Category Archives: Kanker

14 Manfaat Berhenti Merokok – Beri Tahu Pacar Kamu

Merokok adalah kebiasaan yang buruk. Merokok menyebabkan kerusakan pada hampir setiap organ dalam tubuh dan secara langsung menjadi penyebab atas sejumlah penyakit berbahaya. Kebiasaan merokok harus segera dihentikan. Terdapat berbagai manfaat berhenti merokok bagi kesehatan.

Manfaat Berhenti Merokok

Menurut data dari BMC Medicine, penelitian dari 200.000 orang membuktikan bahwa 67% perokok meninggal karena penyakit yang berkaitan dengan rokok. Persentase tersebut jauh lebih tinggi dari perkiraan dokter sebelumnya.

Untuk menghindari bahaya rokok, sangat dianjurkan untuk berhenti merokok secepat mungkin. Berikut ini adalah manfaat berhenti merokok bagi kesehatan, yaitu:

1. Melancarkan Sistem Pernapasan

Kebiasaan merokok dalam kurun 9 bulan meningkatkan aktivitas paru-paru sebanyak 10% dari kondisi normal. Saat Anda berhenti merokok, maka sistem pernapasan akan lebih lancar dan batuk lebih sedikit daripada seorang perokok.

Jika sekarang Anda berusia 20 atau 30an, efek samping rokok mungkin belum terasa. Namun, cobalah Anda berolahraga atau berlari satu putaran saja maka Anda akan merasakan nafas Anda mudah tersengal. Bahaya merokok bagi pernapasan umumnya baru terasa saat usia bertambah.

2. Menambah Energi

Manfaat berhenti merokok bagi kesehatan adalah Anda jadi punya lebih banyak energi di tubuh Anda. Dalam kurun waktu 2 sampai 12 minggu setelah Anda berhenti merokok, Anda akan merasakan sirkulasi darah lancar, oksigen di tubuh meningkat, dan menjadi tidak cepat lelah.

Energi Anda menjadi lebih kuat untuk aktivitas sehari-hari dan juga olahraga seperti berjalan atau berlari. Berhenti merokok juga menambah sistem kekebalan tubuh agar lebih kuat dalam melawan penyakit umum seperti flu, pilek, dan sakit kepala.

3. Kehidupan Seksual Lebih Prima

Berhenti merokok berarti Anda meningkatkan sensitivitas di tubuh Anda. Penelitian membuktikan bahwa laki-laki yang tidak merokok akan mengalami ereksi yang lebih baik sehingga wanitanya akan merasa lebih bahagia dan mudah terangsang.

Penelitian lainnya juga mengungkapkan bahwa laki-laki yang tidak merokok memiliki karisma 3 kali lebih menawan daripada laki-laki yang merokok. Wanita juga seringkali terganggu

Read the rest

Ria Irawan Dilarikan ke Rumah Sakit

Photo Source: Instagram.com/riairawan

DokterSehat.Com– Selebritis Ria Irawan diketahui mengidap kanker kelenjar getah bening. Sel-sel kanker bahkan sudah menyebar di berbagai bagian tubuhnya sehingga membuat kondisinya semakin menurun. Belakangan, diketahui bahwa Ria sudah dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) demi mendapatkan penanganan medis.

Ria Irawan Menderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Kakak Ria Irawan, Dewi Irawan menyebut Ria sudah ada di RSCM sejak 1 September 2019. Aktris yang membintangi film Berbagi Suami ini disebut-sebut akan menjalani beberapa jenis pengobatan, termasuk terapi radiasi.

“Iya, Ria kondisinya semakin melemah sehingga sejak tanggal 1 September kita bawa ke Rumah Sakit. Kami belum tahu bagaimana kondisi pastinya karena baru pengecekan tahap awal. Soal tindakan apa yang akan diambil dokter juga masih belum bisa kami ketahui dengan pasti,” ucap Dewi.

Sebelumnya, Ria mengungkap kabar yang menyebut dirinya mengidap kanker kelenjar getah bening stadium 3C lewat akun media sosial pribadinya. Di Instagram, Ria juga kerap memberikan semangat bagi orang-orang yang juga mengidap kanker seperti dirinya.

Ria diketahui telah mengidap penyakit ini ini sejak September 2014. Awal tahun ini, Ria sempat dinyatakan sembuh. Hanya saja, kanker ini kembali kambuh dan membuat kondisinya kembali memburuk.

Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

Pakar kesehatan menyebut kanker kelenjar getah bening seringkali tidak mengeluarkan gejala yang khas, namun kita bisa mengenalinya dengan adanya benjolan atau pembengkakan pada bagian leher, ketiak, atau pangkal paha yang merupakan lokasi dari kelenjar ini. Hanya saja, banyak orang yang menyepelekan tanda ini dan akhirnya tidak menyadari adanya kanker hingga semakin memburuk dan akhirnya masuk ke stadium berikutnya.

Di dalam tubuh kita terdapat sekitar 600 kelenjar getah bening. Tidak semua kelenjar ini berada di permukaan kulit atau bisa kita rasakan. Hanya saja, beberapa bagian kelenjar yang bisa kita rasakan adalah di bagian belakang telinga, di salah satu bagian leher, di bagian bawah rahang, di bagian ketiak, serta

Read the rest

Fakta, Kanker Pembunuh Nomor Satu Orang Kaya

Photo Source: Flickr/mmmswan

DokterSehat.Com– Kita tentu pernah mendengar gurauan yang menyebut kanker sebagai penyakit yang identik orang kaya. Meskipun anggapan ini sebenarnya kurang tepat karena kanker bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal status ekonomi, penelitian terbaru justru menghasilkan fakta bahwa kanker memang menjadi penyebab kematian tertinggi akibat penyakit bagi orang kaya.

Kanker Menyebabkan Kematian Dini Bagi Orang Kaya

Bedasarkan dua penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet, dihasilkan fakta bahwa kini penyakit jantung tak lagi menjadi penyebab utama kematian dini, melainkan kanker. Hal ini terjadi di negara-negara dengan populasi masyarakat dengan pendapatan yang tinggi.

Para peneliti menyebut hal ini sepertinya terkait dengan perawatan untuk masalah jantung dan pembuluh darah yang semakin membaik, khususnya bagi orang-orang dengan kondisi ekonomi menengah ke atas. Selain itu, semakin banyak orang yang bisa mendapatkan akses untuk mengatasi masalah kolesterol tinggi dan hipertensi, faktor utama penyebab penyakit jantung.

Masalahnya adalah, hal yang sama belum terjadi pada kanker. Penyakit ini cenderung masih sulit untuk diobati. Bahkan, meskipun pengidapnya sudah mendapatkan perawatan kesehatan, jaminan untuk mendapatkan kesembuhan belum tentu didapat, apalagi jika kondisi kanker sudah sangat parah. Selain itu, masih banyak orang yang menerapkan gaya hidup tidak sehat sehingga lebih rentan terkena kanker.

“Laporan yang kami dapatkan menunjukkan bahwa pada 2017, kanker menjadi penyakit penyebab kematian nomor dua terbanyak di dunia dengan 27 persen kasus. Hanya saja, karena terjadi penurunan pada angka kematian akibat penyakit jantung, kanker pun berpotensi menjadi penyakit paling mematikan,” ucap Profesor Gilles Dagenais yang berasal dari Laval University, Quebec, Kanada.

Penelitian ini juga mengungkap bahwa dari 55 juta kematian akibat penyakit di seluruh dunia pada 2017 silam, 17,7 juta di antaranya dipicu oleh masalah kardiovaskular layaknya serangan jantung, gagal jantung, dan stroke. Sekitar 70 persen dari kasus akibat masalah kesehatan ini terkait dengan kebiasaan merokok, kolesterol tinggi, hipertensi, dan gaya hidup tidak

Read the rest

8 Pengobatan Kanker yang Paling Ampuh dan Efektif

Menurut data dari WHO, kanker adalah penyebab kematian terbesar nomor dua di dunia atas 9,6 juta kasus kematian pada tahun 2018. Secara global, sekitar 1 dari 6 kematian disebabkan oleh penyakit kanker.

Apa Itu Kanker?

Kanker adalah penyakit paling mematikan di dunia dan penyebabnya bermacam-macam. Sel kanker dapat bermula dari bagian mana saja di dalam tubuh manusia yang umumnya terdiri dari triliunan sel. Sel kanker berbeda dengan sel-sel normal di dalam tubuh dimana sel kanker dapat berkembang tidak terkontrol dan menjadi invasif dan berbahaya.

