Category Archives: hipertensi

7 Cara Mudah Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

DokterSehat.Com– Tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang cukup banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Masalahnya adalah masih banyak orang yang menyepelekan gaya hidupnya sehari-hari sehingga rentan untuk terkena masalah kesehatan ini. Padahal, dengan menerapkannya, tekanan darah akan tetap normal dan risiko terkena hipertensi bisa ditekan.

Berbagai cara yang bisa dilakukan demi menjaga tekanan darah tetap normal

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa cara yang bisa kita lakukan demi memastikan bahwa tekanan darah tidak melebihi batas normal.

Berikut adalah berbagai cara tersebut.

  1. Jogging di akhir pekan

Karena berbagai kesibukan, banyak orang yang hanya sempat berolahraga di akhir pekan. Meskipun begitu, pakar kesehatan menyebut hal ini jauh lebih baik jika dibandingkan dengan tidak melakukan olahraga sama sekali. Jika kita melakukan jogging setiap akhir pekan saja, maka tekanan darah bisa dijaga agar tetap normal.

Fakta ini terungkap dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Copenhagen City Heart, Denmark. Dalam peelitian yang melibatkan 20 ribu partisipan dengan usia 20 hingga 93 tahun ini, disebutkan bahwa jogging di akhir pekan sudah mampu memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan proses penyerapan oksigen, dan membuat tekanan darah tetap normal.

  1. Rutin makan yoghurt

Yoghurt lebih dikenal sebagai makanan untuk diet. Padahal, dalam realitanya makanan ini cocok untuk dikonsumsi siapa saja, termasuk bagi orang yang sehat dan ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di University of Minnesota, AS, dihasilkan fakta bahwa mengonsumsi yoghurt satu cangkir saja dalam sehari sudah mampu menurunkan tekanan darah.

Rutin makan yoghurt bahkan bisa membantu menurunkan risiko terkena hipertensi sebanyak 31 persen. Hal ini tentu bisa membantu mencegah datangnya masalah hipertensi dengan efektif.

  1. Rutin makan pisang

Selain yoghurt, kita juga sangat disarankan untuk mengonsumsi pisang jika ingin menjaga tekanan darah tetap normal. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal Online, disebutkan bahwa kandungan kalium yang tinggi di dalam pisang

Read the rest

5 Tanda Tubuh Sudah Berlebihan Mengonsumsi Garam

DokterSehat.Com– Garam adalah salah satu bumbu makanan yang hampir selalu kita gunakan saat memasak. Keberadaan garam juga bisa ditemukan di dalam makanan-makanan lainnya, termasuk di dalam makanan kemasan yang bisa kita temukan di toko atau swalayan. Masalahnya adalah pakar kesehatan menyebut konsumsi garam yang berlebihan bisa menyebabkan dampak kesehatan yang kurang baik.

Beberapa tanda tubuh sudah kelebihan asupan garam

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa konsumsi garam yang berlebihan bisa menyebabkan datangnya masalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Mengingat masalah kesehatan ini bisa berujung pada berbagai macam masalah kesehatan yang lebih serius seperti penyakit jantung atau stroke, sebaiknya kita mulai mewaspadai tanda bahwa tubuh sudah kelebihan asupan garam.

Berikut adalah tanda-tanda tersebut.

  1. Makanan akan terasa jauh lebih hambar

Makanan yang memiliki kandungan garam tinggi memang cenderung lebih gurih dan asin. Sayangnya hal ini akan berimbas pada perubahan pada indera pengecap kita. Karena terbiasa mengonsumsi makanan yang gurih dan asin, makanan dengan kandungan garam lebih rendah akan terasa jauh lebih hambar dan tidak enak.

Pakar kesehatan Moloo Gazzaniga dari American Dietetic Association menyebut menambahkan garam pada berbagai makanan sehat yang rasanya kurang kuat seperti sayuran memang bisa membuatnya lebih enak, namun hal ini justru membuat lidah kita tak lagi mampu menerima rasa masakan yang lebih hambar.

