Category Archives: Gizi

10 Manfaat Ayam bagi Kesehatan, Bisa Cegah Kanker?

DokterSehat.Com – Salah satu jenis lauk yang umum dikonsumsi adalah daging ayam. Selain rasanya yang enak dan ukurannya yang cukup besar, harganya yang murah menjadikan ayam makanan yang digemari oleh banyak orang, mungkin termasuk Anda salah satunya. Nah, mengonsumsi ayam juga mendatangkan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat ayam bagi kesehatan tubuh?

Ayam dan Kandungan Nutrisinya

Mengonsumsi daging ayam sangat dianjurkan, meskipun frekuensinya juga tetap harus dibatasi. Selain rasanya yang enak dan bisa diolah menjadi pelbagai macam menu masakan, ayam mengandung banyak nutrisi di dalamnya yang mana nutrisi tersebut tentunya sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Kandungan daging ayam sebagaimana dilansir dari Food Safety and Inspection Service, US Department of Agriculture meliputi:

  • Lemak
  • Kalori
  • Karbohidrat
  • Protein
  • Zat besi
  • Sodium
  • Vitamin A
  • Vitamin B
  • Vitamin C

Kandungan gizi ayam tersebut tersebar di beberapa bagian utama dari daging ayam, yakni dada, paha, dan sayap. Namun, Anda disarankan untuk mengolah ayam dengan cara direbus atau dipanggang. Pasalnya, dua metode pengolahan ayam tersebut tidak terlalu mengurangi kadar nutrisi di dalamnya.

Manfaat Ayam bagi Kesehatan Tubuh

Lantas, manfaat apa yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi daging ayam secara rutin? Simak informasinya berikut ini.

1. Pembentukan Otot

Daging ayam mengandung protein, tepatnya asam amino. Hal ini lantas menghasilkan manfaat ayam untuk membantu memaksimalkan pembentukan otot tubuh.

Protein adalah zat yang memang salah satu fungsinya adalah untuk membentuk dan menguatkan otot-otot tubuh. Dada ayam adalah bagian daging ayam yang paling banyak mengandung protein, yakni sekitar 25 gram.

2. Membantu Menurunkan Berat Badan

Selain membantu pembentukan otot, kandungan daging ayam berupa protein juga menghasilkan manfaat daging ayam untuk membantu menurunkan berat badan bagi Anda yang kini sedang menjalani program penurunan berat badan.

Manfaat ayam untuk membantu menurunkan berat badan melalui kandungan proteinnya tersebut dikarenakan zat ini dapat memberikan efek kenyang yang lebih lama, sehingga Anda bisa menekan frekuensi makan

Read the rest

7 Manfaat Kerupuk dan Kandungan Gizinya

DokterSehat.Com– Kerupuk adalah makanan pendamping yang sering dikonsumsi dan digemari hampir setiap orang. Salah satu kerupuk yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah kerupuk uyel atau kerupuk kaleng yang bisa dibeli di warung kelontong atau tersedia di warung makan. Namun masih ada banyak jenis kerupuk, seperti kerupuk udang, kerupuk bawang dan berbagai jenis kerupuk lainnya. Meski makanan pendamping, adakah manfaat kerupuk bagi kesehatan tubuh? Selengkapnya simak penjelasan kandungan nutrisi kerupuk dan manfaat makan kerupuk di bawah ini.

Kandungan Gizi Kerupuk

Berikut ini kandungan nutrisi dari berbagai jenis kerupuk yang sering dikonsumsi sebagai camilan atau pendamping makanan:

1. Kerupuk makanan ringan

Satu kerupuk bundar mengandung kalori 15 kkal, lemak 0,76 gram, karbohidrat 1,83 gram, dan protein 0,22 gram.

2. Kerupuk udang

Satu kerupuk udang berukuran sedang mengandung kalori 35 kkal, lemak 2,29 gram, karbohidrat 3,26 gram, dan protein 0,43 gram.

3. Kerupuk beras

Satu kerupuk beras mengandung kalori 12 kkal, lemak 0,17 gram, karb 2,23 gram, protein 0,20 gram

4. Kerupuk asin

Satu kerupuk asin mengandung kalori 13 kkal, lemak 0,34 gram, karbohidrat 2,13 gram, dan protein 0,28g.

