Category Archives: mencegah hepatitis

Kunyit Bisa Mengobati Hepatitis A?

Photo Source: Steve Buissinne from Pixabay

DokterSehat.Com– Kunyit lebih dikenal sebagai bumbu atau pewarna alami makanan. Bahan alami dengan warna kuning atau jingga ini juga sering dijadikan jamu karena dianggap bisa memberikan banyak manfaat kesehatan. Hanya saja, apakah benar jika kunyit bisa dijadikan penyembuh hepatitis A?

Pengaruh kunyit dalam mengatasi masalah hepatitis A

Beberapa saat lalu, masalah hepatitis A memang sempat memicu kehebohan di Jawa Timur. Hal ini disebabkan oleh banyaknya warga yang tertular masalah kesehatan ini. Sebagian pakar kesehatan bahkan sampai berinisiatif memberikan pil atau kapsul yang isinya adalah ramuan bahan alami seperti kunyit dan temulawak pada penderita penyakit ini agar bisa lebih cepat sembuh.

Ramuan ini jika dikonsumsi tiga kali sehari disebut-sebut bisa menyembuhkan. Bahkan, bagi orang yang sehat, mengonsumsinya sekali saja dalam sehari bisa mencegah kedatangan hepatitis A.

Sebuah penelitian yang diadakan di Austria membuktikan bahwa kandungan kurkumin di dalam kunyit bisa membuat fungsi hati semakin membaik. Jika hati sempat mengalami kerusakan akibat penyakit tertentu, bisa kembali menjadi lebih sehat berkat pengaruh dari kandungan ini.

Fakta ini terungkap dari penelitian yang dilakukan dengan menggunakan tikus percobaan. Dalam penelitian ini, tikus-tikus dikondisikan agar menderita penyakit saluran empedu dan penyakit hati. Hasil dari penelitian ini adalah, kurkumin bisa memcegah penumpukan jaringan ikat, mengatasi peradangan, sekaligus memperbaiki kondisi hati.

Hanya saja, penelitian ini tidak secara langsung menyebut kunyit bisa menyembuhkan hepatitis A, salah satu kondisi yang juga bisa disebut sebagai penyakit hati. Hal ini berarti, kunyit tidak serta merta bisa dijadikan obat hepatitis A. Penderita penyakit ini harus mematuhi saran dokter untuk menjalankan terapi atau mengonsumsi obat-obatan yang dianjurkan.

Meskipun begitu, jika memang ingin mengonsumsi jamu atau olahan kunyit lainnya demi mendukung proses kesembuhan hepatitis A, hal ini bisa saja dilakukan asalkan diperbolehkan oleh dokter sebelumnya.

Beberapa cara yang bisa dilakukan demi mencegah tertular penyakit hepatitis A

Kita

Read the rest

KLB Hepatitis A di Pacitan, Ketahui Penularannya!

DokterSehat.Com– Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebut masih mendalami kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) hepatitis A yang kini sedang mewabah di Pacitan, Jawa Timur. Sebenarnya, seperti apa kasus wabah penyakit hepatitis A di Pacitan? Lalu, seperti apa penularan penyakit ini?

KLB Hepatitis A di Pacitan Menyerang Hampir 1.000 Warga

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut hingga saat ini setidaknya 975 orang telah didiagnosis terkena hepatitis A di Pacitan.

Khofifah menyebut proses penularan hepatitis A memang sudah cenderung menurun. Ia juga menyebut pemicu dari penularan penyakit ini lebih karena pola hidup bersih dan sehat yang masih belum diterapkan oleh masyarakat Pacitan.

“Awal masalahnya terkait dengan air bersih. Jadi kami akan suplai kebutuhan air bersih ke masyarakat,” ucapnya.

Khofifah juga langsung meminta Dinas Kesehatan Provinsi Jatim untuk segera memeriksa kadar kebersihan air di kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah ini.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI, Wiendra Waworuntu menyebut masa inkubasi menjadi penentuan lamanya status KLB ditetapkan di Pacitan, yakni dua bulan. Proses inkubasi virus dalam menginfeksi tubuh penderitanya hingga akhirnya memicu gejala hepatitis sekitar 15-50 hari.

Wiendra juga menyebut Dinas Kesehatan setempat telah melakukan proses desinfeksi berupa pemberian kaporit pada sumber air yang disebut-sebut sebagai sumber dari mewabahnya hepatitis A di Pacitan. Diharapkan, proses ini bisa menghentikan penyebaran virus hepatitis A.

Penularan penyakit hepatitis A di Pacitan diduga karena warga mengonsumsi air yang berasal dari Sungai Sukarejo. Air ini didistribusikan oleh truk tangki yang dijual ke warga. Sampai saat ini, Wiendra masih mendalami dugaan ini dan menyebut ada banyak faktor yang memengaruhi penularan hepatitis, khususnya dalam hal gaya hidup atau pola makan yang tidak sehat.

Cara Penularan Hepatitis A

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal yang bisa memicu penularan hepatitis A. Berikut adalah berbagai hal yang bisa memicu penularan penyakit ini yang sebaiknya kita

Read the rest

Bersalaman Bisa Picu Penularan Hepatitis A?

Photo Source: Flickr/ Amtec Photos

DokterSehat.Com– Kasus hepatitis A tiba-tiba saja meningkat dengan drastis di Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Hingga Kamis, 27 Juni 2019 malam, tercatat 824 orang mendertia masalah kesehatan ini. Kebanyakan pasien tertular oleh orang lain yang sudah terinfeksi sebelumnya.

Penyebab kasus hepatitis A di Pacitan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, dr. Eko Budiono menyebut penularan hepatitis yang terjadi di wilayah kerjanya terjadi dari orang ke orang. Apalagi hingga saat ini masih dianggap sebagai waktu yang tepat untuk saling berkunjung antar sanak keluarga mengingat momen yang belum lama setelah Hari Raya Idul Fitri. Hal ini membuat banyak orang yang melakukan kontak fisik seperti dengan bersalaman.

Ditambah dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang malas mencuci tangan setelah bersalaman, sebelum makan, atau setelah menggunakan kamar mandi, maka tangan pun akan dipenuhi dengan berbagai macam kuman, virus, dan bakteri yang bisa menyebabkan datangnya penyakit, termasuk hepatitis.

Eko juga menyoroti makanan dan minuman yang berpotensi menjadi penyebab hepatitis A. Berdasarkan pemeriksaan dari Dinkes Pacitan, diketahui bahwa sumber air yang digunakan warga memang sudah terpapar bakteri e-coli yang berbahaya.

Masyarakat Pacitan yang terpapar hepatitis A mengalami gejala seperti air seni dengan warna yang gelap, penurunan nafsu makan secara drastis, mual-mual dan muntah, dan nyeri sendi. Meski tingkat kematiannya cenderung rendah, Eko menyebut jajarannya tidak mau kecolongan dan berusaha untuk segera menurunkan penularannya.

Dari 824 orang yang sudah terinfeksi, 80 di antaranya masih dirawat di puskesmas dan rumah sakit. Eko pun menyarankan siapa saja untuk mulai rajin mencuci tangan dan benar-benar memasak air hingga mendidih. Selain itu, sebaiknya pisahkan peralatan makan dan minum yang digunakan penderita hepatitis agar tidak mudah menular ke orang lain.

Cara mencegah penularan hepatitis

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa hal yang bisa kita lakukan jika memang ingin mencegah datangnya hepatitis.

Berikut adalah yang perlu kita lakukan.

  1. Melakukan vaksinasi

Read the rest