Category Archives: minum kopi

6 Fakta Tentang Kopi Instan, Sehat Tidak Sih?

Photo Source: Flickr/richardsummers

DokterSehat.Com– Sebagian orang memilih untuk menikmati kopi instan sebagai penambah semangat saat melakukan berbagai aktivitas. Hal ini disebabkan oleh kenikmatan dan kepraktisan yang disediakan oleh kopi ini. Hanya saja, sebenarnya terbiasa minum kopi instan baik atau tidak bagi kesehatan sih?

Fakta Tentang Kopi Instan

Dibandingkan dengan kopi biasa, kopi instan biasanya memiliki harga yang lebih murah. Rasanya juga cenderung lebih variatif.

Berikut adalah berbagai fakta tentang kopi instan.

  1. Kandungan Antioksidannya Ternyata Cukup Tinggi

Pakar kesehatan menyebut kopi instan ternyata memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Bahkan, kandungannya bisa saja lebih tinggi dari minuman lainnya. Selain itu, berdasarkan sebuah penelitian, disebutkan bahwa secangkir kopi instan menyediakan kalium, magnesium, serta vitamin B.

Keberadaan antioksidan dan kandungan-kandungan tersebut tentu bisa mendukung sistem kekebalan tubuh dan membuat kita lebih sehat. Selain itu, kita juga tidak akan mudah terkena dampak buruk dari radikal bebas penyebab datangnya masalah kesehatan.

  1. Kandungan Kafeinnya Lebih Rendah

Kopi instan ternyata memiliki kandungan kafein lebih rendah dari kopi biasa. Terdapat sisi positif dan negatif dari hal ini. Bagi mereka yang diminta untuk menurunkan asupan kafein karena mengalami efek samping layaknya gelisah, denyut jantung meningkat, atau susah tidur, kopi instan tentu bisa dijadikan solusi.

Sebagai informasi, di dalam sesendok teh kopi instan terdapat kafein sebanyak 30-90 mg. Jumlah ini lebih rendah dari kopi biasa dengan ukuran yang sama, yang memiliki kafein sebanyak 70-140 mg.

Hanya saja, jumlah kafein yang lebih rendah ini juga bisa memberikan efek samping tersendiri. Kandungan ini sebenarnya bisa membantu meningkatkan laju sistem metabolisme, membuat fungsi otak meningkat, dan mendukung kinerja hati. Kita tentu tidak akan mendapatkan manfaat-manfaat tersebut dengan maksimal jika hanya mengonsumsi kopi instan.

  1. Bisa Meningkatkan Risiko Kanker

Kopi instan memiliki kandungan akrilamida hampir dua kali lipat dibandingkan dengan yang ada di dalam kopi biasa. Sebagai informasi, akrilamida berasal dari biji kopi yang

Read the rest

Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Memicu Dehidrasi?

Photo Source: Flickr/davidpacey1975

DokterSehat.Com– Ada anggapan yang dipercaya oleh banyak orang, yakni minum kopi di pagi hari bisa memicu dehidrasi. Padahal, banyak orang yang sengaja meminumnya saat pagi karena ingin menghilangkan rasa kantuk atau menambah semangat. Sebenarnya, apakah benar jika minum kopi di pagi hari bisa menyebabkan datangnya dehdrasi?

Kaitan Antara Minum Kopi dengan Risiko Dehidrasi

Salah satu efek samping dari mengonsumsi kopi adalah bisa memicu efek diuretik yang ringan. Hal ini akan membuat kita lebih sering melakukan buang air kecil dan menurunkan kadar natrium serta air di dalamnya. Bahkan, ada sebagian pakar kesehatan yang menyebut kafein bisa mempengaruhi ginjal meskipun hal ini sebenarnya masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Jika kita minum kopi dalam jumlah yang berlebihan, maka ginjal pun secara otomatis akan membuang kelebihan garam dari dalam tubuh, termasuk yang ada di dalam darah. Cairan tubuh yang dikeluarkan juga cukup banyak. Hanya saja, dampak lebih sering buang air kecil ini belum tentu terjadi pada setiap orang.

Bagi mereka yang sudah terbiasa minum kopi, dampak lebih sering buang air kecil ini jarang terjadi. Sementara itu, bagi mereka yang jarang minum kopi, dampak ini bisa saja terasa.

