Category Archives: Kesehatan Umum

11 Manfaat Buah Lontar Ini Tak Disangka!

DokterSehat.Com – Nama buah lontar tentunya sudah tidak asing lagi di telinga Anda, bukan? Seringkali kita menemukan pedagang yang khusus menjual buah ini dalam bentuk minuman segar. Nah, jika Anda merupakan penggemar buah lontar, beruntunglah karena buah lontar ini mengandung banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh. Lantas, apa saja manfaat buah lontar tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Buah Lontar dan Kandungan Nutrisinya

Buah lontar (Borassus flabeliffer) adalah buah yang masuk ke dalam golongan palma. Buah yang memiliki nama lain ‘siwalan’ ini banyak tumbuh di daerah tropis, dan wilayah Asia Selatan juga Asia Tenggara menjadi habitat utama dari pohon lontar tersebut. Di Indonesia sendiri, pohon lontar dapat ditemui di sejumlah daerah mulai dari Jawa, Bali, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara.

Buah lontar atau siwalan yang rupanya mirip dengan kolang-kaling ini merupakan buah yang mengandung segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat buah lontar bagi tersebut tak lepas dari kandungan sejumlah nutrisi dan vitamin, seperti:

  • Serat
  • Karbohidrat
  • Protein
  • Kalsium
  • Kalium
  • Fosfor
  • Seng
  • Vitamin A, B, dan C

Sudah bisa dibayangkan manfaat apa saja yang bisa Anda peroleh dengan mengonsumsi buah lontar secara rutin, bukan?

Manfaat Buah Lontar bagi Kesehatan yang Tak Terduga

Selain menyegarkan (apalagi jika dijadikan minuman), buah lontar mengandung banyak manfaat terkait kesehatan tubuh. Berikut ini adalah daftar manfaat buah lontar bagi kesehatan yang perlu Anda ketahui.

1. Merawat Sistem Pencernaan

Sebagai buah yang mengandung serat, tak heran manfaat buah lontar adalah untuk merawat kesehatan sistem pencernaan, juga mengatasi sejumlah masalah pada sistem pencernaan seperti sembelit dan diare.

Seperti yang sudah kita ketahui, serat adalah zat yang memiliki fungsi utama untuk memperlancar sistem pencernaan. Serat peptin misalnya. Serat ini—bersama dengan bakteri baik pada usus—bertugas untuk membentuk asam lemak rantai pendek, yang mana asam lemak ini nantinya akan meregenerasi sel-sel yang ada di dalam usus.

Pelbagai masalah pada sistem pencernaan umumnya

Read the rest

10 Efek Patah Hati bagi Kesehatan & Tips Move On!

DokterSehat.Com– Menjalin hubungan memang menyenangkan jika dijalani dengan baik, sehingga kondisi tubuh Anda tetap bugar. Namun, jika hubungan berujung perpisahan akan membuat Anda patah hati. Nah, efek patah hati inilah yang berisiko menganggu kesehatan.

Sebenarnya, patah hati adalah hal wajar yang pasti dialami oleh setiap orang. Namun, sebagai orang yang bijaksana, alangkah baiknya Anda tidak terlalu lama dalam kesedihan tersebut sebab akibat patah hati bisa menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan Anda. Apa saja dampaknya? simak selengkapnya di bawah ini.

Bahaya Patah Hati bagi Kesehatan

Berikut ini kondisi yang terjadi pada tubuh ketika mengalami patah hati atau putus cinta dari pasangan:

1. Gangguan mental

Ketika seseorang sedang patah hati, maka mental pun akan menjadi kacau. Akibatnya, timbul rasa kesedihan, kekecewaan, kekhawatiran, serta kebencian yang dalam pada diri. Jika tidak segera diredam, maka seluruh keluh kesah tersebut akan berdampak sangat buruk bagi mental seseorang. Maka dari itu, buatlah diri Anda bahagia agar terhindar dari masalah mental efek sakit hati.

2. Kerontokan rambut

Ternyata, rambut rontok tidak hanya karena gangguan hormon pada kulit kepala. Rambut rontok juga akibat patah hati yang berlarut-larut. Hal itu dikarenakan sebuah reaksi yang disebut telogen effluvium, yakni kerontokan yang disebabkan ketika otak stres dan kacau.

