Category Archives: Psikologi

Paranoid: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

DokterSehat.Com – Orang-orang yang menderita gangguan kepribadian paranoid bisa menjadi manusia antisosial karena mereka tidak percaya kepada orang-orang di sekitarnya. Mereka sangat curiga dengan orang lain dan merasa dirinya terancam. Meskipun tidak ada obat untuk ganggguan kepribadian paranoid, metode psikoterapi dapat membantu dalam meredakan gangguan ini secara alami.

Apa Itu Paranoid?

Arti paranoid adalah kondisi kronis yang ditandai oleh pola-pola pikiran, perilaku, dan fungsi yang mengganggu. Gejala paranoid biasanya mirip dengan skizofrenia paranoid dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa mungkin ada hubungan genetik antara kedua gangguan tersebut.

Penderita gangguan kepribadian paranoid berisiko yang lebih tinggi untuk mengalami depresi, penyalahgunaan zat, dan agorafobia – ketakutan terhadap suatu tempat.

Paranoid dalam bahasa Yunani kuno disebut paranoia. Paranoid artinya adalah gangguan mental yang diderita seseorang yang meyakini bahwa orang lain ingin membahayakan dirinya.

Jenis Paranoid

Setelah mengetahui apa itu paranoid atau arti paranoid, ketahui pula beberapa jenis paranoid. Istilah paranoid dalam psikiatri deskriptif klasik sering digunakan secara ambigu, merujuk pada berbagai proses klinis yang harus dibedakan dengan lebih jelas.

Gangguan kepribadian paranoid secara khusus terbagi menjadi tiga jenis, di antaranya.

  1. Paranoid dari rasa bersalah
  2. Paranoid dari rasa harga diri rendah
  3. Paranoid dari perasaan penganiayaan

Ketiga jenis ini berbeda secara deskriptif, dinamis, dan genetik. Perbedaanya paling signifikan secara pragmatis karena perlakuannya berbeda untuk masing-masing jenis paranoid.

Penyebab Paranoid

Paranoid adalah gangguan kepribadian yang belum dapat diidentifikasi secara pasti. Tetapi para peneliti telah menduga ada hubungannya dengan faktor biologis dan lingkungan. Berikut penjelasannya:

1. Biologis

Menurut para peneliti, gangguan kepribadian paranoid lebih umum pada orang-orang yang memiliki salah satu keluarga yang menderita gangguan psikotik, seperti skizofrenia. Ini menunjukkan komponen genetik berisiko mengembangkan gangguan kepribadian paranoid pada seorang.

2. Lingkungan

Para peneliti telah memerhatikan pola signifikan trauma masa kecil pada orang dewasa yang menderita gangguan kepribadian paranoid. Trauma masa lalu ini di antaranya karena pelecehan, dikucilkan, atau

Read the rest

Amnesia: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

DokterSehat.com – Amnesia adalah sebuah kondisi di mana hilangnya ingatan seseorang seperti informasi atau pengalaman yang pernah dialaminya. Meski begitu, seseorang yang mengalami penyakit amnesia masih bisa mengingat identitas diri sendiri, akan tetapi sulit untuk mempelajari informasi baru dan mengingat sesuatu.

Amnesia dapat disebabkan oleh kerusakan area di dalam otak yang vital untuk proses mengingat. Hilangnya memori dapat terjadi secara tiba-tiba atau secara perlahan, dan ini bisa menjadi gejala gangguan kesehatan yang lebih berbahaya.

Tidak seperti hilang ingatan sementara (transient global amnesia), amnesia adalah gangguan otak yang dapat memengaruhi otak secara permanen.

Karenanya tidak ada pengobatan spesifik untuk amnesia, tetapi teknik meningkatkan ingatan dan dukungan psikologis dapat membantu penderita amnesia.

Jenis Amnesia

Amnesia terdiri dari beberapa jenis, di antaranya amnesia anterograde, retrograde, global transien, dan infantil. Berikut penjelasannya:

1. Amnesia Anterograde

Penderita jenis amnesia ini tidak dapat mengingat informasi baru. Peristiwa yang terjadi baru-baru ini dan informasi yang harus disimpan dalam memori jangka pendek menghilang.

Kondisi tersebut biasanya akibat trauma otak, misalnya ketika benturan pada kepala menyebabkan kerusakan otak. Namun penderitanya akan mengingat memori dan peristiwa yang terjadi sebelum mengalami cidera.

