Category Archives: tekanan darah

Bermain Sepak Bola Bisa Turunkan Hipertensi?

DokterSehat.Com– Salah satu olahraga yang digemari oleh banyak orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia adalah sepak bola. Olahraga ini bisa dimainkan di mana saja, baik itu di halaman rumah, lapangan, gedung olahraga, dan lain-lain. Hanya saja, apakah benar jika rutin bermain sepak bola bisa menurunkan hipertensi atau tekanan darah tinggi?

Manfaat bermain sepak bola bagi tekanan darah

Sebenarnya, pakar kesehatan menyebut kebiasaan melakukan olahraga, apapun jenisnya bisa membantu menurunkan tekanan darah dan mengatasi masalah hipertensi. Hal ini disebabkan oleh jantung dan pembuluh darah yang menjadi lebih sehat dan kuat, sirkulasi darah yang membaik, dan menurunnya penumpukan plak. Selain itu, rutin berolahraga juga bisa menurunkan berat badan. Hal ini tentu akan ikut membantu mengatasi masalah hipertensi.

Saat kita bermain sepak bola, ada cukup banyak kalori yang terbakar. Selain itu, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi utama. Hal ini ternyata akan berimbas pada peningkatan sirkulasi darah dengan signifikan. Bahkan, menurut penelitian yang dilakukan di University of Copenhagen, Denmark, disebutkan bahwa rajin bermain sepak bola juga akan membuat massa otot dan kekuatan tulang meningkat.

David Wiener, pakar kesehatan dari Freeletics menyebut rutin melakukan olahraga seperti sepak bola akan membuat kinerja jantung lebih efisien dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini akan menurunkan tekanan pada pembuluh darah arteri. Selain itu, hal ini juga akan menurunkan kadar kolesterol darah dan risiko terkena serangan jantung.

Tips menurunkan tekanan darah

Selain dengan rutin melakukan olahraga minimal 30 menit setiap hari, pakar kesehatan menyarankan kita untuk melakukan hal-hal lainnya untuk menurunkan tekanan darah.

Berikut adalah berbagai cara demi menurunkannya.

  1. Menjaga berat badan

Salah satu faktor utama penyebab peningkatan tekanan darah adalah berat badan berlebihan. Dengan menurunkan berat badan atau setidaknya menjaga berat badan tetap ideal, maka risiko terkena hipertensi bisa menurun.

Selain menurunkan tekanan darah, kita juga sebaiknya mencegah masalah perut buncit

Read the rest

Sarapan Bubur Kacang Hijau Mampu Turunkan Tekanan Darah?

Photo Source: Twitter.com/pesanlab

DokterSehat.Com– Selain nasi atau roti, masyarakat Indonesia juga terbiasa mengonsumsi bubur untuk sarapan pagi. Salah satu jenis menu sarapan yang bisa kita konsumsi adalah bubur kacang hijau. Rasanya cenderung enak dan mengenyangkan. Selain itu, ada anggapan yang menyebut bubur kacang hijau bisa membantu menurunkan tekanan darah. Sebenarnya, apakah memang bubur kacang hijau bisa memberikan manfaat kesehatan ini?

Manfaat sarapan bubur kacang hijau bagi tekanan darah

Pakar kesehatan menyebut bubur kacang hijau ternyata sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh mereka yang mengidap tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan protein nabati yang tinggi di dalamnya. Selain itu, kita juga bisa menemukan kandungan vitamin, mineral, dan berbagai enzim yang bisa mendukung kesehatan organ-organ kardiovaskular.

Jika kita mengonsumsi kacang hijau sebanyak 100 gram saja, maka sudah mendapatkan kalori sebanyak 347 kalori, lemak sebanyak 1,2 gram, sodium sebanyak 15 gram, karbohidrat sebanyak 63 gram, dan protein sebanyak 24 gram. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan kalsium, zat besi, dan vitamin yang tinggi.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Human and Experimental Toxicology menghasilkan fakta bahwa rutin mengonsumsi kacang hijau bisa mencegah oksidasi kolesterol jahat atau LDL dan paparan buruk radikal bebas. Hal ini juga akan berimbas pada menurunnya tekanan darah dengan efektif.

Di dalam kacang hijau juga terdapat kandungan peptida yang mampu menekan aktivitas enzim di dalam tubuh yang berpengaruh besar pada tekanan darah. Bahkan, dalam penelitian ini, terbukti bahwa tikus percobaan yang diberi ekstrak kacang hijau dan kecambah selama satu bulan mengalami penurunan tekanan darah sistolilk dengan signifikan.

Makanan lain yang bisa membantu menurunkan tekanan darah

Selain dengan rutin mengonsumsi kacang hijau, pakar kesehatan juga menyarankan kita untuk rutin mengonsumsi makanan-makanan lainnya yang bisa membantu menurunkan tekanan darah.

