Category Archives: keracunan makanan

Keracunan Makanan: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi

DokterSehat.Com – Kita semua butuh makan agar bisa bertahan hidup. Namun, kita juga tidak bisa sembarangan mengonsumsi makanan. Pasalnya, makanan yang dikonsumsi bisa saja membuat tubuh mengalami keracunan makanan, dan hal ini sudah banyak terjadi. Lantas, apa itu keracunan makanan? Apa penyebab keracunan makanan? Apa ciri & gejala keracunan makanan? Bagaimana mengobati keracunan makanan?

Apa Itu Keracunan Makanan?

Keracunan makanan adalah suatu kondisi di mana terjadi gangguan pada sistem pencernaan akibat konsumsi makanan atau minuman tertentu yang terkontaminasi. Umumnya, makanan atau minuman tersebut terkontaminasi oleh virus, bakteri, maupun mikroorganisme berbahaya lainnya.

Kendati bisa menimbulkan efek yang cukup serius, keracunan makanan adalah kondisi yang tergolong ringan dan dapat disembuhkan dengan mudah dan cepat. Bahkan, bebeberapa orang tidak memerlukan pengobatan khusus apapun dan hanya perlu menunggu selama sekian hari sampai keracunan benar-benar hilang.

Penyebab Keracunan Makanan

Ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab keracunan makanan. Berikut ini adalah penyebab keracunan makanan yang penting untuk Anda ketahui dan waspadai.

1. Virus

Virus adalah salah satu penyebab keracunan makanan yang paling umum. Pada kasus ini, jenis virus yang mengontaminasi makanan dan minuman bernama ‘norovirus’.

Norovirus yang masuk ke dalam tubuh Anda melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi akan bereaksi sekitar 12 sampai 48 jam pasca mengonsumsinya.

Keracunan makanan akibat kontaminasi virus akan menyebabkan Anda mengalami:

  • Diare
  • Muntah-muntah
  • Kram perut

2. Bakteri

Selain virus, bakteri adalah penyebab keracunan makanan lainnya yang paling umum terjadi. Jenis bakteri yang biasanya mengontaminasi makanan dan minuman hingga menyebabkan keracunan makanan antara lain:

  • Campylobacter
  • Clostridium botulinum
  • Coli O15
  • Salmonella typhi
  • Shigella
  • Staphylococcus aureus

Sama seperti virus, bakteri-bakteri ini menyebabkan seseorang mengalami keracunan makanan yang ditandai dengan kondisi:

  • Diare
  • Muntah-muntah
  • Kram perut

3. Parasit

Mikroorganisme ‘jahat’ lainnya seperti parasit juga patut Anda waspadai karena dapat menyebabkan tubuh mengalami keracunan makanan. Jenis parasit yang umumnya mengontaminasi makanan maupun minuman adalah Giardia duodenalis.

Parasit

Read the rest

7 Tips Menyimpan Sisa Makanan Demi Cegah Keracunan

Photo Source: Flickr/Marco Verch

DokterSehat.Com– Tidak semua makanan habis untuk dikonsumsi sekali makan. Kita biasanya akan menempatkannya di meja makan atau kulkas agar tidak mudah basi. Hanya saja, jika kita sembarangan dalam menyimpannya, bisa jadi akan membuat makanan terpapar bakteri yang membuatnya bisa memicu keracunan jika kembali dikonsumsi. Lantas, adakah tips yang bisa kita lakukan demi mencegah masalah kesehatan ini?

Cara mencegah keracunan saat menyimpan sisa makanan

Keracunan bisa menyebabkan sakit perut, mual-mual, muntah, diare, dan gejala lainnya. Bahkan, dalam banyak kasus hal ini bisa saja membahayakan. Karena alasan inilah kita harus cermat dalam menyimpan makanan demi mencegah keracunan.

Berikut adalah berbagai hal yang bisa kita perhatikan saat menyimpan makanan.

  1. Jangan biarkan makanan di suhu ruangan terlalu lama

Jika sisa makanan cukup banyak dan cenderung cepat basi, sebaiknya tidak ditempatkan di suhu ruangan hingga lebih dari dua jam. Jika tidak, maka perkembangan bakteri akan berjalan dengan cepat dan makanan pun akan lebih mudah basi. Jika memang kita ingin mengonsumsinya di waktu makan lainnya yang masih lama, sebaiknya segera menempatkannya di dalam kulkas agar lebih awet sekaligus mencegah perkembangan bakteri.

  1. Boleh menyimpan makanan hangat di dalam kulkas

Pakar kesehatan Profesor Philip Tierno dari NYU Langone Medical Center, Amerika Serikat menyebut makanan yang masih dalam kondisi hangat sebenarnya sudah bisa ditempatkan di dalam kulkas jika memang baru akan kita konsumsi lagi di waktu yang masih lama. Hal ini berarti, anggapan bahwa kita harus menunggu makanan menjadi lebih dingin dahulu sebelum dimasukkan ke kulkas tidak tepat.

Jika kita menunggu lebih lama dan tetap menempatkan makanan di suhu ruangan, bisa jadi perkembangan bakteri akan berlangsung lebih cepat yang akhirnya bisa membuat makanan lebih cepat basi.

  1. Selalu cek kondisi kulkas sebelum menempatkan sisa makanan

Jika kulkas sudah penuh sesak, maka suhu dingin tidak akan merata dan membuat makanan bisa saja lebih mudah

Read the rest