Pada fase normal, kerontokan rambut tidak begitu berarti, namun jika dibiarkan, maka akan mengakibatkan kebotakan yang sulit diatasi.

3. Gangguan hormon

Tubuh memiliki begitu banyak hormon di dalamnya, salah satu hormon yang berhubungan langsung dengan otak adalah dopamine. Ya, hormon ini adalah salah satu hormon yang bisa membuat seseorang menjadi bahagia dan nyaman.

Namun, ketika patah hati, reproduksi hormon dopamine akan mengalami penurunan yang signifikan, akibat patah hati membuat Anda sama sekali tidak merasa bahagia. Jika dibiarkan, maka Anda akan mengalami depresi berat yang sulit disembuhkan.

4. Masalah pencernaan

Efek patah hati mungkin membuat Anda tidak memiliki nafsu makan, atau

Read the rest

10 Makanan yang Mengandung Potasium Tinggi

DokterSehat.Com – Nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tidak hanya protein, lemak, dan karbohidrat yang menyuplai energi setiap hari. Anda juga disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi. Kandungan mineral dan vitamin dapat membantu kinerja organ tubuh.

Makanan yang mengandung potasium tinggi

Selama ini kita sudah tahu kalau pisang mengandung potasium yang tinggi. Selain buah tersebut, ada beberapa makanan yang mengandung potasium tinggi yaitu:

  1. Kentang

Kentang adalah salah satu sumber dari potasium yang sangat besar. Anda disarankan untuk mengonsumsi tomat dalam jumlah cukup setiap harinya. Misal dalam satu hari Anda makan 1-2 porsi kentang sebagai pengganti karbohidrat. Satu porsi kentang akan memberikan sekitar 941 mg potasium. Hindari penambahan garam dan digoreng saat mengolah.

  1. Sayuran hijau

Sayuran hijau mengandung cukup banyak nutrisi untuk tubuh, Mengonsumsi sayuran hijau akan menyuplai serat yang cukup banyak dan juga protein. Selanjutnya beberapa jenis sayuran hijau juga mengandung potasium yang jumlahnya cukup banyak. Misal satu takaran bayam ada sekitar 838 mg potasium.

  1. Lentil

Lentil adalah salah satu pengganti protein yang cukup bisa diandalkan. Dengan mengonsumsi lentil, Anda akan mendapatkan juga suplai serat yang cukup banyak. Mengonsumsi lentil juga bisa membantu tubuh dalam menurunkan kadar garam secara berlebihan. Satu takaran saji lentil mengandung sekitar 731 mg potasium.

  1. Jus tomat

Jus tomat atau tomat dalam bentuk puree memiliki kandungan potasium yang cukup banyak. Anda bisa membuat sendiri jus tomat atau membeli dalam bentuk kemasan. Dalam setengah mangkuk jus tomat mengandung sekitar 500 mg potasium yang membantu tubuh dalam meregulasi air dan juga garam.

  1. Sayuran dan buah tertentu

Beberapa jenis buah dan sayuran juga menawarkan potasium dalam jumlah banyak. Buah dan sayuran ini bisa dalam bentuk jus segar atau dalam bentuk kemasan kaleng. Buah markisa mengandung 687 mg potasium, jeruk mengandung 496 mg, dan wortel mengandung 689 mg.

  1. Kacang polong

Beberapa jenis kacang polong mengandung cukup banyak potasium per satu

Read the rest

7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

DokterSehat.Com– Tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang cukup banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Masalahnya adalah masih banyak orang yang menyepelekan gaya hidupnya sehari-hari sehingga rentan untuk terkena masalah kesehatan ini. Padahal, dengan menerapkannya, tekanan darah akan tetap normal dan risiko terkena hipertensi bisa ditekan.

Berbagai cara yang bisa dilakukan demi menjaga tekanan darah tetap normal

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan demi memastikan bahwa tekanan darah tidak melebihi batas normal.

Berikut adalah berbagai cara tersebut.

