Phenylephrine: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

Phenylephrine: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

[ad_1]

phenylephrine-doktersehat

DokterSehat.Com – Obat Phenylephrine adalah obat yang berfungsi untuk mengatasi gejala hidung tersumbat dalam durasi sementara. Ketahui apa itu obat Phenylephrine, fungsi, dosis, cara kerja, efek samping, dll. 

Informasi Umum Obat Phenylephrine

Berikut ini adalah informasi umum obat Phenylephrine, yaitu:

Nama Obat Phenylephrine
Kandungan Obat Phenylephrine
Kategori Obat Obat dengan resep dokter
Manfaat Obat Mengatasi hidung tersumbat 
Sediaan Obat Tablet, sirop, tetes mata 
Harga Obat 12.600/10 tablet

Harga obat Phenylephrine mungkin berbeda di setiap apotik. Obat Phenylephrine juga tersedia dalam berbagai merek dagang seperti, Bodrex Flu, Contrexyn Flu, Decolgen Pe, Fludexin, Donexan DX, Sudafed PE Congestion, dll. 

Phenylephrine Obat Apa? 

Obat Phenylephrine adalah obat yang berfungsi untuk mengurangi gejala hidung tersumbat dalam waktu sementara. Gejala hidung tersumbat umumnya disebabkan oleh penyakit flu biasa, alergi, sinus, sakit telinga karena flu, dan berbagai masalah gangguan pernapasan lainnya. 

Phenylephrine adalah obat yang termasuk dalam kelas obat dekongestan hidung. Obat Phenylephrine dapat meredakan gejala hidung tersumbat namun tidak dapat mengobati penyebab atau penyakit utama dari hidung tersumbat tersebut. 

Obat Phenylephrine juga tersedia dalam bentuk tetes mata untuk mengatasi gejala mata merah, serta terkandung dalam bentuk salep untuk meredakan gejala pembengkakan pada penyakit wasir. 

Manfaat Phenylephrine

Apa saja manfaat Phenylephrine HCL? Berikut ini adalah daftar manfaat Phenylephrine HCL, yaitu: 

  • Meredakan gejala hidung tersumbat untuk sementara 
  • Melegakan saluran pernapasan 
  • Mengurangi pembengkakan pembuluh darah di hidung

Obat Phenylephrine juga digunakan untuk mengatasi gejala hidung tersumbat pada penyakit sinusitis dan bronkitis, namun tidak menyembuhkan penyakit tersebut. 

Sementara obat tetes mata Phenylephrine berfungsi untuk: 

  • Mengatasi mata merah 
  • Mengatasi mata kering 
  • Mengatasi iritasi karena debu, paparan sinar UV, dan iritasi lainnya

Obat Phenylephrine juga berfungsi untuk mengatasi berbagai kondisi medis yang harus diresepkan khusus dari dokter, seperti menangani gejala Takikardia Supraventrikular dan hipotensi. 

Baca Juga: 4 Cara Sederhana Atasi Hidung Tersumbat Pada Anak

Cara Kerja Obat Phenylephrine

Cara kerja obat Phenylephrine adalah dengan meredakan pembengkakan di hidung dan telinga yang menyebabkan hidung tersumbat. Saat pembengkakan tersebut hilang, maka saluran hidung akan menjadi lancar dan nyaman kembali, serta melegakan pernapasan Anda. 

Obat Phenylephrine memang efektif untuk melancarkan hidung yang tersumbat, namun itu hanya untuk waktu yang sementara sampai penyakit utama yang Anda derita benar-benar sembuh. 

Apabila penyebab hidung tersumbat Anda karena flu dan batuk, maka Anda harus meminta resep obat untuk menyembuhkan flu dan batuk juga, atau kondisi lainnya agar gangguan hidung tersumbat benar-benar sembuh.

Dosis Obat Phenylephrine

Berikut ini adalah panduan dosis obat Phenylephrine, yaitu:

  • Dosis Dewasa untuk Hidung Tersumbat: 10 mg setiap 4 jam dengan dosis maksimum 60 mg per 24 jam.
  • Dosis Pediatrik untuk Hidung Tersumbat: Dosis Phenylephrine untuk usia 12 tahun ke atas adalah 10 mg per oral setiap 4 jam dengan dosis maksimum 60 mg per 24 jam

Anda harus minum Phenylephrine sesuai dengan kebutuhan. Bila Anda lupa minum obat Phenylephrine, Anda dapat meminum dosisnya segera saat Anda mengingatnya. Bila Anda baru mengingatnya saat waktu untuk dosis berikutnya, sebaiknya lewatkan dosis tersebut dan lanjutkan ke dosis berikutnya. Jangan meminum dua dosis langsung. 

