Mata Berlebihan Berkedip: Penyebab dan Penanganan

Mata Berlebihan Berkedip: Penyebab dan Penanganan


DokterSehat.Com – Sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, termasuk untuk urusan berkedip. Mata memang akan berkedip secara otomatis dengan sendiri. Saat berkedip, cairan atau lendir akan disapukan ke permukaan sehingga berbagai debu akan dihapus dan menghindari mata jadi kering. Nah, bagaimana kalau kita berkedip secara berlebihan dalam jangka waktu tertentu?

Penyebab mata berkedip secara berlebihan

Mata memang akan berkedip dengan sendirinya saat kondisi nya sehat. Dengan berkedip, mata tidak akan kering dan akan terlindungi. Apalagi kalau berkedip merupakan refleks dari pencegahan saat akan ada benda asing masuk.

Sayangnya berkedip secara berlebihan merupakan tanda dari gangguan di mata. Kalau Anda sering berkedip, kemungkinan besar beberapa hal di bawah ini akan terjadi.

  1. Iritasi mata

Kalau Anda mengalami iritasi di mata dan akhirnya warna putih pada bola jadi merah, kemungkinan besar akan sering sekali berkedip. Kondisi ini bisa muncul karena beberapa sebab seperti mata kering dan air mata tidak keluar adanya abrasi di kornea, masalah dengan rambut di sekitar mata dan terkena paparan zat berbahaya.

Iritasi mata ringan mungkin akan bisa diatasi dengan mudah. Namun, kalau sudah parah, penanganan yang serius harus dilakukan agar tidak menyebabkan masalah yang lebih parah.

  1. Gangguan penglihatan

Gangguan penglihatan yang umum terjadi juga memicu seseorang berkedip lebih sering. Gangguan mata yang memicu kondisi ini terdiri dari miopi, hipermetropi, dan presbiopi bisa memicu mata terus berkedip. Kalau Anda mendadak mengalami masalah ini disertai dengan gangguan penglihatan dekat dan jauh, ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

  1. Mata tegang

Mata tegang sering dialami oleh mereka yang sering berada di depan komputer atau laptop untuk bekerja. Selain itu mata tegang juga terjadi kalau Anda membaca cukup lama atau berada di ruangan dengan cahaya terlalu terang. Akibat menerima cahaya terus-menerus, mata jadi sangat kering dan sering berkedip.

  1. Eye dystonia

Gangguan ini memicu gangguan pergerakan pada mata. Gangguan pergerakan ini bisa terjadi kalau kejang di otot mata. Selain itu ada juga sindrom Meige yang memicu kejang di sekitar mulut dan rahang.

  1. Gangguan mental dan fisik

Gangguan mental yang terjadi pada seseorang juga bisa memicu mata jadi sering berkedip. Gangguan yang memicu kondisi ini terdiri dari mengalami cemas berlebihan hingga stres yang memicu depresi. Selanjutnya tubuh yang terlalu lelah juga bisa memicu hal ini.

  1. Kebiasaan

Terkadang berkedip secara berlebihan bisa menjadi tanda dari kebiasaan. Misal sering berkedip karena berada di kawasan yang penuh polusi. Selanjutnya kondisi ini akan terbawa meski tidak berada di tempat itu lagi.

  1. Kondisi medis lainnya

Kondisi medis serius juga bisa memicu gangguan pada fungsi mata saat berkedip. Seseorang dengan gangguan seperti multiple sclerosis hingga sindrom Tourette akan mudah berkedip dan sulit dikendalikan pergerakannya. Kondisi ini harus segera mendapatkan penanganan medis agar tidak berlarut-larut dan gejalanya bisa diatasi.

Penanganan mata berkedip secara berlebihan

Kalau Anda sering mengalami gangguan mata berkedip, berikut beberapa cara untuk mengatasinya. Penanganan disesuaikan dengan penyebabnya.

  • Mata iritasi bisa ditangani dengan menggunakan obat tetes atau jenis OTC lainnya untuk mengurangi inflamasi. Kalau ada rasa sakit dan tidak nyaman obat pereda nyeri akan digunakan. Antibiotik juga bisa digunakan kalau ada infeksi akibat bakteri.
  • Mata tegang sering terjadi pada siapa saja khususnya yang banyak bekerja di depan laptop. Kondisi bisa ditangani dengan cara meredupkan lampu di ruangan, memberikan kompres air dingin ke mata, memberikan pijatan di sekitarnya, dan beristirahat selama beberapa saat hingga mata kembali relaks.
  • Gangguan pada penglihatan bisa diatasi dengan operasi otot di sekitar mata dan menggunakan kacamata atau lensa kontak. Terapi penglihatan juga membantu meringankan gejala.
  • Masalah mental bisa diatasi dengan melakukan yoga, meditasi, atau relaksasi. Olahraga di gym atau sekadar lari santai juga bisa membantu.
  • Gangguan akibat kebiasaan biasanya akan pulih dengan sendirinya. Yang bisa dilakukan adalah melatih mata dengan baik atau kalau butuh bantuan bisa menghubungi spesialis mata.
  • Gangguan serius seperti multiple sclerosis memang tidak bisa disembuhkan. Namun, kita bisa mengurangi gejala yang muncul dan mencegah gejala itu untuk muncul agar gangguan pada mata tidak terjadi.

Pencegahan mata berkedip secara berlebihan

Berkedip secara berlebihan bisa dicegah kalau Anda mengetahui pemicu atau penyebabnya. Kalau sudah mengetahui hal itu, lakukan juga tindak pencegahan dengan melakukan beberapa hal di bawah ini.

  • Sebisa mungkin untuk menghindari alergen yang memicu mata jadi perih dan akhirnya perih. Beberapa alergen yang cukup banyak memicu kondisi ini adalah asap yang tebal dan pekat baik dari rokok atau sesuatu yang dibakar lainnya.
  • Kalau Anda cenderung memiliki mata yang kering, ada baiknya untuk melakukan pencegahan. Dalam beberapa jam sekali teteskan obat ke mata untuk menambah kelembaban dan mencegah terjadinya abrasi kornea.
  • Kalau mata mulai terasa panas, gatal, dan ada tanda infeksi. Segera datangi dokter untuk mendapatkan penanganan. Anda bisa memakai OTC yang dimiliki untuk sedikit meredakan gejalanya.
  • Hindari terkena cahaya yang terlalu terang seperti cahaya dari komputer atau ponsel.
  • Istirahatlah sejenak saat membaca buku begitu mata terasa tidak nyaman.
  • Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk mencegah gangguan yang berbahaya.

Inilah beberapa ulasan tentang penanganan mata yang berkedip secara berlebihan. Kalau Anda sering berkedip secara berlebihan padahal sebelumnya tidak pernah mengalaminya, lebih baik segera memeriksakan diri ke dokter. Biasa jadi apa yang Anda alami cukup kronis dan butuh penanganan yang tepat.

 





Source link

AKDSEO