Category Archives: Penyakit A-Z

6 Gejala Tumor Otak Stadium Awal, Mirip Migrain?

DokterSehat.Com – Tumor otak adalah penyakit yang tidak boleh disepelekan. Sama seperti kanker otak, tumor otak juga terbagi ke dalam beberapa stadium. Kali ini akan dibahas mengenai tumor otak stadium awal. Apa saja gejala tumor otak stadium awal?

Apa Itu Tumor Otak?

Tumor otak adalah penyakit otak yang terjadi akibat adanya pertumbuhan sel-sel abnormal pada organ tubuh tersebut.

Tumor otak terbagi secara umum terbagi ke dalam dua jenis yakni tumor otak jinak dan tumor otak ganas. Pada tumor otak jinak, pertumbuhan sel abnormal terjadi di sejumlah bagian otak. Sementara pada tumor otak ganas, invasi sel abnormal sudah sampai ke bagian tubuh lainnya. Nah, tumor otak ganas inilah yang kemudian berkembang menjadi penyakit kanker otak.

Gejala Tumor Otak Stadium Awal

Tumor otak stadium awal tergolong ke dalam jenis tumor jinak. Gejala tumor otak stadium awal umumnya berupa sakit kepala, gangguan penglihatan, gangguan daya ingat, dan perubahan suasana hati. Namun demikian, gejala tumor otak stadium awal bisa ditelisik dari jenis tumor otak yang dialami oleh penderitanya.

Berikut adalah ciri ciri tumor otak stadium awal berdasarkan jenis tumor otaknya:

1. Meningioma

Sepertiga dari total kasus tumor otak merupakan tumor otak jenis meningioma. Tumor otak meningioma adalah tumor otak yang tergolong jinak dikarenakan pertumbuhan sel tumor yang cenderung lambat.

Sel tumor otak meningioma menyerang jaringan yang mengelilingi otak. Gejala tumor otak meningioma pada stadium awal meliputi:

  • Sakit kepala
  • Lengan dan kaki terasa lemah
  • Kejang
  • Perubahan perilaku
  • Gangguan penglihatan

Tumor otak jenis meningioma bisa menyerang segala usia, bahkan anak-anak (walaupun jarang terjadi). Akan tetapi, wanita di atas 60 tahun menjadi kelompok yang paling sering mengalami jenis tumor otak ini.

2. Glioblastoma

Jenis tumor otak selanjutnya adalah glioblastoma.

Berbeda dengan meningioma, glioblastoma termasuk ke dalam jenis tumor ganas. Artinya, penyakit ini kemungkinan besar akan menjadi kanker otak.

Gejala tumor otak stadium awal pada kasus glioblastoma terdiri

Read the rest

Kanker Serviks Stadium 2: Ciri-Ciri & Pengobatan

DokterSehat.Com – Data dari WHO menunjukkan bahwa satu orang wanita meninggal dunia setiap 2 menit akibat kanker serviks. Kali ini akan dibahas mengenai kanker serviks yang sudah memasuki stadium 2. Apa itu kanker serviks stadium 2 dan bagaimana cara mengobatinya?

Apa Itu Kanker Serviks Stadium 2?

Kanker serviks stadium 2 adalah salah satu dari 4 (empat) stadium kanker yang menyerang serviks atau leher rahim pada wanita. Menurut The International Federation  of Gynecology and Obstetrics (FIGO), kanker serviks terbagi ke dalam 4 stadium yakni stadium 1 sampai 4.

Kanker serviks sendiri terjadi ketika sel-sel yang ada di bagian dari sistem reproduksi  yang menjadi penghubung antara rahim (uterus) dan vagina ini mengalami mutasi menjadi sel abnormal yang berbahaya. Belum dapat diketahui secara pasti apa penyebab kanker serviks tersebut namun umumnya infeksi human papillomavirus atau virus HPV menjadi faktor pemicu utama jenis kanker ini.

Kanker serviks stadium 2 adalah kondisi ketika sel-sel kanker sudah menyebar hingga ke bagian luar leher serviks dan sejumlah jaringan yang ada di dalam serviks tersebut. Jika kanker serviks stadium 1 masih tergolong sulit dideteksi, maka kanker serviks stadium 2 sudah mulai lebih mudah untuk diidentifikasi.

Jenis-Jenis Kanker Serviks Stadium 2

Kanker serviks stadium 2 pun terbagi ke dalam dua jenis, dan ini dilihat berdasarkan tingkat keparahan atau sudah sejauh mana persebaran sel-sel kanker di dalam serviks.

