Category Archives: tekanan darah tinggi

5 Tanda Tubuh Sudah Berlebihan Mengonsumsi Garam

DokterSehat.Com– Garam adalah salah satu bumbu makanan yang hampir selalu kita gunakan saat memasak. Keberadaan garam juga bisa ditemukan di dalam makanan-makanan lainnya, termasuk di dalam makanan kemasan yang bisa kita temukan di toko atau swalayan. Masalahnya adalah pakar kesehatan menyebut konsumsi garam yang berlebihan bisa menyebabkan dampak kesehatan yang kurang baik.

Beberapa tanda tubuh sudah kelebihan asupan garam

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa konsumsi garam yang berlebihan bisa menyebabkan datangnya masalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Mengingat masalah kesehatan ini bisa berujung pada berbagai macam masalah kesehatan yang lebih serius seperti penyakit jantung atau stroke, sebaiknya kita mulai mewaspadai tanda bahwa tubuh sudah kelebihan asupan garam.

Berikut adalah tanda-tanda tersebut.

  1. Makanan akan terasa jauh lebih hambar

Makanan yang memiliki kandungan garam tinggi memang cenderung lebih gurih dan asin. Sayangnya hal ini akan berimbas pada perubahan pada indera pengecap kita. Karena terbiasa mengonsumsi makanan yang gurih dan asin, makanan dengan kandungan garam lebih rendah akan terasa jauh lebih hambar dan tidak enak.

Pakar kesehatan Moloo Gazzaniga dari American Dietetic Association menyebut menambahkan garam pada berbagai makanan sehat yang rasanya kurang kuat seperti sayuran memang bisa membuatnya lebih enak, namun hal ini justru membuat lidah kita tak lagi mampu menerima rasa masakan yang lebih hambar.

  1. Sering merasakan sensasi kembung

Konsumsi garam yang berlebihan bisa membuat kadar natrium di dalam tubuh meningkat. Sayangnya, hal ini akan berimbas pada retensi cairan yang muncul pada berbagai bagian tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan berat badan seperti bertambah.

“Garam di dalam tubuh mampu menahan atau mengikat cairan. Jika hal ini terjadi pada bagian pencernaan, akan menyebabkan sensasi kembung yang tidak nyaman dan berlangsung cukup lama,” ucap Bonne Taub-Dix yan berasal dari Better Than Dieting.

Hanya saja, kondisi ini cenderung lebih sering terjadi pada mereka yang sudah dewasa atau berusia lanjut.

  1. Sering mengalami sakit kepala

Read the rest

7 Hal Tak Terduga yang Bisa Memicu Datangnya Hipertensi

DokterSehat.Com– Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang cukup banyak menyerang masyarakat Indonesia. Penyakit yang bisa berujung pada serangan jantung atau stroke yang mematikan ini seringkali disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Sayangnya, kita seringkali tidak menyadari berbagai hal yang bisa meningkatkan risiko terkena masalah kesehatan ini.

Berbagai hal tak terduga yang bisa meningkatkan risiko hipertensi

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal yang bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah. Kita harus mewaspadainya demi mencegah datangnya hipertensi.

Berikut adalah berbagai hal tersebut.

  1. Pola makan yang buruk

Pakar kesehatan menyebut pola makan sebagai salah satu pemicu paling utama dari masalah hipertensi. Sayangnya, banyak orang yang lebih mementingkan rasa yang enak alih-alih makanan yang sehat saat makan. Padahal, hal ini bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Sebagai contoh, makanan dengan kandungan garam atau lemak yang tinggi memang cenderung jauh lebih enak dari makanan tinggi serat layaknya sayur dan buah-buahan. Padahal, makanan-makanan ini bisa membuat tekanan darah naik dengan signifikan.

Cobalah untuk menurunkan asupan garam dan makanan tinggi lemak. Terapkanlah pola makan dengan lebih seimbang demi menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

  1. Kurang gerak

Karena aktivitas sehari-hari yang membuat kita lebih banyak duduk seharian, kita pun menjadi kurang gerak dan jarang berolahraga. Padahal, hal ini bisa membuat kesehatan pembuluh darah dan jantung semakin menurun. Pakar kesehatan pun menyebut kurang gerak berpengaruh besar bagi risiko terkena hipertensi.

Cobalah untuk lebih rajin berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari demi memperlancar sirkulasi darah dan membuat tekanan darah menurun. Selain itu, kita juga bisa membiasakan diri untuk lebih sering berjalan kaki, naik turun tangga, atau setidaknya melakukan peregangan.

  1. Berat badan berlebihan

Berat badan berlebih yang membuat jumlah lemak lebih dari 20 persen berat total tubuh bisa menyebabkan peningkatan risiko terkena hipertensi dan kolesterol tinggi. Jika kondisi ini terus memburuk dan kita tak kunjung bisa membuat

Read the rest

5 Minuman yang Harus Dihindari Pengidap Hipertensi

DokterSehat.Com– Demi mencegah datangnya komplikasi seperti serangan jantung atau stroke, penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi memang harus mengubah pola makannya menjadi lebih sehat. Mereka harus menurunkan asupan garam dan memperbanyak asupan sayur dan buah-buahan. Selain itu, mereka juga harus berhati-hati dalam memilih minuman. Jika tidak, maka tekanan darah bisa saja akan semakin meningkat.

