Category Archives: minuman manis

Awas, Minuman Bervitamin Belum Tentu Sehat!

DokterSehat.Com– Ada banyak sekali jenis minuman kemasan yang bisa kita beli di warung-warung atau minimarket terdekat. Hanya saja, jika dicermati, ada beberapa produk minuman yang diklaim memiliki kandungan vitamin. Keberadaan kandungan ini membuatnya seakan-akan bisa memberikan manfaat bagi tubuh. Padahal, pakar kesehatan menyebut minuman bervitamin belum tentu menyehatkan. Apa alasan dari hal ini?

Dampak mengonsumsi minuman bervitamin bagi kesehatan

Bonnie Liebman yang berasal dari Center for Science in the Public Interest menyebut klaim atau pelabelan pada produk-produk minuman belum tentu bisa memberikan dampak positif bagi tubuh. Hal ini juga berlaku pada minuman bervitamin.

Meskipun memiliki kandungan vitamin, dalam realitanya kandungan ini tidak begitu besar. Justru, minuman-minuman ini biasanya memiliki kandungan gula atau pemanis buatan yang tinggi.

Sebagai contoh, jika kita mengonsumsi satu botol minuman bervitamin, maka akan mendapatkan 120 kalori serta gula sebanyak 32 gram. Jenis gula yang ada pada minuman ini biasanya adalah fruktosa yang bisa membahayakan kesehatan jika terlalu banyak dikonsumsi.

Sebagai informasi, fruktosa bisa saja memicu peningkatan kadar kolesterol jahat, trigliserida, tekanan darah, memicu penumpukan lemak di bagian perut, menyebabkan masalah hati berlemak, hingga memicu resistensi insulin.

Hal ini berarti, terlalu sering mengonsumsi minuman bervitamin botolan bisa jadi akan meningkatkan risiko terkena berbagai macam masalah kesehatan layaknya obesitas, diabetes, hingga kerusakan pada gigi.

Alih-alih mengonsumsi minuman bervitamin, Liebman ternyata lebih merekomendasikan kita untuk memperbaiki pola makan menjadi lebih sehat. Sebagai contoh, kita bisa mengonsumsi lebih banyak sayuran, buah-buahan, daging ikan, susu dan berbagai makanan atau minuman sehat lainnya demi memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Dampak buruk lain dari minuman manis layaknya minuman bervitamin

Minuman dengan rasa yang manis layaknya minuman bervitamin botolan bisa memberikan dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan jika dikonsumsi secara rutin.

Berikut adalah dampak-dampak kesehatan tersebut.

  1. Bisa memicu kenaikan berat badan

Dampak pertama yang akan kita rasakan jika terlalu sering mengonsumsi minuman manis adalah

Read the rest

Thai Tea Bisa Sebabkan Gagal Ginjal, Benarkah?

Photo Source: Flickr/gencartalla

DokterSehat.Com– Salah satu minuman yang sedang digandrungi banyak orang beberapa saat terakhir ini adalah thai tea. Minuman ini bisa ditemukan di pinggir jalan atau kafe-kafe dengan berbagai varian rasa. Harganya cenderung terjangkau dan porsinya biasanya cukup besar sehingga akan memberikan kepuasan tersendiri saat dikonsumsi. Masalahnya adalah thai tea cenderung sangat manis karena memiliki kandungan gula yang tinggi.

Benarkah thai tea bisa menyebabkan gagal ginjal?

Pakar kesehatan menyebut ginjal sebagai salah satu organ yang paling rentan mengalami masalah kesehatan jika kita tidak menerapkan pola makan atau minum yang baik. Sebagai contoh, jika kita kekurangan asupan air putih, maka risiko terkena gagal ginjal akan meningkat. Karena alasan inilah sebaiknya kita mengonsumsi air putih setidaknya dua liter setiap hari demi mencegah datangnya masalah kesehatan pada ginjal.

Jika kita minum air kurang dari 1,2 liter setiap hari dalam jangka panjang, risiko untuk terkena gagal ginjal dan diabetes tipe 2 akan meningkat. Hal yang sama juga akan terjadi jika kita sering mengonsumsi minuman manis.

