Category Archives: krim testosteron

7 Efek Samping Krim Testosteron yang Berbahaya

DokterSehat.Com – Testosteron adalah salah satu hormon yang sangat penting untuk tubuh. Selain untuk memunculkan tanda kelamin pria sekunder, testosteron juga bisa membantu tubuh dalam memproduksi sperma. Kalau produksi testosteron mengalami gangguan kemungkinan seperti ada masalah hypogonadism, tubuh akan mengalami banyak masalah. Kondisi ini biasanya diterapi dengan krim testosteron.

Efek samping krim testosteron

Salah satu cara mengatasi hypogonadism yang membuat pria tidak bisa menghasilkan testosteron dalam jumlah banyak adalah dengan krim, gel, atau cairan yang mengandung testosteron. Cairan itu akan dioleskan ke tubuh agar hormon seks pria itu jumlahnya cukup di dalam tubuh.

Sayangnya, metode pengobatan ini masih memiliki efek samping. Berikut beberapa efek samping yang bisa terjadi.

  1. Masalah kulit

Krim testosteron diaplikasikan secara langsung ke kulit. Jadi, secara langsung akan memberikan efek pada kulit. Beberapa efek yang akan didapatkan oleh pria kalau mengalami masalah ini terdiri dari perasaan panas, melepuh, gatal, perih, pembengkakan, kulit berwarna merah, muncul jerawat, dan menjadi kering.

Karena efek dari pengaplikasian krim cukup besar pada tubuh, ada baiknya untuk mengaplikasikannya pada kulit yang bersih dan tidak sedang dalam kondisi terluka. Kalau kulit yang memiliki luka terbuka, terkena krim, kemungkinan besar bisa memicu beberapa masalah seperti nyeri dan melepuh atau malah bernanah.

  1. Perubahan aktivitas berkemih

Masalah berkemih sering sekali terjadi pada pria kalau mereka mengalami masalah dengan aktivitas berkemih. Masalah berkemih yang akan terjadi terdiri dari seringnya buang air kecil khususnya di malam hari. Kondisi ini akan sangat mengganggu apalagi kondisinya mirip dengan anyang-anyangan yang mana kandung kemih kerap belum penuh.

Efek samping lainnya yang akan muncul adalah darah yang hadir di urine saat sedang berkemih. Rasa nyeri di area kemaluan juga muncul saat Anda buang air kecil. Kalau kondisi ini sering sekali terjadi, ada baiknya untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Bisa saja ada alternatif untuk mengurangi efek samping.

  1. Perubahan pada dada

Hormon yang masuk

Read the rest