Penyebab Bangun Tidur Saat Maghrib Terasa Sangat Tidak Nyaman

By | August 20, 2019


bangun-tidur-doktersehat
Photo Source: Flickr.com/jnp249

DokterSehat.Com– Tidur siang seharusnya bisa memberikan dampak berupa tubuh menjadi semakin segar, namun karena kita melakukannya di waktu yang terlalu sore, maka kita baru bisa bangun tidur saat waktu maghrib. Jika dicermati, bangun tidur di saat maghrib biasanya akan membuat sensasi tidak nyaman. Bahkan, ada yang sampai uring-uringan akibat hal ini. Apakah hal ini wajar?

Terdapat banyak mitos yang terkait dengan tidur di waktu maghrib

Pakar kesehatan menyebut masyarakat Indonesia percaya dengan adanya mitos bahwa bangun tidur saat maghrib bisa memberikan dampak buruk layaknya mendatangkan sial atau bahkan memicu masalah kesehatan mental.

Bahkan, ada yang sampai hal ini akan membuat tubuh dikuasai kekuatan jahat yang akhirnya membuat kita terbangun dengan kondisi kepala pusing atau suasana hati yang memburuk.

Terganggunya jam biologis tubuh

Alih-alih mempercayai mitos-mitos sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, pakar kesehatan menyebut munculnya sensasi tidak nyaman, uring-uringan, hingga kepala pusing setelah bangun tidur di waktu maghrib lebih terkait dengan jam biologis atau ritme sirkadian di dalam tubuh kita.

Sebagai informasi, jam biologis atau ritme sirkadian ini adalah siklus yang dilakukan secara alami pada tubuh yang biasanya disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari yang kita lakukan. Salah satunya adalah jam tidur kita. Karena alasan inilah jika kita tidur di waktu yang tidak semestinya seperti baru tidur di waktu yang sangat larut atau tidur di waktu yang terlalu sore, maka saat bangun akan membuat berbagai sistem dan organ tubuh kebingungan.

Berbagai sistem dan organ tubuh ini kemudian tidak bekerja dengan semestinya dan akhirnya menyebabkan gejala kepala pusing, tubuh yang tidak nyaman, hingga akhirnya mempengaruhi kondisi psikis dan membuat kita uring-uringan.

Tidur terlalu sore bisa menyebabkan kekacauan hormon

Jam biologis tubuh juga mengendalikan keseimbangan hormon manusia. Jika kita mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap malam atau tidur dengan waktu yang tepat, maka akan membuat keseimbangan hormon terganggu. Masalahnya adalah saat tidur di waktu terlalu sore, terjadi kekacauan hormon yang akhirnya membuat tubuh seperti kebingungan dan terasa tidak nyaman.

Saat bangun tidur di waktu maghrib, tubuh yang kebingungan akhirnya tidak memiliki energi yang cukup untuk kembali melakukan aktivitas. Hal ini disebabkan oleh produksi hormon melatonin, hormon yang membuat kita mengantuk di jam yang tidak semestinya. Tubuh pun akan berusaha meningkatkan kewaspadaan dan menghilangkan rasa kantuk dengan memproduksi hormon kortisol. Sayangnya, hormon ini bisa memicu stres dan uring-uringan.

Tidur siang terlalu lama juga bisa menjadi penyebabnya

Karena terlalu lelah atau kurang tidur di malam sebelumnya, bisa jadi kita melakukan tidur siang dalam waktu yang terlalu lama. Sayangnya, hal ini bisa membuat kita terbangun di waktu maghrib dengan gejala tidak nyaman pada tubuh.

Pakar kesehatan menyebut kondisi ini terkait dengan sleep inertia, kondisi yang membuat kita berada dalam fase tidur yang sangat dalam namun tiba-tiba harus terbangun. Otak berada dalam kondisi terkejut dan akhirnya kebingungan untuk kembali sadar.

Saat maghrib, tubuh sebenarnya sedang dalam kondisi paling bugar di sepanjang hari. Di saat ini, paru-paru juga cenderung bekerja dengan lebih baik, tepatnya mengalami peningktan hingga 17 persen. Otot-otot tubuh juga sedang dalam kondisi paling prima.

Karena alasan inilah pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk melakukan aktivitas fisik di waktu ini, bukannya dihabiskan dengan waktu tidur yang justru bisa membuat kita bangun dengan kondisi uring-uringan.





Source link