Category Archives: gula darah

Makanan Panas Berbahaya bagi Penderita Diabetes?

Photo Credit: Flickr.com/BDRoth (Catchin’ up)

DokterSehat.Com– Penderita diabetes memang harus menjaga pola makannya sehari-hari demi menjaga kadar gula darahnya tetap seimbang. Mereka juga tidak boleh memilih makanan dengan sembarangan. Hanya saja, apakah benar jika mereka sebaiknya tidak mengonsumsi makanan panas? Berikut adalah fakta-faktanya.

Dampak mengonsumsi makanan panas bagi diabetes

Sebelum jauh membahas tentang dampak dari mengonsumsi makanan panas, sebaiknya kita memahami terlebih dahulu tentang indeks glikemik. Sebagai informasi, indeks glikemik menandakan makanan bisa memberikan pengaruh bagi kenaikan kadar gula darah.

Semakin tinggi indeks glilemik sebuah makanan, semakin cepat kadar gula darah naik setelah makanan ini dikonsumsi. Sebaliknya, indeks glikemik yang rendah tidak akan meningkatkan kadar gula darah dengan signifikan.

Selain jenis makanan, ada banyak hal lain yang bisa mempengaruhi indeks glikemik makanan. Sebagai contoh, pada sebagian makanan, suhu tinggi bisa membuat kadar gulanya naik. Nasi putih, misalnya, jika baru selesai ditanak atau masih dalam kondisi hangat karena disimpan di rice cooker, indeks glikemiknya cenderung tinggi. Sebaliknya, jika nasi sudah mendingin, indeks glikemiknya cenderung menurun dengan signifikan.

Selain nasi, wortel yang masih panas karena baru dimasak juga cenderung memiliki nilai indeks glikemik yang tinggi. Sebagai contoh, indeks glikemik wortel yang baru saja direbus ada di angka 50, jauh lebih tinggi dari nilai indeks glikemik aslinya yang hanya di angka 20. Hal ini berarti, wortel yang masih panas bisa membuat kenaikan kadar gula darah meningkat.

Contoh lainnya, sebuah penelitian yang dipublikasikan hasilnya dalam Journal of Diabetic Association pada 2005 silam menghasilkan fakta bahwa kentang mentah memiliki indeks glikemik yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan kentang yang sudah direbus, yakni 56 dibandingkan dengan 89.

Hal ini berarti, jika penderita diabetes sembarangan mengonsumsi olahan kentang, ada kemungkinan kadar gulanya akan naik dengan signifikan dan bisa meningkatkan risiko terkena komplikasi. Selain menunggu kentang mendingin terlebih dahulu, pakar kesehatan juga menyarankan mereka untuk membatasi

Read the rest

5 Pantangan Bagi Penderita Diabetes yang Sebaiknya Diperhatikan

DokterSehat.Com– Mengidap diabetes bisa menjadi kabar buruk bagi siapa saja. Bagaimana tidak, hal ini akan membuat penderitanya tak lagi bisa menikmati berbagai macam makanan dan minuman dengan sembarangan. Selain itu, aktivitas sehari-hari mereka juga harus dilakukan dengan lebih berhati-hati demi mencegah datangnya luka yang bisa berbahaya. Karena alasan inilah mereka harus memperhatikan banyak sekali pantangan demi menjaga kualitas hidupnya.

Berbagai pantangan bagi penderita diabetes yang harus diperhatikan

Salah satu cara yang bisa dilakukan penderita diabetes untuk mencegah datangnya komplikasi adalah dengan menerapkan pola makan yang tepat, khususnya dalam hal memilih makanan atau menentukan porsi dan frekuensi mengonsumsi makanan tertentu.

Berikut adalah beberapa pantangan makanan yang harus mereka perhatikan.

  1. Makanan berkarbohidrat

Makanan berkarbohidrat diperlukan tubuh untuk menyediakan energi, namun bagi penderita diabetes, makanan berkarbohidrat bisa memicu masalah tersendiri, khususnya dalam hal memicu lonjakan kadar gula darah. Masalahnya adalah masyarakat Indonesia terbiasa mengonsumsi makanan berkarbohidrat dengan indeks glikemik tinggi seperti nasi putih atau roti putih.

Beberapa makanan berkarbohidrat lain yang bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat adalah kentang goreng, mie instan, dan beberapa jenis sereal kemasan yang biasanya tinggi gula. Mau tidak mau penderita diabetes harus membatasi porsi atau frekuensi mengonsumsinya.