Jenis kanker serviks stadium 2 tersebut adalah sebagai berikut:

1. Kanker Serviks Stadium 2A

Kanker serviks stadium 2A adalah jenis kanker serviks di mana sel kanker sudah menyebar dari mulai bagian bawah hingga bagian atas dari vagina. Kanker serviks stadium 2A sendiri terbagi lagi menjadi dua berdasarkan ukuran sel kankernya, yaitu:

  • Kanker serviks stadium 2A1, yakni ukuran sel kanker 4 cm atau kurang
  • Kanker serviks stadium 2A2, yakni ukuran sel kanker di atas 4 cm

2. Kanker Serviksa Stadium 2B

Kanker serviks

Read the rest

Hepatitis B: Penyebab, Gejala, Diagnosis, & Pengobatan

DokterSehat.Com – Hepatitis B adalah infeksi yang menyerang organ hati. Apabila kondisi ini tidak mendapatkan penanganan dengan segera, hepatitis B bisa berakibat serius. Kondisi ini dapat menyebabkan jaringan parut pada organ, gagal hati, hingga kanker. Simak penyebab hepatitis B, gejala hepatitis B, dan perawatan hepatitis B selengkapnya di bawah ini.

Penyebab Hepatitis B

Infeksi hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Virus ditularkan dari orang ke orang melalui darah, air mani atau cairan tubuh lainnya. Meski penyebaran penyakit ini terbilang mudah, penyakit ini tidak menyebar melalui bersin, batuk, atau ciuman.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan hepatitis B, di antaranya:

1. Kontak Seksual

Hepatitis B bisa terjadi jika Anda melakukan hubungan seks berisiko tanpa kondom. Virus bisa menular ke tubuh Anda jika air liur, air mani, atau cairan vagina masuk ke dalam tubuh.

2. Berbagi Jarum Suntik

Hepatitis B adalah penyakit yang penyebarannya bisa dilakukan melalui jarum suntik yang terkontaminasi oleh darah yang terinfeksi. Selain itu, penggunaan alat-alat yang melalui intravena membuat Anda berisiko tinggi  terhadap hepatitis B. Bahkan, seorang tenaga medis juga berisiko terkena virus ini apabila tidak sengaja terkena jarum dari seseorang yang sudah terinfeksi.

3. Ibu ke Anak

Wanita hamil yang terinfeksi hepatitis B dapat menularkan virus ke janinnya saat melahirkan. Namun, bayi baru lahir dapat divaksinasi untuk menghindari infeksi. Oleh karenanya, konsultasi dengan dokter tentang tes hepatitis B jika Anda sedang hamil.

Hal lain yang perlu diketahui adalah infeksi hepatitis B dapat bersifat jangka pendek (akut) atau jangka panjang (kronis).

Infeksi hepatitis B akut biasanya berlangsung kurang dari enam bulan. Pada umumnya, sistem kekebalan tubuh dapat melawan virus hepatitis B dari tubuh, sehingga Anda bisa pulih sepenuhnya dalam beberapa bulan. Beberapa orang yang menderita hepatitis B akut juga bisa menyebabkan infeksi kronis.

  • Infeksi Hepatitis B Kronis

Infeksi hepatitis B kronis biasanya berlangsung enam

Read the rest

Filariasis (Kaki Gajah): Penyebab, Gejala & Pengobatan

DokterSehat.Com – Filariasis adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit dan ditularkan melalui darah dari vektor arthropoda terutama nyamuk. Penyakit kaki gajah atau filariasis merupakan penyakit yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan mungkin menjadi sesuatu yang dirasa memalukan bagi penderita penyakit filariasis, sekalipun kondisi ini bukanlah penyakit yang mematikan.

Jenis Filariasis

Sebagian besar kasus filariasis adalah penyakit disebabkan oleh parasit yang dikenal sebagai Wuchereria bancrofti dengan inang nyamuk. Filariasis sendiri diklasifikasikan menjadi:

1. Filariasis Limfatik

Filariasis limfatik disebabkan oleh cacing beberapa cacing, seperti Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, dan Brugia timori. Cacing ini menghuni sistem limfatik, termasuk kelenjar getah bening. Ketika kondisi menjadi kronis, cacing ini mengarah ke sindrom elephantiasis.