  1. Jogging di akhir pekan

Karena berbagai kesibukan, banyak orang yang hanya sempat berolahraga di akhir pekan. Meskipun begitu, pakar kesehatan menyebut hal ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan tidak melakukan olahraga sama sekali. Jika kita melakukan jogging setiap akhir pekan saja, maka tekanan darah bisa dijaga agar tetap normal.

Fakta ini terungkap dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Copenhagen City Heart, Denmark. Dalam peelitian yang melibatkan 20 ribu partisipan dengan usia 20 hingga 93 tahun ini, disebutkan bahwa jogging di akhir pekan sudah mampu memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan proses penyerapan oksigen, dan membuat tekanan darah tetap normal.

  1. Rutin makan yoghurt

Yoghurt lebih dikenal sebagai makanan untuk diet. Padahal, dalam realitanya makanan ini cocok untuk dikonsumsi siapa saja, termasuk bagi orang yang sehat dan ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di University of Minnesota, AS, dihasilkan fakta bahwa mengonsumsi yoghurt satu cangkir saja dalam sehari sudah mampu menurunkan tekanan darah.

Rutin makan yoghurt bahkan bisa membantu menurunkan risiko terkena hipertensi sebanyak 31 persen. Hal ini tentu bisa membantu mencegah datangnya masalah hipertensi dengan efektif.

  1. Rutin makan pisang

Selain yoghurt, kita juga sangat disarankan untuk mengonsumsi pisang jika ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal Online, disebutkan bahwa kandungan kalium yang tinggi di dalam pisang

Read the rest

Penderita Diabetes Tak Boleh Makan Wortel? Ini Faktanya

DokterSehat.Com– Wortel termasuk dalam sayuran yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sayangnya, karena rasanya yang cenderung manis, ada sebagian penderita diabetes yang mengaku khawatir untuk mengonsumsinya. Sebenarnya, apakah mereka masih bisa mengonsumsi wortel?

Dampak makan wortel bagi penderita diabetes

Sebagaimana kita ketahui, penderita diabetes memang harus menghindari makanan dan minuman yang manis. Kandungan gula atau kalori yang tinggi di dalam makanan dan minuman manis berpotensi mengacaukan kadar gula darah dan meningkatkan risiko komplikasi.

Beruntung, meskipun wortel juga memiliki rasa yang manis, tidak termasuk dalam pantangan bagi penderita diabetes. Sebagaimana sayur pada umumnya, wortel masih bisa dikonsumsi secara rutin oleh mereka.

Wortel juga termasuk dalam sayuran yang tinggi kandungan nutrisi. Selain itu, jika kita mengonsumsi wortel dengan ukuran sedang, hanya akan mendapatkan karbohidrat sebanyak 4 gram, jumlah yang cukup rendah dan aman bagi penderita diabetes.

Indeks glikemik wortel juga sangat rendah sehingga tidak akan memicu kenaikan kadar gula darah. Hal ini berarti, sering mengonsumsinya juga tidak akan memberikan dampak buruk bagi penderita diabetes.

Beberapa nutrisi sehat yang ada di dalam wortel

Wortel dikenal luas sebagai makanan yang baik bagi kesehatan mata. Padahal, dalam realitanya ada banyak sekali nutrisi sehat dari sayuran dengan warna oranye ini.

Berikut adalah berbagai nutrisi sehat tersebut.

  1. Memiliki kandungan vitamin A yang tinggi

Kandungan vitamin A di dalam wortel tak hanya akan membantu penglihatan tetap prima, namun juga bisa membantu tubuh mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik. Fakta ini terungkap dalam penelitian yang menggunakan tikus percobaan.

Tikus-tikus yang kekurangan asupan vitamin A cenderung mengalami gangguan sel beta pankreas yang berimbas pada terganggunya sekresi insulin, hormon yang memetabolisme gula darah menjadi energi. Jika sampai sekresi insulin tidak lancar, kadar gula darah akan terus meningkat dan akhirnya memicu dampak buruk bagi penderita diabetes.

Rutin mengonsumsi wortel juga bisa mencegah kondisi hiperglikemia, salah satu komplikasi diabetes yang tidak

Read the rest