Category Archives: gula darah

Benarkah Kulit Manggis Bisa Jadi Obat Diabetes?

Photo Source: Flickr/imke.sta

DokterSehat.Com– Kita tentu pernah melihat iklan tentang produk kulit manggis yang diklaim bisa memberikan banyak manfaat kesehatan. Salah satu manfaat tersebut adalah bisa menjadi obat diabetes. Apakah hal ini memang benar?

Dampak Konsumsi Kulit Manggis bagi Diabetes

Indonesia adalah negara dengan jumlah penderita diabetes tertinggi nomor empat di seluruh dunia. Pada tahun 2000, jumlah pengidapnya adalah 8,4 juta orang. Diperkirakan, pada 2030 mendatang jumlahnya mencapai 21,3 juta jiwa.

Pakar kesehatan menyebut manggis sebagai buah dengan senyawa aktif seperti xanthone, antisoanin, tanin, fenol, terpen, dan berbagai macam vitamin. Senyawa xanthone ini bersifat antidiabetik dan antioksidan. Hal ini berarti, rutin mengonsumsinya bisa membantu penderita diabetes mengendalikan kadar gula darah.

Selain itu, sifat antioksidan di dalam manggis juga bisa membantu melawan stres oksidatif dan paparan buruk radikal bebas yang bisa menyebabkan peradangan dan komplikasi diabetes. Sifat ini juga bisa membantu mencegah kerusakan jaringan, kematian sel, dan masalah pada ginjal.

Berdasarkan penelitian, disebutkan bahwa ekstrak yang dibuat dari kulit buah manggis bisa membantu menurunkan jumlah kreatinin plasma sekaligus mencegah kerusakan pada ginjal di dalam tubuh penderita diabetes.

Penelitian ini juga menghasilkan fakta bahwa kandungan antioksidan di dalam kulit buah manggis bisa memberikan perlindungan bagi jaringan dari kerusakan oksidatif dan masalah hiperglikemia.

Sementara itu, penelitian yang dilakukan Jaya Mahar Maligan dan rekan-rekannya dari Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang menghasilkan fakta bahwa kandungan xanthone mampu menurunkan dampak buruk dari diabetes. Kandungan ini bisa membantu mengendalikan kadar gula darah.

Mengingat diabetes tidak bisa disembuhkan, bisa dihasilkan fakta bahwa ekstrak kulit manggis bukanlah obat diabetes, namun ekstrak ini bisa digunakan sebagai pengendali diabetes sehingga bisa mencegah datangnya komplikasi yang berbahaya.

Berbagai Manfaat Kulit Manggis Lainnya

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari ekstrak kulit manggis dan buah manggis.

Berikut adalah manfaat-manfaat tersebut.

  1. Baik bagi Kesehatan Jantung

Pakar kesehatan

Read the rest

5 Makanan Pengendali Gula Darah bagi Diabetes

Photo Source: Flickr/ Marco Verch

DokterSehat.Com– Sudah menjadi rahasia umum jika penderita diabetes harus menjaga pola makannya setiap hari demi mencegah datangnya komplikasi. Masalahnya adalah hal ini bisa memberikan kesulitan tersendiri, apalagi jika mereka tidak terbiasa menerapkan pola makan yang sehat sebelumnya.

Makanan yang Bisa Mengendalikan Kadar Gula Darah

Mengingat penderita diabetes kesulitan untuk mengendalikan kadar gula darah, mereka harus lebih cermat dalam mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat, kalori, atau gula layaknya roti, sereal, nasi, pasta, kue, susu, dan lain-lain. Hanya saja, mereka masih bisa mengonsumsi beberapa jenis makanan sehat yang bisa mengendalikan kadar gula darah.

Berikut adalah makanan-makanan yang bisa memberikan manfaat kesehatan tersebut.

  1. Oatmeal

Oatmeal dikenal luas sebagai makanan yang cocok untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan atau kadar kolesterol. Ternyata, makanan ini juga bisa membantu menurunkan kadar gula darah. Hal ini disebabkan oleh indeks glikemiknya yang berada di angka 55 atau lebih rendah. Hal ini berarti, mengonsumsinya tidak akan menyebabkan kenaikan kadar gula darah.