Masalahnya adalah kita cenderung terbiasa mengonsumsinya. Sebagai contoh, minum teh atau kopi manis cenderung telah membudaya di Indonesia. Selain itu, kita juga bisa dengan mudah membeli minuman-minuman manis seperti thai tea di berbagai tempat.

Padahal, minuman manis seperti thai tea tidak bisa disamakan dengan asupan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal ini berarti, jika kita sering mengonsumsinya, bisa jadi akan menurunkan asupan air putih harian dan akhirnya membuat kinerja ginjal menjadi lebih berat. Ginjal yang terus dipaksa bekerja keras akan rentan mengalami kerusakan dan akhirnya menyebabkan gagal ginjal.

Minuman manis juga bisa menyebabkan datangnya kanker?

Selain bisa meningkatkan risiko terkena gagal ginjal, pakar kesehatan juga menyebut ada bahaya lain yang mengintai jika kita sering mengonsumsi minuman manis layaknya thai tea. Hal ini adalah meningkatnya risiko terkena kanker.

Fakta ini diungkap dari sebuah penelitian yang diunggah dalam British

Read the rest

6 Dampak Minuman Manis bagi Kesehatan

Photo Source: Flickr/yonolatengo

DokterSehat.Com– Meskipun terasa sangat menyegarkan saat dikonsumsi, banyak orang yang menyebut minuman manis bisa membahayakan ginjal. Sebenarnya, apakah anggapan pakar kesehatan ini memang benar?

Dampak Minuman Manis bagi Kesehatan

Selain bisa membahayakan ginjal dan meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit berbahaya, pakar kesehatan menyebut ada berbagai hal lain yang bisa kita dapatkan jika kita hobi mengonsumsi minuman manis.

Berikut adalah dampak-dampak kesehatan tersebut.

1. Menaikan berat badan naik

Salah satu penyebab utama kenaikan berat badan adalah kebiasaan mengonsumsi minuman manis. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam New England Journal of Medicine, dihasilkan fakta bahwa hobi mengonsumsi minuman manis satu porsi saja setiap hari selama empat tahun sudah cukup untuk memicu kenaikan berat badan dengan signifikan.

2. Meningkatkan risiko serangan jantung

Penelitian yang dilakukan di Harvard University dan melibatkan 40 ribu partisipan dalam waktu lebih dari 20 tahun ini menghasilkan fakta bahwa pria yang rutin mengonsumsi minuman manis satu kaleng saja setiap hari sudah cukup untuk memicu peningkatan risiko terkena serangan jantung hingga 20 persen.

Hal ini disebabkan oleh kemampuan manis dalam memicu peningkatan risiko terkena obesitas, diabetes, dan peradangan yang akhirnya berimbas pada risiko serangan jantung.

3. Meningkatkan risiko kanker pankreas

Penelitiian yang dilakukan di University of Minnesota, Amerika Serikat pada tahun 2010 silam menghasilkan fakta bahwa rutin mengonsumsi minuman bersoda sebanyak dua kali dalam seminggu sudah cukup untuk meningkatkan risiko terkena kanker pankreas dua kali lebih besar.

Pakar kesehatan menyebut minuman manis akan membebani kinerja pankreas yang harus memproduksi insulin dalam jumlah yang lebih banyak. Sayangnya, hal ini bisa menyebabkan datangnya peradangan pada bagian tubuh ini.

4. Meningkatkan risiko asam urat

Tak hanya makanan dengan kandungan purin tinggi, pakar kesehatan menyebut minuman manis juga bisa meningkatkan risiko terkena penyakit asam urat. Fakta ini terungkap dari sebuah penelitian yang melibatkan 80 ribu partisipan dan dilakukan

Read the rest

Suka Minuman Manis Bisa Picu Kanker

Photo Source: Flickr/yonolatengo

DokterSehat.Com– Minuman manis memang bisa sangat menggoda karena rasanya yang nikmat. Tak percaya? Kita bahkan terbiasa menambahkan gula pada teh atau kopi yang kita konsumsi, bukan? Sayangnya, dibalik rasa nikmat yang ditawarkan oleh minuman manis, ada risiko kesehatan yang mengintai jika kita terlalu sering mengonsumsinya.

Minuman manis bisa menyebabkan risiko kanker

Biasanya, minuman manis dituding sebagai penyebab kenaikan berat badan atau risiko diabetes, namun berdasarkan sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di Prancis, dihasilkan fakta bahwa mengonsumsinya secara rutin juga bisa meningkatkan risiko terkena beberapa jenis kanker.