Berikut adalah berbagai makanan tersebut.

  1. Buah pisang

Pisang yang sering kita konsumsi ternyata bisa membantu

Read the rest

Daging Kambing Bisa Mengatasi Masalah Darah Rendah?

DokterSehat.Com– Ada anggapan yang dipercaya oleh banyak orang, yakni daging kambing bisa membuat tekanan darah naik. Hal ini membuat sebagian orang memilih untuk mengonsumsi daging kambing demi mengatasi masalah tekanan darah rendah. Apakah cara ini cukup ampuh untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut?

Dampak mengonsumsi daging kambing bagi masalah darah rendah

Tekanan darah rendah atau hipotensi terjadi saat tekanan darah lebih rendah dari normal, yakni di bawah 90/60. Kondisi ini akan menyebabkan gejala seperti kepala pusing, sakit kepala, pandangan yang kabur atau berkunang-kunang, tubuh yang menjadi lebih lemas, pucat, tidak lagi bersemangat, hingga mual-mual dan sensasi tidak nyaman pada perut.

Pakar kesehatan menyebut penderita tekanan darah rendah boleh-boleh saja mengonsumsi daging kambing. Hanya saja, makanan dengan rasa yang nikmat ini tidak akan memberikan dampak yang berarti bagi masalah darah rendah yang diderita.

Mitos yang menyebut daging kambing bisa membuat tekanan darah naik disebabkan oleh adanya kepercayaan bahwa lemak jenuh di dalam daging kambing bisa memicu peningkatan kadar kolesterol dan tekanan darah. Padahal, menurut pakar kesehatan, kadar lemak jenuh di dalam daging kambing cenderung lebih rendah dibandingkan dengan di dalam daging sapi.

Sebagai contoh, jika kita mengonsumsi daging kambing sebanyak 100 gram, maka akan mendapatkan lemak jenuh sebanyak 0,71 gram. Sementara itu, di dalam daging sapi dengan jumlah yang sama, tersedia sekitar 6 gram lemak jenuh.

Bahkan, jika kita membandingkannya dengan daging ayam yang memiliki kandungan lemak jenuh sebanyak 2,5 gram di setiap 100 gramnya, kadar lemak jenuh di dalam daging kambing tentu lebih aman bagi kesehatan tubuh, bukan?

Kadar kolesterol di dalam daging kambing adalah sekitar 57 mg untuk setiap 100 gram daging kambing. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan kadar kolesterol di dalam daging sapi yang mencapai 89 mg mg di setiap 100 gramnya.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam Asian Australian Journal of Animal Sciences pada 2014

Read the rest

7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

DokterSehat.Com– Tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang cukup banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Masalahnya adalah masih banyak orang yang menyepelekan gaya hidupnya sehari-hari sehingga rentan untuk terkena masalah kesehatan ini. Padahal, dengan menerapkannya, tekanan darah akan tetap normal dan risiko terkena hipertensi bisa ditekan.

Berbagai cara yang bisa dilakukan demi menjaga tekanan darah tetap normal

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan demi memastikan bahwa tekanan darah tidak melebihi batas normal.

Berikut adalah berbagai cara tersebut.

  1. Jogging di akhir pekan

Karena berbagai kesibukan, banyak orang yang hanya sempat berolahraga di akhir pekan. Meskipun begitu, pakar kesehatan menyebut hal ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan tidak melakukan olahraga sama sekali. Jika kita melakukan jogging setiap akhir pekan saja, maka tekanan darah bisa dijaga agar tetap normal.

Fakta ini terungkap dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Copenhagen City Heart, Denmark. Dalam peelitian yang melibatkan 20 ribu partisipan dengan usia 20 hingga 93 tahun ini, disebutkan bahwa jogging di akhir pekan sudah mampu memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan proses penyerapan oksigen, dan membuat tekanan darah tetap normal.

  1. Rutin makan yoghurt

Yoghurt lebih dikenal sebagai makanan untuk diet. Padahal, dalam realitanya makanan ini cocok untuk dikonsumsi siapa saja, termasuk bagi orang yang sehat dan ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di University of Minnesota, AS, dihasilkan fakta bahwa mengonsumsi yoghurt satu cangkir saja dalam sehari sudah mampu menurunkan tekanan darah.

Rutin makan yoghurt bahkan bisa membantu menurunkan risiko terkena hipertensi sebanyak 31 persen. Hal ini tentu bisa membantu mencegah datangnya masalah hipertensi dengan efektif.

  1. Rutin makan pisang

Selain yoghurt, kita juga sangat disarankan untuk mengonsumsi pisang jika ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal Online, disebutkan bahwa kandungan kalium yang tinggi di dalam pisang

Read the rest