Category Archives: Diet

7 Diet untuk Menurunkan Berat Badan (Cepat & Efektif)

DokterSehat.Com – Berbagai jenis diet baru bermunculan atau ada perbaikan protokol dari diet lama agar lebih sempurna. Ada berapa jenis diet untuk menurunkan berat badan yang cepat, mudah, efektif, dan tetap sehat.

Diet untuk Menurunkan Berat Badan yang Paling Efektif

Setiap orang memiliki komposisi tubuh yang berbeda-beda. Ada yang memiliki banyak lemak dan ada yang memiliki banyak otot. Dari komposisi ini jenis diet yang dipilih pun bervariasi dan disesuaikan dengan kebutuhan. Berikut beberapa jenis diet yang bisa dicoba untuk menurunkan berat badan.

  1. Intermittent fasting

Salah satu jenis diet yang paling banyak dilakukan oleh masyarakat hingga sekarang adalah intermittent fasting. Diet ini dipilih karena bisa dijalani dengan mudah. Tidak terlalu banyak aturan makan yang harus dipatuhi. Jenis makanan yang dikonsumsi pun tidak dibatasi, berbeda dengan jenis lainnya yang akan dibahas pada nomor selanjutnya.

Diet ini melakukan pembatasan jam makan saja. Sama halnya puasa pada umumnya, tapi pada diet ini air putih masih diperbolehkan karena tidak ada kalorinya. Diet ini biasanya dilakukan dengan tidak sarapan atau makan sekitar pukul 12.00. Selanjutnya jendela makan akan berjalan selama 8 jam atau kurang dari itu lalu puasa lagi.

Manfaat dari diet ini adalah membatasi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh. Selanjutnya ada kemampuan untuk menurunkan penuaan, meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga meningkatkan fungsi dari otak.

  1. Diet berbasis tumbuhan (vegetarian)

Diet dengan basis tumbuhan memiliki cukup banyak manfaat untuk tubuh karena bisa menurunkan berat badan dengan mudah. Diet ini tetap memberikan rasa kenyang karena tumbuhan dan buah mengandung cukup banyak serat. Selain itu kacang-kacangan juga mengandung lemak yang menyenangkan.

Diet ini mampu mengontrol berbagai jenis kondisi kronis di tubuh seperti diabetes dan juga kanker. Sayangnya, tidak semua tumbuhan memiliki kandungan nutrisi yang lengkap. Pada kondisi tertentu, mereka harus tetap memikirkan masalah defisit nutrisi yang hanya bisa didapatkan dari sumber hewani seperti omega-3, vitamin B12, seng, kalsium,

Read the rest

Diet Ayurveda: Manfaat, Kekurangan, dan Protokol

DokterSehat.Com – Jenis diet modern yang diciptakan oleh para praktisi gizi ada banyak dan memiliki keunikan sendiri-sendiri. Umumnya diet jenis ini memberikan banyak manfaat untuk tubuh pada orang yang spesifik. Tidak semua diet diciptakan untuk semua orang. Selai diet modern, ada metode diet kuno yang dilakukan lagi oleh banyak orang. Diet itu adalah diet sesuai dengan metode pengobatan ayurveda.

Mengenal diet ayurveda

Ayurveda adalah metode pengobatan kuno yang sudah ada di India sejak ribuan tahun silam, Pengobatan holistik ini menggabungkan antara kesehatan tubuh dan pikiran. Dua hal ini harus seimbang kalau ingin mendapatkan tubuh yang sehat dan jarang sekali mengalami sakit.

Menurut ayurveda, ada kina element yang penting dalam hidup. Elemen itu terdiri dari vayu (udara), jala (air), akash (alam semesta), teja (api), dan prithvi (bumi). Beberapa elemen akan bergabung menjadi satu untuk menciptakan formasi dosha. Salah satu jenis dosha yang terkenal adalah pitta, dosha ini mengontrol lapar, haus, dan suhu tubuh.

Setiap tubuh manusia dianggap memiliki dosha atau gabungan dari beberapa elemen yang berbeda-beda. Karena memiliki dosha yang berbeda, kemungkinan besar makanan yang dibutuhkan oleh tubuh akan berbeda pula dan lebih spesifik. Inilah konsep dasar dari diet ayurveda.

