Category Archives: mencegah hipertensi

7 Cara Efektif Mencegah Tekanan Darah Tinggi

DokterSehat.Com– Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) menghasilkan fakta mengejutkan tentang jumlah penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi di Indonesia. Setidaknya, 34,1 persen atau sekitar 1 dari 3 orang di Indonesia mengalami masalah kesehatan ini. Angka ini tentu cukup mengkhawatirkan, bukan?

Berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi ditandai dengan hasil pengukuran yang melebihi 140/90 mmHg. Mengingat masalah kesehatan ini bisa berlanjut menjadi kondisi yang lebih serius seperti gagal ginjal, serangan jantung, dan stroke, sebaiknya memang kita berusaha untuk mencegah kedatangannya.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan demi mencegah tekanan darah tinggi.

  1. Rutin berolahraga

Salah satu cara paling ampuh untuk mencegah masalah tekanan darah tinggi adalah dengan rajin berolahraga. Beberapa jenis olahraga yang sangat direkomendasikan adalah jogging, bersepeda, dan berenang. Olahraga ini bisa dilakukan sekitar 30 menit setiap hari dengan frekuensi tiga atau lima kali dalam seminggu.

Dengan rutin melakukannya, jantung dan pembuluh darah akan lebih sehat sehingga risiko untuk terkena hipertensi akan semakin menurun.

  1. Menurunkan asupan garam

Tak hanya dengan menurunkan pemberian garam pada masakan yang kita olah sendiri, kita juga harus cermat dalam memilih makanan yang kita konsumsi di luar rumah atau makanan-makanan kemasan yang kita beli. Sebagai contoh, makanan cepat saji, daging olahan, biskuit, dan keripik kemasan biasanya tinggi kandungan garam sehingga sebaiknya kita hindari.

Kandungan garam yang tinggi bisa memicu peningkatan tekanan darah dengan signifikan sehingga akan meningkatkan risiko hipertensi.

  1. Memperbanyak asupan serat dari sayur dan buah-buahan

Salah satu cara untuk mencegah peningkatan tekanan darah adalah dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan. Beberapa jenis buah yang direkomendasikan adalah jambu biji, pisang, alpukat, dan buah naga.

Selain itu, kita juga bisa mengonsumsi seledri yang tinggi kandungan phtladites serta antikoagulan yang bisa menurunkan tekanan darah, mencegah pembekuan darah, dan mengatasi

Read the rest

7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

DokterSehat.Com– Tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang cukup banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Masalahnya adalah masih banyak orang yang menyepelekan gaya hidupnya sehari-hari sehingga rentan untuk terkena masalah kesehatan ini. Padahal, dengan menerapkannya, tekanan darah akan tetap normal dan risiko terkena hipertensi bisa ditekan.

Berbagai cara yang bisa dilakukan demi menjaga tekanan darah tetap normal

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan demi memastikan bahwa tekanan darah tidak melebihi batas normal.

Berikut adalah berbagai cara tersebut.

  1. Jogging di akhir pekan

Karena berbagai kesibukan, banyak orang yang hanya sempat berolahraga di akhir pekan. Meskipun begitu, pakar kesehatan menyebut hal ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan tidak melakukan olahraga sama sekali. Jika kita melakukan jogging setiap akhir pekan saja, maka tekanan darah bisa dijaga agar tetap normal.

Fakta ini terungkap dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Copenhagen City Heart, Denmark. Dalam peelitian yang melibatkan 20 ribu partisipan dengan usia 20 hingga 93 tahun ini, disebutkan bahwa jogging di akhir pekan sudah mampu memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan proses penyerapan oksigen, dan membuat tekanan darah tetap normal.

  1. Rutin makan yoghurt

Yoghurt lebih dikenal sebagai makanan untuk diet. Padahal, dalam realitanya makanan ini cocok untuk dikonsumsi siapa saja, termasuk bagi orang yang sehat dan ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di University of Minnesota, AS, dihasilkan fakta bahwa mengonsumsi yoghurt satu cangkir saja dalam sehari sudah mampu menurunkan tekanan darah.

Rutin makan yoghurt bahkan bisa membantu menurunkan risiko terkena hipertensi sebanyak 31 persen. Hal ini tentu bisa membantu mencegah datangnya masalah hipertensi dengan efektif.

  1. Rutin makan pisang

Selain yoghurt, kita juga sangat disarankan untuk mengonsumsi pisang jika ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal Online, disebutkan bahwa kandungan kalium yang tinggi di dalam pisang

Read the rest

7 Hal Tak Terduga yang Bisa Memicu Datangnya Hipertensi

DokterSehat.Com– Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang cukup banyak menyerang masyarakat Indonesia. Penyakit yang bisa berujung pada serangan jantung atau stroke yang mematikan ini seringkali disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Sayangnya, kita seringkali tidak menyadari berbagai hal yang bisa meningkatkan risiko terkena masalah kesehatan ini.

