Category Archives: makan cokelat

Punya Masalah Lambung Nggak Boleh Makan Cokelat?

Photo Source: Flickr/Tatsuo Yamashita

DokterSehat.Com– Siapa sih yang nggak suka dengan cokelat? Camilan yang memiliki rasa manis ini digemari hampir semua orang karena bisa membuat sensasi bahagia setelah mengonsumsinya. Hanya saja, ada anggapan yang menyebut mereka yang menderita maag atau masalah asam lambung sebaiknya menghindari cokelat. Apakah anggapan ini memang benar?

Dampak makan cokelat bagi kesehatan lambung

Pakar kesehatan menyebut cokelat memang bisa memberikan dampak bagi fungsi dan kondisi lambung. Apalagi jika kita memiliki riwayat msalah asam lambung sebelumnya.

Berikut adalah dampak-dampak tersebut.

  1. Cokelat bisa membuat otot sfingter esophagus menjadi lemas.

Orang-orang yang memiliki gangguan pencernaan seperti masalah GERD atau refluks asam lambung memang sebaiknya menghindari cokelat. Hal ini disebabkan oleh kemampuan cokelat dalam membuat masalah kesehatan ini kambuh.

Normalnya, di bagian bawah kerongkongan terdapat otot atau katup sfingter esophagus yang bisa menahan asam lambung agar tidak sampai naik ke bagian atas. Sayangnya, kandungan di dalam cokelat bisa membuat katup ini melemas dan akhirnya lebih mudah dibuka oleh asam lambung. Asam lambung pun akhirnya naik hingga ke kerongkongan dan menyebabkan gejala yang kita sering sebut sebagai maag ini.

Selain cokelat, pakar kesehatan menyebut ada beberapa jenis makanan atau minuman lain yang bisa menyebabkan dampak melemasnya otot sfingter esophagus seperti buah-buahan dari keluarga jeruk, khususnya jeruk lemon dan jeruk nipis yang sangat asam, keluarga bawang, tomat, minuman dengan kandungan kafein tinggi seperti kopi, minuman beralkohol, minuman bersoda, dan kebiasaan merokok.

  1. Cokelat tinggi kandungan lemak

Cokelat sebenarnya termasuk dalam camilan yang sehat, namun ada sebagian jenis cokelat yang memiliki kandungan lemak cukup tinggi. Masalahnya adalah keberadaan lemak ini bisa meningkatkan risiko kekambuhan gejala kenaikan asam lambung.

Lemak bisa membuat pencernaan berjalan dengan jauh lebih lambat. Hal ini membuat proses pengosongan lambung juga ikut melambat. Lambung pun terus memproduksi asam sehingga jumlahnya menjadi berlebihan. Ditambah dengan kemampuan otot sfingter esophagus yang melemah,

Read the rest