Seberapa Lama Daging Kurban Boleh Disimpan di Freezer?

By | August 11, 2019


Photo Credit: Flickr.com/ DrHobo

DokterSehat.Com– Terkadang, kita menerima jatah daging kurban dalam jumlah yang lebih banyak dari yang dibutuhkan. Hal ini tentu akan membuat kita memilih untuk menyimpan daging kurban di dalam freezer. Hanya saja, seberapa lama sih daging kurban bisa disimpan di dalam lemari es?

Batasan waktu menyimpan daging kurban di dalam freezer

Menempatkan daging kurban di dalam freezer sebenarnya adalah cara yang tepat untuk membuatnya lebih awet dan tidak mudah membusuk. Pakar kesehatan menyebut bahan makanan yang disimpan di dalam suhu -17 derajat Celcius cenderung mampu bertahan dalam waktu yang sangat lama karena tidak akan mengalami pertumbuhan bakteri atau mengalami proses pembusukan.

Masalahnya adalah tidak semua lemari es memiliki suhu yang stabil. Jika sampai suhu di bagian freezer juga fluktuatif dan terkadang bahkan mencapai angka di atas 0 derajat, bisa jadi daging akan mengalami pertumbuhan bakteri yang membuat kualitas daging ini menurun. Selain itu, kondisi ini juga bisa membuat jamur berkembang pada daging kurban tersebut.

US Department of Agriculture menyebut daging yang disimpan di dalam freezer bisa bertahan hingga 4 bulan. Sementara itu, daging yang sudah dimasak bisa saja bertahan hingga 2-3 bulan dan daging cincang bisa bertahan hingga sekitar 3-4 bulan. Hanya saja, jika daging merah hanya disimpan di dalam bagian kulkas, bisa jadi hanya akan bertahan 3 hingga 4 hari sehingga sebaiknya segera diolah menjadi masakan.

Jika kita mencairkan daging yang sudah membeku di dalam freezer, sebaiknya tidak lagi membekukannya lagi karena akan membuat kualitas daging menurun drastis. Melihat hal ini, sebaiknya kita juga lebih cermat dalam memotong daging yang akan dimasak sehingga bisa menjaga bagian lainnya tetap dalam kualitas yang baik dan bisa diolah di kemudian hari.

Beberapa ciri daging yang sudah mulai mengalami penurunan kualitas

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mewaspadai daging yang sudah mengalami penurunan kualitas akibat tidak disimpan dengan baik. Alih-alih tetap mengonsumsinya, sebaiknya kita membuangnya saja demi mencegah datangnya gangguan pencernaan.

Berikut adalah beberapa ciri daging yang sudah mengalami penurunan kualitas dengan signifikan.

  1. Cek warna daging

Daging merah layaknya daging sapi atau kambing cenderung memiliki warna kemerahan yang terang. Warna ini menandakan bahwa daging telah terpapar udara. Karena alasan inilah daging merah yang dimasukkan di dalam kemasan kedap udara warnanya cenderung lebih gelap.

Hanya saja, jika daging sudah terlihat kecokelatan atau kehitaman dan tak lagi terlihat segar, bisa jadi hal ini menandakan bahwa daging sudah mengalami penurunan kualitas sehingga harus benar-benar kita periksa sebelum mengonsumsinya.

  1. Cek aroma daging

Daging yang sudah mengalami perubahan aroma menjadi lebih tengik atau busuk menandakan bahwa daging ini sudah tidak lagi layak untuk dikonsumsi.

  1. Cek tekstur daging

Daging dengan tekstur yang licin biasanya menandakan bahwa telah terjadi perkembangbiakan jamur atau bakteri. Selain itu, hal ini juga ditandai dengan munculnya warna kehitaman atau kehijauan pada daging yang mencurigakan.

Daging yang sudah membusuk juga akan terasa sangat lembek setelah ditekan dan tidak akan bisa kembali ke posisi semula. Bahkan, bisa jadi daging akan mudah hancur setelah ditekan.

  1. Cek penampilan daging

Daging segar biasanya bebas dari noda atau bercak-bercak. Selain itu, daging segar juga tidak berair. Sebagai informasi, cairan ini adalah sari protein yang keluar dari daging yang menandakan bahwa daging sudah terpapar udara terbuka dalam waktu yang cukup lama.





Source link