Meskipun begitu, pakar kesehatan menyebut dampak lebih sering buang air kecil ini tidak akan begitu besar bagi kadar cairan tubuh. Hal ini berarti, anggapan bahwa minum kopi di pagi hari bisa menyebabkan dehidrasi tidaklah benar, apalagi jika kita juga mencukupi asupan air putih setiap hari.

Pengecualian bisa terjadi jika kita mengonsumsi kopi dalam jumlah lebih dari 4 cangkir setiap hari. Tingginya kadar kafein yang masuk ke dalam tubuh bisa membuat frekuensi buang air kecil meningkat drastis dan hal ini bisa saja berimbas pada dehidrasi.

Karena alasan inilah sebaiknya kita membatasi konsumsi kopi maksimal dua atau tiga cangkir saja setiap hari demi mencegah efek samping dari minuman ini.

Berbagai Efek Samping Minum Kopi

Read the rest

Minum Kopi di Malam Hari Nggak Mengganggu Tidur

Photo Source: Flickr/ John Beans – myfriendscoffee.com

DokterSehat.Com– Banyak orang yang khawatir saat minum kopi di malam hari. Hal ini disebabkan oleh adanya anggapan bahwa kandungan di dalam kopi bisa membuat kita susah tidur atau bahkan menyebabkan tidur tidak nyenyak. Hanya saja, belakangan ini sebuah penelitian justru membuktikan bahwa minum kopi tidak akan menyebabkan dampak tersebut.

Minum Kopi di Malam Hari dan Kaitannya dengan Tidur

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Florida Atlantic University serta Harvard Medical School dilakukan dengan melibatkan 785 orang. Para partisipan ini dipantau lebih dari 5.000 hari.

Tak hanya kebiasaan tidurnya di malam hari, mereka juga dicek kebiasaan mengonsumsi minuman seperti kopi, teh, alkohol, dan lain-lain. Para partisipan dicek kualitas tidurnya, khususnya dalam hal durasi, kenyenyakan, hingga kondisi saat bangun tidur.

Hasil dari penelitian ini adalah, nikotin serta alkohol bisa menyebabkan gangguan tidur, namun khusus untuk kafein, dampaknya berbeda dari kedua kandungan di dalam rokok dan minuman beralkohol tersebut.

Salah satu peneliti yang terlibat, dr. Christine Spadola yang berasal dari Florida Atlantic University menyebut penelitian yang membahas tentang kaitan antara kepuasan tidur dengan beberapa kandungan di dalam minuman masih sangat minim.

“Konsumsi nikotin atau alkohol di waktu empat jam sebelum tidur sudah mampu menurunkan kualitas tidur dengan signifikan. Kafein tidak menyebabkan dampak tersebut,” ucap dr. Spadola.

Pakar kesehatan lainnya, dr. Neil Stanley mengamini hasil penelitian ini. Menurutnya, anggapan minum kopi bisa membuat kita terjaga dan tak kunjung mengantuk ternyata hanya mitos.

“Memang, sebagian orang bisa sangat sensitif dengan kafein sehingga sebaiknya menghindari kopi di malam hari. Hanya saja, banyak orang yang tetap meminumnya di malam hari yang tetap bisa tidur nyenyak,” ucapnya.

Beberapa Aturan Minum Kopi yang Sebaiknya Kita Perhatikan

Demi mendapatkan manfaat kesehatannya dengan maksimal dan mencegah datangnya efek samping, pakar kesehatan menyarankan kita untuk memahami beberapa aturan minum kopi.

Berikut adalah

Read the rest

6 Tips Membuat Kopi Jauh Lebih Sehat

Photo Source: Flickr/arika

DokterSehat.Com– Tak hanya dikenal sebagai minuman yang nikmat, dalam realitanya kopi juga bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Masalahnya adalah cara kita mengolah atau mengonsumsi kopi justru bisa membuatnya menjadi kurang sehat. Lantas, seperti apa sih cara minum kopi yang bisa memberikan manfaat kesehatan?

Tips Minum Kopi yang Sehat

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan agar kopi bisa memberikan manfaat kesehatan lebih besar.

Berikut adalah cara-cara tersebut.

