Category Archives: olahraga

5 Cara Menaikkan Massa Otot Pria & Menurunkan Lemak

DokterSehat.Com – Menurunkan berat badan bukanlah pekerjaan yang mudah khususnya pada pria. Kalau salah metode, tidak hanya lemak saja yang akan dibakar menjadi energi, otot yang penting juga akan terkikis. Oleh karena itu, pria disarankan melakukan diet yang benar dan memperhatikan asupan nutrisinya yang penting.

Cara Menaikkan Massa Otot Pria Sekaligus Fat Loss

Kalau Anda memiliki tubuh yang besar karena obesitas, cara terbaik untuk memperbaiki body image adalah dengan menurunkan lemak perlahan-lahan. Setelah lemak menurun, barulah otot dibentuk. Kalau Anda memiliki tubuh yang kecil, asupan nutrisi juga harus diperhatikan. Kalau pria asal makan saja, lemak justru yang akan terbentuk.

Berikut beberapa cara menurunkan berat badan dan membentuk otot pada pria yang benar.

  1. Kebutuhan Kalori Harian Harus Diukur

Sebelum memutuskan untuk menurunkan berat badan atau ingin membentuk otot dengan sempurna, tentukan dahulu kebutuhan kalori hariannya. Kebutuhan kalori normal untuk wanita dewasa sekitar 2.000 kalori sementara pria dewasa 2.500 kalori. Kebutuhan ini untuk mereka yang memiliki tubuh rata-rata.

Kalau Anda ingin menurunkan berat badan dan menggunakan lemak di dalam tubuh untuk energi, tentu mengurangi kalori harus dilakukan. Misal kalau dalam satu minggu ingin menurunkan 1 kg, pria disarankan mengurangi asupan nutrisi sebanyak 1.000 kalori. Dengan tambahan olahraga, pengurangan kalori mungkin bisa lebih sedikit.

Pria yang ingin membentuk otot atau membuat tubuhnya lebih berisi, disarankan untuk menambah asupan kalorinya sebanyak 250-500 kalori per hari sesuai dengan kebutuhan. Jangan menambah terlalu banyak karena kalori yang surplus bisa diubah menjadi cadangan lemak.

Pria yang ingin mengurangi lemak di tubuhnya sekaligus menaikkan massa otot bisa juga menggunakan metode ini. Yang harus dilakukan adalah tetap makan dengan porsi tetap tanpa defisit. Yang digenjot hanyalah olahraganya. Selain itu makanan juga harus kaya dengan protein.

  1. Memilih Jenis Olahraga yang Benar

Tentukan olahraga yang benar untuk membentuk otot pada pria atau menurunkan berat badan. Semua jenis olahraga bisa digunakan, tapi

Read the rest

5 Jenis Olahraga untuk Meredakan Nyeri PMS

DokterSehat.Com – Berdasarkan penelitian yang dilansir oleh NCBI, sekitar 90 persen wanita produktif mengalami sakit saat PMS. Rasa sakit ini terjadi di sekitar perut dalam bentuk kram yang sangat menyiksa. Beberapa wanita bahkan mengalami pingsan karena tidak tahan dengan rasa sakit yang ditimbulkan. Sebenarnya ada olahraga untuk meredakan nyeri PMS.

Penyebab Nyeri Saat PMS

Rasa sakit yang terjadi saat PMS terjadi karena ada pengerutan area rahim dan juga usus. Kondisi ini bisa berjalan selama 1-2 hari sebelum akhirnya menurun intensitasnya saat darah menstruasi keluar. Beberapa wanita ada yang mengalami nyeri lebih dari dua hari dan rasanya sangat tidak nyaman.

Nyeri yang muncul pada wanita bisa dikurangi dengan konsumsi obat-obatan tertentu. Namun, ada cara lain yang bisa dilakukan wanita agar rasa nyeri itu tidak muncul secara alami. Cara itu adalah dengan melakukan olahraga pereda nyeri haid yang akan kita bahas secara detail di poin selanjutnya.

Beberapa wanita yang PMS ada yang tidak mengalami nyeri dan ada yang nyeri sangat intens dan memicu pingsan. Sebelum melakukan olahraga atau aktivitas apa pun, ada baiknya untuk mengetahui kondisi diri agar Anda tidak terlalu memaksakan diri.

