Penelitian: Orang Punya Tato Cenderung Ceroboh

By | September 22, 2019


Photo Source: Flickr/ishtar-loves-icecream

DokterSehat.Com– Tato kini telah menjadi salah satu media untuk mengekspresikan diri. Banyak anak muda yang memilikinya sebagai cara untuk membuat rasa percaya diri meningkat atau mengenang sesuatu. Hanya saja, pakar kesehatan masih memperdebatkan dampak tato bagi kondisi tubuh. Penelitian terbaru bahkan menunjukkan sebuah fakta yang cukup unik, yakni orang bertato cenderung ceroboh. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Orang Bertato Cenderung Ceroboh

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan melibatkan sekitar seribu orang dari Kanada ini, disebutkan bahwa tato, khususnya yang berada di lokasi yang bisa dengan mudah dilihat oleh orang lain menandakan bahwa pemiliknya cenderung ceroboh dan impulsif atau sering melakukan tindakan tanpa mempertimbangkan konsekuensinya.

Dalam penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam Journal of Economic Behavior and Organization ini, disebutkan bahwa para peneliti ingin mengetahui bagaimana tato kini menjadi lebih populer dari sebelumnya. Survei pun dilakukan dengan melibatkan 781 orang yang tidak bertato dan 255 orang yang bertato. Sekitar 68 orang memiliki tato yang bisa dilihat oleh orang lain meskipun mereka telah mengenakan pakaian.

Para peneliti kemudian meminta para partisipan ini untuk melakukan tes keuangan, tepatnya dalam memberikan upah bagi partisipan dalam jumlah yang lebihk banya jika mereka mau bersabar dalam jangka waktu yang lebih lama.

Partisipan yang tidak memiliki tato cenderung lebih bersabar karena tahu bahwa mereka akan bisa mendapatkan uang yang lebih banyak. Meskipun diberi pertanyaan atau permintaan yang aneh-aneh, mereka tetap bisa lebih mampu berhati-hati dalam mengeluarkan jawaban atau mengambil keputusan. Hal yang berbeda terjadi pada mereka yang memiliki tato yang terlihat oleh orang lain. Mereka cenderung menjawab pertanyaan tes logika sederhana dengan impulsif.

“Sebenarnya, bukan berarti semua pemilik tato ceroboh atau impulsif. Mengambil keputusan dengan cepat sebenarnya adalah baik untuk beberapa kesempatan, namun ada kalanya mereka memang sebaiknya harus lebih cermat dalam menjawab atau mengambil keputusan,” tulis penelitian ini.

Berbagai Dampak Kesehatan dari Tato

Meskipun secara umum tato aman untuk digunakan, pakar kesehatan menyebut tato tetap saja bisa memberikan dampak kesehatan jika didapatkan dengan sembarangan.

Berikut adalah beberapa dampak kesehatan yang bisa didapatkan dari tato.

  1. Alergi dan Risiko Kanker

Pakar kesehatan menyebut beberapa jenis tinta yang dipakai untuk tato memiliki sifat beracun karena memiliki kandungam tembaga, barium, merkuri, dan lain-lain. Bahkan, ada yang diketahui memiliki kandungan karsinogen atau bisa menyebabkan datangnya kanker. Hanya saja, tinta-tinta ini biasanya adalah yang ditemukan di seniman tato yang tidak berkualitas.

Pakar kesehatan juga menyebut ada beberapa jenis tinta tato yang bisa menyebabkan reaksi alergi. Tak hanya muncul setelah ditato, terkadang reaksi alergi ini baru muncul bertahun-tahun setelah tato ini menempel pada tubuh.

  1. Granuloma

Granuloma adalah kondisi yang membuat bagian kulit di sekitar tato mengalami benjolan. Benjolan ini bisa saja berubah menjadi tahi lalat atau yang membuat kulit seperti melepuh.

  1. Keloid

Keloid bisa muncul akibat luka bekas tato yang membuat tampilan kulit menjadi kurang baik dan menurunkan rasa percaya diri.

  1. Risiko Penyakit Menular

Jika jarum yang dipakai untuk mentato tidak steril dan dipakai oleh orang yang memiliki penyakit tertentu layaknya HIV, hepatitis, tetanus, dan lain-lain, bisa jadi kita akan tertular penyakit tersebut.

  1. Menyebabkan Masalah Saat Pemeriksaan MRI

Terkadang, kita membutuhkan pemeriksaan MRI untuk mengetahui adanya masalah kesehatan tertentu atau tidak. Sayangnya, orang bertato cenderung kesulitan untuk menjalani tes ini karena keberadaan tato bisa menurunkan kualitas gambar MRI yang dihasilkan.

 

Sumber:

  1. Feuerherd, Ben. 2019. People with visible tattoos are more likely to act ‘reckless’ and ‘impulsive’: study. nypost.com/2019/09/04/people-with-visible-tattoos-are-more-likely-to-act-reckless-and-impulsive-study/. (Diakses pada 22 September 2019).





Source link