Cara kerja diet ayurveda

Makanan yang masuk ke dalam tubuh kalau Anda menjalani diet ayurveda harus spesifik. Anda juga harus tahu dahulu jenis dosha yang dimiliki apakah berjenis pitta, vata, atau kapha. Masing-masing dosha akan menentukan apa saja makanan yang spesifik dikonsumsi.

  • Pitta (api dan air). Orang dengan elemen ini memiliki masalah dengan pencernaan seperti sering sakit perut atau kondisi lainnya. Selan it, peluang mengalami penyakit jantung dan tekanan darah tidak normal akan besar.
  • Vata (udara dan semesta). Seseorang dengan dosha ini cenderung mudah mengalami masalah dengan pencernaan meski masih bisa bertahan. Selain itu tubuh juga mudah sekali lelah dan sering mengalami anxiety.
  • Kapha (bumi dan air). Orang dengan jenis dosha
Read the rest

Diet Tom Brady: Manfaat, Protokol, dan Jenis Makanan

DokterSehat.Com – Diet atau pengaturan pola makan ada banyak sekali jenisnya. Setiap diet diciptakan untuk menghasilkan kondisi tertentu. Itulah kenapa protokol dari diet selalu berbeda-beda dan kadang sangat cocok untuk individu tertentu dan tidak cocok sama sekali pada individu lain, bahkan memberikan efek buruk. Salah satu diet yang menjadi tren saat ini adalah diet ala Tom Brady.

Mengenal diet Tom Brady

Sebelum membahas apa itu diet Tom Brady, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu siapa pencipta pola makan ini. Tom Brady adalah seorang atlet profesional dalam olahraga sepak bola Amerika. Olahraga ini menuntut kekuatan fisik karena akan sering bertabrakan dengan banyak orang.

Karena butuh energi yang besar, diciptakanlah diet khusus yang akan memberikan cukup banyak energi, menghindari inflamasi, dan mampu menurunkan risiko terjadinya cedera. Walaupun cedera terjadi, proses penyembuhannya akan berjalan dengan lebih cepat.

Secara umum diet yang sering disebut sebagai The TB12 Method ini mengedepankan makanan yang segar dibandingkan makanan olahan. Mengonsumsi makanan olahan, kemasan, atau sejenisnya akan memberikan tubuh menjadi mudah sekali asam dan mempromosikan inflamasi yang lebih besar.

Beberapa aturan diet Tom Brady

Secara umum diet dilakukan dengan menggabungkan beberapa protokol dari diet alkali, Mediterania, dan diet anti inflamasi. Dari gabungan ini, makanan yang dikonsumsi sebagian besar atau sekitar 80 persen terdiri dari buah-buahan, sayur, gandum utuh, kacang-kacangan, biji-bijian, dan umbi-umbian.

Sisa sekitar 20 persen berasal dari beberapa jenis daging dan ikan yang tidak dibesarkan dengan menggunakan obat. Sebisa mungkin ikan tangkapan liar dari laut dan sapi atau domba yang diberi makan berupa rumput dan tidak memakai obat-obatan kimia.

Makanan yang masuk ke dalam tubuh harus yang alami dan tidak menyebabkan tubuh menjadi asam. Seperti yang dikatakan sebelumnya, tubuh yang asam rawan terjadi inflamasi. Apa pun yang bisa memicu inflamasi bisa menyebabkan masalah pada tubuh dan wajib dihindari.

Aturan lain dari diet Tom Brady adalah tidak mengombinasikan

Read the rest

10 Alasan Mengapa Diet Yo-Yo Berbahaya untuk Tubuh

DokterSehat.Com – Sebelum membahas lebih banyak tentang diet yo-yo, kita harus membedakan dahulu diet ini dengan efek yo-yo meski efeknya sama. Efek yo-yo adalah saat kita diet dan berhasil lalu karena salah makan, berat badan jadi naik lagi. Kalau diet yo-yo, kita sengaja menaikkan dan menurunkan berat badan untuk tujuan tertentu.

Alasan diet yo-yo berbahaya

Diet yo-yo dilakukan dengan menaikkan dan menurunkan berat badan sesuai dengan kebutuhan. Siklus ini terjadi berkali-kali hingga mendapatkan berat badan atau bentuk tubuh yang sesuai dengan kebutuhan. Ternyata diet ini menimbulkan cukup banyak masalah yang antara lain terdiri dari.