Beberapa jenis minuman yang sebaiknya dihindari oleh penderita hipertensi

Pakar kesehatan menyarankan penderita hipertensi untuk menjaga asupan cairan tubuh agar tidak sampai mengalami dehidrasi, namun mereka juga harus mengonsumsi minuman yang tepat demi menjaga kondisinya.

Berikut adalah beberapa jenis minunman yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pengidap hipertensi.

  1. Minuman isotonik

Minuman isotonik sering dikonsumsi oleh mereka yang baru saja berolahraga atau yang sedang merasakan gejala dehidrasi. Minuman ini memiliki rasa yang segar dan dianggap bisa membantu mengembalikan berbagai macam elektrolit di dalam tubuh. Sayangnya, pakar kesehatan menyebut minuman ini tidak baik untuk dikonsumsi penderita hipertensi.

Di dalam minuman isotonik terdapat kandungan sodium klorida dan sodium bikarbonat. Bagi penderita tekanan darah tinggi, keberadaan sodium ini bisa semakin memperburuk tekanan darah. Terlalu sering mengonsumsinya tentu akan meningkatkan risiko komplikasi hipertensi dengan signifikan.

  1. Minuman energi

Minuman energi sering dikonsumsi oleh orang-orang yang mengandalkan tenaga fisik untuk melakukan pekerjaan sehari-hari. Sebagai contoh, mereka yang bekerja sebagai supir kendaraan jarak jauh, buruh, dan lain-lain cenderung sering mengonsumsinya.

Masalahnya adalah minuman energi cenderung tinggi kandungan taurine serta kafein. Kandungan ini bisa membuat denyut jantung dan tekanan darah meningkat dengan signifikan. Memang, bagi orang sehat, hal ini akan membuat tubuh seperti mendapatkan energi tambahan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, namun bagi penderita hipertensi, hal ini bisa memperburuk kondisi kesehatannya.

Sebagai informasi, minuman energi dan minuman isotonik memiliki perbedaan yang mendasar. Jika minuman isotonik lebih sering dikonsumsi sebagai pemulih kelelahan atau dehidrasi, minuman energi seperti menjadi penambah energi sebelum melakukan berbagai macam aktivitas yang

Read the rest

5 Minuman Sehat Ini Bisa Turunkan Tekanan Darah

DokterSehat.Com– Masalah kesehatan yang paling sering dialami oleh masyarakat Indonesia adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Jika tidak ditangani dengan baik, hipertensi bisa berlanjut menjadi penyakit jantung atau stroke yang mematikan. Karena alasan inilah kita harus berusaha untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Beberapa minuman yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi

Kebanyakan orang berpikir jika untuk menurunkan tekanan darah, kita sebaiknya mengonsumsi mentimun dalam jumlah banyak. Padahal, dalam realitanya ada beberapa jenis minuman yang juga bisa membantu kita menurunkan tekanan darah dengan efektif.

Berikut adalah beberapa minuman tersebut.

  1. Jus delima

Jus delima memang tidak begitu populer jika dibandingkan dengan jenis jus-jus buah lainnya layaknya jus jambu atau jus stroberi, namun jus dengan warna merah ini juga bisa memberikan banyak manfaat kesehatan, khususnya dalam hal menurunkan tekanan darah.

Di dalam jus delima terdapat kandungan berbagai macam vitamin dan potasium yang bisa membuat sirkulasi darah menjadi lebih lancar sekaligus menurunkan tekanan darah. Kandungan ini juga mampu menurunkan kadar ACE, sejenis enzim yang bisa membuat pembuluh darah semakin menyempit.

Berdasarkan sebuah penelitian, dihasilkan fakta bahwa rutin mengonsumsi jus delima bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik. Jika kita meminumnya sebanyak 150 ml saja setiap hari selama dua minggu, maka masalah hipertensi bisa diatasi dengan baik.

  1. Jus jeruk

Tak disangka, jus jeruk yang bisa kita buat sendiri atau dibeli di tempat makan dengan mudah ini ternyata juga bisa membantu menurunkan tekanan darah, lho. Hal ini disebabkan oleh kandungan potasium di dalamnya yang cukup tinggi.

Selain itu, di dalam jus jeruk juga terdapat kandungan asam folat dan bioflavonoid. Kedua kandungan ini bisa membuat jantung dan pembuluh darah semakin sehat, meningkatkan sistem metabolisme, dan membuat tekanan darah menurun.

  1. Susu

Banyak orang yang tidak tahu jika rutin minum susu juga bisa membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan potasium, kalsium, dan fosfor di dalamnya

Read the rest

5 Mitos Darah Tinggi (Hipertensi) yang Banyak Dipercaya


DokterSehat.Com– Kasus darah tinggi atau hipertensi di Indonesia tergolong cukup tinggi. Hal ini biasanya terkait dengan faktor keturunan atau faktor gaya hidup yang tidak sehat. Masalahnya adalah ada cukup banyak mitos yang terkait dengan masalah kesehatan ini. Mitos-mitos ini justru membuat kasus hipertensi dan komplikasi dari penyakit ini semakin meningkat di Indonesia. Mitos Darah Tinggi […]

Source link Read the rest