Category Archives: Telinga Hidung Tenggorokan

10 Cara Mengobati Radang Tenggorokan yang Alami

DokterSehat.Com – Radang tenggorokan adalah infeksi bakteri Streptococcus grup A di tenggorokan yang menyebabkan peradangan dan rasa sakit. Penyakit radang tenggorokan dapat diderita oleh semua umur. Namun, lebih sering dialami anak-anak antara usia 5 dan 15 tahun dan lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Infeksi ini dapat ditularkan ke orang lain melalui bersin dan batuk. Sebelum menular, segera cari cara mengobati radang tenggorokan, secara alami maupun medis.

Selain peradangan, penderita radang tenggorokan atau faringitis biasanya akan mengalami suara serak atau kehilangan suara karena iritasi pada pita suara. Radang tenggorokan dikategorikan akut jika berlangsung kurang dari beberapa hari, jika dikategorikan sebagai radang tenggorokan kronis, dapat berlangsung lebih dari tiga minggu. Tenang, Anda bisa mencoba obat radang tenggorokan alami yang bisa dicoba di bawah ini.

Cara Mengobati Radang Tenggorokan yang Cepat dan Alami

Ada banyak pilihan bahan alami dan murah yang dapat meredakan radang tenggorokan dengan cepat dan ampuh. Berikut ini berbagai obat radang tenggorokan alami yang bisa Anda buat di rumah:

1. Air rebusan jahe dan kayu manis

Obat radang tenggorokan alami pertama adalah jahe dan kayu manis yang biasanya tersedia di dapur Anda. Bagaimana cara meracik ramuan ini?

Rebuslah segenggam jahe dan kayu manis pada beberapa gelas air hingga mendidih, kemudian dinginkan dan siap untuk diminum. Bila ingin menambahkan rasa, Anda bisa menambahkan sedikit gula merah atau madu. Air rebusan jahe dan kayu manis ini berkhasiat membantu menyembuhkan radang tenggorokan dengan cepat.

Agar hasilnya maksimal, minum segelas air rebusan jahe dan kayu manis ini dua kali sehari dan hindari minum terlalu banyak karena akan menyebabkan efek samping perut panas atau mulas.

2. Berkumur air garam hangat

Cara mengobati radang tenggorokan ini dapat membantu meredakan dan mmerangsang air liur. Air garam juga dapat membantu membunuh bakteri di tenggorokan.

Buatlah campuran satu sendok teh garam dan 200 ml air hangat. Ingat,

Read the rest

Mendengkur: Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan

DokterSehat.Com – Mendengkur adalah salah satu gangguan tidur yang tak hanya mengganggu Anda, namun juga orang yang tidur di sebelah Anda, misalnya pasangan. Kondisi ini tentu saja tidak bisa dibiarkan karena selain mengganggu, bisa saja dengkuran yang dikeluarkan menjadi pertanda dari suatu penyakit. Lantas, apa itu mendengkur? Apa penyebab mendengkur? Bagaimana cara mengatasi mendengkur?

Apa Itu Mendengkur?

Mendengkur adalah kondisi di mana seseorang mengeluarkan suara keras ketika tertidur. Mendengkur atau yang biasa kita sebut dengan istilah ‘ngorok’ ini bisa terjadi pada siapa saja, dan umumnya bukan merupakan sesuatu yang harus dikhawatirkan. Penyempitan pada saluran pernapasan menjadi alasan mengapa Anda ‘ngorok’ saat tidur.

Kendati mendengkur umumnya bukan merupakan gangguan kesehatan serius, namun pada beberapa kasus kondisi ini mengindikasikan adanya gangguan kesehatan lain yang diderita, seperti sleep apnea, sinusitis, hingga penyakit gondok. Oleh sebab itu, mendengkur yang terjadi terus-menerus sebaiknya perlu diperiksakan.

Penyebab Mendengkur

Sebagaimana telah disinggung, penyebab mendengkur adalah adanya penyempitan pada saluran pernapasan. Akibat saluran pernapasan menyempit, terjadi getaran manakala Anda bernapas. Getaran inilah yang kemudian menghasilkan suara ‘ngorok’ atau mendengkur tersebut.

Lalu, mengapa saluran pernapasan bisa mengalami penyempitan? Melemahnya otot yang ada pada tenggorokan adalah jawabannya. Otot tenggorokan yang melemah ini umumnya disebabkan oleh faktor usia. Itu dia mengapa mendengkur lazim dialami oleh mereka yang sudah berusia lanjut.

