Lanolin: Manfaat, Dosis, Efek Samping

By | August 31, 2019


DokterSehat.Com – Lanolin obat apa? Lanolin adalah pelembap jenis emolien. Lanolin digunakan sebagai obat topikal untuk mengobati dan mencegah kondisi kulit tertentu dengan cara melembapkan kulit.

Ketahui selengkapnya tentang Lanolin mulai dari manfaat, efek samping, dosis, petunjuk penggunaan, dan lainnya melalui artikel ini!

Rangkuman Informasi Obat Lanolin

Nama Obat Lanolin
Kelas obat Emolien
Kategori Obat bebas
Manfaat Obat Melembapkan dan mengatasi kondisi kulit tertentu
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak
Kontraindikasi Hipersensitif
Sediaan Obat Salep atau krim

Cara Kerja Lanolin

Lanolin adalah pelembap jenis emolien. Kulit kering disebabkan oleh hilangnya air di lapisan atas kulit. Kondisi kulit kering ini dapat memicu berbagai masalah kulit lainnya.

Pelembap jenis emolien bekerja dengan cara membentuk lapisan berminyak di bagian atas kulit sehingga dapat memerangkap air di kulit dan meningkatkan kelembapan kulit.

Manfaat Lanolin

Secara umum, manfaat Lanolin adalah untuk melembapkan kulit dan mengobati kulit kering, kasar, bersisik, gatal, dan iritasi ringan. Beberapa kondisi di mana emolien umum digunakan adalah seperti:

  • Mengatasi dan mencegah ruam popok
  • Kulit terbakar akibat terapi radiasi
  • Mastitis (peradangan pada payudara akibat menyusui).

Lanolin juga mungkin saja digunakan pada kondisi yang tidak disebutkan pada kemasan produk.

Dosis Lanolin

Lanolin hadir dalam sediaan obat oles seperti Lanolin cream atau salep. Dosis Lanolin dapat berbeda-beda pada setiap pasien, tapi dosis yang lazim diberikan adalah:

  • Dewasa dan anak-anak: dioleskan 1 kali sehari pada area kulit yang diinginkan.

Ikuti petunjuk dosis yang ada dalam kemasan obat. Dosis mungkin dapat berubah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Jangan pernah mengganti dosis obat tanpa berdiskusi dengan dokter atau apoteker sebelumnya.

Petunjuk Penggunaan Lanolin

Gunakan Lanolin sesuai dengan petunjuk penggunaan yang benar untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut adalah petunjuk penggunaan Lanolin cream:

  • Sebelum menggunakan Lanolin, bersihkan tangan Anda dan area yang mengalami peradangan, kemudian keringkan.
  • Oleskan obat Lanolin tipis saja pada bagian kulit yang diinginkan kemudian gosok dengan lembut.
  • Cuci kembali tangan setelah selesai, kecuali area yang mengalami peradangan berada di tangan.
  • Gunakan obat sesuai dengan dosis yang disarankan.
  • Gunakan obat Lanolin di waktu yang sama setiap harinya.
  • Hindari penggunaan Lanolin pada area sensitif dan mukosa.
  • Lanolin tidak digunakan melalui oral. Segera hubungi petugas layanan kesehatan apabila tidak sengaja menelan obat ini.

Petunjuk Penyimpanan Lanolin

Simpan obat Lanolin sesuai dengan petunjuk penyimpanannya untuk mencegah obat rusak dan efektivitasnya menurun. Berikut adalah petunjuk penyimpanan Lanolin yang harus diperhatikan:

  • Simpan obat Lanolin pada suhu di bawah 30°C.
  • Simpan obat Lanolin di tempat kering dan tidak lembap, jangan simpan di kamar mandi.
  • Hindari obat Lanolin dari cahaya atau sinar matahari langsung.
  • Hindari obat Lanolin dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Jika obat sudah memasuki masa expired, jangan buang obat sembarangan, diskusikan dengan apoteker tentang petunjuk pembuangan obat ini.

Efek Samping Lanolin

Penggunaan Lanolin sebagai pelembap relatif aman. Namun obat ini masih berpotensi menimbulkan efek samping seperti obat lainnya.

Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin muncul akibat penggunaan Lanolin:

  • Rasa terbakar di kulit
  • Kemerahan
  • Iritasi
  • Infeksi kulit
  • Reaksi alergi

Efek samping di atas tidak selalu terjadi. Efek samping dapat terjadi akibat penggunaan dosis yang kurang tepat, penggunaan jangka panjang, atau kondisi lain dari pasien. Apabila mengalami efek samping serius atau reaksi alergi, sebaiknya segera hentikan penggunaan obat.

Apabila efek samping tidak kunjung membaik, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Jika merasakan efek samping lainnya yang tidak disebutkan di atas, laporkan pada dokter untuk mengetahui kemungkinan efek samping lainnya dari Lanolin.

Interaksi Obat Lanolin

Interaksi obat dapat terjadi ketika Lanolin digunakan bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu. Interaksi obat menyebabkan efektivitas obat menurun dan dapat meningkatkan potensi terjadinya efek samping.

Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi atau belakangan mengonsumsi obat-obatan tertentu termasuk obat resep, non-resep, obat herbal, dan juga produk perawatan kulit tertentu

Konsumsi makanan atau minuman tertentu juga dapat menyebabkan interaksi obat, maka sebaiknya dihindari. Diskusikan juga dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama penggunaan obat Lanolin untuk menghindari interaksi obat.

Peringatan dan Perhatian Lanolin

Obat Lanolin termasuk ke dalam kategori obat keras yang penggunaannya harus melalui resep dokter. Berikut adalah beberapa hal lain yang perlu menjadi peringatan dan perhatian selama penggunaan obat Lanolin:

  • Jangan gunakan obat Lanolin pada pasien yang hipersensitif terhadap Lanolin dan komponen lain yang terkandung dalam salep Lanolin.
  • Apabila Anda memiliki kondisi seperti infeksi atau luka terbuka pada kulit, konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan obat ini.
  • Beberapa kandungan lain dalam obat yang mengandung Lanolin mungkin dapat meningkatkan sensitivitas terhadap sinar matahari. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 untuk melindungi kulit dari sinar matahari.
  • Penggunaan produk dengan kandungan Lanolin mungkin dapat menyebabkan perubahan warna pada pakaian.
  • Penggunaan pada ibu hamil dikonsultasikan dengan dokter lebih dulu sebelumnya.
  • Penggunaan pada ibu menyusui relatif aman, karena Lanolin juga digunakan untuk mengatasi mastitis. Konsultasikan dengan dokter tentang petunjuk penggunaan obat ini untuk memastikan keamanannya.
  • Penggunaan obat Lanolin pada kulit acne prone mungkin dapat menyebabkan breakout. Periksa label kemasan dan pilihlah produk dengan label bebas minyak jika Anda memiliki jenis kulit yang mudah berjerawat.





Source link