Category Archives: Informasi Kesehatan

Cara Menggunakan Kondom Wanita yang Benar

DokterSehat.Com – Saat ini ada banyak pilihan alat kontrasepsi yang bisa digunakan untuk menunda kehamilan. Salah satu yang paling populer adalah kondom. Jika selama ini Anda hanya mengenal kondom untuk pria, kini saatnya Anda mengenal kondom wanita. Lantas, bagaimana cara memakai kondom wanita?

Sebelum menjelaskan tentang cara pakai kondom wanita, ada hal lain yang harus Anda ketahui. Dahulu kondom wanita terbuat dari bahan plastik tipis dan kuat bernama polyurethane. Namun, saat ini kondom wanita dibuat dari bahan karet sintetis atau nitrile, bahan yang sama dengan kondom pria.

Kondom ini berbentuk selongsong panjang dengan cincin fleksibel pada kedua unjungnya. Satu cincin terbuka ditempakan di luar vagina dan menutupi vulva, sedangkan cincin lainnya tertutup dan dimasukkan ke dalam vagina.

Cara Memakai Kondom Wanita

Kondom wanita cukup aman untuk digunakan dan bisa dimasukkan ke vagina sekitar 8 jam sebelum berhubungan seks, sehingga tidak perlu menunggu ereksi seperti kondom pria. Lantas, bagaimana cara memakai kondom wanita? Berikut caranya:

1. Periksa Kemasan Kondom

Cara memakai kondom wanita yang pertama adalah memerhatikan kemasan kondom terlebih dahulu. Perhatikan kemasan kondom dalam kondisi baik dan lihat tanggal kedaluwarsanya.

2. Buka Kondom secara Perlahan

Keluarkan kondom dengan hati-hati agar tidak robek. Jangan gunakan gigi atau gunting, dan berhati-hatilah dengan kuku atau perhiasan yang tajam. Cara pakai kondom wanita yang satu ini harus diperhatikan ya!

3. Menggunakan Pelumas

Cara pakai kondom wanita bisa menggunakan pelumas tambahan berbahan dasar air atau berbasis minyak pada kondom untuk membuatnya lebih mudah dimasukkan ke dalam vagina dan meminimalkan suara mencicit saat berhubungan seks.

4. Masukan Kondom ke Dalam Vagina

Cara memakai kondom wanita yang benar dengan memilih posisi yang nyaman seperti duduk, jongkok, berbaring atau berdiri, seperti ketika Anda memakai pembalut atau tampon.

Pelintir ujung kondom yang tertutup menggunakan jari tengah dan jempol sampai lebih kecil atau runcing dan masukkan ke

Read the rest

Bahaya Kabut Asap, Bisa Kontaminasi Makanan & Minuman

Photo Source: Twitter.com/infoPLK

DokterSehat.Com– Meski di beberapa daerah sudah diguyur hujan, masih ada sebagian wilayah yang mengalami kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Bahkan, belakangan beredar foto langit di Provinsi Jambi yang merah membara akibat hal ini. Masalahnya adalah kabut asap ternyata tidak hanya akan memberikan pengaruh langsung pada kesehatan tubuh. Faktanya, kabut asap bisa mengontaminasi makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Dampak Kabut Asap bagi Makanan dan Minuman

Pakar kesehatan menyebut kabut asap memiliki kandungan zat-zat berbahaya seperti karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, partikel debu, benzene, formaldehid, akrelein, dan lain-lain. Tak hanya memberikan dampak buruk bagi organ tubuh, berbagai kandungan ini juga bisa mengontaminasi makanan dan sumber air.

Kandungan sulfur dioksida serta nitrogen oksida yang ada dalam kabut asap ternyata mampu merusak tanaman yang dijadikan sumber makanan kita seperti sayuran. Kandungan ini akan membuat membran sel tanaman rusak sehingga tidak mampu melakukan fotosintesis dan respirasi. Selain itu, keberadaan ozon yang sangat tebal di dalam kabut asap juga menghambat respirasi dan fotosintetis tanaman.

Kondisi ini akan mengganggu perkembangan daun-daunan dan buah. Biasanya, tanaman yang terpapar asap akan memiliki warna daun yang cenderung lebih pucat. Masalahnya adalah hal ini juga menandakan bahwa daun atau buah-buahan ini memiliki kandungan yang kurang sehat.

