Category Archives: mencegah kanker

Manfaat Teh Hitam, Bisa Cegah Penyakit Jantung?

Photo Source: Flickr/vanf

DokterSehat.Com– Masyarakat Indonesia cenderung belum benar-benar memahami jenis-jenis teh. Kebanyakan orang berpikir jika teh hanyalah yang biasa kita seduh setiap hari, baik itu berupa teh celup ataupun teh tubruk. Padahal, dalam realitanya ada beberapa jenis teh yang bisa memberikan manfaat kesehatan yang sangat besar. Salah satunya adalah teh hitam.

Manfaat Teh Hitam dalam Mencegah Penyakit Jantung

Pakar kesehatan menyebut teh hitam diolah dengan proses oksidasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan teh hijau. Hal ini membuatnya memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi. Sebagaimana kopi yang juga memiliki kandungan kafein tinggi, teh hitam juga bisa memberikan manfaat kesehatan bagi jantung.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam US National Library of Medicine National Institute of Health, dihasilkan fakta bahwa rutin mengonsumsi teh hitam tanpa tambahan gula sebanyak tiga cangkir dalam sehari sudah mampu menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner dengan signifikan. Penelitian lain yang melibatkan 45 orang dan dilakukan selama tiga bulan juga menghasilkan fakta bahwa rutin minum teh hitam sebanyak lima cangkir setiap hari mampu menurunkan kadar kolesterol jahat hingga 11 persen.

Hanya saja, pakar kesehatan menyebut konsumsi teh hitam sebaiknya dibatasi agar tidak melebihi 8 cangkir setiap hari. Jika dilakukan, maka asupan kafein akan berlebihan dan bisa memberikan efek samping berupa susah tidur, cemas dan gelisah, mengalami anemia, hingga mengalami osteoporosis akibat banyaknya kalsium yang terbuang dari dalam tubuh.

Manfaat Teh Hitam bagi Kesehatan

Selain bisa memberikan manfaat kesehatan bagi jantung, pakar kesehatan menyebut ada banyak sekali manfaat kesehatan lain yang bisa didapatkan jika kita rutin mengonsumsi teh hitam.

Berikut adalah manfaat-manfaat kesehatan tersebut.

  1. Menyediakan Antioksidan dalam Jumlah yang Banyak

Sebagaimana teh-teh pada umumnya, teh hitam tinggi kandungan antioksidan. Beberapa jenis antioksidan yang bisa kita temukan di dalamnya adalah polifenol, thearubigin, theaflavin, serta katekin.

Keberadaan antioksidan ini bisa membantu mencegah paparan buruk radikal bebas yang

Read the rest

Bawang Merah Turunkan Risiko Kanker Payudara

Photo Source: Flickr/notionscapital

DokterSehat.Com– Bawang merah dan bawang putih adalah bumbu makanan yang hampir selalu kita gunakan saat memasak. Keberadaan bumbu ini bisa membuat rasa dan aroma makanan menjadi semakin nikmat. Tak hanya itu, pakar kesehatan menyebut mengonsumsinya secara teratur bisa membantu mencegah datangnya berbagai macam masalah kesehatan.

Manfaat Bawang Merah dan Bawang Putih Dalam Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Medical Daily, disebutkan bahwa bawang merah serta bawang putih memang bisa menurunkan risiko salah satu kanker paling mematikan dan paling sulit untuk diobati ini. Hal ini diungkap dalam penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dan Puerto Rico.

Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa masyarakat yang rutin mengonsumsi makanan khas Puerto Rico, Sofrito, cenderung memiliki risiko terkena kanker payudara yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan yang jarang mengonsumsinya. Sebagai informasi, sofrito memiliki bahan utama berupa bawang merah dan bawang putih.

“Masyarakat Puerto Rico cenderung memiliki risiko kanker payudara yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan masyarakat Amerika Serikat. Hal ini sepertinya terkait dengan kebiasaan mengonsumsi sofrito yang merupakan salah satu makanan pokok di wilayah tersebut,” ucap salah satu peneliti yang berasal dari University of Buffalo, Gauri Desai.

Sebagai informasi, penelitian ini melibatkan sekitar 600 wanita dalam kurun waktu 2008 hingga 2014. Para partisipan ini dicek pola makan hariannya dan kecenderungan untuk terkena kanker payudara.