5. Kerupuk kemplang panggang

Satu porsi (20g) kerupuk kemplang mengandung kalori 70 kkal, lemak 0,00 gram, karbohidrat 16,00 gram, dan protein 2,00 gram.

6. Kerupuk kulit kerbau

Satu porsi (100 gram) kerupuk kulit mengandung kalori 422 kkal, lemak 4,00 gram, karbohidrat 0,00 gram, dan protein 83,00 gram.

Selain itu, dalam 5 gram kerupuk udang mengandung kalsium 14,9 mg, fosfor 337 mg, zat besi 0,06 mg, dan vitamin B1 0,01 mg.

Berbagai jenis kerupuk dibuat dari tepung tapioka, tepung terigu, tepung beras, ikan, bumbu penyedap, garam, bawang putih, gula, merica, air, dan minyak. Semua bahan ini dicampur lalu dicetak menjadi adonan kecil-kecil sebelum dijemur di bawah terik matahari dan digoreng dengan minyak panas atau dipanggang.

Manfaat Kerupuk bagi Kesehatan

Meskipun pendamping makan, manfaat makan

Read the rest

10 Manfaat Teh Tawar bagi Kesehatan, Cegah Kanker?

DokterSehat.Com – Teh adalah minuman yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi Anda, bukan? Minuman ini kerap menjadi ‘teman’ kala pagi maupun sore hari. Menikmati teh bisa dilakukan dengan cara menambahkan gula agar manis rasanya. Namun, tak sedikit pula orang yang gemar minum teh tanpa gula alias teh tawar. Anda termasuk salah satunya? Berikut ini adalah manfaat teh tawar bagi kesehatan.

Teh Tawar dan Kandungannya

Daun teh diolah menjadi pelbagai jenis minuman teh seperti yang selama ini sering kita dengar (atau konsumsi), sebut saja teh hitam, teh oolong, dan teh hijau. Namun, rasa teh yang pahit pada akhirnya membuat kebanyakan orang tak lupa menambahkan gula ke dalamnya, baik itu gula putih maupun gula merah.

Meskipun tidak salah, namun fakta mengungkapkan bahwa mengonsumsi teh lebih baik jika tanpa gula alias teh tawar. Hal ini dikarenakan teh tawar memiliki manfaat yang lebih besar ketimbang teh manis. Alasannya, tak lain karena kadar zat penting, seperti:

  • Polifenol
  • L-theanin
  • Antioksidan

Manfaat Teh Tawar bagi Kesehatan Tubuh

Apa saja manfaat teh tawar bagi kesehatan tubuh tersebut?

1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Manfaat minum teh tawar yang pertama adalah untuk mengontrol kadar gula darah di dalam tubuh. Manfaat teh pahit yang satu ini dihasilkan oleh kandungan polifenol di dalamnya.

Polifenol berperan penting dalam meningkatkan sensitivitas insulin di dalam tubuh, sehingga kadar gula darah tetap terjaga. Hal ini menjadi penting karena kadar gula darah yang tidak terkendali menyebabkan timbulnya penyakit diabetes.

2. Melancarkan Sirkulasi Darah

Selain mengontrol gula darah agar terhindar dari penyakit diabetes, manfaat teh tawar melalui kandungan polifenolnya adalah untuk melancarkan sirkulasi darah. Hal ini dimungkinkan oleh karena polifenol berperan dalam menghalau pertumbuhan plak di dalam pembuluh darah.

Dengan begitu, pembuluh darah tidak akan mengalami penyempitan yang mana hal ini bisa berakibat pada sejumlah komplikasi serius dan bisa mengancam keselamatan jiwa.

Guna mendapatkan manfaat teh tawar

Read the rest

Jujube, si ‘Kurma Merah’ Beragam Manfaat

DokterSehat.Com – Jujube, familiar dengan jenis buah yang satu ini? Ya, jujube adalah nama sejanis buah-buahan yang berasal dari wilayah Asia bagian Selatan. Buah jujube memang belum populer bagi masyarakat Indonesia. Padahal, seperti buah pada umumnya, jujube ini kaya akan nutrisi sehingga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Apa itu jujube? Apa saja manfaat buah jujube bagi kesehatan tubuh?

Apa Itu Jujube?

Jujube adalah buah yang berasal dari tanaman dengan nama yang sama. Seperti yang sudah disinggung di awal, jujube ini berasal dan banyak tumbuh di wilayah Asia Selatan. Buah jujube kerap dijuluki sebagai ‘kurma merah’. Pasalnya, buah ini secara bentuk dan ukuran memang sekilas mirip dengan buah kurma, hanya saja warnanya yang berbeda.