Bahkan, jika mampu, mereka bisa benar-benar menghindarinya dan menggantinya dengan asupan karbohidrat yang lebih sehat seperti nasi merah atau nasi hitam, gandum utuh, atau ubi panggang. Meskipun memiliki kandungan karbohidrat, kandungan serat makanan-makanan ini cukup tinggi dan memiliki indeks glikemik rendah sehingga lebih aman bagi penderita diabetes.

  1. Produk susu

Meski tinggi nutrisi yang baik bagi kesehatan, dalam realitanya penderita diabetes tidak bisa sembarangan minum susu karena banyak sekali produk susu yang tinggi kandungan kalori atau gula. Bisa jadi setelah mengonsumsinya kadar gula darah akan naik dengan signifikan.

Produk susu seperti susu full cream, susu dengan tambahan rasa, es krim, yoghurt dengan tambahan gula, serta keju sebaiknya tidak dikonsumsi

Read the rest

Hobi Minum Bubble Tea, Remaja Ini Hampir Tewas

Photo Source: Flickr/ljguitar

DokterSehat.Com– Bubble tea kini telah menjadi salah satu minuman yang digemari oleh banyak orang, khususnya para anak muda dan remaja. Rasanya yang manis ditambah dengan adanya bola-bola bubble tea yang kenyal membuatnya menjadi semakin nikmat. Sayangnya, pakar kesehatan menyebut minuman ini tidak sehat. Bahkan, jika diminum setiap hari, bisa memicu datangnya masalah kesehatan. Hal inilah yang sayangnya terjadi pada seorang remaja dari Tiongkok ini.

Minum bubble tea setiap hari hampir saja membuat nyawa remaja ini melayang

Dilansir dari World of Buzz, sang remaja malang ini bernama Xiao Ying. Ia dilarikan ke rumah sakit karena hilang kesadaran. Xiao dikenal sebagai remaja dengan selera makan yang besar. Hanya saja, sebelum tidak sadarkan diri, ia mengaku selalu merasa haus namun kehilangan nafsu makan. Yang diinginkannya hanyalah terus minum air dalam jumlah yang sangat banyak.

Setelahnya, Xiao merasakan sensasi tidak enak badan, mual-mual, dan muntah. Xiao kemudian hilang kesadaran sehingga akhirnya dilarikan ke layanan medis terdekat.

Setelah sampai di rumah sakit yang ada di kawasan Hangzhou, Xiao pun langsung diperiksa secara inteksif. Hasilnya adalah, kadar gula darah di dalam tubuhnya sangat tinggi, sekitar 20 kali lebih banyak dari yang dimiliki remaja seusianya. Sebagai informasi, normalnya kadar gula darah di usia remaja hanyalah 3,9-6,1 mmol/L, namun di dalam tubuh Xiao mencapai 124 mmol/L!

Dokter langsung mendiagnosisnya terkena ketoasidosis diabetik. Kondisi ini menandakan kadar gula darah yang sangat tinggi dan terganggunya proses produksi insulin di dalam tubuh. Kondisi ini juga membuat keseimbangan elektrolit di dalam tubuhnya terganggu. Dokter bahkan sampai menyebut Xiao cukup beruntung karena tidak sampai tewas akibat kondisi ini.

Remaja berusia 16 tahun ini diketahui hobi mengonsumsi gorengan, minuman bersoda, dan bubble tea. Bahkan, konsumsi bubble tea yang dilakukan Xiao disebut-sebut bisa lebih dari satu gelas setiap hari. Akibatnya, berat badannya naik drastis hingga mencapai 100 kg!

Bahaya lain

Read the rest

5 Cara Mengatasi Gatal Akibat Diabetes

DokterSehat.Com– Bagi kebanyakan orang, gatal-gatal adalah kondisi yang tidak perlu dikhawatirkan. Hal ini disebabkan oleh sensasi gatal yang akan hilang dengan sendirinya setelah digaruk atau dibiarkan begitu saja. Masalahnya adalah, bagi penderita diabetes, gatal-gatal bisa menjadi penyebab masalah kesehatan yang jauh lebih serius.

Diabetes bisa membuat sensasi gatal dan kulit kering

Diabetes tak hanya akan memicu kenaikan kadar gula darah dengan drastis. Dalam realitanya, ada banyak sekali sistem dan organ tubuh yang ikut terpengaruh akibat masalah kesehatan ini, termasuk kulit kita. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar gula darah yang akhirnya mengganggu kinerja sistem saraf yang akhirnya berimbas pada produksi sitokin dalam jumlah yang lebih banyak.

