Category Archives: persalinan

Penyebab Nyeri di Perineum Pria dan Wanita

DokterSehat.Com – Perineum adalah area antara kemaluan dan anus. Kulit di sekitar perineum ini memiliki sensitivitas yang sangat tinggi. Bahkan, saking sensitifnya kerap digunakan sebagai salah satu titik rangsangan seksual oleh pasangan.

Seperti Apa Nyeri pada Perineum?

Nyeri pada area perineum bukanlah hal yang baru pada pria atau wanita. Terkadang duduk terlalu lama dengan posisi tidak nyaman atau sedang berada di atas sepeda kerap menyebabkan nyeri yang intens dan terasa tidak nyaman.

Munculnya nyeri pada perineum sering terjadi karena ada tekanan yang sangat tinggi di area dekat kemaluan. Namun, kondisi ini akan membaik dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Kalau nyeri yang muncul sulit diatasi, Anda wajib waspada dan tahu penyebabnya.

Penyebab Nyeri Perineum pada Pria dan Wanita

Penyebab nyeri pada perineum ada banyak dan muncul pada pria dan wanita. Berikut penyebab dari nyeri yang bisa terjadi pada pria dan wanita dan tidak berhubungan dengan gangguan khusus.

  1. Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih bisa terjadi pada pria dan wanita. Penyakit ini bisa muncul kalau bakteri banyak masuk ke saluran kemih. Infeksi menyebabkan jalur keluarnya urine mengalami inflamasi dan terasa sangat nyeri saat berkemih.

Kalau penanganan terhadap infeksi saluran kemih bisa dilakukan dengan baik, nyeri di kemaluan sampai perineum tidak akan terjadi. Namun, kalau gejala sudah semakin parah dan bakteri menyebar ke banyak tempat, nyeri akan sering muncul.

  1. Interstitial cystitis

Kondisi bernama interstitial cystitis ini memang lebih banyak terjadi pada wanita. Namun, pria juga bisa mengalaminya. Interstitial cystitis ditandai dengan seringnya buang air kecil padahal kandung kemih belum penuh.

Kalau kondisi interstitial cystitis sudah mulai parah, rasa nyeri dan tidak nyaman akan semakin sering muncul. Bahkan, area di selangkangan termasuk di perineum semakin nyeri dan sulit digunakan untuk duduk.

  1. Abses

Kalau area di sekitar perineum mengalami infeksi dan mulai muncul bisul yang bernanah, kemungkinan besar akan terasa sakit. Terlebih kalau terjadi

Read the rest

10 Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

DokterSehat.Com – Umumnya wanita yang sedang hamil akan mengalami kenaikan berat badan dengan cepat. Kenaikan berat badan ini umumnya sekitar 7-15 kg. Dengan kenaikan yang cukup signifikan ini wanita akan mengalami masalah dengan berat badan pasca persalinan.

Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, sebagian besar wanita akan berusaha untuk menurunkan berat badannya dengan cepat. Penurunan berat badan ini kadang berhasil atau tidak sehingga tubuh wanita akan tetap besar seperti saat hamil.

Nah, kalau Anda tidak mau memiliki berat badan yang sangat besar dan enggan turun meski sudah diet, lakukan beberapa tips di bawah ini. Dengan menggunakan tips berikut penurunan berat badan bisa berjalan lancar dan stabil.

  1. Memberikan ASI Eksklusif

Setelah melahirkan dan ingin memiliki tubuh ideal seperti sebelum hamil, ada baiknya untuk menyusui. Dengan menyusui lemak di tubuh akan menyusut dengan sendirinya dan kemungkinan mendapatkan berat badan ideal akan besar.

Selain bisa menurunkan berat badan, menyusui secara rutin hingga usia bayi mencapai setahun, bisa menurunkan risiko mengalami kanker payudara, mengecilkan ukuran rahim, dan memberikan daya tahan yang besar pada bayi.

  1. Makan secara Teratur

Wanita yang sedang menyusui memang disarankan untuk makan sedikit lebih banyak. Karena kalori yang masuk juga akan dibagi dengan bayi, wanita disarankan untuk makan dengan kelebihan kalori sekitar 500 setiap harinya.

Karena kebutuhan kalori dan nutrisi sangat besar, wanita disarankan untuk makan secara teratur. Dengan makan secara teratur, kemungkinan wanita terlalu lapar sehingga tidak bisa mengontrol dirinya akan menjadi kecil dan bisa dihindari.

  1. Konsumsi Makanan Tinggi Protein dan Serat

Makanan dengan kandungan serat tinggi akan memberikan dua manfaat pada wanita yang sedang menyusui. Pertama mereka bisa mencegah lapar berlebihan. Selanjutnya sembelit yang sangat mengganggu tidak akan terjadi lagi.

Makanan yang memiliki protein tinggi juga baik untuk wanita menyusui yang ingin menurunkan berat badannya. Protein akan memberikan rasa kenyang lebih lama dan menyuplai energi yang besar

Read the rest

7 Masalah Kesehatan yang Terjadi Pasca Melahirkan

DokterSehat.Com – Mendapatkan kehamilan dan akhirnya melahirkan adalah impian hampir semua wanita di seluruh dunia. Itulah mengapa wanita yang sudah menikah selalu antusias untuk segera membuat dirinya hamil. Mereka ingin menjadi ibu sesegera mungkin agar keluarga mereka bisa sempurna seperti kebanyakan orang di sekitarnya.

Masalah Pasca Persalinan yang Harus Diwaspadai

Meski hamil dan melahirkan adalah keinginan banyak wanita, tidak semua orang paham masalah kesehatan setelah mengalaminya. Bukan bermaksud untuk menakuti, tapi wanita harus waspada sejak awal agar setelah melahirkan mereka tetap sehat dan siap menjalani hari-harinya sebagai seorang ibu.

Berikut beberapa masalah kesehatan pasca melahirkan yang sering dialami oleh calon ibu atau wanita yang sudah pernah melahirkan sebelumnya.

  1. Berat Badan Tidak Mau Turun

Saat sedang hamil, wanita akan mengalami kenaikan berat badan yang cukup signifikan. Kenaikan berat badan ini terjadi karena ada perubahan hormon pada tubuh sehingga lemak akan tersimpan lebih banyak. Lemak yang tersimpan ini baik untuk pertumbuhan janin dari awal hingga persalinan.

Setelah persalinan dilakukan, wanita akan mengalami kenaikan berat badan. Kalau wanita tidak mau berolahraga ringan setelah beberapa bulan, tubuh akan tetap membesar. Bahkan, kegemukan akan menjadi-jadi sehingga mereka harus intensif melakukan diet yang sehat tanpa memengaruhi ASI.

Kalau kenaikan berat badan terjadi terus-menerus, kemungkinan terjadi obesitas akan besar. Setelah persalinan dan kondisi tubuh membaik, ada baiknya mulai melakukan olahraga secara rutin. Selain itu pola makan juga harus dijaga setiap harinya agar tidak surplus kalori.

  1. Stretch Marks Muncul di Banyak Tempat

Wanita yang sedang hamil biasanya dilarang untuk menggaruk area perut karena bisa menyebabkan stretch marks. Mito situ mungkin tidak sepenuhnya benar, karena stretch marks bisa muncul juga di area kaki atau bagian tubuh yang berlemak.

Stretch marks tidak mudah dihilangkan. Wanita harus menggunakan krim tertentu untuk memudarkan stretch marks yang muncul di area tubuhnya yang banyak mengandung lemak. Selain dengan menggunakan krim cara lain yang bisa

Read the rest