Hal yang sama juga berlaku pada minuman. Tak hanya sumber air yang tercemar oleh debu dan partikel-partikel lainnya, jika kita tidak menutup wadah minuman di dalam rumah, bisa jadi air yang kita konsumsi juga terkontaminasi kandungan di dalam kabut asap. Hal ini tentu akan membuat partikel-partikel kabut asap langsung kita telan begitu saja.

Melihat fakta ini, sebaiknya memang kita selalu menutup rapat wadah makanan dan minuman. Selain itu, kita juga sebaiknya mencuci sayuran atau buah-buahan yang akan kita konsumsi demi memastikannya tidak lagi memiliki partikel yang berasal dari kabut asap.

Cara Meminimalisir Dampak Kabut Asap

Selain

Read the rest

X-Ray: Kegunaan, Cara Kerja, Efek Samping

DokterSehat.Com – X-Ray atau rontgen adalah salah satu dari sejumlah metode pencitraan (imaging) yang umum dilaksanakan oleh dokter guna memeriksa bagian dalam tubuh pasien yang sedang ditangani. Hal ini umumnya apabila pasien terindikasi mengalami penyakit dalam. Lantas, apa itu X-Ray? Apa kegunaan X-Ray? Bagaimana cara kerja X-Ray? Apa saja kelebihan dan kekurangan X-Ray?

Apa Itu X-Ray?

X-Ray adalah metode pemeriksaan penunjang dengan teknik pencitraan (imaging). X-Ray atau rontgen ditemukan profesor dari Würzburg University, Jerman yakni Wilhelm Conrad Röentgen, pada tahun 1895. X-Ray memanfaatkan radiasi gelombang elektromagnetik guna mendapatkan citra bagian dalam tubuh di sejumlah area seperti perut, dada, kepala, dan gigi.

Pemanfaatan X-Ray disesuaikan dengan kebutuhan pemeriksaan. Sebagai contoh, dokter akan menggunakan jenis X-Ray barium enema untuk memeriksa sistem pencernaan. Sedangkan untuk pemeriksaan di area payudara, dokter akan memilih jenis X-Ray mammogram.

Kegunaan X-Ray

Kegunaan X-Ray utamanya untuk memeriksa dan memonitor kondisi tulang dan sendi. Pada pasien dengan keluhan seperti patah tulang, osteoporosis, kerusakan gigi, dan radang sendi (arthritis), X-Ray atau rontgen adalah metode pemeriksaan penunjang yang umum dilakukan.

Akan tetapi, penggunaan X-Ray sejatinya tidak hanya terbatas pada pemeriksaan tulang, gigi, maupun sendi. Berikut ini informasi lengkap mengenai kegunaan X-Ray dalam pelaksanaan prosedur pemeriksaan penunjang yang perlu Anda ketahui.

1. Pemeriksaan Tulang dan Gigi

Penggunaan X-Ray atau rontgen untuk memeriksa kondisi tulang dan gigi apabila pasien terindikasi mengalami penyakit seperti:

  • Infeksi atau Kerusakan Tulang
  • Radang sendi (arthritis)
  • Kerusakan pada gigi atau rahang
  • Pengeroposan tulang (osteoporosis)
  • Kanker tulang

2. Pemeriksaan Area Dada (Thorax)

Pada area dada, pemeriksaan dengan menggunakan X-Ray—disebut thorax—dilakukan pada pasien yang kemungkinan mengalami:

  • Infeksi paru-paru
  • Kanker payudara
  • Gagal jantung
  • Penyumbatan pembuluh darah

Untuk mendapatkan citra bagian dalam dada, teknik X-Ray atau rontgen terbagi menjadi 3 (tiga) jenis proyeksi, yaitu:

  • Proyeksi Lateral
  • Proyeksi Antero-Posterior (AP)
  • Proyeksi Postero-Anterior (PA)

Pemilihan

Read the rest

5 Jenis Olahraga untuk Meredakan Nyeri PMS

DokterSehat.Com – Berdasarkan penelitian yang dilansir oleh NCBI, sekitar 90 persen wanita produktif mengalami sakit saat PMS. Rasa sakit ini terjadi di sekitar perut dalam bentuk kram yang sangat menyiksa. Beberapa wanita bahkan mengalami pingsan karena tidak tahan dengan rasa sakit yang ditimbulkan. Sebenarnya ada olahraga untuk meredakan nyeri PMS.

Penyebab Nyeri Saat PMS

Rasa sakit yang terjadi saat PMS terjadi karena ada pengerutan area rahim dan juga usus. Kondisi ini bisa berjalan selama 1-2 hari sebelum akhirnya menurun intensitasnya saat darah menstruasi keluar. Beberapa wanita ada yang mengalami nyeri lebih dari dua hari dan rasanya sangat tidak nyaman.

