Category Archives: hipertensi

Tekanan Darah Tinggi dan Impotensi pada Pria

DokterSehat.Com – Disfungsi ereksi atau impotensi adalah masalah seksual yang menyebabkan pria tidak bisa melakukan fungsi seksualnya. Pria yang mengalami kondisi ini biasanya susah mendapatkan ereksi yang sempurna. Selain itu ada juga yang bisa mengalami ereksi, tapi tidak bisa mempertahankannya sehingga penetrasi susah didapatkan.

Penyebab Gangguan Ereksi pada Pria

Kondisi impotensi pada pria bisa terjadi karena banyak hal. Ada pria yang alami impotensi karena kerusakan pada sistem reproduksi bagian dalam. Selanjutnya ada juga yang alami gangguan karena stres berlebih hingga depresi. Impotensi bisa terjadi juga karena penurunan testosteron dan kegemukan.

Banyaknya pemicu impotensi membuat pria kadang salah dalam mengetahui kondisi tubuhnya. Misal pria menganggap kalau masalah ereksi terjadi karena ada masalah dengan fisiknya. Padahal dia mengalami stres yang berlebihan dan sering sekali mengalami gangguan pada tidur setiap malam.

Memastikan apa yang menjadi pemicu dari impotensi bisa membantu pria dalam hal mengatasi masalah impotensi. Salah mengetahui penyebab akan membuat Anda salah pula dalam mencegah dan mengatasinya. Impotensi bisa saja terus muncul dan menyebabkan masalah saat bercinta.

Disfungsi Ereksi Akibat Hipertensi

Hipertensi dan kemampuan ereksi pada pria ternyata memiliki hubungan yang sangat erat. Tekanan darah yang sangat tinggi menyebabkan pria alami gangguan ereksi hingga membuat mereka mengalami gangguan seksual secara instan. Kondisi ini biasanya akan terus ada atau hingga kondisi fisik pria membaik.

Dari sebuah penelitian yang pernah dilakukan, setidaknya separuh dari pria yang alami hipertensi di usia dewasa lebih rentan mengalami impotensi. Gangguan ini semakin besar lagi kalau pria juga memiliki keluhan pada penis entah karena operasi atau terkena penyakit tertentu yang mematikan kemampuan seksualnya.

Hipertensi bisa menyebabkan pria mengalami gangguan ereksi karena pembuluh darah jadi menyempit dan beberapa bagian lagi mengeras. Gangguan ini menyebabkan pria susah sekali mendapatkan asupan darah ke penis sehingga ereksi maksimal tidak bisa terjadi.

Obat untuk Hipertensi dan Efeknya pada Seks

Selain karena gangguan pembuluh darah

Read the rest

Pentingnya Cek Tekanan Darah di Rumah

DokterSehat.Com – Tekanan darah seseorang bisa naik turun tergantung aktivitas fisik dan kondisi psikologis yang sedang dialami. Variabilitas tekanan darah adalah sesuatu yang tidak perlu dikhawatirkan selama angkanya tidak konsisten tinggi atau rendah dalam waktu yang lama. Akan tetapi, jika hasil pengecekan menunjukkan angka yang tinggi kemungkinan Anda mengidap hipetensi.

Pengaruh Tekanan Darah Tinggi terhadap Kesehatan Tubuh

Hipertensi adalah penyebab kesakitan (morbidity) dan kematian (mortality) terbanyak di seluruh dunia.  Penyakit yang sering disebut sebagai ‘silent killer‘ ini menurut Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan (2018), prevalensi hipertensi adalah sebesar 34,1% dari populasi usia dewasa dan menjadi penyebab utama cuci darah.

Salah satu cara mengontrol hipertensi adalah dengan melakukan pemantauan tekanan darah di rumah. Senada dengan hal ini, Indonesian Society of Hypertension (InaSH) mengampanyekan ‘CERAMAH‘ (Cek Tekanan Darah di Rumah).  Kini, CERAMAH adalah satu kontrol dan diagnosis yang direkomendasikan dalam tatalaksana hipertensi.

Menurut dr. Yuda Turana, Sp.S yang juga anggota dewan pembina InaSH, CERAMAH mempunyai nilai prognostik yang lebih baik dibandingkan hanya pemeriksaan tekanan darah di rumah sakit. Bahkan, CERAMAH juga bisa meningkatkan kepatuhan pasien untuk mendeteksi masked hypertension (hipertensi terselubung) dan white coat hypertension (hipertensi jas putih).