Buah jujube (Zizhipus jujuba) saat masih muda berwarna hijau, yang lantas berubah menjadi kuning dan kemerahan manakala sudah masak.  Buah jujube, sama seperti buah-buah lainnya, memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat buah jujube ini tak lepas dari kandungan sejumlah zat di dalamnya, yakni:

  • Protein
  • Lemak
  • Air
  • Serat
  • Kalsium
  • Fosfor
  • Magnesium
  • Potassium
  • Sodium
  • Zat besi
  • Zinc
  • Vitamin A, vitamin B (B6 dan B12), vitamin C

Untuk menikmati si ‘kurma merah’ ini, Anda dapat mengonsumsinya dengan cara dimakan langsung, atau dijadikan jus jujube segar.

Manfaat Buah Jujube bagi Kesehatan Tubuh

Lantas, apa saja manfaat mengonsumsi buah jujube bagi kesehatan tubuh yang bisa Anda dapatkan apabila mengonsumsinya secara rutin? Simak informasinya berikut ini.

1. Melancarkan  Peredaran Darah

Jujube adalah buah yang mengandung mineral  fosfor dan zat besi. Kedua jenis mineral ini menghasilkan manfaat jujube untuk menjaga produksi darah, pun melancarkan peredaran darah.

Peredaran darah yang lancar tentu menjadi suatu keharusan. Pasalnya, darah bertugas untuk menghantarkan oksigen dan nutrisi makanan ke seluruh organ tubuh. Sehingga, organ tubuh dapat menjalankan fungsinya secara optimal.

2. Sumber Energi bagi Ibu Hamil

Ibu hamil berisiko mengalami kekurangan darah (anemia) yang mana hal

Read the rest

7 Cara Memilih Daging Kambing yang Baik & Lezat

Ilustrasi daging kambing (needpix)

DokterSehat.Com – Hanya dalam hitungan beberapa hari lagi, umat muslim di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Idul Adha atau ‘lebaran haji’ identik dengan tradisi kurban sapi, kambing, domba, dan unta. Nah, berbicara soal kambing, ada tips atau cara memilih bagian daging kambing yang baik sekaligus cara mengolahnya agar bisa benar-benar terasa nikmat di lidah. Apa saja itu?

Bagian Daging Kambing yang Paling Enak, Mana Saja?

Menyantap daging kambing saat Hari Raya Idul Adha menjadi momen yang paling ditunggu. Bagi orang Indonesia, daging kambing biasa diolah menjadi sejumlah jenis sajian kuliner khas. Sebut saja gulai kambing, sop kambing, tongseng kambing, hingga tentu saja yang paling umum yakni sate kambing.

Lantas, apa saja bagian daging kambing yang paling enak? Jika merujuk pada standar internasional, maka ada sejumlah bagian daging kambing yang dinilai paling enak untuk dikonsumsi. Bagian-bagian tersebut dikenal sebagai meat map.

Cara Memilih Daging Kambing yang Baik (Dan Cara Mengolahnya)

Nah, dari sejumlah bagian daging kambing yang direkomendasikan tersebut, berikut ini adalah tips atau cara memilih daging kambing yang paling baik dan enak beserta cara mengolahnya dengan benar agar nanti rasanya benar-benar terasa nikmat di lidah.

1. Has Luar (Sirloin)

Cara memilih daging kambing yang pertama ialah dengan pilihlah bagian has luar, atau biasa dikenal dengan nama sirloin. Daging ini memiliki tekstur yang cenderung empuk. Sirloin kambing juga cocok untuk Anda yang sedang mengurangi asupan lemak, namun tetap ingin mengonsumsi daging kambing. Pasalnya, sirloin ini memiliki lemak yang sedikit.

Untuk pengolahannya, cuci dan rebus daging sirloin di dalam air mendidih secara berulang sampai buih kotoran yang dihasilkan saat proses perebusan benar-benar menghilang. Hal ini guna menghilangkan bau ‘prengus’ yang sangat khas dari daging kambing.

Setelah itu, barulah salah satu bagian daging kambing yang paling enak ini bisa Anda masak dengan bumbu yang diinginkan. Sirloin

Read the rest