Badan kesehatan dunia (WHO) menyarankan kita untuk membatasi asupan gula sekitar 10 persen dari total asupan kalori harian, namun penelitian ini justru menyarankan kita untuk menurunkan batasan ini menjadi sekitar lima persen. Hal ini berarti, kita memang sebaiknya membatasi konsumsi gula maksimal 25 gram saja dalam sehari.

Tak hanya gula yang ditambahkan pada teh atau kopi yang kita minum, kita harus benar-benar memperhatikan kandungan gula dari minuman kemasan atau makanan-makanan yang dikonsumsi demi membatasinya.

Dalam penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam jurnal British Media Journal (BMJ) ini, lebih dari 101 ribu orang dari Prancis dengan rincian 21 persen berjenis kelamin pria dan 79 persen wanita dilibatkan. Para partisipan ini dicek kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manisnya setiap hari selama sembilan tahun dari tahun 2009.

Selain itu, para partisipan juga dicek kondisi kesehatannya untuk mengetahui apakah mereka berisiko terkena kanker, termasuk beberapa jenis kanker berbahaya seperti kanker usus besar, kanker payudara, dan kanker prostat. Selain kebiasaan makan dan minum, beberapa faktor seperti kebiasaan berolahraga, riwayat keluarga, hingga kebiasaan merokok diperhitungkan dalam penelitian ini.

Hasil dari penelitian ini adalah, mereka yang mengonsumsi minuman manis 100 ml lebih banyak setiap hari cenderung mengalami peningkatan risiko terkena kanker hingga 18 persen. Khusus untuk kanker payudara, risikonya bahkan lebih tinggi 22 persen. Hanya saja, dampaknya

Read the rest

Jatuh Cinta Membuat Pria Ini Terkena Diabetes

photo credit: Pexels

DokterSehat.Com– Sebuah kasus yang unik terjadi di Taiwan. Hanya karena jatuh cinta dan berusaha untuk mendapatkan seseorang agar menjadi kekasihnya, seorang pria sampai terkena diabetes. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Penyebab jatuh cinta memicu diabetes

Kasus yang sangat tidak biasa ini diunggah oleh situs World of Buzz. Dalam pemberitaan ini, sang pria yang tidak disebutkan namanya ini jatuh cinta pada seorang wanita penjual kopi di dalam sebuah supermarket.

Demi menarik perhatian sang wanita, sang pria selalu membeli kopi pada wanita tersebut setiap hari. Hanya saja, sang pria juga melakukan sebuah kesalahan yang sebenarnya cukup konyol. Bagaimana tidak, ia selalu meminta tambahan 5 sendok gula saat memesan kopi tersebut!

Sang wanita sempat bertanya pada sang pria tentang kebiasaan ini. Baginya, kopi yang diberi tambahan 5 sendok gula terlalu manis, namun hal ini hanya dijawab dengan santai oleh sang pria.

“Tidak, kamu masih jauh lebih manis daripada kopi ini,” jawab sang pria.

Dua tahun terus memesan kopi manis

Pendekatan yang dilakukan sang pria dengan cara terus mengonsumsi kopi manis ini dilakukan selama dua tahun. Ia sama sekali tidak menyangka jika kebiasaannya ini meningkatkan risiko terkena diabetes.

Sayangnya, hal inilah yang kemudian terjadi kepadanya. Kondisi kesehatannya terus menurun dan membuatnya akhirnya memeriksakan diri ke dokter. Di sanalah kemudian ia didiagnosis terkena penyakit ini.

Belum jelas apakah kisah cintanya berujung manis atau tidak. Satu hal yang pasti, sang pria menyesali tindakannya yang gegabah dengan menambahkan gula dalam jumlah yang sangat banyak pada kopi yang dipesannya setiap hari.

Minuman manis terkait dengan diabetes

Sebuah penelitian yang berjudul Nurse’s Health Study II menghasilkan fakta bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman manis memang bisa meningkatkan risiko diabetes. Jika kita meminumnya satu porsi atau lebih dalam sehari, maka risiko terkena diabetes tipe 2 bisa meningkat hingga 83 persen!

Selain karena peningkatan kadar gula darah

Read the rest