Nyeri yang muncul pada wanita bisa dikurangi dengan konsumsi obat-obatan tertentu. Namun, ada cara lain yang bisa dilakukan wanita agar rasa nyeri itu tidak muncul secara alami. Cara itu adalah dengan melakukan olahraga pereda nyeri haid yang akan kita bahas secara detail di poin selanjutnya.

Beberapa wanita yang PMS ada yang tidak mengalami nyeri dan ada yang nyeri sangat intens dan memicu pingsan. Sebelum melakukan olahraga atau aktivitas apa pun, ada baiknya untuk mengetahui kondisi diri agar Anda tidak terlalu memaksakan diri.

Olahraga untuk Meredakan Nyeri PMS

Saat sedang haid atau menjelang haid, tubuh wanita akan mengeluarkan hormon bernama prostaglandin. Hormon inilah yang menyebabkan rasa sakit pada perut dalam bentuk kram yang cukup menyiksa dan susah ditahan. Beberapa wanita ada yang sampai mengalami pingsan.

Rasa sakit yang dikeluarkan oleh hormon ini bisa diminimalkan atau dinetralkan dengan endorfin. Nah, endorfin ini bisa diproduksi oleh tubuh wanita dengan berolahraga ringan hingga sedang. Sayangnya banyak wanita malas olahraga saat akan menstruasi karena rasa sakitnya sangat intens.

Endorfin yang menyebar ke seluruh tubuh akan bekerja layaknya morfin. Rasa sakit akan perlahan dihilangkan sehingga tubuh menjadi lebih relaks. Kalau tubuh sudah nyaman, wanita bisa melakukan apa saja dengan mudah termasuk untuk bekerja dengan lebih fokus.

Kalau

Read the rest

Sushi Adalah Makanan Sehat atau Tidak? Ini Jawabannya!

Photo Source: Flickr/foto_db

DokterSehat.Com– Jika kita berbicara tentang makanan khas Jepang, maka makanan pertama yang akan terpikir biasanya adalah sushi. Sushi sudah sangat populer dan bisa ditemukan di mana saja, termasuk di Indonesia. Hanya saja, sushi biasanya terbuat dari bahan daging ikan mentah yang membuat sebagian orang ragu untuk mengonsumsinya. Sebenarnya, sushi termasuk dalam makanan sehat atau tidak?

Berbagai Bahan Pembuat Sushi

Pakar kesehatan menyebut di dalam sushi terdapat beberapa jenis kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, serta serat.

Berikut adalah berbagai kandungan yang bisa kita temukan di dalam sushi yang bisa menentukan apakah makanan ini sebenarnya sehat atau tidak.

  1. Nasi

Bahan utama dari sushi sebenarnya adalah nasi.

Bagi masyarakat Indonesia, nasi sudah biasa dikonsumsi sebagai makanan pokok sehari-hari. Hal inilah yang membuat kita cenderung bisa menikmati sushi dengan mudah. Keberadaan nasi ini membuat sushi mampu menyediakan sumber energi bagi tubuh. Kita juga akan lebih mudah merasa kenyang saat mengonsumsinya.

Hanya saja, ada sebagian penjual sushi yang memakai nasi yang sudah diolah dengan bahan lainnya seperti gula atau garam yang membuatnya memiliki kandungan kalori yang lebih banyak. Jika terlalu banyak dikonsumsi, dikhawatirkan akan memicu kenaikan berat badan.

  1. Daging Ikan

Bahan utama lainnya dari sushi adalah daging ikan. Bisanya, daging ikan yang digunakan dalam sushi adalah yang berjenis ikan tuna atau ikan salmon. Selain rasanya yang enak, daging ikan ini juga cenderung memiliki kandungan nutrisi yang tinggi.

Sebagai contoh, kita bisa menemukan kandungan protein, yodium, vitamin, mineral, dan asam lemak omega tiga yang baik bagi kesehatan. Sebagai informasi, kandungan yang disebut terakhir dikenal luas mampu menurunkan risiko terkena penyakit berbahaya seperti stroke dan penyakit jantung.

  1. Beberapa Jenis Topping

Beberapa jenis topping yang paling sering digunakan di dalam sushi adalah jamur dan alpukat. Alpukat dikenal luas sebagai buah yang tinggi kandungan nutrisi layaknya asam folat, vitamin B,

Read the rest