Sebagai informasi, jika sampai produksi hormon sitokin berlebihan, bisa memicu peradangan, termasuk pada kulit. Hal ini akan memicu sensasi gatal-gatal, kering, hingga pecah-pecah pada kulit. Bagi orang biasa, sensasi gatal atau kulit kering ini memang tidak akan menjadi masalah, namun bagi penderita diabetes, sensasi gatal dan kulit kering jika sampai digaruk atau tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan munculnya luka atau lecet-lecet yang berbahaya.

Masalahnya adalah tingginya kadar gula darah akan menurunkan fungsi sistem pemulihan luka. Meski lukanya terlihat kecil atau sepele, bisa jadi hal ini akan memicu infeksi yang kemudian berujung menjadi amputasi, komplikasi yang memang sering terjadi pada penderita diabetes.

Mengatasi gatal-gatal yang terjadi pada penderita diabetes

Pakar kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk tidak sembarangan menggaruk kulit kering atau gatal-gatal demi mencegah munculnya luka dan infeksi. Mereka harus bisa menahan diri untuk tidak melakukannya dengan melakukan berbagai hal berikut ini.

  1. Melakukan latihan pernapasan

Penderita diabetes sangat disarankan untuk melakukan latihan pernapasan atau meditasi. Hal ini bisa membantu menurunkan stres yang bisa mempengaruhi kadar gula darah. Dengan menjaga kadar gula darah tetap normal, maka gejala gatal-gatal atau kulit kering bisa dicegah. Selain itu, hal ini juga bisa membantu mengatasi keinginan berlebih

Read the rest

7 Gaya Hidup yang Harus Diubah Penderita Diabetes

Photo Source: Freepik/xb100

DokterSehat.Com– Mau tidak mau, penderita diabetes harus benar-benar mengubah gaya hidupnya. Jika mereka tetap menerapkan gaya hidup yang tidak sehat seperti sebelumnya, dikhawatirkan akan meningkatkan risiko terkena komplikasi yang berpotensi mematikan. Hanya saja, seperti apa sih gaya hidup yang harus diperhatikan oleh penderita diabetes?

Berbagai macam gaya hidup yang bisa diterapkan penderita diabetes

Pakar kesehatan dari Physicians Committee for Responsible Medicine, Washington, Amerika Serikat menyebut perubahan gaya hidup bisa membantu menjaga kadar gula darah dan memperbaiki resistensi insulin pada penderita diabetes.

Berikut adalah beberapa gaya hidup yang bisa mereka terapkan.

  1. Memperhatikan pola makan yang sehat

Hal pertama yang harus benar-benar diperhatikan oleh penderita diabetes adalah menerapkan pola makan yang sehat. Pakar kesehatan menyarankan mereka untuk mengecek asupan karbohidrat, serat, asam lemak omega 3 yang biasanya ada dalam daging ikan, dan lemak baik.

Makanan dengan kandungan karbohidrat misalnya, sebaiknya mulai diubah dari karbohidrat sederhana menjadi karbohidrat kompleks seperti yang ada di dalam produk olahan gandum karena bisa membantu menjaga kadar gula darah. Konsumsi serat dari buah dan sayur-sayuran juga bisa mempengaruhi kadar gula darah dengan signifikan.

Selain itu, mereka juga harus mengecek camilan apa saja yang dikonsumsi setiap hari. Pastikan bahwa camilan-camilan ini tidak akan memberikan dampak buruk bagi kondisi gula darah.

  1. Memperhatikan porsi makanan

Selain memperhatikan pilihan makanan, penderita diabetes juga harus memperhatikan porsi makanan yang mereka konsumsi. Jika porsinya berlebihan, dikhawatirkan akan memicu lonjakan kadar gula darah yang bisa meningkatkan risiko komplikasi.

Pastikan untuk meminta saran ke dokter tentang porsi makanan yang aman untuk dikonsumsi sehari-hari. Jika memang membutuhkan suntik insulin demi mengendalikan kadar gula darah, sebaiknya rutin menggunakannya.

  1. Perhatikan keseimbangan makanan

Penderita diabetes juga harus benar-benar memperhatikan keseimbangan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Sebagai contoh, setiap kali makan, kita harus mendapatkan asupan serat, protein, dan lemak sehat. Selalu perhatikan seberapa banyak asupan karbohidrat di

Read the rest