Category Archives: hidronefrosis adalah

Hidronefrosis: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

DokterSehat.Com – Apa itu hidronefrosis? Hidronefrosis adalah pembengkakan ginjal akibat adanya penumpukan urine. Kondisi ini membuat urine tidak mampu mengalir dari ginjal ke kandung kemih. Biasanya, gangguan kecil ini terjadi di salah satu ginjal, namun tidak menutup kemungkinan terjadi pada dua ginjal sekaligus.

Penyebab Hidronefrosis

Perlu diketahui, penyebab paling umum dari hidronefrosis yaitu sumbatan pada ureter (saluran kencing) yang biasanya terjadi secara tiba-tiba. Sumbatan ini sendiri terjadi karena adanya batu ginjal.

Saat uretra tertahan, hal itu bisa menjadi penyebab aliran urine berbalik ke arah ginjal, sehingga menyebabkan ginjal membengkak. Aliran urine balik ini juga sering disebut refluks vesikoureter (VUR).

Penyebab hidronefrosis lainnya, antara lain:

  • Batu ginjal di dalam ureter.
  • Tumor di dalam atau di dekat ureter.
  • Penyempitan ureter akibat cacat bawaan, cedera, infeksi, terapi penyinaran atau pembedahan.
  • Kelainan pada otot atau saraf di kandung kemih atau ureter.
  • Ureterokel (penonjolan ujung bawah ureter ke dalam kandung kemih).
  • Kanker kandung kemih, leher rahim, rahim, prostat atau organ panggul lainnya.
  • Sumbatan yang menghalangi aliran air kemih dari kandung kemih ke uretra akibat pembesaran prostat, peradangan, atau kanker
  • Infeksi saluran kemih yang berat–yang untuk sementara waktu menghalangi kontraksi ureter.

Selain itu, pada beberapa kasus, hidronefrosis juga bisa terjadi selama kehamilan karena pembesaran rahim menekan ureter. Perubahan hormonal akan memperburuk keadaan ini karena mengurangi kontraksi ureter yang secara normal mengalirkan air kemih ke kandung kemih. Hidronefrosis akan berakhir bila kehamilan berakhir, meskipun sesudahnya pelvis renalis dan ureter mungkin tetap agak melebar.

Pelebaran pelvis renalis yang berlangsung lama dapat menghalangi kontraksi otot ritmis yang secara normal mengalirkan urine ke kandung kemih. Kemudian, jaringan fibrosa  akan menggantikan kedudukan jaringan otot yang normal di dinding ureter sehingga terjadi kerusakan yang menetap.

Gejala Hidronefrosis

Gejala hidronefrosis bergantung pada penyebab penyumbatan, lokasi penyumbatan serta lamanya penyumbatan. Jika penyumbatan timbul dengan cepat (hidronefrosis akut), biasanya akan menyebabkan kolik renalis

Read the rest