  1. Peningkatan nafsu makan dan kenaikan berat badan

Pada kondisi normal, lemak yang ada di dalam tubuh akan memberikan sinyal kenyang dengan menghasilkan leptin. Dengan leptin yang cukup banyak di dalam tubuh, kita tidak akan mudah mengalami lapar. Dalam kondisi diet, leptin biasanya akan menurun dan nafsu makan yang akan meningkat dengan cepat.

Dari penelitian yang dilakukan, seseorang yang menjalani diet akan mengalami kenaikan berat badan 30-65% dari berat yang turun sebelumnya dalam setahun. Beberapa orang bahkan mengalami kenaikan lebih besar karena nafsu makan yang dimiliki sedikit sulit dikendalikan.

  1. Kadar lemak tubuh lebih besar

Diet yo-yo memiliki konsep untuk menurunkan berat badan cukup banyak lalu menaikkannya. Harapan untuk menaikkan juga massa otot di tubuh. Sayangnya, kalau terjadi kenaikan berat badan, lemak di tubuhlah yang cenderung cepat naik dibandingkan dengan otot yang hilang.

Jadi, saat terjadi kenaikan berat badan atau sedang bulking, justru kadar lemak meningkat dari sebelumnya. Kondisi ini tentu sangat merugikan karena menaikkan otot itu sangat sulit sementara kehilangan otot sangat mudah.

  1. Massa otot bisa menurun

Diet akan sangat berbahaya untuk tubuh kalau dilakukan dengan sembarangan. Karena yang hilang dari tubuh bukan lemak saja, tapi juga otot. Oleh karena itu kalau sedang berusaha menurunkan berat badan Anda disarankan untuk tetap memperhatikan nutrisi yang masuk dan jangan

Read the rest

Diet Lacto-Vegetarian: Manfaat, Efek Samping, Aturan Makan

DokterSehat.Com – Ada banyak jenis diet vegetarian. Ada mengonsumsi makanan yang berasal dari buah saja dan ada juga yang masih mengonsumsi makanan dari dewan dengan jumlah terbatas dan jenis tertentu. Salah satu jenis diet vegetarian yang dilakukan oleh banyak orang adalah lacto-vegetarian. Apakah itu?

Apa itu diet lacto-vegetarian?

Selama ini kita selalu menganggap diet vegetarian adalah diet yang hanya memasukkan sayuran dan buah saja ke dalam tubuh. Untuk memenuhi semua nutrisi terutama protein, pelaku diet ini akan mencari alternatif lain seperti menggunakan kacang-kacangan yang mengandung protein nabati.

Diet lacto-vegetarian sedikit berbeda dengan diet pada umumnya. Diet ini memang memasukkan buah dan sayuran sebagai salah satu sumber utama nutrisi. Namun, ada sedikit perbedaan pada konsumsi olahan susu. Anda masih diperkenankan mengonsumsi susu, yoghurt, dan keju sebagai salah satu sumber protein.

Jadi, sumber hewani yang masih diperbolehkan adalah susu dan olahannya. Selain itu, telur, daging, dan aneka produk hewani lainnya tidak diperbolehkan. Kalau Anda mengonsumsinya, diet akan tidak sesuai dengan protokol yang sudah ditetapkan. Jadi, perhatikan apa yang dikonsumsi.

Seseorang memutuskan untuk melakukan gaya hidup dengan diet lacto-vegetarian karena beberapa hal. Hal paling umum adalah masalah kerusakan lingkungan dan etika. Selain itu ada juga yang memilih untuk menggunakan diet ini sebagai salah satu cara menjaga kesehatan karena tidak bisa mengonsumsi makanan tertentu seperti daging merah.

Manfaat diet lacto-vegetarian

Diet lacto-vegetarian memiliki cukup banyak manfaat untuk tubuh. Kalau dilakukan secara rutin, Anda akan mendapatkan beberapa hal di bawah ini.

  1. Meningkatkan kesehatan jantung

Ada dua kelebihan dari diet lacto-vegetarian yang berhubungan dengan kesehatan dari jantung. Pertama membuat tekanan darah jadi lebih stabil. Selama ini tekanan darah seseorang bisa mengalami peningkatan lantaran mereka terlalu banyak mengonsumsi protein hewani seperti daging merah yang banyak lemaknya.

Kedua, dengan melakukan diet lacto-vegetarian, seseorang bisa dengan mudah menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Seperti yang kita tahu, kolesterol

Read the rest