Category Archives: marah

5 Manfaat Marah-Marah (Tidak Selalu Negatif)

DokterSehat.Com – Semua orang pasti pernah marah. Ada saja kejadian-kejadian  yang membuat kita ‘naik pitam’ hingga akhirnya emosi yang tak tertahanakan tersebut diluapkan dalam kemarahan. Marah-marah memang memiliki kesan yang tidak baik, bahkan tak jarang malah memicu pertengkaran. Tapi tahukah Anda, bahwa ada manfaat di balik marah tersebut? Lantas, apa saja manfaat marah-marah sebagaimana dimaksud?

Manfaat Marah-Marah bagi Diri Sendiri

Suka marah-marah atau memiliki sifat pemarah sudah lazim dianggap sebagai sesuatu yang negatif. Anda tentu sudah sangat familiar dengan guyonan “jangan marah-marah, nanti cepat tua”, bukan? Hal tersebut seakan makin memperjelas citra buruk dari sifat alami manusia yang satu ini. Sehingga, banyak orang berusaha untuk sebisa mungkin mengendalikan amarahnya kala dilanda kejadian yang memancing emosi.

Namun jangan salah, marah-marah tidak selamanya negatif, kok. Faktanya, ada sejumlah ‘keuntungan’ yang bisa Anda dapatkan dari marah-marah. Berikut ini adalah manfaat marah-marah yang perlu untuk diketahui.

1. Memotivasi Diri Sendiri

Ketika seseorang marah-marah, maka ada beberapa faktor yang menjadi pemicunya. Dianggap sebelah mata, dikucilkan, hingga diperlakukan secara tidak adil adalah salah satunya. Nah, pada kasus seperti ini, manfaat marah-marah secara tidak langsung akan membuat Anda termotivasi untuk keluar dari ‘penindasan’ yang dialami tersebut.

Awalnya Anda akan merasa kesal, baik pada diri sendiri maupun orang-orang yang telah meremehkan. Namun sehabis itu, Anda akan termotivasi, entah jadi semakin giat berlatih, bekerja, dan sebagainya.

2. Membuat Bicara jadi Lebih Jelas

Ken Yeager, PhD, Clinical Director dari Stress, Trauma, and Resilience Program di Ohio State University Wexner Medical Center mengungkapkan bahwasanya manfaat marah-marah dapat membuat seseorang menjadi bicara lebih jelas sehingga apa yang hendak disampaikan benar-benar dimengerti oleh lawan bicaranya.

Hal ini dimungkinkan oleh karena saat marah-marah, Anda tidak harus memikirkan bagaimana cara menyampaikan sesuatu dengan baik tanpa berisiko menyinggung lawan bicara. Dengan marah-marah, Anda malah jadi lebih ‘jujur’ dan apa adanya. Bukankah benar begitu?

Namun, jangan sampai

Read the rest

Pengidap Hipertensi Pasti Lebih Mudah Marah?

DokterSehat.Com– Ada sebuah anggapan yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia, yakni mereka yang menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi pasti cenderung mudah marah dan memiliki emosi yang kurang stabil. Apakah anggapan ini memang sesuai dengan fakta medis?

Kaitan antara hipertensi dan kebiasaan marah-marah

Pakar kesehatan menyebut anggapan ini sebenarnya tidk benar-benar salah, namun hal ini juga bukan berarti bahwa setiap penderita hipertensi pasti akan cenderung mudah marah.

Hipertensi bisa membuat kepala terasa sakit atau gejala lainnya sehingga membuat seseorang lebih rentan mengalami gangguan suasana hati, namun ada juga penderita hipertensi yang tetap bisa menahan emosinya sehingga tidak mudah marah.

Sebenarnya, hingga saat ini pakar kesehatan masih mencari tahu penyebab pasti mengapa banyak penderita hipertensi kesulitan untuk mengendalikan emosinya. Sebagian pakar bahkan mengungkap beberapa teori terkait dengan hal ini.

Berikut adalah beberapa teori tersebut.

  1. Kesulitan untuk mengendalikan stres

Stres dan hipertensi adalah dua hal yang memiliki kaitan erat. Jika kita kerap mengalami stres, maka risiko untuk terkena peningkatan tekanan darah akan meningkat. Hal ini disebabkan oleh kemampuan stres dalam membuat pembuluh darah menyempit dan akhirnya memicu hipertensi. Sebaliknya, hipertensi juga bisa memperberat stres.

Tekanan darah yang tinggi bisa memberikan sensasi tidak nyaman pada tubuh. Jika kita juga dibebani dengan stres akibat pekerjaan atau masalah lainnya, maka hal ini akan membuat sensasi tidak nyaman seperti sakit kepala akan semakin memburuk. Hal ini ternyata bisa membuat kita menjadi lebih mudah marah.

  1. Pengaruh dari obat penurun hipertensi

Sebagian penderita hipertensi diminta untuk mengonsumsi obat-obatan yang ditujukan untuk menurunkan tekanan darah. Obat-obatan ini memang cukup ampuh untuk mengendalikan hipertensi, namun obat-obatan ini memiliki kandungan yang bisa memberikan dampak bagi suasana hati. Fakta ini terungka dari sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal berjudul Hypertension Journal Report.

Beberapa jenis obat hipertensi yang bisa memberikan dampak ini adalah obat berjenis beta-blocker atau calcium antagonist. Obat-obatan ini ditujukan

Read the rest