Seng (zinc): Manfaat, Sumber, dan Efek Defisiensi

By | August 1, 2019


DokterSehat.Com – Setiap hari kita disarankan untuk memenuhi kebutuhan tubuh dengan baik dan tepat. Makanan yang dimakan harus mengonsumsi makronutrien seperti karbohidrat, lemak, dan protein. Selain itu mikro nutrien yang berupa mineral seperti seng atau zinc juga harus ada untuk menunjang fungsi dari organ.

Manfaat Zink (Seng)

Dibandingkan dengan mineral lain seperti kalsium, pamor dari seng ini memang tidak begitu besar. Meski demikian, mineral ini memiliki cukup banyak manfaat untuk tubuh khususnya untuk beberapa hal di bawah ini.

  1. Membantu pertumbuhan

Salah satu manfaat dari seng yang sangat besar adalah untuk pertumbuhan. Mineral ini akan membantu tubuh untuk tumbuh dengan baik dan perkembangan pada organ tubuh juga bisa terjadi dengan cepat. Dengan kemampuan ini bayi, anak-anak, dan remaja wajib memenuhi kebutuhan dari seng ini setiap harinya.

Kalau kebutuhan seng sampai mengalami penurunan dan defisiensi terjadi, kemungkinan besar akan terjadi masalah pada pertumbuhan anak dan juga remaja. Masalah ini akan terbawa hingga mereka dewasa nantinya.

  1. Meningkatkan sistem imunitas

Sistem imunitas sangat penting dimiliki oleh tubuh. Kalau tidak memiliki sistem imunitas yang baik, kemungkinan besar akan memudahkan patogen untuk masuk termasuk radikal bebas. Anda akan mudah sekali mengalami sakit dan kalau sudah sakit, proses penyembuhannya akan lama.

Dengan mengonsumsi seng, Anda akan mendapatkan suplai cukup banyak sel imunitas berupa T lymphocytes. Dengan sel ini tubuh akan selalu sehat dan selalu terlindungi dari radikal bebas yang terus menginfeksi secara masif. Konsumsi makanan dengan kandungan seng secara rutin untuk mencegah kerusakan kulit dan organ lainnya.

  1. Memicu reaksi kimia di tubuh

Tahukah Anda kalau di dalam tubuh terdapat banyak sekali reaksi kimia yang terjadi. Reaksi ini disebabkan oleh enzim dan juga hormon. Kalau reaksi kimia yang penting ini tidak terjadi, kemungkinan besar tubuh akan mengalami masalah. Oleh karena itu penuhi kebutuhan seng setiap hari agar tubuh bisa menggunakan asam folat dan juga kreatin.

Terkadang kita sudah mengonsumsi berbagai makanan dengan kandungan nutrisi yang cukup. Namun, karena tidak ada reaksi kimia yang terjadi, makanan itu hanya seperti lewat saja di dalam tubuh. Setelah dicerna, nutrisinya tidak diserap dan langsung dikeluarkan dalam bentuk feses. Kalau sampai hal ini terjadi, defisiensi bisa terjadi.

  1. Meningkatkan kesehatan mata

Tidak bisa dimungkiri lagi kalau masalah kesehatan mata kerap menjadi isu yang sangat besar. Kalau Anda sudah melihat dengan baik, mobilitas juga akan terbatas. Anda tidak bisa membaca atau pun bekerja. Salah satu masalah pada mata adalah macular degeneration atau mata yang tua.

Mata kita memang akan ikut tua seiring dengan bertambahnya usia. Namun, kita bisa sedikit mencegah percepatan penuaan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung cukup banyak seng.

  1. Mempercepat penyembuhan luka

Kalau Anda mengalami luka di kulit dan lama sembuhnya, coba mengonsumsi makanan dengan kandungan seng yang besar. Luka akan perlahan-lahan mengering dan cepat sembuhnya.

Anda bisa mengonsumsi makanan dengan kandungan seng yang berasal dari bahan nabati kalau lukanya sensitif dengan protein dari hewani. Terkadang ada luka yang tidak kunjung sembuh karena kita sembarangan makan sumber protein.

Sumber seng dari produk hewani

Kalau Anda tidak menjalani gaya hidup vegetarian, beberapa makanan dengan banyak kandungan seng di bawah ini bisa dikonsumsi.

  • Ikan bercangkang khususnya tiram.
  • Kepiting apa pun jenisnya.
  • Berbagai jenis lobster.
  • Olahan daging ayam.
  • Sereal yang diberi tambahan seng.

Sumber seng dari produk nabati

Kalau Anda hanya bisa mengonsumsi makanan yang berasal dari bahan nabati karena seorang vegetarian, seng bisa didapatkan dengan mengonsumsi beberapa makan di bawah ini:

  • Kacang polong dan olahannya.
  • Kacang-kacangan.
  • Oat dan olahannya.
  • Berbagai biji-bijian.

Efek defisiensi dan kelebihan seng

Kita disarankan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dengan tepat. Kalau sampai terlalu sedikit atau malah terlalu banyak, tubuh akan mengalami masalah. Hal ini juga berlaku kalau Anda ingin mencukupi kebutuhan seng.

Kalau Anda kekurangan seng setiap hari, beberapa efek di bawah ini akan terjadi:

  • Indera perasa dan pembau mengalami penurunan fungsi. Anda akan sulit mencium aroma harum hingga sulit membedakan rasa.
  • Nafsu makan akan menurun perlahan-lahan.
  • Sering mengalami diare dan gangguan perut lainnya.
  • Rambut akan mengalami kerontokan.
  • Sistem imunitas tubuh akan mengalami gangguan. Anda jadi mudah sakit padahal awalnya tidak.
  • Pada pria, kondisi impotensi bisa saja terjadi. Kalau Anda mendadak sulit mendapatkan ereksi dengan sempurna dan mempertahankan, bisa jadi ada hubunganya dengan defisiensi seng.
  • Pertumbuhan akan terhambat pada anak-anak dan remaja.

Sementara itu kalau Anda kelebihan atau keracunan seng, hal berikut yang akan terjadi:

  • Penurunan nafsu makan juga terjadi.
  • Kepala akan sering mengalami pusing dan tidak nyaman untuk melakukan pekerjaan.
  • Perut akan mengalami kram dan terasa sangat nyeri.
  • Mengalami mual dan muntah tanpa sebab.
  • Pada beberapa orang kondisi diare bisa saja terjadi.

Oh ya, mengingat gejala dari kekurangan dan kelebihan dari seng ini hampir sama, ada baiknya untuk memperhatikan baik-baik. Ingat lagi makanan apa saja yang dimakan untuk menduga kondisi apa yang terjadi. Dengan mengetahui penyebabnya, penanganan yang benar bisa dilakukan.

Seng atau zinc adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk tubuh. Meski kebutuhannya tidak banyak, mengalami defisiensi akan membuat fungsi dari organ tubuh tidak bisa berjalan dengan sempurna. Mulai saat ini penuhi kebutuhan seng dengan mengonsumsi beberapa makanan di atas. Kombinasikan bahan makanan itu untuk pola makan setiap harinya.

 





Source link