  4. Imunoterapi. Terapi kanker dengan cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh pasien untuk melawan perkembangan sel kanker itu sendiri.
  5. Pembedahan. Metode ini biasanya dikombinasikan dengan terapi lain seperti kemo-radioterapi.

Namun pengobatan-pengobatan tumor di atas semua tergantung dari derajat keparahan dan komplikasi yang ditimbulkan oleh sel tumor tersebut.

Pencegahan Tumor

Seperti dilansir yayasankankerindonesia.org, sebagian besar jenis kanker bisa dicegah dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat sejak usia muda dan menghindari faktor-faktor penyebab kanker. Meskipun penyebab kanker secara pasti belum diketahui, setiap orang dapat melakukan pencegahan dengan cara hidup sehat dan menghindari penyebab kanker:

  1. Mengenai makanan:
  •  Mengurangi makanan berlemak yang berlebihan
  •  Lebih banyak makan makanan berserat.
  •  Lebih banyak makan sayur-sayuran berwarna serta buah-buahan, beberapa kali  sehari
  •  Lebih banyak makan makanan segar
  •  Mengurangi makanan yang telah diawetkan atau disimpan terlalu lama
  •  Membatasi minuman alkohol

2. Hindari diri dari penyakit akibat hubungan seksual

3. Hindari kebiasaan merokok

4. Upayakan kehidupan seimbang dan hindari stres

5. Periksakan kesehatan secara berkala dan teratur.





Source link