  1. Sering merasakan sensasi kembung

Konsumsi garam yang berlebihan bisa membuat kadar natrium di dalam tubuh meningkat. Sayangnya, hal ini akan berimbas pada retensi cairan yang muncul pada berbagai bagian tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan berat badan seperti bertambah.

“Garam di dalam tubuh mampu menahan atau mengikat cairan. Jika hal ini terjadi pada bagian pencernaan, akan menyebabkan sensasi kembung yang tidak nyaman dan berlangsung cukup lama,” ucap Bonne Taub-Dix yan berasal dari Better Than Dieting.

Hanya saja, kondisi ini cenderung lebih sering terjadi pada mereka yang sudah dewasa atau berusia lanjut.

  1. Sering mengalami sakit kepala

Read the rest

5 Makanan yang Harus Dijauhi Demi Menyehatkan Jantung

DokterSehat.Com– Salah satu organ yang paling penting fungsinya bagi kesehatan tubuh adalah jantung. Tanpa adanya organ ini, maka tubuh tidak mampu menjalankan sirkulasi darah dengan lancar. Masalahnya adalah terkadang kita menerapkan pola makan yang tidak sehat sehingga bisa membuat kesehatan jantung menurun.

Berbagai makanan yang bisa berbahaya bagi kesehatan jantung

Pakar kesehatan menyebut kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, garam, dan kolesterol berpotensi merusak pembuluh darah dan jantung. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya dalam memicu aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah, hipertensi, kolesterol tinggi, dan masalah kardiovaskular lainnya yang mematikan.

Berikut adalah berbagai makanan yang bisa menyebabkan dampak kesehatan tersebut.

  1. Sup dan berbagai sayuran instan

Jika kita berbicara tentang sup atau sayuran, maka hal yang terpikir pastilah makanan sehat yang baik bagi kesehatan. Hanya saja, jika kita cermati, ada cukup banyak sayuran atau sup yang dikemas secara instan.

Memang, makanan ini akan sangat praktis untuk dibuat, namun pakar kesehatan menyebut sering mengonsumsinya bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan jantung. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan MSG atau penyedap rasa yang tinggi di dalam sayuran atau sup instan ini.

Meski bisa membuat rasanya menjadi lebih nikmat, hal ini membuat kandungan natrium di dalamnya sangat tinggi. Masalahnya adalah natrium jika dikonsumsi dengan berlebihan bisa meningkatkan risiko terkena hipertensi, salah satu penyebab utama dari serangan jantung dan stroke.

Melihat fakta ini, sebaiknya memang kita mengonsumsi sayuran dan sup segar yang diolah sendiri yang jauh lebih aman bagi kesehatan.

  1. Ayam goreng

Salah satu lauk yang dengan mudah kita temui di rumah atau tempat makan ini ternyata kurang baik bagi kesehatan jantung. Rasanya memang enak, namun jika digoreng, ayam cukup banyak menyerap minyak, apalagi jika di daging ayam ini masih ada kandungan lemak atau kulit. Jika mengonsumsinya satu porsi saja, maka kita akan mengonsumsi lemak sebanyak 63 gram, kolesterol sebanyak 350 mg, dan kalori berjumlah

Read the rest

Tinggal di Apartemen Bisa Picu Hipertensi

Photo Source: Flickr/thisisinbalitimur

DokterSehat.Com– Kini, semakin banyak orang yang memilih untuk tinggal di apartemen. Biasanya, mereka yang tinggal di jenis perumahan bertingkat ini adalah yang ada di kota besar. Selain karena minimnya lahan untuk membuat rumah tapak, apartemen sering dianggap sebagai hunian yang menawarkan lokasi yang strategis. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut tinggal di apartemen ternyata bisa meningkatkan risiko terkena hipertensi, lho.

Kaitan antara tinggal di apartemen dan risiko hipertensi

Situs EurekAlert menyebut tinggal di apartemen membuat kita menghirup polusi udara yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan lokasi di apartemen yang ada di keramaian.

