Category Archives: olahraga

6 Latihan Full Body yang Baik untuk Tubuh

DokterSehat.Com – Latihan full body adalah latihan yang melatih semua otot yang dimiliki oleh tubuh. Selama ini latihan yang dilakukan di gym banyak berfokus pada salah satu otot saja. Padahal melatih banyak otot dalam sekali waktu bisa membuat semua fungsi tubuh meningkat dan cocok untuk Anda yang tidak memiliki cukup banyak waktu.

Jenis latihan full body

Sebenarnya Anda bisa melakukan jenis latihan apa pun sesuai dengan kebutuhan. Mau melakukan latihan per bagian otot atau seutuhnya bisa dilakukan kalau memiliki waktu banyak. Kalau Anda tidak memiliki waktu banyak, latihan full body bisa dilakukan agar banyak otot di tubuh berjalan dengan baik dan bisa berkembang. Berikut beberapa jenis latihan full body.

  1. Push up

Push up adalah gerakan full body yang bisa dilakukan oleh semua orang bahkan wanita sekali pun. Dengan melakukan push up, otot di tubuh bisa dilatih dengan baik mulai dari seluruh tangan, kaki, hingga perut. Kalau Anda bisa melakukan push up dengan benar, ada baiknya melakukan perlahan-lahan dengan tidak meluruskan kaki dahulu. Kalau sudah bisa baru melakukan push up seperti biasa.

Oh ya, gerakan push up ini harus dilakukan dengan benar agar tidak membuat kaki dan tangan jadi nyeri dan cedera. Lakukan sesuai dengan kemampuan saja per sesinya. Anda bisa melakukan 5-10 kali per set. Naikkan pengulangan dari push up ini hingga beberapa kali sampai mendekati batas yang Anda miliki.

  1. Squat

Squat bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama dilakukan tanpa pemberat sekali pun. Anda bisa melakukan squat dengan berat dari tubuh yang Anda miliki. Selanjutnya, ulangi beberapa set sesuai dengan kebutuhan. Cara ini bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, bahkan di dalam kamar sekali pun.

Kalau Anda ingin mendapatkan tantangan yang jauh lebih besar lagi, ada baiknya untuk melakukannya di gym. Gunakan barbell untuk pemberat di atas tubuh. Lalu lakukan squat seperti biasa dengan gerakan yang sempurna.

  1. Lari

Read the rest

10 Aturan Olahraga Pria Usia 40-an Tahun

DokterSehat.Com – Salah satu impian terbesar dari banyak pria yang sudah menikah adalah tetap memiliki tubuh yang bagus meski usianya sudah 40 tahun. Namun, kondisi ini tidak bisa terjadi karena setelah menikah gaya hidup berganti dan muncul malas untuk berolahraga. Dampaknya, pria jadi memiliki tubuh yang lebih berlemak dan sakit-sakitan.

Olahraga saat usia mencapai 40 tahun

Kita sering menganggap kalau sudah di usia 30-40 tahun, masalah olahraga tidak perlu dipusingkan. Kalau memang sempat dilakukan, kalau tidak sempat ya tidak dilakukan. Hal seperti ini sebenarnya salah karena saat usia sudah 40 tahun pun Anda tetap wajib berolahraga. Begini beberapa aturan yang harus dipahami.

  1. Selalu melakukan pemanasan

Kalau Anda ingin melakukan olahraga jenis apa pun meski hanya sekadar jogging ringan, ada baiknya untuk melakukan pemanasan. Cara ini dilakukan untuk membuat otot siap dengan berbagai gerakan. Umumnya pemanasan dilakukan selama 10-15 menit setiap sesi dan setelah olahraga diikuti pendinginan atau relaksasi.

Pemanasan harus dilakukan karena memasuki usia 40-an tahun, otot akan mulai kaku dan fungsinya menurun. Jadi, Anda harus memanaskannya dahulu agar nantinya tidak mengalami cedera yang membuat alat gerak tidak bisa dipakai.

  1. Menyempatkan waktu berolahraga

Memiliki usia 40 tahun, pekerjaan banyak, memiliki kewajiban di rumah tangga, dan ribet dengan anak akan menyusahkan Anda. Berbeda saat masih belum menikah dan hidup sendirian. Apa saja bisa dilakukan, mau olahraga pagi hari atau malam setelah pulang kerja pun bisa dilakukan tanpa ada banyak hambatan.

Setelah menikah dan memiliki kehidupan kerja serta rumah tangga, semuanya tentu berubah. Meski demikian Anda harus tetap menyempatkan diri untuk berolahraga. Anda harus memilih waktu yang tepat agar aktivitas fisik tetap terjaga dan kondisi tubuh semakin baik.

  1. Fokus pada latihan kelenturan

Latihan yang berfokus pada kekuatan tubuh memang penting, tapi Anda tidak perlu fokus pada hal ini. Lakukan perlahan saja agar kebugaran tidak menurun. Yang paling penting adalah melakukan latihan kelenturan.