“Siapapun kalau lagi merasa khawatir, takut, tensi pasti tinggi. Cuman yang sering problem kenapa kita memasyarakatkan CERAMAH–itu juga sebenarnya untuk meyakinkan apakah ini true hipertensi apa enggak,” ujarnya saat acara media briefing dengan tema ‘Kendalikan Hipertensi dengan Kampanye CERAMAH untuk Jantung Sehat‘ yang diselenggarakan OMRON Healthcare Indonesia, Kamis (19/09/2019) di Jakarta.

Lantas, bagaimana membedakan masked hypertension dan white coat hypertension? White coat hypertension adalah fenomena di mana pasien mengalami peningkatan tekanan darah saat di hadapan pekerja kesehatan, akan tetapi ketika pengecekan dilakukan di luar lingkungan klinis tekanan darahnya normal.

Masked hypertension adalah sebuah fenomena di mana tekanan darah pasien menunjukkan angka normal saat

Read the rest

Cabai Mampu Turunkan Tekanan Darah?

Photo Source: Flickr/around_the_corner

DokterSehat.Com– Ada anggapan yang menyebut kebiasaan makan cabai, baik itu dijadikan lalapan atau sambal bisa membantu menurunkan tekanan darah. Padahal, kita cenderung gemar mengonsumsi makanan pedas. Lantas, apakah memang cabai bisa memberikan manfaat kesehatan ini? Berikut adalah fakta-faktanya.

Kemampuan Cabai Dalam Menurunkan Tekanan Darah

Sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya pada Agustus 2010 di dalam jurnal Cell Metabolism menghasilkan fakta bahwa cabai sepertinya memang bisa membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan capsaicin di dalamnya. Meskipun bisa membuat mulut terasa kepanasan, kandungan ini mampu membuat pembuluh darah menjadi lebih rileks sehingga akhirnya berdampak pada menurunnya tekanan darah.

“Kami menemukan fakta bahwa konsumsi capsaicin dalam jangka panjang bisa menurunkan tekanan darah pada tikus-tikus yang mengalami masalah hipertensi,” ucap Zhimimg Zhu dari Third Military Medical Unitersity, Chongqing, Tiongkok.

Capsaicin mampu mengaktifkan reseptor bernama transient receptor potential vanilloid 1 (TRPV1) yang bisa ditemukan pada aliran darah. Hal ini akan membuat produksi nitrit oksida meningkat. Sebagai informasi, nitrit oksida mampu memberikan perlindungan bagi pembuluh darah dalam melawan peradangan.

Hanya saja, mengingat penelitian ini masih menggunakan tikus percobaan, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui dampak capsaicin bagi tekanan darah manusia. Meskipun begitu, terdapat data yang mendukung kemampuan capsaicin dalam hal membantu mengatasi masalah hipertensi.

Sebagai contoh, sebuah penelitian menghasilkan fakta bahwa masyarakat di kawasan Timur Laut Tiongkok cenderung memiliki risiko terkena hipertensi lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat Barat Daya Tiongkok yang hobi mengonsumsi makanan pedas atau cabai.

Lantas, bagaimana jika kita tidak suka makan pedas? Zhu menyebut ada solusi lain untuk mendapatkan manfaat penurunan tekanan darah, yakni dengan menggunakan merica Jepang yang cenderung tidak akan memberikan sensasi pedas yang berlebihan. Kandungan capsinoid di dalam merica Jepang disebut-sebut bisa memberikan manfaat yang sama.

Berbagai Manfaat Kesehatan Lain Dari Cabai

Tak hanya mampu membuat tekanan darah menurun, pakar kesehatan

Read the rest

Obat Kumur Bisa Mempengaruhi Tekanan Darah

Photo Source: Flickr/Marco Verch Professional

DokterSehat.Com– Selain menyikat gigi, banyak orang yang juga menggunakan obat kumur demi membuat mulut menjadi lebih bersih dan segar. Hanya saja, penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa penggunaan obat kumur bisa jadi mempengaruhi tekanan darah dan kondisi jantung dengan signifikan. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Dampak Memakai Obat Kumur bagi Tekanan Darah

Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ahli dari University of Plymouth, Inggris, disebutkan bahwa dampak dari penurunan tekanan darah yang didapatkan setelah berolahraga cenderung berkurang gara-gara penggunaan obat kumur, khususnya yang berjenis anti bakteri.

