Jatuh Cinta Membuat Pria Ini Terkena Diabetes

By | June 23, 2019


photo credit: Pexels

DokterSehat.Com– Sebuah kasus yang unik terjadi di Taiwan. Hanya karena jatuh cinta dan berusaha untuk mendapatkan seseorang agar menjadi kekasihnya, seorang pria sampai terkena diabetes. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Penyebab jatuh cinta memicu diabetes

Kasus yang sangat tidak biasa ini diunggah oleh situs World of Buzz. Dalam pemberitaan ini, sang pria yang tidak disebutkan namanya ini jatuh cinta pada seorang wanita penjual kopi di dalam sebuah supermarket.

Demi menarik perhatian sang wanita, sang pria selalu membeli kopi pada wanita tersebut setiap hari. Hanya saja, sang pria juga melakukan sebuah kesalahan yang sebenarnya cukup konyol. Bagaimana tidak, ia selalu meminta tambahan 5 sendok gula saat memesan kopi tersebut!

Sang wanita sempat bertanya pada sang pria tentang kebiasaan ini. Baginya, kopi yang diberi tambahan 5 sendok gula terlalu manis, namun hal ini hanya dijawab dengan santai oleh sang pria.

“Tidak, kamu masih jauh lebih manis daripada kopi ini,” jawab sang pria.

Dua tahun terus memesan kopi manis

Pendekatan yang dilakukan sang pria dengan cara terus mengonsumsi kopi manis ini dilakukan selama dua tahun. Ia sama sekali tidak menyangka jika kebiasaannya ini meningkatkan risiko terkena diabetes.

Sayangnya, hal inilah yang kemudian terjadi kepadanya. Kondisi kesehatannya terus menurun dan membuatnya akhirnya memeriksakan diri ke dokter. Di sanalah kemudian ia didiagnosis terkena penyakit ini.

Belum jelas apakah kisah cintanya berujung manis atau tidak. Satu hal yang pasti, sang pria menyesali tindakannya yang gegabah dengan menambahkan gula dalam jumlah yang sangat banyak pada kopi yang dipesannya setiap hari.

Minuman manis terkait dengan diabetes

Sebuah penelitian yang berjudul Nurse’s Health Study II menghasilkan fakta bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman manis memang bisa meningkatkan risiko diabetes. Jika kita meminumnya satu porsi atau lebih dalam sehari, maka risiko terkena diabetes tipe 2 bisa meningkat hingga 83 persen!

Selain karena peningkatan kadar gula darah dengan signifikan. Pakar kesehatan menyebut kebiasaan mengonsumsi minuman manis juga bisa meningkatkan berat badan dengan signifikan. Padahal, jika sampai kita mengalami obesitas, risiko terkena diabetes juga akan ikut naik.

Minuman manis yang dimaksud adalah kopi atau teh yang diberi tambahan gula, minuman botolan di mini market, atau minuman yang dijual di pinggir jalan yang biasanya diberi tambahan gula atau susu kental manis dalam jumlah yang banyak. Bahkan, jika kita membeli minuman yang sebenarnya sehat seperti air kelapa muda namun diberi tambahan gula atau sirup, risiko terkena diabetes juga akan ikut naik.

Beberapa hal lain yang harus diperhatika demi mencegah diabetes

Pakar kesehatan menyebut selain kebiasaan mengonsumsi minuman manis, kita juga harus memperhatikan pola makan secara keseluruhan setiap hari demi mencegah datangnya diabetes.

Sebagai contoh, jika kita terbiasa mengonsumsi makanan dengan kadar kalori tinggi seperti nasi dalam jumlah banyak, nasi goreng, gorengan, makanan cepat saji, hingga camilan-camilan berat seperti martabak manis, maka risiko terkena diabetes juga akan ikut naik. Bahkan, kebiasaan mengonsumsi camilan ringan seperti biskuit atau permen dalam jumlah yang banyak setiap hari juga bisa menyebabkan dampak yang sama.

Selain dengan membatasi asupan makanan tinggi kalori, cobalah untuk lebih rajin berolahraga demi membantu mengendalikan kadar gula darah dan mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap malam demi menjaga keseimbangan hormon, termasuk hormon insulin yang berperan besar bagi keseimbangan kadar gula darah.





Source link