Diet Ayurveda: Manfaat, Kekurangan, dan Protokol

By | July 31, 2019


DokterSehat.Com – Jenis diet modern yang diciptakan oleh para praktisi gizi ada banyak dan memiliki keunikan sendiri-sendiri. Umumnya diet jenis ini memberikan banyak manfaat untuk tubuh pada orang yang spesifik. Tidak semua diet diciptakan untuk semua orang. Selai diet modern, ada metode diet kuno yang dilakukan lagi oleh banyak orang. Diet itu adalah diet sesuai dengan metode pengobatan ayurveda.

Mengenal diet ayurveda

Ayurveda adalah metode pengobatan kuno yang sudah ada di India sejak ribuan tahun silam, Pengobatan holistik ini menggabungkan antara kesehatan tubuh dan pikiran. Dua hal ini harus seimbang kalau ingin mendapatkan tubuh yang sehat dan jarang sekali mengalami sakit.

Menurut ayurveda, ada kina element yang penting dalam hidup. Elemen itu terdiri dari vayu (udara), jala (air), akash (alam semesta), teja (api), dan prithvi (bumi). Beberapa elemen akan bergabung menjadi satu untuk menciptakan formasi dosha. Salah satu jenis dosha yang terkenal adalah pitta, dosha ini mengontrol lapar, haus, dan suhu tubuh.

Setiap tubuh manusia dianggap memiliki dosha atau gabungan dari beberapa elemen yang berbeda-beda. Karena memiliki dosha yang berbeda, kemungkinan besar makanan yang dibutuhkan oleh tubuh akan berbeda pula dan lebih spesifik. Inilah konsep dasar dari diet ayurveda.

Cara kerja diet ayurveda

Makanan yang masuk ke dalam tubuh kalau Anda menjalani diet ayurveda harus spesifik. Anda juga harus tahu dahulu jenis dosha yang dimiliki apakah berjenis pitta, vata, atau kapha. Masing-masing dosha akan menentukan apa saja makanan yang spesifik dikonsumsi.

  • Pitta (api dan air). Orang dengan elemen ini memiliki masalah dengan pencernaan seperti sering sakit perut atau kondisi lainnya. Selan it, peluang mengalami penyakit jantung dan tekanan darah tidak normal akan besar.
  • Vata (udara dan semesta). Seseorang dengan dosha ini cenderung mudah mengalami masalah dengan pencernaan meski masih bisa bertahan. Selain itu tubuh juga mudah sekali lelah dan sering mengalami anxiety.
  • Kapha (bumi dan air). Orang dengan jenis dosha ini mudah sekali mengalami kenaikan berat badan di dalam tubuh. Kondisi seperti diabetes, depresi, dan asma juga sering terjadi dan sangat mengganggu.

Dari karakteristik di atas kita bisa menentukan sendiri kira-kira jenis makanan yang cocok. Misal mereka yang sering mengalami gangguan pencernaan harus memperhatikan makanan yang masuk dan memperbanyak buah dan sayur. Selanjutnya mereka yang sering mengalami penurunan energi butuh makan yang bercinta rasa pedas.

Manfaat diet ayurveda

Diet ayurveda memiliki cukup banyak manfaat untuk tubuh kalau dijalankan sesuai dengan dosha yang dimiliki. Berikut beberapa manfaat yang bisa didapatkan oleh pelaku diet nya.

  1. Menurunkan berat badan

Dari beberapa penelitian yang dilakukan, seseorang yang menjalankan diet ayurveda ini akan mudah sekali mengalami penurunan berat badan. Penurunan berat badan ini bisa terjadi karena tubuh lebih mudah mengalami defisit. Selain ini sesuaikan energi dengan apa yang dimakan juga memicu penurunan berat badan secara cepat dan alami.

Kalau Anda berniat menurunkan berat badan sembari membuat pikiran jadi lebih tenang, diet ayurveda ini bisa dilakukan. Apalagi kalau jenis dosha Anda termasuk yang mudah sekali mengalami depresi atau anxiety,

  1. Mempromosikan makan sehat

Sebagian besar jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh  berasal dari bahan-bahan alami. Kalau Anda menjalani diet ini kemungkinan besar akan memicu kebiasaan makan sesuatu yang masih alami seperti buah, sayur, kacang-kacangan, hingga protein hewani yang sesuai untuk tubuh.

  1. Terbiasa makan dengan sadar

Maksud dari makan dengan sadar ini adalah Anda tahu kapan saatnya akan makan dan berhenti. Selain itu Anda juga akan tahu apa saja komposisi makanan yang akan disantap. Kalau Anda tidak makan dengan sadar, apa saja yang ada di depan mata akan dimakan, padahal tidak sesuai dengan kondisi tubuh.

Kekurangan diet ayurveda

Meski memiliki manfaat, ada beberapa kekurangan yang harus diperhatikan dengan baik:

  • Bisa sangat membingungkan. Kalau Anda baru pertama kali melakukannya, kebingungan yang akan sering dialami. Hal ini bisa terjadi karena ada aturan dosha dan jenis makannya berbeda-beda. Selain itu kadang Anda tidak tahu jenis dosha apa yang dimiliki.
  • Diet ini akan memberikan batasan yang berbeda-beda. Batasan ini bisa saja menyebabkan Anda mengalami kekurangan nutrisi.
  • Kemungkinan besar ada jenis makanan yang susah didapatkan.

Makanan yang harus dikonsumsi dan dihindari

Makanan yang harus dikonsumsi lebih rumit karena setiap dosha ada pembagiannya sendiri-sendiri. Namun, secara umum makanan yang bisa dikonsumsi untuk kategori protein adalah telur dan makanan laut. Daging merah tidak boleh dikonsumsi.

Buah dan sayuran hampir semua bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan serat dan juga vitamin. Olahan susu dan juga kacang-kacangan bisa dikonsumsi dengan jumlah yang tepat atau sesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

Makanan yang tidak boleh dimakan untuk setiap jenis dosha juga berbeda. Umumnya makanan yang memicu gangguan perut yang harus dihindari dan berbagai buah kering atau makanan yang terlalu manis.

Karena jenis makannya agak rumit, memiliki guru atau orang dengan ahli ayurveda sangat disarankan untuk menghindari kebingungan. Mereka akan memberi tahu Anda tentang jenis dosha yang dimiliki dan jenis makanan yang spesifik.

Inilah beberapa manfaat dari diet ayurveda untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Dengan melakukan diet kuno di atas, Anda bisa hidup dengan sehat meski tidak semua orang cocok untuk diet ini. Cobalah diet ini selama beberapa bulan kalau ada perubahan baik, lanjutkan sampai mendapatkan yang diinginkan. Namun, kalau tidak ada perubahan, lebih baik dihentikan.

 





Source link