Berbagai hal tak terduga yang bisa meningkatkan risiko hipertensi

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal yang bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah. Kita harus mewaspadainya demi mencegah datangnya hipertensi.

Berikut adalah berbagai hal tersebut.

  1. Pola makan yang buruk

Pakar kesehatan menyebut pola makan sebagai salah satu pemicu paling utama dari masalah hipertensi. Sayangnya, banyak orang yang lebih mementingkan rasa yang enak alih-alih makanan yang sehat saat makan. Padahal, hal ini bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Sebagai contoh, makanan dengan kandungan garam atau lemak yang tinggi memang cenderung jauh lebih enak dari makanan tinggi serat layaknya sayur dan buah-buahan. Padahal, makanan-makanan ini bisa membuat tekanan darah naik dengan signifikan.

Cobalah untuk menurunkan asupan garam dan makanan tinggi lemak. Terapkanlah pola makan dengan lebih seimbang demi menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

  1. Kurang gerak

Karena aktivitas sehari-hari yang membuat kita lebih banyak duduk seharian, kita pun menjadi kurang gerak dan jarang berolahraga. Padahal, hal ini bisa membuat kesehatan pembuluh darah dan jantung semakin menurun. Pakar kesehatan pun menyebut kurang gerak berpengaruh besar bagi risiko terkena hipertensi.

Cobalah untuk lebih rajin berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari demi memperlancar sirkulasi darah dan membuat tekanan darah menurun. Selain itu, kita juga bisa membiasakan diri untuk lebih sering berjalan kaki, naik turun tangga, atau setidaknya melakukan peregangan.

  1. Berat badan berlebihan

Berat badan berlebih yang membuat jumlah lemak lebih dari 20 persen berat total tubuh bisa menyebabkan peningkatan risiko terkena hipertensi dan kolesterol tinggi. Jika kondisi ini terus memburuk dan kita tak kunjung bisa membuat

Read the rest

Tinggal di Apartemen Bisa Picu Hipertensi

Photo Source: Flickr/thisisinbalitimur

DokterSehat.Com– Kini, semakin banyak orang yang memilih untuk tinggal di apartemen. Biasanya, mereka yang tinggal di jenis perumahan bertingkat ini adalah yang ada di kota besar. Selain karena minimnya lahan untuk membuat rumah tapak, apartemen sering dianggap sebagai hunian yang menawarkan lokasi yang strategis. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut tinggal di apartemen ternyata bisa meningkatkan risiko terkena hipertensi, lho.

Kaitan antara tinggal di apartemen dan risiko hipertensi

Situs EurekAlert menyebut tinggal di apartemen membuat kita menghirup polusi udara yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan lokasi di apartemen yang ada di keramaian.

Ditambah dengan tidak adanya pohon atau tanaman di apartemen, kualitas udara tentu akan semakin menurun. Selain bisa menyebabkan masalah kesehatan pada organ pernapasan, hal ini bisa meningkatkan risiko terkena hipertensi dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi udara di apartemen dibandingkan dengan rumah biasa. Penelitian ini juga mengecek dampak polusi udara dari posisi tempat tinggal dengan keberadaan lahan hijau atau di jalan raya. Setelahnya, para peneliti juga mengecek perkembangan kasus hipertensi pada masyarakat yang tinggal di lokasi tempat tinggal tersebut.

Masyarakat juga diminta untuk melakukan tes kadar trigliserida, gula darah, lipoprotein, dan obesitas. Mereka juga dicek gaya hidupnya sehari-hari, termasuk dalam pola makan, kebiasaan tidur, atau stres yang didapatkan.

Hasil dari penelitian ini adalah, tinggal di apartemen, khususnya yang lokasinya ada di dekat jalan raya cenderung meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke. Bahkan jika di sekitar apartemen minim lahan hijau atau pepohonan, risiko ini semakin meningkat.

Selain itu, kebisingan jalan raya juga berpotensi menyebabkan stres yang tak terduga. Hal ini juga bisa meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi

“Penelitian yang kami lakukan menghasilkan fakta bahwa sebaiknya memang kita mempertimbangkan lokasi tempat tinggal jika ingin mencegah datangnya hipertensi atau masalah kesehatan lainnya,” jelas salah satu peneliti

Read the rest

Bukan Garam, Hipertensi Justru Lebih Sering Dipicu Oleh Gula


DokterSehat.Com– Jika kita membahas tentang penyebab utama dari masalah hipertensi, hal pertama yang akan terpikirkan biasanya adalah konsumsi garam. Memang, kandungan natrium di dalam garam bisa membuat pembuluh darah menyempit sehingga membuat tekanan darah naik dengan signifikan, namun pakar kesehatan menyebut kebanyakan kasus hipertensi justru dipicu oleh gula, bukannya garam. Bagaimana hal ini bisa terjadi? […]

Source link Read the rest