Terdapat banyak tipe kanker yang harus diwaspadai seperti kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker prostat. Tim dokter dari seluruh dunia terus mengembangkan cara-cara untuk menyembuhkan kanker dan menekan angka kematian dari penderita kanker.

Cara Mengobati Kanker

Sebagai salah satu penyakit paling mematikan di dunia, cara mengobati kanker yang paling efektif masih terus diteliti. Berikut ini adalah cara mengobati kanker yang dapat Anda lakukan di bawah pengawasan dokter:

1. Pembedahan Kanker

Operasi atau pembedahan adalah cara paling umum yang dianjurkan oleh dokter untuk pengobatan kanker. Pembedahan kanker bertujuan untuk mengangkat sel kanker dari tubuh. Ada berbagai prosedur yang harus diperhatikan sebelum dan pasca pembedahan kanker.

Tipe Pembedahan Kanker

Ada berbagai tipe pembedahan kanker yang tergantung pada tipe kanker dan bagian tubuh mana yang terkena kanker, serta kondisi penderita tersebut.

Tipe pembedahan yang paling dianjurkan, yaitu:

Pembedahan terbuka atau yang disebut juga operasi konvensional adalah tindakan ahli bedah yang membuat satu potongan atau sayatan besar untuk mengangkat sel kanker atau tumor dari tubuh. Tipe pembedahan konvensional ini juga biasa dilakukan dalam tindakan operasi jantung.

  • Pembedahan Invasif Minimal

Pembedahan invasif minimal adalah tindakan dokter bedah yang membuat sayatan kecil untuk menindak sel kanker. Ahli bedah memasukkan tabung tipis yang panjang atau disebut dengan laparoskop, dimana ada kamera kecil di dalamnya untuk memonitor sel-sel kanker tersebut.

Pembedahan invasif minimal menggunakan

Read the rest

Kanker Hidung: Penyebab, Gejala, & Pengobatan

DokterSehat.Com – Kanker nasofaring atau kanker hidung adalah kanker yang terbentuk di jaringan nasofaring, bagian atas tenggorokan di belakang hidung. Sebagian besar kanker hidung adalah karsinoma sel skuamosa, kanker yang dimulai pada sel datar yang melapisi nasofaring. Kanker hidung berbeda dengan jenis kanker lainnya. Kanker ini sulit dirasakan atau dilihat, karena itulah kanker nasofaring sulit dideteksi sejak stadium awal oleh dokter.

Penyebab Kanker Hidung

Penyebab pasti dari sebagian besar kasus kanker hidung belum diketahui. Tetapi para periset telah menemukan bahwa kanker hidung terkait dengan berbagai faktor risiko berikut ini:

1. Infeksi

Meski tidak dapat terserang kanker, tetapi beberapa virus berisiko meningkatkan risiko terkena kanker. Virus Epstein Barr (EBV) adalah virus yang sangat umum yang dapat meningkatkan risiko kanker nasofaring. Kebanyakan orang memiliki EBV dan itu tidak berbahaya. Virus yang terkait dengan kanker lain seperti limfoma Hodgkin dan limfoma Burkitt, adalah jenis limfoma non Hodgkin.

EBV dapat menyebabkan perubahan genetik dalam sel yang lebih mungkin menjadi kanker di masa depan.

2. Usia

Kanker hidung dapat terjadi pada semua umur, tetapi paling sering dialami pada orang dewasa antara usia 30 dan 50 tahun.

3. Makanan

Mengonsumsi makanan tertentu dapat meningkatkan risiko kanker hidung. Kanker ini lebih sering beberapa bagian Asia, Afrika Utara, dan Eropa. Makanan yang mengandung garam dan daging yang diawetkan dengan garam tinggi atau makanan asinan lebih sering di beberapa tempat ini. Makanan ini bisa mengandung banyak nitrat dan nitrit, yang disajikan dengan protein untuk membuat nitrosamin. Zat kimia ini dapat merusak DNA.

Ada juga beberapa yang membuktikan bahwa makan banyak buah dan sayuran dapat menurunkan risiko kanker hidung.

4. Genetik

Risiko yang menjadi penyebab kanker hidung lebih tinggi pada orang yang memiliki saudara dekat yang pernah mengalami kanker ini. Peningkatan risiko kanker hidung mungkin disebabkan oleh gen bawaan serta faktor lingkungan dan gaya hidup bersama.

5. Risiko dari Pekerjaan

Read the rest