Ditambah dengan tidak adanya pohon atau tanaman di apartemen, kualitas udara tentu akan semakin menurun. Selain bisa menyebabkan masalah kesehatan pada organ pernapasan, hal ini bisa meningkatkan risiko terkena hipertensi dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi udara di apartemen dibandingkan dengan rumah biasa. Penelitian ini juga mengecek dampak polusi udara dari posisi tempat tinggal dengan keberadaan lahan hijau atau di jalan raya. Setelahnya, para peneliti juga mengecek perkembangan kasus hipertensi pada masyarakat yang tinggal di lokasi tempat tinggal tersebut.

Masyarakat juga diminta untuk melakukan tes kadar trigliserida, gula darah, lipoprotein, dan obesitas. Mereka juga dicek gaya hidupnya sehari-hari, termasuk dalam pola makan, kebiasaan tidur, atau stres yang didapatkan.

Hasil dari penelitian ini adalah, tinggal di apartemen, khususnya yang lokasinya ada di dekat jalan raya cenderung meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke. Bahkan jika di sekitar apartemen minim lahan hijau atau pepohonan, risiko ini semakin meningkat.

Selain itu, kebisingan jalan raya juga berpotensi menyebabkan stres yang tak terduga. Hal ini juga bisa meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi

“Penelitian yang kami lakukan menghasilkan fakta bahwa sebaiknya memang kita mempertimbangkan lokasi tempat tinggal jika ingin mencegah datangnya hipertensi atau masalah kesehatan lainnya,” jelas salah satu peneliti

Read the rest

Kombinasi Ikan Asin dan Nasi Panas Bisa Berbahaya?

Photo Source: Flickr/Marco Verch

DokterSehat.Com– Salah satu menu makanan yang paling digemari oleh masyarakat Indonesia adalah ikan asin. Jika dikombinasikan dengan nasi panas dan sambal, maka rasanya tentu akan sangat nikmat. Hanya saja, ada anggapan yang menyebut kombinasi antara ikan asin dan nasi panas bisa berbahaya bagi kesehatan. Apakah anggapan ini memang benar?

Bahaya makan ikan asin dan nasi panas

Ikan asin ternyata memiliki kandungan karsinogen atau penyebab kanker bernama nitrosamine. Kandungan ini muncul dari proses pembuatan ikan asin yang diberi tambahan garam dan dijemur hingga benar-benar kering. Memang, proses ini membuat ikan asin bisa awet hingga waktu yang cukup lama, namun hal ini membuat sinar matahari menyebabkan reaksi dengan nitrit pada daging ikan dan memicu munculnya kandungan ini.

Pakar kesehatan menyebut terlalu sering mengonsumsi nitrosamine berpotensi menyebabkan kenaikan risiko terkena kanker nasofaring, apalagi jika kita mengalami masalah sistem imun tubuh sebelumnya.

Lantas, mengapa kombinasi antara ikan asin dengan nasi panas bisa berbahaya bagi kesehatan? Pakar kesehatan menyebut nasi panas, apalagi yang baru dikeluarkan dari rice cooker akan mengeluarkan uap yang masih mengepul. Masalahnya adalah uap ini bisa membuat zat nitrosamine dari ikan asin yang ditempatkan di atas nasi terhirup dengan mudah. Hal ini bisa membuat risiko kanker nasofaring menjadi semakin tinggi.

Sebenarnya, selain ikan asin, makanan yang diawetkan dengan proses pengasinan lainnya juga berpotensi memiliki kandungan nirosamine yang bisa saja menyebabkan datangnya kanker. Karena alasan inilah anak kecil atau balita yang belum benar-benar memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat diminta untuk menghindari ikan asin.

Apakah makanan dengan kandungan nitrit berbahaya?

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan para ahli dari University of Minnesota, dihasilkan fakta bahwa zat nitrit masih aman untuk dikonsumsi asalkan tidak berlebihan atau terlalu sering. Sebagai informasi, kita sebenarnya juga bisa mendapatkan kandungan ini di dalam makanan sehari-hari layaknya keju, sosis, atau kornet.

Dampak buruk

Read the rest