2. Amnesia retrograde

Kebalikan dari penyakit amnesia anterograde, orang tersebut tidak dapat mengingat peristiwa yang terjadi sebelum mengalami trauma, tetapi dia mengingat apa yang terjadi setelahnya. Meski jarang terjadi, amnesia retrograde dan anterograde dapat terjadi bersamaan.

3. Amnesia Global Transien

Dalam kasus yang parah, hilangnya memori untuk sementara akan sulit membentuk ingatan baru. Kondisi ini sangat jarang dan lebih mungkin terjadi pada orang dewasa yang lebih tua yang memiliki penyakit pembuluh darah.

4. Amnesia Infantil

Penderita jenis amnesia yang berikutnya tidak dapat mengingat kembali kejadian sejak masih anak-anak, kemungkinan karena masalah kemampuan bahasa atau beberapa area memori otak yang belum sepenuhnya matang saat masa kanak-kanak.

Perbedaan Amnesia dengan Kehilangan Memori Jangka Pendek

Amnesia adalah kehilangan ingatan, seperti

Read the rest

9 Cara Mengatasi Depresi Berat Paling Efektif

DokterSehat.com – Depresi adalah perasaan sedih, murung, dan putus asa berkepanjangan yang menyelimuti seseorang dalam jangka waktu cukup lama. Depresi dapat terjadi pada siapa saja. Ketahui lebih detail apa itu depresi, penyebab depresi, cara mengatasi depresi berat, dll.

Apa Itu Depresi?

Depresi adalah bentuk kesedihan, putus asa, marah, kecewa, perasaan tidak berdaya dan tidak berharga yang terjadi secara intens dan berlangsung dalam waktu dua minggu atau lebih dan bahkan dapat terjadi bertahun-tahun dalam hidup seseorang. Depresi membuat orang tersebut selalu merasa gagal, kosong, dan bahkan tidak bergairah untuk hidup.

Perasaan sedih adalah hal yang normal terjadi pada setiap orang, namun bila Anda merasakan kesedihan, kehilangan, kegagalan, kegelisahan, dan putus asa yang kemudian berpengaruh pada aktivitas Anda bahkan di saat hidup Anda terlihat sempurna, itu mungkin gejala depresi.

Penyebab Depresi

Dokter Jati Satriyo mengatakan bahwa penyebab depresi yang paling umum dapat dikelompokan menjadi 3 faktor, yaitu:

Penyebab depresi yang paling utama adalah karena trauma akibat peristiwa yang perih, yaitu suatu kejadian berat dan menyakitkan yang dialami seseorang dan dia tidak bisa mengendalikan perasaannya atas kejadian tersebut.

Contoh dari peristiwa traumatik adalah kehilangan seseorang yang penting bagi dirinya, seperti kehilangan orang tua, kakak, adik, keluarga, sahabat, atau bahkan ditinggal kekasih hati.

Trauma di masa kecil juga dapat memicu terjadinya depresi pada seseorang, seperti kejadian buruk yang menyebabkan stres dan ketakutan serta tidak bisa dilupakan hingga dewasa.

Seseorang yang tidak mengalami riwayat kejadian traumatik mungkin saja mengalami depresi bila orang tersebut memiliki garis keturunan atau riwayat keluarga yang menderita depresi.

Faktor risiko pemicu depresi akan bertambah besar bila terdapat paparan zat-zat kimia berbahaya di otak dan apabila lobus frontal otak Anda kurang aktif.

Dokter Jati Satriyo mengungkapkan bahwa ketiga penyebab depresi tersebut menjadi faktor pendukung yang memicu gejala-gejala depresi timbul lebih cepat. Ketiga penyebab tersebut saling berkaitan, walaupun kebanyakan penderita depresi mengalami gejala

Read the rest

Distimia: Penyebab, Gejala, Diagnosis, & Pengobatan

DokterSehat.Com – Distimia adalah kondisi yang kadang-kadang disebut sebagai depresi kronis ringan. Saat Anda mengalami distimia, gejala depresi bisa bertahan lama hingga dua tahun atau lebih. Sementara itu, menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, distimia disebut sebagai persistent depressive disorders (PDD).

Apa Itu Distimia?

Distimia adalah adalah bentuk depresi kronis jangka panjang. Seperti jenis depresi lainnya, distimia adalah kondisi yang juga bisa menyebabkan perasaan sedih dan putus asa secara terus menerus.

Distimia adalah gangguan kejiwaan yang bisa memengaruhi suasana hati, perilaku, serta fungsi fisik, termasuk nafsu makan dan kualitas tidur. Akibatnya, orang dengan gejala distimia ini sering kehilangan minat dalam melakukan kegiatan yang pernah mereka nikmati dan mengalami kesulitan menyelesaikan tugas sehari-hari.

