Seledri Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi?

By | August 14, 2019


DokterSehat.Com– Salah satu masalah kesehatan yang paling banyak diderita masyarakat Indonesia adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Selain karena faktor keturunan, hal ini juga disebabkan oleh pola makan dan gaya hidup masyarakat Indonesia yang cenderung kurang sehat. Kita pun harus lebih cermat melakukan gaya hidup demi mencegah kedatangannya.

Menurunkan tekanan darah dengan menggunakan seledri

Tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang ditandai dengan kondisi tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg. Kondisi ini tidak bisa disepelekan karena bisa berlanjut menjadi penyakit jantung, stroke, dan masalah kardiovaskular lainnya yang berpotensi mematikan.

Demi menurunkan tekanan darah, kita harus menerapkan gaya hidup yang jauh lebih sehat. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan-makanan dari bahan alami seperti seledri.

Seledri memiliki kandungan yang bisa menurunkan gejala tekanan darah tinggi, tepatnya apigenin. Kandungan ini bisa membantu menurunkan tekanan darah dengan cara melebarkan ukuran pembuluh darah, membuat rikels pembuluh darah, sekaligus membuat produksi natrium oksida di dalam tubuh meningkat. Hal inilah yang kemudian akan berimbas pada menurunnya tekanan darah.

Berbagai bahan makanan lain yang juga bisa membantu menurunkan tekanan darah

Selain dengan mengonsumsi seledri, pakar kesehatan menyebut ada banyak sekali makanan lainnya yang juga bisa membantu menurunkan tekanan darah.

Berikut adalah makanan-makanan tersebut.

  1. Gandum utuh

Gandum utuh dikenal luas sebagai makanan yang cocok bagi program diet. Tak disangka, makanan ini juga bisa membantu menurunkan tekanan darah. Fakta ini diungkap oleh penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam J Am Diet Assoc, jurnal yang diunggah oleh Pubmed.

Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa gandum utuh bisa memberikan dampak positif bagi saluran pencernaan. Hal ini juga akan berimbas pada berat badan yang lebih terkendali dan tekanan darah yang menurun. Rutin mengonsumsinya tentu akan menurunkan risiko terkena hipertensi.

  1. Cokelat hitam

Cokelat hitam tak hanya nikmat untuk dikonsumsi sebagai camilan. Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam International Journal of Hypertension, dihasilkan fakta bahwa cokelat hitam bisa membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh keberadaan polifenol di dalamnya.

Polifenol ternyata akan membuat fungsi endotel di dalam pembuluh darah meningkat. Keberadaan polifenol inilah yang akhirnya membuat tekanan darah menurun dan bisa dikendalikan. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut kita harus mengonsumsi cokelat hitam dengan kadar kakao mencapai 70 persen jika ingin mendapatkan manfaatnya.

  1. Susu rendah lemak

Susu rendah lemak ternyata juga bisa membantu menurunkan tekanan darah jika rutin dikonsumsi, lho. Fakta ini diungkap dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Hypertension. Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa susu rendah lemak atau susu skim jika dikonsumsi selama empat minggu berturut-turut sudah bisa memberikan manfaat kesehatan ini.

Pastikan untuk tidak menambahkan gula pada susu rendah lemak ini demi mendapatkan manfaat kesehatannya dengan maksimal.

  1. Bayam

Salah satu sayuran yang paling sering dikonsumsi masyarakat Indonesia ini ternyata juga bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Fakta ini diungkap dalam penelitian bertajuk Randomized Controlled Trial. Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa kandungan nitrat di dalam sayuran hijau ini akan memberikan perlindungan bagi dinding pembuluh darah.

Nitrat juga akan menyediakan nitrat oksida yang akan mencegah datangnya oksidasi, salah satu faktor yang menyebabkan tekanan darah naik.

  1. Blueberry

Buah blueberry jika dikonsumsi selama 8 pekan berturut-turut bisa menurunkan tekanan darah dengan signifikan. Rutin mengonsumsinya tentu akan menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular.





Source link