Category Archives: kondom

6 Cara Memakai Kondom yang Benar (Wajib Tahu)

DokterSehat.Com – Kondom adalah salah satu alat kontrasepsi paling populer dan umum digunakan. Kemudahan dan harganya yang cukup terjangkau menjadi alasan mengapa kondom dijadikan pilihan utama untuk mencegah kehamilan dan untuk menghindari penyakit menular seksual. Sering disepelekan, cara memakai kondom yang benar perlu diperhatikan.

Ada berbagai merk kondom dapat dengan mudah kita temui di pasaran. Alat kontrasepsi yang satu ini pun hadir dengan berbagai macam varian rasa buah-buahan guna memberikan sensasi menyenangkan saat melakukan oral seks.

Cara Memakai Kondom yang Benar

Sebagai alat kontrasepsi, fungsi kondom tentu untuk mencegah kehamilan. Efektivitas kondom sangat bergantung dari cara memasang kondom itu sendiri (selain kualitas kondom). Faktanya, masih banyak orang yang belum tahu cara pakai kondom yang benar.

Berikut cara memakai kondom yang benar:

1. Buka Bungkus Kondom dengan Hati-Hati

Kondom sudah di tangan, kini saatnya memulai tahapan cara memakai kondom yang benar. Pertama-tama, buka bungkus kondom secara perlahan menggunakan jari-jari. Sebaiknya hindari membuka bungkus kondom menggunakan benda tajam seperti gunting atau pisau. Hal ini guna menghindari kondom sobek dan rusak.

Satu hal lagi, sobek bungkus kondom dari arah samping (biasanya dijelaskan pada kemasan kondom), alih-alih membukanya dari tengah.

Membuka bungkus kondom secara perlahan tanpa menggunakan benda tajam adalah bagian dari cara memasang kondom yang benar. Tekstur karet kondom yang rentan robek (terutama kondom supertipis) menjadi alasan mengapa hal ini benar-benar harus diperhatikan.

2. Pasang Kondom Saat Penis Ereksi Sempurna

Cara memakai kondom yang benar selanjutnya yakni pastikan penis sudah benar-benar ‘keras’ alias ereksi sempurna sebelum memasang kondom. Setelah penis ereksi, Anda bisa secara mandiri atau meminta pasangan (sekaligus membangkitkan gairah) untuk memasangkan kondom dari mulai ujung kepala penis hingga ujung penis.

3. Tekan Ujung Kondom

Dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk, tekan ujung kondom sesaat sebelum memakaikan kondom pada penis. Hal ini bertujuan untuk menghambat udara masuk sehingga kondom tidak mudah pecah.

Read the rest

3 Jenis Pelumas Kondom yang Bikin Seks Makin Hot!

DokterSehat.Com – Sebagian besar kondom yang ada di pasaran sudah menggunakan pelumas kondom bawaan. Kondom jenis ini bisanya menggunakan bahan sejenis spermisida yang akan mematikan sperma jika kantungnya bocor. Bahan nonoxynol-9 yang digunakan sebagai spermisida dikenal aman dan bisa digunakan kapan saja.

Sayangnya, tidak semua wanita tahan dengan bahan tambahan tersebut. Beberapa wanita dan sebagian pria bahkan mengalami alergi. Untuk mengatasi kondisi ini, pasangan seks disarankan untuk menggunakan pelicin kondom tang aman atau bahkan tanpa pelumas. Namun, ada baiknya anda mengenali beberapa jenis pelumas kondom yang aman bagi Anda.

Jenis Pelumas Kondom

Agar seks menggairahkan, pasangan seks dapat menggunakan beberapa jenis pelumas kondom seperti berikut ini:

1. Pelumas berbahan dasar air

Pelumas kondom dengan bahan dasar air tidak berbahaya untuk kesehatan. Pelumas ini juga mudah dicuci dengan air sehingga tidak akan mengering di dalam vagina. Bahan air pada pelumas juga tidak akan merusak kondom lateks. Kondisi ini akan membuat aktivitas seks menjadi aman dan kemungkinan terjadi kehamilan serta menghindari penularan penyakit.

Kelebihan: Tersedia secara luas, aman digunakan dengan kondom lateks, dan mudah dicuci dengan sabun dan air.

Kekurangan: Pelumas berbasis air cenderung menguap lebih cepat daripada jenis lain, sehingga penggunaan ulang sering diperlukan. Pelicin kondom jenis ini juga tidak bekerja jika Anda melakukan hubungan seks di dalam air (misalnya, di kamar mandi).

Selain itu banyak mengandung gliserin, yang dapat menyebabkan iritasi pada beberapa orang. Hal yang sama berlaku untuk paraben, sejenis pengawet yang ditemukan di banyak pelumas berbahan air. Paraben juga memiliki sifat seperti estrogen yang lemah, memicu kekhawatiran pengguna bahwa pelumas ini dapat meningkatkan risiko beberapa kanker, namun bukti tidak meyakinkan.

2. Pelumas berbahan dasar minyak

Pelumas kondom dari minyak yang bisa digunakan di antaranya baby oil, minyak kelapa murni, minyak zaitun, dan minyak lain yang terbuat dari bahan alami. Sayangnya, penggunaan bahan ini cukup terbatas

Read the rest