Olahraga untuk Meredakan Nyeri PMS

Saat sedang haid atau menjelang haid, tubuh wanita akan mengeluarkan hormon bernama prostaglandin. Hormon inilah yang menyebabkan rasa sakit pada perut dalam bentuk kram yang cukup menyiksa dan susah ditahan. Beberapa wanita ada yang sampai mengalami pingsan.

Rasa sakit yang dikeluarkan oleh hormon ini bisa diminimalkan atau dinetralkan dengan endorfin. Nah, endorfin ini bisa diproduksi oleh tubuh wanita dengan berolahraga ringan hingga sedang. Sayangnya banyak wanita malas olahraga saat akan menstruasi karena rasa sakitnya sangat intens.

Endorfin yang menyebar ke seluruh tubuh akan bekerja layaknya morfin. Rasa sakit akan perlahan dihilangkan sehingga tubuh menjadi lebih relaks. Kalau tubuh sudah nyaman, wanita bisa melakukan apa saja dengan mudah termasuk untuk bekerja dengan lebih fokus.

Kalau

Read the rest

Olahraga untuk Lansia: Jenis dan Manfaat

DokterSehat.Com– Tidak hanya untuk anak muda saja, olahraga untuk lansia juga diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Saat menginjak usia lanjut, tubuh akan mudah sakit. Biasanya, untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, kita bisa melakukan olahraga, baik olahraga ringan maupun berat. Namun, bagi orang yang sudah lanjut usia dengan kondisi tubuh yang sudah tidak kuat lagi, apakah masih bisa berolahraga?

Jenis Olahraga untuk Lansia

Lansia tentu masih bisa melakukan olahraga. Tetapi, jenis olahraga lansia yang dilakukan berbeda dengan mereka yang masih muda dengan kondisi tubuh yang masih prima. Nah, berikut ini beberapa jenis olahraga untuk lansia yang mudah dan aman:

1. Berjalan

Berjalan adsalah aktivitas yang dilakukan sehari-hari, yang bisa dijadikan sebagai olahraga yang mudah dilakukan. Bahkan, berjalan bisa menjadi olahraga yang aman bagi lansia. Walaupun cukup sederhana, manfaat olahraga bagi lansia dengan berjalan kaki bisa meningkatkan stamina, memperkuat otot tubuh, dan membantu melawan penyakit tulang yang umumnya terjadi di usia lanjut.

2. Yoga

Adalah jenis olahraga untuk lansia yang berfungsi untuk melenturkan tubuh, meregangkan dan memperkuat otot tubuh. Olahraga untuk lansia ini tidak menggunakan tenaga terlalu banyak, sehingga sangat cocok bagi lansia. Manfaat olahraga bagi lansia bisa didapatkan dari yoga, yakni dapat menurunkan denyut jantung, menurunkan tekanan darah, mengurangi kecemasan, dan depresi.

3. Tai Chi

Tai chi adalah salah satu jenis senam yang aman dilakukan oleh lansia. Hal ini dikarenakan gerakan di dalam senam tai chi sangat pelan dan lembut sehingga cocok bagi lansia yang tidak bisa bergerak aktif. Senam ini dapat memberikan manfaat yang baik untuk keseimbangan tubuh, memperbaiki kesehatan tulang dan jantung. Selain itu, olahraga untuk lansia ini juga dapat membantu meringankan rasa sakit, kekakuan, arthritis, dan bisa membuat tidur lebih nyenyak.

4. Bersepeda

Bepergian dengan sepeda adalah cara yang baik untuk menjaga kebugaran tubuh, mengurangi risiko penyakit kronis, dan sebagai transportasi yang ramah

Read the rest

Bulutangkis Turunkan Gula Darah dan Tekanan Darah?

Photo Source: Flickr/foto_db

DokterSehat.Com– Beberapa waktu belakangan warganet sedang ramai membahas tentang salah satu klub bulutangkis lokal legendaris yang menghentikan audisinya karena mengalami masalah dengan lembaga tertentu. Alih-alih membahas tentang masalah ini, kita sebaiknya membahas tentang manfaat melakukan olahraga yang sudah sangat merakyat ini. Apakah benar jika rutin melakukannya maka kadar gula darah dan tekanan darah bisa turun?

Dampak Bulutangkis bagi Tekanan Darah dan Kadar Gula Darah

Pakar kesehatan menyebut rutin melakukan olahraga seperti bulutangkis bisa membantu menurunkan risiko terkena diabetes. Hal ini disebabkan oleh sistem metabolisme yang meningkat dan sirkulasi darah yang semakin membaik. Hal ini akan membuat produksi hormon insulin tidak akan mengalami hambatan.

