Category Archives: kurang tidur

Insomnia Picu Penyakit Jantung dan Stroke

Photo Source: Flickr/juditk

DokterSehat.Com– Salah satu masalah kesehatan yang kini semakin sering dialami oleh manusia adalah insomnia atau susah tidur. Seringkali hal ini terkait dengan stres yang bisa dipicu oleh faktor pekerjaan, kemacetan, dan masalah-masalah lainnya. Tak hanya akan membuat kita merasa mengantuk atau kurang fit, sering mengalami insomnia juga bisa memberikan dampak lain, tepatnya dalam hal memicu stroke dan penyakit jantung.

Dampak Insomnia bagi Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

Dalam penelitian yang dilakukan di Tiongkok, 500 ribu orang dengan usia rata-rata 51 taun dilibatkan. Hasilnya adalah, insomnia dialami oleh satu dari tiga orang dewasa. Masalahnya adalah hal ini juga bisa mempengaruhi fungsi tubuh dengan signifikan, termasuk dalam hal meningkatkan risiko stroke atau terkena serangan jantung.

Hal ini sepertinya terkait dengan kemampuan kurang tidur dalam memicu tekanan darah tinggi dan gangguan pada sistem metabolisme tubuh. Hal ini bisa berimbas pada peningkatan risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Dalam penelitian ini, para partisipan dicek kebiasaan tidurnya setiap hari dalam sepekan demi mengetahui apakah mengalami satu dari tiga gejala dari insomnia, yakni sulit untuk terlelap, bangun di waktu yang lebih awal dari normal, dan mengalami dampak seperti sulit berkonsentrasi atau sulit berpikir di siang hari.

Selain itu, para partisipan juga dicek kondisi kesehatannya untuk mengetahui apakah memiliki faktor risiko terkena penyakit kardiovaskular seperti kebiasaan merokok, olahraga, hingga kebiasaan mengonsumsi alkohol.

Hasil dari penelitian ini adalah, partisipan yang mengalami tiga gejala insomnia sekaligus akan mengalami peningkatan risiko terkena stroke dan serangan jantung hingga 18 persen. Mereka yang hanya sering bangun di waktu yang lebih awal dan tak bisa tidur kembali mengalami peningkatan risiko terkena penyakit ini sebesar 7 persen dan mereka yang sulit berpikir di siang hari mengalami peningkatan risiko hingga 13 persen.

“Ada kaitan erat antara insomnia dengan penyakit jantung dan stroke. Jika hal ini dialami oleh orang dewasa berusia muda atau

Read the rest

Kurang Tidur Tingkatkan Stres Hingga 30 Persen!

Photo Source: Flickr/sfllaw

DokterSehat.Com– Banyak orang yang masih terbiasa untuk begadang di malam hari demi menonton acara televisi, mengobrol, atau sekadar bermain game. Meskipun sangat menyenangkan untuk dilakukan, pakar kesehatan menyebut kebiasaan kurang tidur ini bisa memberikan dampak sangat buruk bagi kesehatan. Salah satunya adalah bisa membuat kita lebih mudah stres. Kok bisa?

Dampak Kurang Tidur bagi Stres

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di University of California, Berkeley, Amerika Serikat, disebutkan bahwa 330 partisipan dengan usia 18 sampai 50 tahun dilibatkan. Mereka dicek kebiasaan tidurnya setiap malam sekaligus kondisi kesehatan mentalnya. Para partisipan diminta untuk melakukan tes MRI dan polysomnography. Sebagai informasi, tes terakhir bisa mengecek apakah seseorang mengalami gangguan tidur atau tidak.

Pemeriksaan ini mampu mengukur gelombang otak saat menonton video klip yang bisa mempengaruhi emosi. Aktivitas ini dilakukan dua kali, yakni saat mereka baru saja bangun dari tidur yang berkualitas dan saat baru bangun dari tidur dengan durasi yang kurang. Selain itu, para partisipan juga diminta untuk mengisi kuesioner yang tujuannya adalah mengukur stres.

Hasil dari penelitian yang kemudian dipublikasikan hasilnya dalam jurnal berjudul Nature Human Behavior ini membuktikan bahwa kurang tidur bisa membuat kecemasan meningkat dan berimbas pada meningkatnya stres. Hal ini disebabkan oleh kemampuan kurang tidur dalam membuat bagian abu-abu di dalam otak atau medial prefrontal cortex tertutup. Area ini memiliki pengaruh besar dalam mengendalikan kecemasan.

