Minum Air Es Usai Makan Bisa Membuat Perut Membeku?

By | June 24, 2019


DokterSehat.Com– Sebagian masyarakat Indonesia sengaja mengonsumsi air dingin atau air es usai makan. Biasanya, hal ini ditujukan untuk mengatasi sensasi pedas pada makanan atau setidaknya membuat badan terasa jauh lebih segar. Hanya saja, ada anggapan yang menyebut mium air es setelah makan bisa membuat perut membeku. Apakah anggapan ini benar?

Dampak minum air es setelah makan

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh American College of Sports Medicine menyebut sebagian orang lebih suka mengonsumsi air dingin dibandingkan dengan air panas. Biasanya, hal ini lebih terkait dengan sensasi lebih segar yang didapatkan setelah minum air dingin.

Penelitian ini justru menyebut tidak ada dampak yang berbeda di antara kebiasaan minum air es, air biasa, atau air hangat setelah makan. Hanya saja, minum air dingin tidak akan membuat kita cepat menghilangkan haus dan bisa membuat kita terus ingin mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak. Hal ini berarti, jika ada yang menyebut air es bisa membuat perut membeku, hal ini bisa dipastikan tidak benar.

Minum air dingin bisa membuat tubuh bekerja lebih keras demi menyeimbangkan kembali suhu air agar sesuai dengan suhu tubuh. Hal ini ternyata juga berimbas pada pembakaran kalori lebih banyak. Hanya saja, karena air dingin yang kita konsumsi seringkali adalah yang manis proses pembakaran kalori ini bisa jadi percuma karena minuman yang dikonsumsi juga tinggi kalori.

Meskipun begitu, minum air dingin bisa jadi kurang baik bagi kesehatan karena bisa merusak kesehatan gigi, apalagi jika kita sebelumnya mengonsumsi makanan panas. Risiko terkena gigi sensitif akan meningkat jika sering mengonsumsi keduanya dalam waktu bersamaan.

Beberapa minuman yang tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah makan

Masyarakat Indonesia terbiasa mengonsumsi es teh atau air es usai makan. Meski dampaknya tidak begitu besar bagi kondisi pencernaan, pakar kesehatan sebenarnya lebih menyarankan konsumsi air putih dengan suhu biasa setelah makan.

Selain itu, kita juga sebaiknya menghindari beberapa jenis minuman berikut ini setelah makan.

  1. Kopi yang sudah diberi tambahan krimer

Minuman yang kini digemari anak muda ini ternyata tidak disarankan untuk dikonsumsi setelah makan. Meskipun bisa menyediakan rasa yang enak, pakar kesehatan menyebut kopi yang sudah diberi tambahan krimer tinggi kandungan kalori dan lemak. Keberadaan lemak dan gula yang tinggi di dalam krimer juga akan membuat proses pencernaan berjalan dengan lebih lambat. Hal ini tentu akan membuat perut terasa tidak nyaman setelah mengonsumsinya.

Selain kopi krimer, kopi instan yang tinggi gula juga sangat tidak disarankan untuk diminum setelah makan.

  1. Soda diet

Minuman bersoda sangatlah nikmat untuk dikonsumsi kapan saja, termasuk setelah makan. Hanya saja, jika kita meminumnya persis setelah makan, bisa jadi hal ini akan memicu datangnya gangguan pencernaan. Meski memiliki label diet, sebenarnya minuman bersoda apapun jenisnya tetap memiliki kandungan gula. Keberadaan gula inilah yang tidak baik bagi kesehatan.

  1. Sirup

Minuman yang dibuat dari sirup memang sangat menyegarkan. Sayangnya, minuman ini memiliki kandungan gula yang sangat tinggi. Mengonsumsinya setelah makan justru akan membuat asupan kalori menjadi berlebihan dan kita pun akan lebih rentan mengalami kenaikan berat badan dan risiko diabetes.

  1. Susu tinggi lemak

Pakar kesehatan tidak menyarankan kita untuk minum susu langsung setelah makan karena bisa membuat perut menjadi terlalu kenyang. Konsumsilah setelah perut terasa jauh lebih lega sehingga kita pun tetap bisa menikmati susu tanpa perlu khawatir akan mengalami gangguan pencernaan.





Source link