2. Filariasis Subkutan

Filariasis subkutan disebabkan oleh Loa loa (cacing mata), Mansonella streptocerca, dan Onchocerca volvulus. Cacing ini tinggal di lapisan kulit subkutan, di lapisan lemak. Loa loa menyebabkan Loa loa filariasis, sedangkan Onchocerca volvulus menyebabkan kebutaan sungai atau Robles.

3. Filariasis Rongga Serosa

Filariasis rongga serosa (serous cavity) disebabkan oleh cacing Mansonella perstans dan Mansonella ozzardi, yang mendiami rongga serosa di perut. Sementara dirofilaria immitis, heartworm (cacing jantung pada anjing dan kucing), jarang menginfeksi manusia.

Baca juga: Mengenal Penyakit Kaki Gajah

Filariasis bukanlah infeksi yang mengancam jiwa tetapi dapat menyebabkan kerusakan pada sistem limfatik secara permanen. Penyakit filariasis adalah penyakit yang biasanya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Oleh karena itu, kebanyakan orang pada awalnya tidak menyadari bahwa mereka memiliki filariasis. Lymphedema (pembengkakan saluran kelenjar getah bening) dengan penebalan kulit dan jaringan di bawahnya adalah gejala klasik dari kaki gajah.

Penyebab Filariasis

Filariasis disebabkan oleh cacing Filariodidea yang menginfeksi kelenjar getah bening. Cacing ini masuk ke tubuh manusia dengan perantara nyamuk, yang derdiri dari Culex, Aedes atau Anopheles. Larva cacing filaria kemudian akan tinggal di dalam pembuluh getah bening.

Saat nyamuk mengisap darah seseorang yang mengandung cacing

Read the rest

Penyakit Jantung: Penyebab, Ciri-Ciri, Pengobatan

DokterSehat.Com – Keberadaan organ jantung di dalam tubuh sangat penting untuk menjaga keberlangsungan hidup. Sayangnya, jantung sangat rentan untuk mengalami sejumlah jenis penyakit berbahaya. Apa saja jenis penyakit jantung? Bagaimana cara mengobati dan mencegah penyakit jantung?

Apa Itu Penyakit Jantung?

Penyakit jantung adalah segala jenis penyakit yang terjadi pada organ pemompa darah tersebut.

Adapun jenis-jenis penyakit jantung tersebut meliputi:

  • Penyakit jantung koroner (PJK)
  • Patent Ductus Arteriosus (PDA) atau kelainan jantung bawaan
  • Gangguan irama jantung (Aritmia)
  • Gangguan otot jantung (Kardiomiopati)
  • Gangguan katup jantung
  • Infeksi jantung

Dari kesemua jenis penyakit jantung tersebut, penyakit jantung koroner (PJK) adalah jenis penyakit jantung dengan kasus terbanyak khususnya di Indonesia. Melansir dari laman Kemenkes RI, PJK menjadi penyebab kematian terbesar kedua di bumi pertiwi dengan persentase sebanyak 12,9 persen (nomor satu ditempati stroke).

Sementara data dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2012 menunjukkan bahwa sekitar 17,5 juta dari total 56,5 kasus kematian di seluruh dunia diakibatkan oleh penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung. Mirisnya, sebagian besar kasus terjadi di negara-negara berkembang.

Penyebab Penyakit Jantung

Bukan tanpa alasan mengapa organ jantung bisa terserang penyakit. Ada sejumlah kondisi yang menyebabkan jantung mengalami gangguan fungsi.

Penyebab penyakit jantung ada berbagai macam, tergantung dari jenis penyakit jantung yang dialami. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Penyakit Jantung Koroner (PJK)

Penyakit jantung koroner adalah jenis penyakit jantung yang paling banyak dialami.

Penyebab penyakit jantung koroner yakni pembuluh darah arteri yang menuju jantung mengalami penyumbatan akibat tumpukan plak yang dihasilkan oleh kolesterol ‘jahat’.

Akibat adanya plak, suplai darah dari dan menuju jantung tidak berjalan lancar. Hal ini lama-kelamaan dapat mengganggu kerja otot jantung dalam memompa darah untuk dialirkan ke seluruh tubuh.

Saat otot jantung tak lagi mampu memompa darah dengan baik, organ ini bisa saja tiba-tiba berhenti berdetak. Jika sudah begitu, nyawa pun jadi taruhannya.

2. Patent Ductus Arteriosus (PDA)

Jenis penyakit jantung

Read the rest