Oatmeal juga memiliki kandungan b-glucans yang bisa membantu menurunka kadar gula darah sekaligus membantu meningkatkan respons insulin setelah makan. Selain itu, rutin mengonsumsinya juga akan membantu menurunkan kadar lipid dalam darah.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 2015 silam, disebutkan bahwa rutin makan oatmeal bisa mendukung kesehatan penderita diabetes tipe 2. Hanya saja, konsumsinya sebaiknya dibatasi karena di dalam 1 mangkuk oatmeal terdapat 28 gram karbohidrat.

  1. Sayuran

Sayuran, apapun jenisnya baik itu sayuran hijau atau yang memiliki warna lainnya sangatlah direkomendasikan bagi penderita diabetes. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya dalam mendukung keseimbangan kadar gula darah. Beberapa jenis sayuran yang sangat direkomendasikan adalah bayam, tomat, bawang, jamur, dan kale.

Hanya saja, pastikan untuk mengolah sayur dengan cara yang tepat. Sebagai contoh, sayuran yang dipanggang, direbus, atau sayuran mentah masih dianggap aman untuk dikonsumsi, namun jika sayuran ini digoreng atau dicampur di dalam

Read the rest

Bulutangkis Turunkan Gula Darah dan Tekanan Darah?

Photo Source: Flickr/foto_db

DokterSehat.Com– Beberapa waktu belakangan warganet sedang ramai membahas tentang salah satu klub bulutangkis lokal legendaris yang menghentikan audisinya karena mengalami masalah dengan lembaga tertentu. Alih-alih membahas tentang masalah ini, kita sebaiknya membahas tentang manfaat melakukan olahraga yang sudah sangat merakyat ini. Apakah benar jika rutin melakukannya maka kadar gula darah dan tekanan darah bisa turun?

Dampak Bulutangkis bagi Tekanan Darah dan Kadar Gula Darah

Pakar kesehatan menyebut rutin melakukan olahraga seperti bulutangkis bisa membantu menurunkan risiko terkena diabetes. Hal ini disebabkan oleh sistem metabolisme yang meningkat dan sirkulasi darah yang semakin membaik. Hal ini akan membuat produksi hormon insulin tidak akan mengalami hambatan.

Keberadaan hormon insulin yang cukup akan membantu proses metabolisme glukosa menjadi energi. Hal ini juga akan berimbas pada kadar gula darah yang terjaga. Risiko untuk terkena diabetes pun menurun.

Selain bisa menurunkan kadar gula darah dan risiko diabetes, rutin melakukan bulu tangkis juga terbukti bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Hal ini disebabkan oleh sirkulasi darah yang meningkat dan peningkatan suasana hati saat memainkannya. Selain itu, bulutangkis termasuk dalam olahraga sosial yang membuat kita bisa merasakan suasana lebih positif, tertawa, hingga menurunkan stres dan kecemasan.

Berbagai Manfaat Kesehatan Lain dari Rutin Melakukan Bulutangkis

Selain bisa membantu mencegah hipertensi dan diabetes, pakar kesehatan menyebut ada banyak manfaat kesehatan lainnya.

Berikut adalah manfaat-manfaat kesehatan tersebut.

  1. Membuat Fungsi Paru-Paru Meningkat

Bermain bulutangkis akan membuat denyut jantung meningkat dan sirkulasi darah semakin lancar. Hal ini akan membuat kebutuhan oksigen meningkat dan membuat fungsi dari paru-paru ikut naik. Kondisi ini tentu akan meningkatkan kondisi sistem pernapasan dengan signifikan.

Bagi mereka yang mengalami gangguan pernapasan, rutin melakukan bulutangkis juga akan memberikan manfaat kesehatan bagi kondisinya.

  1. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Rutin melakukan bulutangkis akan membuat proses regenerasi sel-sel tulang meningkat. Hal ini tentu akan membuat kepadatan dan kekuatan tulang semakin membaik. Risiko

Read the rest

5 Tips Cegah Diabetes Meski Suka Makanan Manis

DokterSehat.Com– Diabetes adalah masalah kesehatan yang terkait langsung dengan makanan manis. Masalahnya adalah kita cenderung gemar mengonsumsinya. Tak percaya? Kita tentu akan dengan senang hati mengonsumsi kue, biskuit, dan makanan-makanan manis lainnya, bukan? Lantas, apakah tidak ada cara yang bisa dilakukan demi mencegah diabetes meski gemar mengonsumsi makanan manis?

Mencegah diabetes meski gemar mengonsumsi makanan manis

Mengingat diabetes termasuk dalam penyakit yang bisa memicu datangnya komplikasi berbahaya dan berpotensi mematikan, kita tentu sebisa mungkin mencegah kedatangannya.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan demi mencegah diabetes.