Kondisi ini juga akan berimbas pada lebih aktifnya pusat emosi di dalam otak yang akhirnya berimbas pada mudahnya kecemasan muncul dan meningkatkan level stres hingga 33 persen.

Penelitian lainnya yang dilakukan dengan melibatkan 280 partisipan selama empat hari juga membuktikan bahwa durasi tidur yang kurang akan membuat stres emosional naik hingga 30 persen. Pemimpin penelitian, Matthew Walker menyebut tanpa mendapatkan tidur yang cukup, pikiran tidak mampu menggunakan logikanya dengan maksimal. Hal ini akan membuat emosi lebih mudah

Read the rest

Hobi Begadang Bisa Sebabkan Kanker Hati?

Photo Source: Flickr/candelabrumdanse

DokterSehat.Com– Belakangan ini ada pesan berantai di media sosial dan aplikasi percakapan ponsel pintar yang menyebut hobi begadang bisa menyebabkan kenaikan risiko terkena kanker hati. Apakah pesan ini memang sesuai dengan fakta kesehatan?

Pesan yang Menyebut Hobi Begadang Bisa Picu Kanker Hati

Dalam pesan tersebut, disebutkan bahwa di malam hari tubuh melakukan proses detoksifikasi tubuh. Pesan ini diklaim berasal dari National Taiwan Hospital dan menyarankan kita untuk tidak tidur lebih dari pukul 22.00 malam.

Pesan ini menyebut pukul 23.00 hingga 01.00 dini hari adalah waktu saat hati melakukan proses pembersihan racun atau detoksifikasi. Proses ini baru bisa dijalankan jika kita tidur dengan nyenyak. Sementara itu, di waktu pukul 01.00 hingga 03.00, terjadi proses detoksifikasi di empedu dan dua jam kemudian terjadi proses detoksifikasi di paru-paru.

Setelah pukul 05.00 hingga 07.00, sangat disarankan untuk buang air besar karena di waktu inilah usus besar melakukan proses detoksifikasi. Sementara itu, pukul 07.00 hingga 09.00 adalah saat terbaik bagi usus halus menyerap makanan sehingga sebaiknya kita sarapan pagi.

Isi dari pesan ini sebenarnya sangat bagus karena meminta kita untuk tidur dengan waktu yang cukup setiap malam dan tidak begadang karena kebiasaan ini memang bisa memberikan dampak buruk bagi sistem metabolisme dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, sarapan pagi sebelum pukul 09.00 juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan.

Kaitan Antara Begadang dengan Kanker Hati

Sejak 1980an, kasus kanker hati cenderung meningkat jumlahnya hingga tiga kali lipat. Pakar kesehatan menyebut hal ini terkait dengan kebiasaan tidur masyarakat modern yang semakin buruk. Hal ini ternyata bisa memberikan dampak yang sangat buruk bagi organ hati.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ahli dari Baylor College of Medicine, Texas, Amerika Serikat dan dipublilkasikan hasinya dalam jurnal berjudul Cancer Cell, dihasilkan fakta bahwa 80 persen populasi di Amerika Serikat mengalami masalah tidur kronis yang membuat

Read the rest

Penyebab Banyak Anak Muda Terkena Penyakit Jantung

Photo Source: Flickr/John Dixon

DokterSehat.Com– Penyakit jantung dikenal luas sebagai penyakit yang menyerang para orang tua atau lansia, namun belakangan ini kasus penyakit ini juga cenderung meningkat di kalangan anak muda. Pakar kesehatan menyebut ada banyak hal yang memicu hal ini. Salah satunya adalah kebiasaan kurang tidur.

Kurang Tidur Membuat Anak Muda Rentan Terkena Penyakit Jantung

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Harvard Medical School, disebutkan bahwa remaja yang mengalami masalah kurang tidur akan memiliki risiko terkena penyakit jantung di usia dewasa yang lebih besar. Fakta ini diungkap dalam jurnal berjudul Pediatrics.

