Category Archives: sunat

5 Metode Sunat (Mama dan Papa Baca Ini Dulu, Yuk!)

DokterSehat.Com – Sunat adalah operasi yang lazim dijalani oleh kaum pria sebelum memasuki usia akil baliq. Di samping merupakan salah satu perintah agama, operasi sunat nyatanya juga memiliki manfaat dari segi medis, mulai dari membersihkan penis, meminimalisir risiko terkena infeksi saluran kemih, hingga mencegah terjadinya penyakit kanker. Sunat terbagi ke dalam beberapa metode. Apa saja macam metode sunat tersebut?

Macam-Macam Metode Sunat

Operasi sunat terdiri dari pelbagai macam metode sunat. Hal ini disesuaikan dengan ketersediaan peralatan, tenaga medis yang menangani, hingga biaya operasi yang harus dikeluarkan. Akan tetapi, teknologi yang semakin berkembang, tak terkecuali di dalam dunia medis, telah memungkinkan sunat bissa dilakukan dengan lebih efisien dan tidak sakit.

Nah, untuk Anda para orang tua yang tengah merencanakan sunat untuk putra tercinta, ada baiknya ketahui terlebih dahulu sejumlah teknik sunat yang umum diterapkan berikut ini agar nantinya tidak salah pilih. Berikut informasi metode sunat yang perlu diketahui.

1. Sunat Konvensional

Teknologi di dalam dunia medis yang terus mengalami perkembangan tak lantas ‘mematikan’ metode sunat yang satu ini. Adalah sunat konvensional, yang mana teknik sunat yang dilakukan oleh mantri atau bisa juga dokter. Keamanan dan tingkat keberhasilan yang tinggi pun menjadi alasan mengapa sunat konvensional masih dijadikan pilihan bagi banyak orang tua yang hendak menyunat penis anaknya, di samping biaya yang murah.

Prosedur dari metode sunat konvensional (dorsumsisi) ini yaitu, pertama-tama penis akan dibius menggunakan jarum suntik. Setelah itu, dokter atau mantri sunat akan mengiris kulit kulup penis secara melingkar menggunakan pisau bedah khusus. Kemudian, kulit penis yang sudah terkelupas tersebut akan dijahit, pun menggunakan benang khusus.

Teknik sunat konvensional rata-rata memakan waktu operasi selama 30-60 menit. Proses penyembuhan metode sunat ini tergolong lama, bisa 2-4 minggu.

2. Sunat Laser

Selain sunat konvensional, sunat laser (electrical cauter) adalah teknik sunat yang juga umum dilakukan. Metode sunat laser dilakukan dengan

Read the rest

11 Manfaat Sunat bagi Kesehatan Pria (Seks Lebih Puas)

DokterSehat.Com – Bagi masyarakat Indonesia, sunat adalah hal wajib yang dilakukan oleh banyak pria khususnya mereka yang Muslim. Tuntutan agama membuat anak laki-laki yang baru lahir atau yang masih Sekolah Dasar harus disunat agar alat kelaminnya jadi lebih bersih dan suci. Selain manjamin kebersihan dan kesucian, manfaat sunat ternyata baik untuk kesehatan pria. Apa saja manfaatnya? Selengkapnya akan dipaparkan di bawah ini.

Manfaat Sunat bagi Kesehatan Pria

Selain memberikan kelebihan berupa kebersihan organ vital, ternyata sunat atau dalam bahasa medis disebut sirkumsisi memiliki cukup banyak manfaat. Berikut manfaat dari sunat selengkapnya.

1. Mengurangi risiko penyakit menular seksual

Saat disunat, kulup yang menyelubungi ujung penis akan dipotong dan dibersihkan. Pemotongan ini membuat anak laki-laki akan terhindar penyakit menular seksual seperti human papilloma virus atau HPV. Selanjutnya, manfaat sunat juga akan terhindar dari herpes dan sifilis.

2. Menurunkan risiko penularan HIV

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa kegunaan sunat dapat menghindari penularan terhadap HIV. Sementara studi yang dilakukan di Kenya, Afrika Selatan, dan Uganda mengungkapkan bahwa kelebihan sunat dapat menurunkan risiko pria terinfeksi HIV sebanyak 60 persen.

3. Menghindari risiko fimosis

Pria yang tidak sunat harus menarik kulupnya ke bawah setiap akan berhubungan badan. Beberapa pria kerap kesulitan menarik bagian itu karena kulup kerap memiliki lubang yang kecil sementara glans atau kepala penis semakin membesar (fimosis). Kebiasaan menarik dan mengembalikan kulup ini membuat penis mengalami balantis yang berupa radang.

Sebaliknya, bila pria yang disunat tidak perlu lagimenarik kulup, sehingga manfaat sunat ini dapat memudahkan dalam hal seks dan menghindari fimosis.

4. Menghindari risiko paraphimosis

Paraphimosis adalah ketika kulup tidak bisa ditarik kembali pada posisi semula, sehingga tersangkut di belakang kepala penis dan membatasi aliran darah ke ujung penis. Kondisi ini dapat terjadi ketika mengalami cedera penis, menarik kulup berlebhan saat kencing atau dibersihkan, memiliki kulup ketat, menindik penis atau karena intervensi

Read the rest