  1. Lebih cermat dalam menempatkan makanan manis

Salah satu faktor utama mengapa kita bisa mengonsumsi makanan manis dalam jumlah yang banyak adalah karena makanan-makanan ini mudah untuk diraih. Sebagai contoh, jika kita terbiasa menonton televisi namun di samping tempat duduk kita terdapat toples berisi biskuit, cokelat, permen, atau makanan manis lainnya, maka tentu kita akan dengan mudah memakannya.

Tanpa disadari, kebiasaan mengonsumsi camilan-camilan manis ini bisa membuat konsumsi gula dan kalori menjadi berlebihan. Hal ini tentu akan membuat risiko terkena kenaikan berat badan akan meningkat. Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika obesitas terkait dengan risiko diabetes. Selain itu, konsumsi gula dengan berlebihan juga terbukti bisa menyebabkan resistensi insulin, salah satu faktor utama penyebab diabetes.

Melihat fakta ini, cobalah untuk lebih cermat dalam menempatkan makanan atau camilan manis di dalam rumah. Sebagai contoh, jauhkan makanan-makanan ini dari ruang keluarga atau ruang televisi. Tempatkan di dalam lemari yang membuat kita sungkan untuk sering-sering mengambilnya.

  1. Lebih cermat dalam mengecek kandungan gula di dalam makanan

Salah satu penyebab utama mengapa kita mengonsumsi makanan manis dalam jumlah yang banyak adalah tidak menyadari kadar gula di dalam makanan-makanan tersebut. Sebagai contoh, masih banyak orang yang menyepelekan tingginya kadar gula di dalam biskuit, permen, hingga jus buah kemasan. Padahal, kebiasaan mengonsumsinya bisa meningkatkan kadar gula darah dengan signifikan.

Pastikan

Read the rest

Timun Bisa Mengendalikan Kadar Gula Darah?

Photo Credit: Flickr.com/ Andrew Malone

DokterSehat.Com– Timun seringkali dijadikan lalapan, hidangan sampingan seperti nasi goreng, hingga dijadikan acar. Rutin mengonsumsinya disebut-sebut bisa membantu menurunkan tekanan darah.

Hanya saja, belakangan ini ada anggapan yang menyebut timun bisa membantu mengendalikan kadar gula darah. Hal ini berarti, timun bisa membantu mencegah diabetes atau mengendalikan kondisi para pengidap diabetes. Apakah anggapan ini memang sesuai dengan fakta medis?

Kandungan nutrisi di dalam timun

Sebagaimana sayuran pada umumnya, timun termasuk dalam makanan yang rendah kalori. Hanya saja, di dalamnya terdapat kandungan vitamin dan mineral yang sangat tinggi. Sebagai contoh, jika kita mengonsumsi timun sebanyak 300 gram saja, maka akan mendapatkan kalori sebanyak 45 kalori, karbohidrat sebanyak 11 gram, protein sebanyak 2 gram, dan serat sebanyak 2 gram.

Timun dengan jumlah tersebut juga menyediakan 14 persen dari kebutuhan vitamin C harian, 62 persen kebutuhan vitamin K harian, 10 persen kebutuhan magnesium, 12 persen kebutuhan mangan, serta 13 persen kebutuhan kalium harian.

Selain menyediakan nutrisi-nutrisi baik tersebut, timun juga bisa membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Hal ini disebabkan oleh kandungan air di dalam timun yang sangat tinggi. Hal ini berarti, selain dengan mengonsumsi air sebanyak 2 liter setiap hari, kita juga bisa mengonsumsi timun demi mencegah datangnya dehidrasi.

Bahkan, mereka yang memiliki kulit berminyak sangat disarankan untuk rutin mengonsumsi timun karena dianggap bisa membantu mengendalikan kondisi kulitnya.

Kaitan antara timun dengan kadar gula darah

Selain bisa menghidrasi tubuh, pakar kesehatan menyebut rutin makan timun ternyata juga bisa mengendalikan diabetes. Fakta ini terungkap dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal yang terbit pada 1995 silam berjudul Journal of Ethnopharmacology.

Dalam penelitian yang menggunakan hewan percobaan ini, disebutkan bahwa timun sangatlah efektif menurunkan sekaligus mengendalikan gula darah. Hal ini bisa mencegah komplikasi diabetes.

Penelitian lain yang dipublikasikan dalam Plant Foods for Human Nutrition pada 2010 juga menghasilkan fakta

Read the rest