Dalam penelitian yang kemudian dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Nutrition and Cancer ini, disebutkan bahwa partisipan yang mengonsumsi sofrito lebih dari satu dalam sehari mampu menurunkan risiko terkena kanker payudara sebanyak 67 persen lebih rendah dibandingkan dengan partisipan yang jarang mengonsumsinya.

“Sepertinya sofrito yang kaya bawang merah dan bawang putih memang bisa menurunkan risiko kanker payudara,” ucap Desai.

Para peneliti menyebut bawang merah dan bawang putih tinggi kandungan flavonols dan organosulfar yang bisa menurunkan risiko kanker. Khusus untuk bawang putih, terdapat kandungan

Read the rest

Belanja Baju Online Bisa Picu Kanker? Waspada!

Photo Source: Flickr/Marco Verch

DokterSehat.Com– Belakangan ini, semakin banyak orang yang terbiasa untuk berbelanja secara online. Hal ini disebabkan oleh kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan dengan melakukannya. Cukup dengan membuka ponsel atau laptop, kita sudah bisa membeli benda-benda yang diinginkan. Sayangnya, belakangan ini ada anggapan yang menyebut berbelanja baju secara online bisa saja menyebabkan datangnya kanker.

Belanja Baju Online Bisa Sebabkan Kanker

Situs The Sun baru-baru ini mengungkap kemarahan warganet di Inggris yang pernah berbelanja di salah satu situs belanja online di negara tersebut. Situs ini menyediakan pakaian-pakaian yang cantik dengan harga yang terjangkau. Hal ini tentu menarik perhatian banyak pembeli.

Masalahnya adalah kebanyakan orang tidak begitu mempedulikan bahan-bahan apa saja yang dijadikan pakaian. Padahal, bisa jadi bahan yang digunakan sangatlah berbahaya. Sayangnya, hal inilah yang terjadi pada pakaian-pakaian yang dijual situs tersebut.

Salah seorang pelanggan situs ini baru saja membaca keterangan lebih lengkap tentang pakaian yang dijual. Hasilnya adalah, ditemukan fakta bahwa pakaian-pakaian ini bisa saja memiliki bahan yang berpotensi menyebabkan kanker.

Pelanggan ini mengunggah keterangan yang diambil dari situs tersebut yang bertuliskan “Beberapa produk dari toko online kami bisa saja memiliki kandungan kimia yang dianggap oleh Pemerintah Negara Bagian California, Amerika Serikat bisa menyebabkan kanker, gangguan reproduksi, dan lain-lain. Kandungan ini masuk ke dalam daftar bahan kimia yang patut diwaspadai bernama Proportion 65.”

Masalahnya adalah tidak semua situs belanja online menyediakan informasi tentang bahan-bahan pakaian yang digunakan. Selain itu, banyak pelanggan yang tidak begitu memperhatikan dengan detail bahan pakaian yang dibeli. Hal inilah yang dikhawatirkan bisa menyebabkan peningkatan risiko kanker.

Melihat fakta ini, sebaiknya memang kita harus lebih cermat dalam mengecek bahan atau kandungan barang yang kita beli secara online demi mencegah datangnya masalah kesehatan.

Berbagai Hal Pemicu Kanker

Selain berbelanja pakaian secara online, pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal lain yang tanpa diduga bisa memicu datangnya

Read the rest

Jarang Bercinta, Risiko Kanker Lansia Meningkat

Photo Source: Flickr/mrhayata

DokterSehat.Com– Seiring dengan bertambahnya umur, semakin menurun pula hasrat untuk bercinta dengan pasangan. Di usia paruh baya atau lansia misalnya, kecenderungan untuk melakukannya semain berkurang. Meski dianggap sebagai sesuatu yang wajar, pakar kesehtan menyebut hal ini juga bisa memberikan kerugian tersendiri.

Dampak Jarang Bercinta bagi Risiko Kanker

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Anglia Ruskin University, Inggris, dihasilkan fakta bahwa jarang bercinta bisa menyebabkan peningkatan risiko kanker bagi para pria berusia lansia. Fakta ini terungkap setelah para peneliti mengecek kondisi kesehatan dari 5.700 pria dan wanita berusia lanjut.

