Category Archives: pendidikan seks

6 Tips Membicarakan Pornografi dengan Anak

DokterSehat.Com – Tidak bisa dimungkiri lagi kalau pornografi menyebabkan cukup banyak masalah pada banyak orang. Selain bisa memicu tindakan asusila, pornografi juga bisa memicu gangguan fungsi seksual pada seseorang. Sayangnya, peredaran pornografi saat ini mudah diakses oleh anak-anak, bahkan mereka yang masih di bawah umur.

Tips membicarakan pornografi pada anak

Salah satu kesalahan yang sering sekali dilakukan orang tua adalah mereka tidak memperkenalkan pendidikan seks dan hal di sekelilingnya termasuk pornografi dengan baik. Dampaknya, anak-anak jadi ingin mencari tahu sendiri dan melakukan kesalahan. Daripada anak melakukan kesalahan, simak tips di bawah ini.

  1. Tahu kapan harus membahas masalah pornografi

Membicarakan seks saja sudah membuat orang tua kebingungan, apalagi haru membicarakan masalah pornografi. Orang tua harus memilih kata-kata yang tepat dan anak bisa memahaminya dengan baik. Kalau sudah mendapatkan kata-kata yang tepat, Anda harus membuat batasan kapan saja harus membicarakannya.

Misal hanya membicarakan masalah ini di rumah saja dan kalau menemukan hal baru harus dibicarakan dahulu dengan orang tua. Disadari atau tidak, kadang anak sudah mengetahui hal-hal terkait pornografi di luaran sana. Kadang tahu dari teman sebayannya atau orang yang lebih dewasa dari pembicaraan yang dilakukan.

  1. Membicarakannya sejak dini

Beberapa orang tua menganggap kalau masalah seks dan pornografi baru bisa dibicarakan saat anak sudah dewasa atau masa pubernya sudah usai. Sayangnya usia 13-14 tahun bukanlah usia yang tepat. Anak bisa saja mendapatkan informasi terkait pornografi lebih cepat dari orang lain. Beberapa ahli menyarankan untuk memulainya 4-5 tahun lebih awal.

Misal pada usia 10 tahun anak sudah diberi edukasi atau hal-hal dasar terkait dengan pornografi. Selanjutnya, biarkan anak mencernanya sendiri. Oh ya, saat membicarakan pornografi, Anda tidak harus memperlihatkan seperti apa hal itu. Kalau Anda sudah paham, cukup tekankan apa yang tidak boleh dilakukan atau ditiru, termasuk masturbasi kalau anak sudah memahaminya.

  1. Membicarakannya dengan santai

Anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Namun,

Read the rest