Keberadaan hormon insulin yang cukup akan membantu proses metabolisme glukosa menjadi energi. Hal ini juga akan berimbas pada kadar gula darah yang terjaga. Risiko untuk terkena diabetes pun menurun.

Selain bisa menurunkan kadar gula darah dan risiko diabetes, rutin melakukan bulu tangkis juga terbukti bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Hal ini disebabkan oleh sirkulasi darah yang meningkat dan peningkatan suasana hati saat memainkannya. Selain itu, bulutangkis termasuk dalam olahraga sosial yang membuat kita bisa merasakan suasana lebih positif, tertawa, hingga menurunkan stres dan kecemasan.

Berbagai Manfaat Kesehatan Lain dari Rutin Melakukan Bulutangkis

Selain bisa membantu mencegah hipertensi dan diabetes, pakar kesehatan menyebut ada banyak manfaat kesehatan lainnya.

Berikut adalah manfaat-manfaat kesehatan tersebut.

  1. Membuat Fungsi Paru-Paru Meningkat

Bermain bulutangkis akan membuat denyut jantung meningkat dan sirkulasi darah semakin lancar. Hal ini akan membuat kebutuhan oksigen meningkat dan membuat fungsi dari paru-paru ikut naik. Kondisi ini tentu akan meningkatkan kondisi sistem pernapasan dengan signifikan.

Bagi mereka yang mengalami gangguan pernapasan, rutin melakukan bulutangkis juga akan memberikan manfaat kesehatan bagi kondisinya.

  1. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Rutin melakukan bulutangkis akan membuat proses regenerasi sel-sel tulang meningkat. Hal ini tentu akan membuat kepadatan dan kekuatan tulang semakin membaik. Risiko

Read the rest

7 Latihan Terbaik untuk Mengatasi Nyeri Tubuh

DokterSehat.Com – Nyeri yang terjadi di tubuh memang tidak selalu mengganggu aktivitas sehari-hari. Selama Anda masih bisa mentolerir. Namun, kalau nyeri yang terjadi di tubuh sudah semakin intens dan menyebabkan masalah yang lebih besar, fokus dari tubuh akan mulai terganggu dan Anda tidak bisa menjalankan aktivitas dengan baik.

Mengatasi Nyeri dengan Olahraga

Menurut Kathleen A. Sluka, seorang ahli saraf dari Universitas Iowa mengatakan kalau nyeri pada tubuh bisa diminimalkan dengan melakukan olahraga. Dengan berolahraga sistem kimia di tubuh akan berusaha menghilangkan rasa sakit sehingga nyeri yang berlebihan bisa diatasi dengan cepat.

Penelitian lain dari Louise J. Geneen, dkk. juga mengatakan kalau olahraga bisa menurunkan rasa sakit meski tidak terlalu signifikan. Meski demikian beberapa orang yang menjadi bagian dari penelitiannya mengatakan tubuhnya membaik. Namun, ada juga yang sebaliknya.

Meski ada beberapa perbedaan hasil dari penelitian, olahraga memang memberikan manfaat untuk tubuh. Apalagi pada mereka yang mengalami nyeri cukup intens di tubuh akibat penyakit tertentu  seperti arthritis dan sejenisnya. Berikut beberapa jenis olahraga yang bisa mengatasi nyeri.

  1. Jalan Kaki

Dalam satu hari kita disarankan untuk melakukan olahraga sebanyak 5-10 menit di awal perjalanan. Kalau Anda sudah mulai nyaman untuk melakukannya dan rasa nyeri di tubuh tidak muncul lagi, naikkan perlahan-lahan sampai di 30 menit per hari. Selanjutnya lakukan selama 3-5 kali dalam seminggu untuk hasil maksimal.

Anda bisa melakukan jalan kaki selama 30 menit sehari dengan intensitas sedang. Jangan terlalu cepat atau terlalu lambat. Rasakan kondisi tubuh apakah masih kuat atau malah tidak tahan karena rasa sakitnya cukup besar. Saat jalan kaki usahakan memakai sepatu agar lebih nyaman dan tidak terjadi masalah di tubuh.

  1. Berenang dan Olahraga Air Lainnya

Olahraga yang minim sekali risiko dan tidak terganggu dengan mobilitas adalah berenang. Dengan berenang, masalah persendian dan nyeri yang terjadi di tubuh tidak akan terasa cukup intens. Anda bisa berolahraga di dalam air

Read the rest