Susu Penambah Berat Badan Membahayakan Ginjal?

By | August 16, 2019


DokterSehat.Com– Tak hanya mengalami masalah kelebihan berat badan, dalam realitanya banyak orang yang mengalami masalah tubuh yang terlalu kurus. Mereka sudah berusaha untuk banyak makan namun tetap saja berat badan tak kunjung ideal. Demi mengatasinya, susu penambah berat badan pun dijadikan solusi. Hanya saja, apakah benar anggapan yang menyebut susu penambah berat badan bisa berbahaya bagi ginjal?

Bahaya tubuh terlalu kurus

Banyak orang yang berpikir jika tubuh yang terlalu kurus masih lebih aman bagi kesehatan jika dibandingkan dengan tubuh yang terlalu gemuk. Padahal, dalam realitanya terlalu kurus juga kurang baik bagi kesehatan. Hal ini bisa meningkatkan risiko terkena anemia, osteoporosis, gangguan sistem kekebalan tubuh, hingga gangguan perkembangan pada anak-anak.

Terdapat banyak sekali merek susu penambah berat badan yang bisa kita konsumsi. Semua jenis susu ini menawarkan nutrisi yang tujuannya adalah agar membuat tubuh lebih berisi. Secara rasa, susu-susu ini juga biasanya enak sehingga disukai banyak orang.

Dampak mengonsumsi susu penambah berat badan bagi ginjal

Anggapan bahwa susu penambah berat badan bisa membahayakan kondisi ginjal disebabkan oleh adanya kandungan protein, lemak, gula, karbohidrat, serta natrium yang cukup tinggi di dalamnya. Kandungan-kandungan inilah yang dianggap bisa membebani organ yang mengendalikan cairan di dalam tubuh ini.

Hanya saja, menurut pakar kesehatan, susu penambah berat badan sebenarnya mirip dengan susu biasa. Hanya saja, di dalam susu ini komposisi kalorinya cenderung jauh lebih banyak. Tujuannya tentu saja agar bisa membantu meningkatkan berat badan peminumnya. Hal ini berarti, susu ini tidak akan membahayakan ginjal meski rutin dikonsumsi.

Meskipun begitu, susu ini bisa saja memberikan dampak kurang baik bagi ginjal jika di dalamnya ternyata terdapat kandungan steroid. Kandungan ini bisa membebani ginjal sehingga membahayakan kondisinya.

Memilih susu penambah berat badan yang sehat

Susu penambah berat badan bisa dikonsumsi oleh orang-orang yang memiliki berat badan kurang ideal atau sangat kurus. Hanya saja, bagi mereka yang mengalami gangguan makan atau masalah penyerapan nutrisi, susu ini juga bisa dijadikan pilihan. Hal ini berarti, asalkan konsumsinya sesuai dengan aturan yang tertera pada label, susu ini cenderung aman bagi kesehatan.

Meskipun begitu, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak sembarangan membelinya. Ada baiknya kita berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu demi memastikan pilihan susu yang tepat atau mengetahui dosis yang pas sehingga bisa mendapatkan kenaikan berat badan yang aman bagi kesehatan.

Selain itu, pastikan untuk mengecek label dari susu ini, khususnya dalam hal izin edar, izin dari BPOM, atau kehalalan. Dengan memperhatikan berbagai hal ini, kita pun bisa mengonsumsi susu penambah berat badan dengan aman.

Tips lain menambah berat badan dengan aman

Selain dengan minum susu penambah berat badan, pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengatur kembali pola makan demi bisa menambah berat badan dengan sehat. Sebagai contoh, pastikan bahwa kebiasaan makan tiga kali sehari dipenuhi dengan asupan gizi yang berimbang.

Kita juga bisa menambah asupan protein dan karbohidrat harian layaknya dengan mengonsumsi roti, keju, susu, umbi-umbian, tempe, tahu, kedelai, hingga daging ikan. Hanya saja, pastikan untuk menghindari minuman tinggi gula atau minuman bersoda. Meskipun minuman ini bisa membuat berat badan naik, dalam realitanya bisa memicu peningkatan risiko diabetes.

Kita juga bisa rutin minum air putih demi membantu memperlancar sistem metabolisme tubuh dan membantu kinerja ginjal. Hal ini tentu akan membuat tubuh lebih sehat.





Source link