Dalam penelitian ini, 829 remaja dengan usia 12 – 16 tahun dilibatkan. Hasil dari penelitian ini adalah, sepertiga dari para partisipan ini tidur kurang dari 7 jam setiap malam. Sementara itu, separuh dari total remaja masih tidak mendapatkan waktu tidur yang ideal, yakni 8 hingga 9 jam setiap malam.

Para peneliti menyebut remaja yang mengalami masalah kurang tidur cenderung mengalami masalah sindrom metabolik seperti memiliki lemak perut yang banyak, mengalami hipertensi, masalah kolesterol tinggi, resistensi insulin, hingga memiliki risiko terkena diabetes. Para remaja ini juga cenderung memiliki prestasi yang buruk, lebih rentan depresi, lebih berisiko terkena kecelakaan dan penyakit jantung di usia dewasa.

Sebagai informasi, dalam 20 tahun belakangan, rata-rata durasi tidur para remaja di seluruh dunia menrun dengan signifikan. Semakin tua usia mereka, semakin menurun juga jam tidur yang mereka dapatkan.

Ada banyak sekali penyebab mengapa jam tidur para remaja ini cenderung menurun. Bedasarkan sebuah penelitian di Australia yang melibatkan 1.101 remaja berusia 13 hingga 16 tahun, disebutkan bahwa penggunaan ponsel  yang membuat mereka lebih sering melakukan chatting, mengecek media sosial, hingga bertelepon menjadi penyebab utamanya.

“Cahaya layar ponsel mengganggu ritme otak sehingga akan membuat kita sulit tidur. Hal ini juga akan mempengaruhi fungsi kognitif dan emosi. Sepertinya memang kita harus mulai mempertimbangkan aturan

Read the rest

Pengaruh Tidur bagi Kolesterol – Dokter Sehat

DokterSehat.Com– Salah satu hal yang harus diperhatikan jika ingin menerapkan gaya hidup lebih sehat adalah dengan mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap malam. Hal ini disebabkan oleh kemampuan tidur dalam mendukung sistem kekebalan tubuh, energi, metabolisme, hingga kadar kolesterol. Jika kita mengalami kurang tidur atau bahkan tidur dengan berlebihan, maka risiko untuk mengalami masalah kolesterol tinggi bisa meningkat dengan signifikan.

Dampak tidur bagi kolesterol dan lipid

Sebenarnya, kolesterol termasuk dalam sejenis lipid dengan molekul lemak. Kolesterol sebenarnya memiliki peran positif bagi kondisi tubuh. Hanya saja, jika kadarnya melebihi normal, bisa memberikan dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan.

Pakar kesehatan menyebut telah banyak penelitian yang membuktikan bahwa tidur kurang dari enam jam setiap malam akan membuat kadar kolesterol dan trigliserida meningkat dengan signifikan. Hanya saja, jika kita tidur lebih dari delapan jam setiap malam, dampak yang dirasakan juga akan sama.

Kurang tidur juga tidak hanya akan mempengaruhi kondisi kolesterol. Hal ini bisa meningkatkan risiko terkena diabetes, tekanan darah tingi, penyakit jantung, dan berbagai penyakit pernapasan lainnya.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa dampak kurang tidur bagi kadar kolesterol dan trigliserida pada wanita jauh lebih buruk dibandingkan bagi pria. Sebagai contoh, hal ini akan menurunkan kadar kolesterol baik hingga 6 mg/dL dan meningkatkan kadar trigliserida hingga 30 mg/dL. Sementara itu, kadar kolesterol jahat juga akan ikut naik meskipun belum ditemukan berapa rata-rata kenaikannya.

Bagi kaum pria, kurang tidur bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat hingga 9 mg/dL. Kebiasaan ini juga mempengaruhi kadar trigliserida dan kolesterol baik dengan signifikan sehingga bisa menyebabkan masalah sindrom metabolik.

Mengapa Kurang Tidur Bisa Mempengaruhi Kolesterol?

Pakar kesehatan menyebut kebiasaan tidur kurang dari enam jam setiap malam bisa mempengaruhi gaya hidup secara signifikan. Kita cenderung kurang berenergi, menerapkan pola makan yang buruk, dan lebih mudah terkena stres. Kita juga cenderung lebih jarang berolahraga. Padahal, kondisi ini akan memperburuk kondisi kolesterol

Read the rest