Category Archives: peyronie disease

Penyakit Peyronie: Penyebab, Gejala, & Pengobatan

DokterSehat.Com– Penis bengkok atau penyakit Peyronie pasti membuat Anda cemas dan minder saat berhubungan seks. Tenang, Anda tak perlu khawatir karena penis bengkok bukan sesuatu yang berbahaya dan tak begitu menganggu aktivitas seksual, selama Anda bisa menyiasatinya. Meskipun kondisi tersebut tidak berbahaya, namun untuk beberapa individu pasti merasa tak nyaman. Jika penis bengkok disertai rasa sakit, mungkin ada gangguan dengan penis, bisa jadi Anda mengalami Peyronie.

Apa itu Peyronie?

Peyronie adalah terbentuknya jaringan (plak) pada penis, biasanya jaringan ini makin mengeras pada salah satu sisi, yang membuat penis melengkung saat ereksi. Beberapa pria berpenis bengkok mengalami kesulitan saat berhubungan seksual.

Sampai saat ini penyebab penyakit Peyronie belum diketahui secara pasti. Namun peyronie disease adalah bukan gangguan serius ataupun termasuk kategori penyakit seksual menular, meskipun ada yang menyebutkan gangguan tersebut dipengaruhi masalah genetis dan cara memperlakukan Mr P. Jangan terlalu cemas jika bentuk penisnya tak terlalu bengkok.

Setiap pria bisa saja mengalami Peyronie, umumnya banyak dijumpai pada pria berusia 50 tahun meskipun tak menutup kemungkinan terjadi pada usia 18 tahun. Bahkan sekitar 80 ribu pria di Inggris mengalami kondisi ini.

Penyebab Peyronie atau Penis Bengkok

Penyebab Peyronie tidak sepenuhnya dapat dipahami. Namun, ada beberepa kemungkinan berikut ini yang menjadi penyebabnya:

1. Kerusakan pembuluh darah kecil

Kemungkinan besar akibat dari kerusakan pembuluh darah kecil, yang mungkin terjadi saat hubungan seks, olahraga, cedera, atau kecelakaan kendaraan. Sel-sel mungkin terperangkap di mana cedera terjadi selama penyembuhan, yang menimbulkan jaringan parut.

2. Seks yang terlalu bersemangat

Penis memiliki dua tabung seperti spons di kedua sisi, yang masing-masing disebut corpus cavernosum. Tabung ini dipenuhi dengan kapiler (pembuluh darah kecil). Ketika pria bersemangat secara seksual, kapiler menjadi membesar dengan darah, yang kemudian menghasilkan ereksi.

Corpus cavernosum terletak dalam selubung jaringan elastis – tunica albuginea. Selubung ini meregang ketika penis ereksi. Jika penis terluka,

Read the rest