Sebagai informasi, sekitar dua per tiga dari pria yang jarang berhubungan intim setelah usianya melebihi 50 tahun cenderung memiliki risiko kanker yang lebih besar dibandingkan dengan mereka yang lebih banyak melakukannya. Selain itu, 64 persen wanita berusia lansia cenderung mengalami kondisi kurang sehat jika lebih jarang bercinta.

Bercinta ternyata tak hanya tentang pemuas nafsu belaka. Dalam realitanya, bercinta bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Sebagai contoh, saat melakukannya tubuh bisa mengalami pembakaran kalori sebanyak 85 kkal sekaligus membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat.

Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa pria yang jarang bercinta cenderung memiliki peluang 63 persen terkena kanker. Sementara itu, 41 persen pria dari kelompok yang sama cenderung mengembangkan penyakit berbahaya dalam jangka panjang.

Penelitian sebelumnya juga mengungkap fakta yang serupa, yakni pria yang jarang berhubungan intim karena kondisi tertetu seperti mengalami masalah impotensi sebaiknya berhati-hati karena bisa saja mereka memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung. Penyakit lain yang bisa menyerang adalah diabetes atau radang sendi.

Lantas, seberapa banyakkah sebaiknya kita melakukan hubungan intim dengan pasangan demi mendapatkan manfaat kesehatan? Pakar kesehatan dr. Lee Smith menyebut kita bisa melakukannya sekitar sekali atau dua kali dalam seminggu.

Berbagai Cara Mencegah Kanker

Selain dengan tetap rajin bercinta dengan pasangan, pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal lain

Read the rest

Saus Tomat Bisa Cegah Kanker?

Photo Source: Flickr/Marco Verch

DokterSehat.Com– Kebanyakan masyarakat Indonesia lebih terbiasa mengonsumsi sambal alih-alih mengonsumsi saus tomat. Hanya saja, belakangan ini ada anggapan yang menyebut makan saus tomat bisa membantu menurunkan risiko terkena kanker. Apakah anggapan ini memang sesuai dengan fakta kesehatan?

Kaitan Antara Saus Tomat dengan Risiko Kanker

Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan di Universidad Politecnica de Valencia, Spanyol, dihasilkan fakta menarik tentang konsumsi saus tomat yang memang bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Dalam penelitian ini, disebutkan bahwa ekstrak tomat memang bisa membantu menurunkan risiko terkena kanker dengan signifikan.

Para peneliti menyhebut ekstrak tomat bisa membuat jumlah bakteri baik di dalam usus meningkat dengan signifikan. Saus tomat juga terbukti mampu memberikan manfaat layaknya makanan probiotik. Bahkan, pakar kesehatan menyebut manfaat kesehatan dari saus tomat yang sudah diolah jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan mengonsumsi tomat yang masih mentah.

Kandungan antioksidan di dalam saus tomat yang sangat tinggi ternyata bisa memberikan perlindungan bagi sel-sel tubuh, khususnya yang ada di dalam saluran pencernaan. Kandungan likopen yang ada di dalam tomat juga akan membuat jumlah bakteri baik yang berpengaruh besar bagi sistem imun tubuh semakin meningkat.

Penelitian ini juga mengungkap fakta bahwa saus tomat bisa membantu melawan perkembangan sel kanker, khususnya kanker lambung. Hal ini berarti, rutin mengonsumsi saus tomat memang terbukti bisa membantu menurunkan risiko terkena kanker dengan efektif.

Jangan Sembarangan Memilih Saus Tomat

Meskipun telah terbukti bisa memberikan manfaat bagi kesehatan, pakar kesehatan menyebut kita sebaiknya tidak sembarangan mengonsumsi saus tomat, khususnya saus tomat kemasan yang dijual di pasaran. Kita lebih direkomendasikan untuk mengonsumsi saus tomat buatan rumahan yang terbuat dari bahan alami dan tidak memiliki bahan tambahan lainnya yang kurang sehat.

Masalahnya adalah banyak saus tomat botolan yang ternyata dibuat dengan bahan-bahan kimia tambahan yang kurang sehat. Bahkan, jika saus tomat yang kita konsumsi adalah yang berharga

Read the rest