Meski gejala-gejala ini bisa terlihat pada semua bentuk depresi, namun pada distimia, gejalanya tidak terlalu parah namun lebih bertahan lama. Distimia adalah gangguan kejiwaan yang serius dan bukan termasuk depresi “minor”. Selain itu, distimia juga bukan suatu kondisi perantara antara depresi berat dengan depresi dalam pengertian umum.

Dalam beberapa kasus, distimia lebih melumpuhkan daripada depresi berat. Namun, distimia sangat mirip dengan depresi berat sehingga penyelidikan lebih lanjut perlu dilakukan untuk membedakan distimia dari depresi berat.

Lebih dari setengah penderita distimia akhirnya mengalami episode depresi berat, dan sekitar setengah dari pasien yang dirawat karena depresi berat menderita depresi ganda. Banyak pasien yang sembuh sebagian dari depresi berat juga memiliki gejala yang lebih ringan yang bertahan selama bertahun-tahun. Jenis depresi kronis ini sulit dibedakan dengan distimia.

Penyebab Distimia

Hingga kini penyebab distimia tidak diketahui dengan pasti. Seperti halnya depresi berat, kondisi ini mungkin melibatkan lebih dari satu penyebab, di antaranya:

1. Perbedaan Biologis

Orang dengan distimia mungkin mengalami perubahan fisik pada otaknya. Signifikansi dari perubahan ini masih belum pasti, akan tetapi kondisi ini bisa membantu untuk menentukan penyebab distimia.

2. Zat Kimia Otak

Neurotransmitter adalah bahan kimia di

Read the rest

Psikoterapi: Pengertian, Cara Kerja, Jenis & Manfaat

DokterSehat.Com – Pada dasarnya psikoterapi memiliki berbagai bentuk, akan tetapi semuanya dirancang untuk membantu mengatasi masalah psikologis dan membuat seseorang menjalani kehidupan yang lebih baik. Apabila Anda menduga bahwa Anda mengalami gejala-gejala gangguan psikologis atau kejiwaan, pertimbangkan untuk mencari psikoterapis yang berpengalaman untuk membantu mendiagnosis dan mengobati kondisi ini.

Apa Itu Psikoterapi?

Psikoterapi adalah serangkaian teknik penanganan masalah psikologis tanpa obat-obatan. Namun, sering kali psikoterapi digunakan bersamaan dengan obat-obatan untuk mengobati penyakit mental.

Selama psikoterapi, seseorang dengan penyakit mental akan berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental yang terlatih dan berlisensi yang akan membantunya mengidentifikasi dan bekerjasama untuk mencari faktor-faktor yang dapat memicu penyakit mental tersebut.

Pengertian psikoterapi lainnya adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan proses mengobati gangguan psikologis dan tekanan mental dengan menggunakan teknik verbal dan psikologis.

Sementara itu psikoterapis adalah istilah umum yang digunakan oleh seorang profesional yang dilatih untuk merawat individu, pasangan, atau kelompok yang memiliki masalah mental. Menjadi psikiater atau psikolog tergantung jenjang pendidikan yang diambil oleh psikoterapis.

Mengenali Cara Kerja Psikoterapi

Psikoterapi adalah proses dua arah, sehingga sikap saling percaya antara pasien dan terapis harus tercipta dengan baik. Beberapa pasien mungkin akan mengalami perubahan yang tidak mereka harapkan, karena psikoterapi bisa menghidupkan kembali peristiwa yang tidak menyenangkan di masa lalunya. Namun, tidak semua teknik psikoterapi menggunakan cara ini.

Psikoterapi membantu orang dengan gangguan mental untuk:

  • Memahami tingkah laku, emosi, dan ide-ide yang berkontribusi terhadap penyakit mentalnya serta membantu mempelajari cara untuk memodifikasi hal-hal tersebut
  • Memahami dan mengidentifikasi masalah atau kejadian kehidupan seperti penyakit berat yang memberatkan mentalnya, kematian dalam keluarga, kehilangan pekerjaan, atau perceraian. Dengan begitu maka pasien dapat memahami aspek mana dari masalah tersebut yang harus dicarikan solusi.
  • Mempelajari teknik untuk menanganai masalah kesehatan dan kemampuan untuk memecahkan masalah.

Jenis Psikoterapi

Terdapat banyak jenis psikoterapi dengan berbagai pendekatannya. Jenis psikoterapi yang tepat untuk Anda tergantung

Read the rest