Read the rest

10 Kelebihan Melakukan Olahraga di Pagi Hari

DokterSehat.Com – Olahraga adalah salah satu aktivitas fisik yang harus kita lakukan secara teratur setiap hari atau beberapa kali dalam satu minggu. Dengan melakukan olahraga, tubuh akan mendapatkan banyak manfaat seperti tidak mudah sakit, aliran darah berjalan dengan lancar, dan tidak mengalami obesitas.

Manfaat olahraga di pagi hari

Meski olahraga memiliki cukup banyak manfaat, beberapa orang cenderung enggan melakukannya. Hal ini terjadi karena mereka terlalu lelah atau memang malas. Untuk menyiasati agar Anda tetap bisa olahraga dengan baik dan rutin, lakukan di pagi hari. Selain membuat rasa malas hilang, olahraga di pagi hari juga memiliki manfaat di bawah ini.

  1. Suasana masih nyaman

Olahraga di pagi hari masih memiliki suasana yang segar dan tidak terlalu panas. Melakukan olahraga jenis apa pun masih bisa membuat Anda berkonsentrasi dari awal hingga akhir. Sekarang bayangkan kalau Anda melakukan olahraga di sore atau siang hari. Udara akan panas dan membuat olahraga jadi sulit dilakukan.

  1. Makan lebih sehat

Dari beberapa penelitian yang dilakukan, seseorang yang terbiasa melakukan olahraga di pagi hari cenderung mengonsumsi makanan yang sehat. Kalau terbiasa melakukan aktivitas sehat, segala bentuk aktivitas sehat lainnya seperti makan juga akan dilakukan.

  1. Meningkatkan energi tubuh

Melakukan olahraga di pagi hari akan membuat tubuh mendapatkan oksigen dalam jumlah yang cukup. Kondisi ini akan memudahkan nutrisi masuk ke dalam jantung dan juga paru secara maksimal. Kalau dua organ ini mampu bekerja dengan maksimal, energi yang dimiliki oleh tubuh akan meningkat dengan sendirinya.

  1. Fokus terus meningkat

Melakukan olahraga di pagi hari juga bisa meningkatkan fokus yang dimiliki seseorang Fokus yang baik akan membuat tubuh jadi mudah untuk bekerja dan menyelesaikan semua pekerjaan dengan pertimbangan yang matang.

  1. Membantu menurunkan berat badan

Olahraga di pagi hari akan membuat Anda jadi semangat untuk melakukannya. Kalau Anda melakukan olahraga secara rutin, lemak di tubuh juga ikut menurun dengan sendirinya. Imbangi olahraga dengan melakukan diet

Read the rest

8 Olahraga Kardio Terbaik Pengganti Lari

DokterSehat.Com – Kardio adalah salah satu latihan yang bisa dilakukan untuk membuat tubuh menjadi lebih bugar dan sehat. Dengan rutin melakukan olahraga jenis ini Anda bisa mengurangi cukup banyak lemak di tubuh. Selanjutnya dengan melakukan olahraga kardio, kesehatan jantung dan sistem kardiovaskular bisa terjaga dengan lebih sempurna.

Olahraga kardio yang tidak berlari

Selama ini kita sering mengenal olahraga jenis kardio ini sebagai lari atau sesuatu yang membuat tubuh bergerak dengan cepat. Sayangnya, tidak semua orang suka berlari. Ada kalanya kondisi tubuh membuat aktivitas berlari sulit dilakukan. Misal seseorang dengan kondisi obesitas yang cukup parah.

Kalau Anda ingin melakukan olahraga kardio tanpa berlari dan kehabisan napas dengan cepat, berikut beberapa olahraga yang bisa dilakukan.

  1. Kickboxing atau tinju biasa

Anda bisa melakukan kickboxing untuk melakukan kardio dengan intens tanpa harus kehabisan napas. Lakukan tinjuan ke depan tanpa harus menggunakan sak. Ulangi berkali-kali antara tangan kiri dan juga kanan. Sembari meninju, Anda juga bisa melatih tendangan ke depan dengan baik tanpa harus mengangkat kaki terlalu tinggi.

Kalau Anda ingin melakukan tinjuan yang lebih menantang, coba tambahkan beban di tangan. Anda bisa menggunakan beban yang direkatkan seperti sak berisi pasir dengan berat berapa kilo. Selanjutnya, Anda juga bisa membawa dumbbell kecil atau ukuran tertentu agar tinjuan lebih menantang.

  1. Jump rope (lompat tali)

Lompat tali memiliki manfaat yang sangat besar dan bisa dilakukan kapan saja dengan mudah. Kalau Anda melakukan lompat tali ini dengan rutin selama 10 menit per hari. Manfaatnya akan setara dengan 30 menit jogging ringan. Jadi, dengan melakukan lompat tali secara rutin, Anda tidak perlu jogging atau lari dan membuat napas cepat habis.

Lakukan lompat tali dengan cara yang benar. Sebisa mungkin untuk tidak mengangkat kaki terlalu tinggi. Dengan melakukannya, Anda tidak akan mudah lelah. Lebih lanjut, naikkan kecepatan kalau memang sudah mampu dan keseimbangan sudah sempurna. Lakukan lompat tali sehari 1-2

Read the rest