Penelitian ini membuktikan bahwa kandungan di dalam obat kumur antiseptik mampu merusak keseimbangan bakteri mulut. Padahal, keberadaan bakteri ini bisa berpengaruh besar bagi kesehatan jantung. Para peneliti pun menyarankan orang-orang yang rutin berolahraga atau sedang berusaha menurunkan tekanan darah untuk lebih cermat dalam menggunakan obat kumur.

Dalam penelitian ini, 23 partisipan berusia dewasa dilibatkan. Para partisipan ini diminta untuk berlari di atas treadmill dalam durasi 30 menit. Para partisipan kemudian dicek kondisinya di setiap satu menit, 30 menit, 60 menit, dan 90 menit usai melakukan latihan.

Selain itu, partisipan juga dibagi menjadi dua kelompok. Ada yang diminta untuk menggunakan obat kumur anti-bakteri dan ada yang diminta untuk berkumur dengan air rasa mint. Setelahnya, mereka dicek air liurnya, kondisi darahnya, dan tekanan darahnya.

Hasil dari pengecekan ini adalah, partisipan yang hanya berkumur dengan air rasa mint mengalami penurunan tekanan darah sistolik rata-rata 5,2 mm/Hg dalam waktu 1 jam setelah berolahraga. Sementara itu, partisipan yang menggunakan obat kumur hanya mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebanyak 2 mm/Hg.

“Kami menemukan bahwa setelah berolahraga, terjadi peningkatan produksi nitrit oksida di dalam tubuh yang memicu pelebaran pembuluh darah, sirkulasi darah yang meningkat dan penurunan tekanan darah,” ucap dr. Raul Bescos, pemimpin dari penelitian ini.

Hanya saja, karena terjadi perubahan keseimbangan bakteri dan ludah di

Read the rest

Benarkah Obat Kuat Bisa Sebabkan Hipertensi?

Photo Source: Flickr/stockcatalog

DokterSehat.Com– Banyak kaum pria yang terbiasa mengonsumsi obat kuat yang kini khawatir untuk mengonsumsinya karena adanya anggapan bahwa obat ini bisa menyebabkan datangnya hipertensi. Padahal, obat kuat sangatlah mereka butuhkan demi meningkatkan aktivitas seksual sekaligus menjaga keharmonisan rumah tangga. Lantas, apakah obat kuat memang benar-benar bisa menyebabkan datangnya hipertensi?

Dampak Konsumsi Obat Kuat Bagi Risiko Hipertensi

Banyak kaum pria yang kurang percaya diri dengan kemampuan seksualnya memilih untuk mengonsumsi obat kuat. Selain itu, mereka yang menderita disfungsi ereksi atau ejakulasi dini juga menganggap obat kuat sebagai solusi untuk masalah rumah tangganya.

Masalahnya adalah hal ini membuat para pria ini seperti ketergantungan dengan obat kuat dan bisa saja mengonsumsinya dengan berlebihan. Padahal, hal ini bisa saja menyebabkan efek samping bagi kesehatan yang tidak baik.

Lantas, apakah benar jika konsumsi obat kuat dengan sembarangan bisa menyebabkan hipertensi? Pakar kesehatan menyebut anggapan ini belum tentu benar. Hingga saat ini, belum ada satu pun penelitian yang membuktikan bahwa konsumsi obat kuat terkait dengan masalah tekanan darah tinggi. Pakar kesehatan masih menyebut penyebab utama dari hipertensi adalah konsumsi garam atau stres.

Meskipun begitu, memang ada obat kuat yang bisa mempengaruhi pembuluh darah meskipun memang tidak secara langsung bisa menyebabkan datangnya hipertensi. Hal ini berarti, jika seseorang memang sudah mengalami gangguan tekanan darah atau masalah kardiovaskular sebelum mengonsumsi obat kuat, dikhawatirkan bisa menyebabkan gangguan tekanan darah.

Obat Hipertensi Justru Bisa Menyebabkan Gangguan Seksual

Menariknya, obat untuk mengatasi hipertensi justru bisa menyebabkan gangguan ereksi pada peminumnya. Hal ini disebabkan oleh kemampuan obat ini dalam mempengaruhi tekanan dan distribusi darah pada bagian tubuh tertentu.

Bagi penderita hipertensi, kondisi struktur dan pembuluh darah arteri pada penis juga mengalami perubahan sehingga konsumsi obat ini akhirnya memicu masalah disfungsi ereksi.

Meskipun begitu, penderita hipertensi tak perlu berkecil hati. Asalkan mau berkonsultasi ke dokter, mereka bisa mendapatkan

Read the rest