Selain karena melemahnya otot tenggorokan, penyebab mendengkur bisa karena sejumlah kondisi medis berikut ini:

  • Sumbatan pada saluran pernapasan akibat sinusitis atau alergi
  • Pembengkakan kelenjar tiroid atau amandel
  • Struktur tulang hidung yang bengkok
  • Bentuk wajah yang abnormal
  • Sleep apnea
  • Obesitas
  • Gondok
  • Konsumsi minuman beralkohol

Ciri dan Gejala Mendengkur Akibat Penyakit

Mendengkur ditandai oleh aktivitas mengeluarkan suara keras saat tidur. Mendengkur atau ‘ngorok’ mungkin saja menjadi sinyal bahwa Anda sedang menderita suatu penyakit.

Alangkah baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter apabila mendengkur yang dialami disertai oleh sejumlah ciri dan gejala lainnya

Read the rest

Kanker Laring: Penyebab, Gejala, & Pengobatan

DokterSehat.Com– Kanker laring adalah penyakit yang sangat berbahaya bagi penderita karena berdampak negatif untuk fungsi tenggorokannya. Banyak yang belum memiliki pemahaman dan pengetahuan mengenai kanker ini, banyak juga yang ingin mengenali gejala kanker laring. Tetapi ada baiknya mengetahui penyebab hingga pengobatannya agar dapat melakukan pencegahan sejak dini.

Apa Itu Kanker Laring?

Kanker laring adalah kanker langka ketika sel-sel ganas tumbuh pada laring (kotak suara). Tumor kanker (ganas) adalah sekelompok sel kanker yang dapat tumbuh dan menghancurkan jaringan di sekitarnya. Juga dapat menyebar (bermetastasis) ke bagian tubuh yang lain jika tidak segera diobati. Salah satu akibat kanker laring adalah merusak suara.

Laring adalah bagian dari sistem pernapasan, berbentuk seperti tabung yang terhubung ke bagian atas batang tenggorokan (trakea) yang berfungsi sebagai jalur udara menuju paru-paru.

Sementara pita suara adalah 2 pita otot di tengah laring yang membuat suara dan membantu Anda berbicara. Pangkal tenggorokan membantu makanan dan minuman tidak masuk ke dalam batang tenggorokan agar tidak menyebabkan tersedak. Pangkal tenggorokan berfungsi untuk bernapas, menelan, dan berbicara.

Sel-sel dalam laring terkadang berubah dan tidak lagi tumbuh atau berperilaku normal. Perubahan ini dapat menyebabkan kondisi non-kanker (jinak) seperti radang tenggorokan kronis dan nodul pita suara. Juga dapat menyebabkan tumor non-kanker seperti polip pita suara dan papilomatosis laring.

Perubahan pada sel-sel laring juga dapat menyebabkan prekanker, yang berarti sel-sel abnormal belum menjadi kanker tetapi sangat mungkin menjadi kanker. Kondisi pra-kanker laring yang paling umum adalah displasia.

Penyebab Kanker Laring

Biasanya kanker tenggorokan tumbuh ketika sel-sel sehat mengalami kerusakan dan mulai tumbuh berlebihan. Sel-sel ini mungkin akan berubah menjadi tumor. Seperti yang telah disebutkan di atas, kanker laring adalah tumor yang berasal dari laring atau kotak suara. Mutasi yang merusak sel-sel di laring kebanyakan disebabkan oleh merokok.

Namun, kanker laring juga dapat terjadi karena beberapa faktor risiko seperti berikut ini:

1. Merokok

Merokok adalah

Read the rest

Penyakit Tuli: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati

DokterSehat.Com – Apakah Anda atau orang terdekat memiliki masalah pada indera pendengaran alias telinga? Apakah masalah pendengaran yang dialami tersebut bersifat sebagian? Atau, malah bersifat total? Jika ya, maka kondisi ini dikenal sebagai penyakit tuli. Apa itu penyakit tuli? Apa penyebab penyakit tuli? Apa saja ciri dan gejala tuli? Bagaimana cara mengobati tuli?

Apa Itu Penyakit Tuli?

Penyakit tuli adalah kondisi di mana seseorang mengalami gangguan pendengaran. Hal ini mengakibatkan penderitanya mengalami kesulitan untuk mendengar suara di sekitarnya. Tuli ada yang bersifat sebagian, dan ada juga yang sifatnya total. Maksudnya, gangguan pendengaran bisa terjadi di salah satu atau kedua telinga.