  1. Hindari Penggunaan Pemanis Buatan

Jika ingin menghilangkan rasa pahit dari kopi, kita bisa saja menggunakan gula asalkan jumlahnya tidak berlebihan, namun pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak menggunakan pemanis buatan. Hal ini berarti, ada baiknya kita tidak sembarangan mengonsumsi kopi instan sachetan yang biasanya telah diberi tambahan pemanis buatan dalam jumlah yang cukup tinggi.

Sebagai informasi, pemanis buatan bisa memicu datangnya masalah kesehatan yang lebih serius layaknya obesitas, masalah kardiovaskular, hingga diabetes. Selain pemanis buatan, krimer juga bisa menyebabkan dampak yang sama karena memiliki kandungan sirup jagung serta minyak terhidrogenasi. Pakar kesehatan lebh menyarankan pemanis alami dari bahan stevia yang lebih aman.

  1. Lebih Baik Memilih Kopi Hitam

Pakar kesehatan tidak menyarankan kopi yang diberi tambahan susu dan krim karena kandungan kalorinya cenderung tinggi. Mengonsumsinya dengan sembarangan dikhawatirkan bisa memicu kenaikan berat badan dan dampak lainnya. Konsumsi kopi hitam bisa dijadikan pilihan yang lebih bijak.

Selain itu, kita juga bisa memilih kopi organik yang kini mulai banyak ditemukan di kafe-kafe atau dikemas dalam wadah yang berkualitas. Memang, harganya akan jauh lebih mahal dibandingkan dengan kopi instan sachetan, namun kualitasnya lebih baik.

  1. Menambahkan Bubuk Kakao

Alih-alih menambahkan susu atau krim demi membuat kopi menjadi tidak terlalu pahit, pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk menambahkan bubuk kakao di dalamnya. Pakar kesehatan menyebut bubuk kakao jauh lebih sehat dibandingkan dengan bahan-bahan tersebut. Hal ini juga jauh lebih baik

Read the rest

Kopi, Baik atau Buruk bagi Asam Urat?

Photo Source: Joseph Ruiz

DokterSehat.Com– Kopi masih menjadi minuman yang digemari oleh banyak orang. Hanya saja, khusus bagi penderita masalah asam urat, mereka ragu untuk minum kopi karena menganggapnya bisa memperburuk kondisi asam urat yang diderita. Sebenarnya, kopi bisa memberikan manfaat atau justru berbahaya bagi penderita asam urat?

Dampak Minum Kopi bagi Risiko Asam Urat

Pakar kesehatan menyebut konsumsi kopi dengan jumlah yang tepat secara rutin bisa membantu menurunkan risiko terkena penyakit jantung, beberapa jenis kanker, dan diabetes tipe 2. Beberapa penelitian lainnya juga menghasilkan fakta bahwa kopi bisa memperbaiki kondisi persendian.

Penelitian yang dilakukan pada 2007 dilakukan untuk mengetahui kaitan konsumsi kopi dengan risiko terkena asam urat pada sekitar 46 ribu pria. Hasil dari penelitian ini adalah, jika konsumsi dilakukan empat atau lima cangkir setiap hari, maka risiko terkena asam urat bisa lebih rendah 40 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak rutin mengonsumsinya.

Kopi decaf yang tidak memiliki kafein juga bisa menurunkan risiko terkena asam urat. Hanya saja, khusus untk teh, dampaknya tidak begitu besar.

“Ada teori yang menyebut komponen di dalam kopi, tepatnya asam klorogenik yang termasuk dalam sejenis antioksidan bisa menurunkan risiko terkena penyakit asam urat,” ucap Elinor Mody, MD yang berasal dari Women’s Orthopedic and Joint Disease Program at Brigham and Women’s Hospital, Boston, Amerika Serikat.

Asam klorogenik dan antioksidan lainnya bisa menurunkan kadar hormon insulin di dalam darah. Kadar insulin dan asam urat memiliki kaitan yang erat. Jika kadar insulin terlalu rendah, maka kadar asam urat biasanya juga akan ikut rendah. Hal yang sama juga berlaku sebaliknya.

Kafein dan Risiko Asam Urat

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, kopi bisa membantu mencegah datangnya penyakit asam urat, namun bagi mereka yang sudah mengidap penyakit ini, bisa jadi akan memicu gejalanya, khususnya jika mereka tidak rutin mengonsumsinya.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2010, disebutkan bahwa orang-orang

Read the rest