Obat Phenylephrine umumnya juga diresepkan dengan obat kombinasi lainnya untuk mengobati gejala utama, jadi Anda harus meminta resep obat terbaik untuk mengatasi semua gejala yang Anda alami. 

Obat Phenylephrine tidak dianjurkan untuk diberikan pada anak-anak karena memiliki efek samping. Bila Anda memberikan anak obat flu atau obat kombinasi dengan kandungan Phenylephrine, mohon baca aturan penggunaan dan harus sesuai dengan resep dokter. 

Obat Phenylephrine harus diminum sesuai resep dokter yang berarti jangan memulai, berhenti, atau mengubah dosis obat tanpa anjuran dokter. Jika gejala hidung tersumbat tidak membaik dalam 7 hari, Anda dapat berhenti meminum obat Phenylephrine dan segera hubungi dokter. 

Baca Juga: Hidung Tersumbat Berlangsung Lama, Waspada Polip Hidung

Interaksi Obat Phenylephrine

Obat Phenylephrine dapat menghasilkan interaksi terhadap obat berikut ini: 

  • Linezolid
  • Obat antidiabetes
  • Inhibitor monoamine oksidase
  • Antidepresan
  • Halothane
  • Iobenguane 
  • Isocarboxazid
  • Phenelzine
  • Procarbazine
  • Selegiline transdermal
  • Tranylcypromine

Informasi kesehatan ini mungkin tidak memuat semua kemungkinan interaksi obat Phenylephrine dengan obat lain. Mohon konsultasikan ke dokter semua gejala dan kondisi kesehatan Anda sebelum mengambil dosis obat Phenylephrine. 

Efek Samping Obat Phenylephrine

Berikut ini adalah daftar efek samping obat Phenylephrine yang mungkin terjadi, yaitu: 

  • Alergi 
  • Sakit perut 
  • Sakit kepala 
  • Bersin 
  • Mual 
  • Hipertensi 
  • Detak jantung lambat 
  • Mengurangi produksi urin 
  • Kelebihan cairan di paru-paru 
  • Tekanan darah tinggi 
  • Iritasi hidung 
  • Insomnia 
  • Serangan jantung 

Bila Anda mengalami efek samping obat Phenylephrine, harap segera berhenti minum dosis Phenylephrine dan segera hubungi dokter. 

Baca Juga: Saat Hidung Tersumbat, Lakukan Tips Mudah Ini Untuk Mengatasinya

Peringatan Obat Phenylephrine

Berikut ini adalah peringatan obat Phenylephrine bila Anda mengalami beberapa kondisi gangguan kesehatan, seperti:

Bila Anda memiliki gangguan penyakit kardiovaskular, Anda harus berhati-hati sebelum minum dosis obat Phenylephrine untuk menghindari risiko efek samping seperti tekanan darah tinggi dan detak jantung tidak teratur. 

  • Hiperplasia Prostat Jinak

Bila Anda mengalami gangguan hiperplasia prostat jinak, Anda juga harus berhati-hati sebelum minum obat Phenylephrine karena terdapat risiko kesulitan buang air kecil atau penurunan jumlah produksi urine. 

Obat Phenylephrine harus sangat hati-hati dikonsumsi oleh penderita diabetes demi mengurangi risiko gula darah tinggi. 

Harap membaca aturan penggunaan dan peringatan obat Phenylephrine, berikut ini: 

  • Baca aturan pakai sebelum Anda meminum obat apapun 
  • Obat Phenylephrine hanya dapat diminum sesuai resep dokter 
  • Tidak dianjurkan untuk anak-anak 
  • Tidak dianjurkan untuk ibu hamil atau ibu menyusui
  • Jangan minum dosis Phenylephrine bila Anda memiliki alergi dengan kandungan Phenylephrine

Itulah informasi kesehatan tentang Phenylephrine obat apa, fungsi, dosis, cara kerja, interaksi, efek samping, dll. Informasi kesehatan ini mungkin tidak memuat semua informasi tentang Phenylephrine yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. karena itu selalu konsultasikan ke dokter sebelum Anda minum obat.

 

Sumber: 

  • Drugs. 2018. Phenylephrine: 6 things you should know. https://www.drugs.com/tips/phenylephrine-patient-tips. (Diakses pada 19 Oktober 2019).
  • Practro. 2017. Phenylephrine. https://www.practo.com/medicine-info/phenylephrine-381-api. (Diakses pada 19 Oktober 2019).
  • Cunha, John P DO, FACOEP. 2018. PHENYLEPHRINE. https://www.rxlist.com/consumer_phenylephrine_vazculep/drugs-condition.htm. (Diakses pada 19 Oktober 2019).
  • Medline Plus. 2018. Phenylephrine. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a606008.html. (Diakses pada 19 Oktober 2019).



[ad_2]

Source link

AKDSEO