Penyakit tuli bisa terjadi secara temporer maupun permanen. Namun pada umumnya, tuli bersifat permanen dan tidak bisa benar-benar disembuhkan. Penderita penyakit tuli lazim kita kenal dengan istilah tunarungu. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2012 menunjukkan bahwa ada sekitar 360 juta orang di seluruh dunia yang mengalami gangguan pendengaran ini.

Penyebab Penyakit Tuli

Tuli adalah penyakit yang tidak serta merta terjadi begitu saja. Ada sejumlah faktor yang disinyalir menjadi penyebab tuli.

1. Keturunan (Genetik)

Faktor keturunan (genetik) adalah penyebab tuli yang pertama. Adanya mutase genetik yang terjadi selama berada di dalam kandungan lantas menyebabkan seseorang mengalami gangguan pendengaran (tuli) sejak ia dilahirkan.

Selain mutasi genetik dan faktor keturunan lainnya, paparan penyakit maupun racun berbahaya juga berpotensi menyebabkan bayi yang masih berada di dalam kandungan mengalami kerusakan pada indera pendengarannya.

2. Usia

Faktor penyebab penyakit tuli selanjutnya adalah usia. Tak bisa dipungkiri, usia seseorang yang semakin bertambah secara tidak langsung berdampak pada penurunan fungsi pendengarannya. Maka tak heran jika mungkin orangtua atau kakek nenek Anda kerap merasa sulit untuk mendengar suara atau ucapan yang Anda katakan.

Kondisi tuli yang dialami seseorang akibat bertambahnya usia ini dalam dunia medis dikenal dengan istilah presbikusis.

3. Kotoran Telinga

Kotoran yang masuk ke

Read the rest

10 Bahaya Sering Ngupil bagi Kesehatan (Mengundang Penyakit!)

Photo Source: Beritagar

DokterSehat.Com– Semua orang pasti pernah ngupil, namun pada sebagaian orang menjadi suatu kebiasaan yang menyebabkannya terlalu sering mengupil. Seperti yang kita tahu sesuatu yang berlebihan itu selalu tidak baik.  Faktanya, bahaya sering ngupil menyebabkan berbagai gangguan pada hidung Anda. Lantas apa saja bahaya mengupil? Berikut akan dijelaskan secara lengkap.

Akibat Keseringan Ngupil bagi Kesehatan

Pakar kesehatan menyebut bahwa bahaya sering ngupil menimbulkan banyak dampak sebagai berikut:

1. Infeksi pada lubang hidung

Akibat keseringan ngupil yang pertama adalah menyebabkan infeksi pada hidung. Hal ini disebabkan oleh jari yang dipakai mengupil biasanya kotor dan penuh dengan bakteri. Bakteri ini bisa berpindah ke dalam lubang hidung dan memicu infeksi. Apalagi dilakukan terlampau sering.

2. Menyebabkan bisul

Selain infeksi, bakteri-bakteri tersebut juga bisa menyebabkan munculnya bisul di bagian dalam hidung. Ini karena bagian dalam hidung cenderung sensitif.

Bakteri yang bisa menyebabkan datangnya jerawat atau bisul di dalam hidung ini biasanya adalah staphylococcus aureus, yang akan membuat hidung terasa sangat tidak nyaman.

3. Perforasi septum

Perforasi septum merupakan kondisi yang membuat luka pada sekat antara lubang hidung bagian kanan dan kiri akibat keseringan ngupil. Jika kondisi ini sudah cukup parah, bisa jadi sekat hidung terbuka sehingga tidak ada lagi pembatas antara kedua lubang hidung ini. Cara mengatasi hal ini yaitu bisa jadi dokter akan melakukan operasi.

4. Meningkatkan risiko flu

Bahaya sering ngupil akan membuat rambut-rambut halus di dalam hidung rontok. Padahal, rambut-rambut ini sangat berfungsi dalam menyaring berbagai kotoran dan bakteri yang bisa memicu datangnya penyakit seperti flu atau pilek.

5. Meningkatkan risiko meningitis

Kasus meningitis yang terkait akibat keseringan ngupil sangat jarang atau bahkan hampir tidak ditemukan, namun secara teori hal ini sangat memungkinkan untuk terjadi.

Jika mengupil terlalu dalam, bisa jadi jari akan menyentuh bagian sinus atau tulang ethmoid. Bakteri yang ada di dalam jari tangan

Read the rest